Buanglah Sampah Pada Tempatnya

Gambar

Di sebuah angkot, sopir menyetir sambil merokok. Belum habis rokoknya, tiba-tiba tanpa melihat ke belakang kalau-kalau ada pengendara lain lewat dan tanpa mematikan dulu itu rokok dibuang di jalan. Sewaktu lari pagi di hari minggu, segerombolan remaja membuang botol air mineral di selokan setelah selesai meminumnya. Padahal satu meter dari tempatnya berdiri ada sebuah bak sampah. Ketika makan di warung mie ayam, terlihat pengunjung meninggalkan mejanya dalam keadaan berantakan, kenapa sampahnya tidak dijadikan satu dalam piring. Di sebuah motor yang sedang berjalan terlihat si pembonceng dengan santainya sambil makan kacang, dan membuang kulitnya sepanjang jalan. Di kantor ada seorang staff senior yang membuang kertas gagal foto copy di sekitar mesinnya. Ketika naik bus ada penumpang yang dengan sengaja melempar bungkusan plastic ke sungai. Di pasar seorang penjual memilah barang dagangannya setampah cabe, yang busuk dilempar di tengah jalan. Di sebuah acara gathering yang ada panggung hiburannya, ada peserta yang dengan entengnya menikmati acara sambil makan kacang dan menjatuhkan kulitnya di sekitar. Di tempat wisata kebun binatang, banyak pengunjung yang selesai makan lesehan sekeluarga meninggalkan sampah di atas rumput. Di sebuah gerbang tol, seorang sopir terlihat membuang struk tol di jalanan. Saat ngopi sama teman, sang tuan rumah mengaduk kopi memakai pembungkus kopinya dan melemparnya ke luar teras. Seorang ibu-ibu berjalan sambil menggendong bayinya, tangan kiri memegang payung. Tiba-tiba meludah ke tengah jalan yang tak sengaja mengenai sebuah kendaraan. Di sungai ketika memancing ikan ditarik malah dapat sandal butut. Di pinggir jalan ditemuakn se-plastik pembalut. Seorang sopir turun dari kendaraannya, lari terbirit-birit menuju pohon di pinggir jalan untuk kencing. Seorang turis yang sedang berjemur, ketika menyadari cream-nya habis melempar botolnya ke pantai. Di sebuah bus banyak pedagang asongan, salah satunya penjual tahu Sumedang. Ada penumpang yang membelinya, selesai makan plaatiknya di lembar keluar jendela. Di kios majalah, seorang pembeli saking semangatnya ingin segera membaca majalah yang dibelinya, membuang plastic pembungkusnya sembarangan. Seorang SPG yang cantik membuang kertas tisu di sekitar stand. Seorang guru melempar kapur kepada murid yang sedang tertidur di kelas. Di toilet umum banyak tokai yang tidak disiram. Di internet banyak iklan sampah yang menutupi laman utama. Seorang wanita di ruang tunggu mengorek kupingnya dengan cotton but setelah selesai ditaruh di pinggir jendela. Seorang dokter meletakkan sarung tangan karetnya di washtafel kamar mandi. Seorang tukang bangunan yang sedang membetukan rumah melempar paku seenaknya setelah paku yang rencananya dipasang ternyata bengkok. Seorang pelajar yang terlihat frustasi mengerjakan tugas, merobek kertas tulisnya dan membuangnya di bawah meja. Seorang pengamen di sebuah bus membuang sebungkus permen yang diberikan penumpang di jalanan. Di sebuah laci meja kerja ditemukan bungkus mie instan. Di sungai terlihat sampah mengambang di mana-mana. Di asbak banyak kotak rokok, bungkus makanan dan bungkus permen. Di pantry kantor, bungkus kopi tergeletak di atas meja. Di halte bus banyak bungkus makanan ringan berserakan. Di ruang rapat, di bawah meja ada bungkus permen. Bahkan di bandara yang ada tempat sampah di setiap sudut, banyak sampah di sekitar!

#Renungkanlah

Karawang, 260613

Acara TV Semua Sampah, Kecuali…

Gambar

Singkatnya semua acara TV sampah, kecuali bola, Spngebob dan film.

Acara di tv memang jarang ada yang menarik perhatian saya. Tercatat saya hanya tertarik mengikuti acara bola, kartun Spongebob dan sesekali kalau ada film yang bagus. Masa seperti sekarang ini adalah masa tanpa gairah. Setiap pekan yang biasanya menikmati suguhan live sepak bola eropa kini dalam masa vakum. Ok, sesekali masa jeda musim ada pertandingan persahabatan, ada tour tim besar pra-musim yang disiarkan, ada Piala Dunia / Eropa, atau malah piala Konfederasi yang sekarang sedang berlangsung di Brazil. Tapi itu tak cukup. Tetap, pekan gairah saya ada di tiap minggu menikmati suguhan laga klub idola.

Saya sangat tersyukur Spongebob yang pernah suatu ketika hanya tayang di pagi hari jam 06:00 s/d 08:00 akhirnya kini juga mekar tayang di sore hari jam 17:30 s/d 18:30, walau jam tayang pagi dipangkas setengah jam. Saat Spongebob hanya tayang pagi, saya hampir tak pernah nonton tv pulang kerja. Waktu yang membosankan kala itu, saya termasuk salah satu yang merongrong Global TV untuk menayangakn si kuning di sore hari seperti dulu. Melalui email dan twitter saya memohonnya karena kalau tayang di pagi, pasti ketinggalan terus. Paling hanya mendapat satu segmen pertama yang durasinya rata-rata 15 menit, habis itu bersiap aktifitas.

Film bagus yang tayang di tv juga ga selalu mengikuti, contohnya kemarin minggu ada The Dark Knight dan Angels and Demons yang masuk daftar film favorite ternyata ga kutonotn. Selain iklan yang seabreg, kadang timing-nya ga pas. Saya paling lihat jadwal film di acara tv yang tertera di Kompas. Kalau minat nonton tinggal plot waktunya. Atau sesekali lihat time line twitter teman-teman yang heboh ada film  bagus di tv. Tapi saat ini sangat jarang saya notnon film di tv. Di ruang keluarga di prime time sering channel yang dipilih adalah sinetron Haji atau OVJ yang membosankan itu atau bahkan serial Angkling Darmo, Tutur tinular (atau sejenisnya saya ga tahu pasti) millenium yang ada di Indosiar. Setiap melihat mereka tertawa lihat acara tersebut saya hanya bisa geleng-geleng kepala.

Selain itu, mungkin saya nonton tv hanya untuk teman makan atau saat membunuh rasa bosan. Tapi dari keisenganku yang sesekali itu saya menemukan acara unik yang tak disengaja. Dan berikut di antaranya:

1. Stand Up Comedy

Sebenarnya saya suka ini acara sudah lama sewaktu tayang di Metro jam 22:30. Tapi nontonya ga konsisten. Kadang nonton seringnya tidak. Tapi setelah Kompas TV bisa diterima dengan baik di rumahku. Nangkap siarannya juga ga sengaja, setelah TV rusak dan di-servis kan di-auto search. Dapat ini Kompas TV dan saat pertandingan Liga di minggu malam tim gurem yang tanding, iseng muter-muter channel menemukan acara Stand Up Comedy season 3. Dari acara audisi saya reflek menjagokan Fico. Lelucon yang ditampilkan nyeleneh. Penampilan perdana dia berteman dengan robot, penampilan kedua cintanya mendua antara botol dan tutup botol. Selalu mengundang senyum sebelum akhirnya punch time-nya pecah membahana. Sayang semakin mendekati akhir kompetisi dia menurun, di final melawan Babe dia kebantai. Sebagai runner-up sebenarnya tak terlalu buruk mengingat bahan yang dibawakannya mulai tertebak.

2. Take Me Out Indonesia

Ini program lama yang didaur ulang. Lucu kali melihat ajang cari pacar yang disiarkan di tv. Satu laki-laki memasuki panggung acara, tersedia 30 wanita single. Aturannya sederhana, satu laki-laki di tengah pangung tersebut memperlihatkan kebolehannya (baca: kekayaan) kepada ladies yang masih tertarik silakan tetap menyalakan lampu, tapi bila tak berminat matikan lampu. Begitu sampai 3 ronde, dan akhirnya apabila masih ada ladies yang lampunya masih nyala maka giliran si pria untuk memilih. Tinggal 2 wanita dan kasih pertanyaan konyol lalu ambil salah satunya untuk jadikan pasangan (mesum). Lucunya acara tersebut, kadang timbul rasa kasihan ketika ada wanita yang sampai marah-marah sebab dimatikan lampu, kadang simpati sama pria yang pulang dengan tangan hampa. Acara konyol ini ternyata disukai keluarga dan saya yang ikut nongkrong malah terpana tiap malam Jumat.

3. Little Miss Indonesia

Jangan ketawa, saya kepincut ini acara karena siang hari yang panas kelar baca Koran dan mau menikmati kopi di ruang TV, sementara ibu sama istriku nonton acara yang ditayangakn di SCTV ini. Iseng saya ikut nongkrong, kesan pertama para peserta anak-anak talent ini imut. Lalu mereka menampilkan suguhan yang bermacam-macam, ada yang menari, menyanyi, sandiwara, acting sampai yang joget ga jelas. Namanya juga anak-anak. Pesertanya semua perempuan, jadi benar-benar unyu dan menggemaskan. Ada sih, di kompetisi lainya pesertanya semua laki cuma ga greget. Acaranya ‘That’s my boy’ yang menurutku gagal. Jadi yang saya ikuti hanya yang hari Minggu ‘Little Miss Indonesia’ ini. Sekilas dari judul mengingatkanku pada film ‘Little Miss Sunshine’ yang dibintangi Abigail Breslin. Sekarang sudah dewasa pastinya. Dari acara ini saya jagokan Chelsea. Di sela-sela nonton acara, istriku sempat berujar, “Andai Najwa masih ada pasti dia akan memenangkan kontes ini”. Jleb! Saya tersentuh, mungkin inilah alasan yang saya cari kenapa saya tiba-tiba menyukai acara semacam ini. Demi Saoirse!

Karawang, 180613