Marhaban Ya Ramadhan

Gambar

Apapun keputusan Pemerintah mengenai awal Ramadhan tahun ini. Saya madep-manteb besok tanggal 28 Juli 2014 mulai puasa. Ga usah menunggu sidang isbat malam nanti. Bagi saya di zaman se-modern ini, segalanya bisa dihitung. Target tahun ini ga usah muluk-muluk seperti sebelumnya. Bisa menjalaninya dengan baik dan khusuk sudah syukur. Dan sambil menyelam minum air, mudah-mudahan berat badanku bisa turun.

Di kantor HRGA NICI – Karawang, 270614

Iklan

Ibadah Pasca Ramadhan

Gambar

Apa yang setelah satu bulan penuh kita kerjakan selama Ramadhan berbekas dan menjadikan kita lebih baik ke depannya? Pertanyaan yang selalu kita utarkan setiap tahun ini selalu saja tak punya jawab pasti, menurut saya. Iman, ya setiap orang keimanannya memang turun naik. 2 tahun lalu saya bisa menyelesaikan puasa syawal tepat waktu. Setahun lalu saya gagal, sehingga hanya menyempatkan puasa 1/4 bulan saja tak bisa. Belajar dari tahun lalu maka untuk syawal kali ini saya langsung hajar di hari pertama kerja. Sehingga ketika sekarang di hari Kamis saya sudah dapat 4 hari. Mudah-mudahan lancar sampai Sabtu nanti. Keutamaan puasa syawal salah satunya adalah menandakan ibadah kita continue atau berlanjut, tidak musiman saja. Syukur-syukur berlanjut puasa Senin-Kamis atau 3 hari tiap bulan.

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا

“Barangsiapa berpuasa enam hari setelah Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh.

Pelaksanaan puasa Syawal sederhana saja yaitu puasa 6 hari di bulan Syawal. Diutamakan kelar hari kemenangan disegerakan puasa, atau lebih bagus lagi 6 hari secara beruntun. Andai tak bisa, bolehlah bolong-bolong selama berjumlah 6 di bulan yang sama.

Oiya karena ini puasa sunah, maka dilakukan pasca menjalankan puasa wajib. Artinya kalau puasa Ramadhan bolong, maka wajib membayar puasanya dulu baru menjalankan yang ini. Bagi laki-laki si aman, sebulan kemungkinan bolong lebih kecil. Nah yang cewek yang dapat tamu berarti harus membayar dulu. Ckckck. Selamat deh!

Selain puasa Syawal, pasca Ramadhan yang perlu di-review adalah ibadah sholat dan tadarus, karena sebulan ini getol banget kejar pahala harusnya bulan penuh berkah berakhir ibadahnya berlanjut. Yuk, sama-sama berlomba dalam kebaikan. Moga bisa continue dan istiqomah menjalankan ibadah padaNya.

(lanjutpeliaharajanggut)

Target Ramadhan 2013

Target tahun ga muluk-muluk amat, saya ingin dalam satu bulan suci ini saya kelar membaca lima novel tebal. Tiga buku baru saya beli sebelum Juli dan dua diantaranya novel lama yang teronggok di rak. Dan novel tersebut adalah:

1.     A Thousand Splendid Suns (Khaled Hosseini)

Gambar

Permulaan yang bagus. Saya mulai puasa hari Selasa dan Rabu malamnya sudah selesai saya baca Mendapatkan buku gold edition dengan harga miring, buku saya baca dengan kecepatan extra. Bukan karena kejar target atau mencoba statis, buku ini memang bagus sekali. Kisah tentang Mariam Jo yang dari kota Herat ke Kabul. Lalu di kota Kabul cerita bercabang tentang Laila yang mau tak mau bersinggungan. Kisahnya luar biasa pilu, perempuan yang terjebak hingar bingar perang. Penuturannya brilian, jadi tak heran hanya butuh dua hari novel yang tebalnya lebih dari 500 halaman ini selesai. Tunggu review saya.

2.     The Maze Runner (James Dasher)

Gambar

Saya terkejut ketika membaca sebuah majalah film lokal yang mengatakan bahwa novel ini dalam proses adaptasi ke layar lebar. Dalam sebuah artiket Future 100, dimana terdapat 100 info menarik tentang tokoh atau film baru dalam satu tahun ke depan. Rencananya akan tayang musim panas tahun 2014 jadi pas sekali momennya. Novelnya baru saya beli bulan lalu bareng dengan A Thousand Splendid Suns. Kisahnya? Saya baru memulainya hari Rabu ini.

3.     The Scorch Trials (James Dasher)

Gambar

Ya sekulenya, saya hanya berpegang bahwa yang pertama dapat Kentucky Bluegrass award dan akan di-film-kan jadi andai lancar harusnya secepatnya ini lanjutan juga segera dilahap.

4.     The Good Omens (Neil Gaiman dan Terry Pratchett)

Gambar

Ini novel pinjaman dari teman saya Zul yang ada di Jakarta. Saling tawan novel sih, dia pinjam novel Narnia dan Ink Heart. Saya tawan Novel ini dan series Tunnels. Bagi yang sudah baca cerpen saya yang ’Terjebak’ atau dalam antologi saya kasih judul ’Let Me Out’, novel ini ada di kalimat pembuka telepon yang looping. Sejujurnya saya belum selesai membacanya, belum dapat sepertiganya. Yang kutangkap sekilas tentang malaikat – iblis yang bersekongkol untuk mencegah kiamat di bumi. Ide yang bagus.

5.     The Subtle Knife (Phillip Pullman)

Gambar

Lanjutan cerita the Golden Compass. Saya sudah membelinya sekitar 5 tahun yang lalu. Novel pertamanya sudah kelar jauh-jauh hari, filmnya sudah kutonton berkali-kali. Bahkan novel the Golden Compass kini sudah hilang dari rak karena dipinjam teman tak kembali. Padahal saya hanya menahan dua novel teenlit yang ceritanya chicki. Nah, bulan ini saya ingin kembali berpetualang dengan Lyra.

 

Selain target puasa harus penuh, baca Al Quran sebanyak-banyaknya, cari pahala sebanyak-banyaknyalah, bulan Ramadahn tetap harus ada target lain.

Karawang, 110713

Welcome Ramadhan 2013

Gambar

Tak terasa bulan puasa sebentar lagi tiba, setelah kemerdekaan kita makan dan minum di siang hari kita akan menyambut lagi bulan suci Ramadhan. Bulan penuh berkah tahun ini akan dimulai pada hari Selasa, 9 Juli 2013. artinya sholat tarawih untuk tanggal 1 Ramadhan akan dimulai pada Senin malam.

Menentukan awal puasa dalam satu decade terakhir memang gampang-gampang susah. Dulu zaman Orde Baru tidak pernah sepelik ini. Segala aktivitas sosial selalu dikontrol oleh Pemerintah. Termasuk yang satu ini. Saya melewati masa kecil di era tersebut. Tidak pernah ada yang namanya perbedaan puasa atau Lebaran. Semua satu suara dan dalam satu komando dari atas, ga ada tuh berita umat Islam beda hari perayaan ibadah.

Nah setelah era Pak Harto runtuh, perlahan tapi pasti kebebasan yang kebablasan memberikan banyak dampak pada tiap warga. Salah satu yang sangat saya sesalkan adalah merayakan hari besar yang beda-beda. Di era se-modern ini kita malah terpecah. Ilmu pengetahuan yang maju tapi pemikiran yang mundur.

Saya harus akui, sejak kecil pengaruh Muhammadyah ada dalam masyarakat di sekeliling saya. Mulai dari tarawaih 8 rekaat, subuh tanpa qunut sampai kepastian hari perayaan jauh hari sudah dihitung. Maka wajar jika keluarga saya selalu menaati apa yang ada di kalender. Kalau di kalender tertera 1 syawal adalah 8 Agustus 2013 maka kami sekeluarga akan melakukan sholat ied di hari itu juga. Tak pengaruh pada pengumuman apapun. Seperti 2 tahun lalu yang kacau, di saat Muhammadyah memastikan jauh hari Lebaran sesuai kalender tiba-tiba pemerintah yang sebelumnya setia pada kalender merubah hari raya. Sehingga dalam satu kampung perayaannya jungkir balik.

Jelang Ramadhan ataupun hari besar Idul fitri biasanya HP akan ramai oleh ucapan-ucapan selamat. Kebanyakan adalah sms / bbm forward yang sangat tidak kreatif, kebanyakan pula bekas tahun-tahun sebelumnya yang didaur-ulang dengan hanya mengganti tahunnya. Saya sendiri tidak mempermasalahkannya, Cuma kurang kreatif saja. Saya selalu membuat sendiri dengan kalimat sendiri. Walau tak sebagus mereka dan tak se-arab pada umumnya tapi ucapan selamat buatan sendiri rasanya akan teman-teman baca daripada yang forward-an yang saya yakin kalian langusng skip atau malah langsung hapus.

Saya yang masih awam agama setidaknya punya dasar untuk mengikuti apa yang diperintahkan oleh para ahli agama (dalam hal saya berpatokan dengan Muhammadyah). Di era bulan sudah dipijak, internet sudah bukan barang langka, dunia maya mengglobal dan jet berkecepatan angin sudah ditemukan seharusnya perhitungan penanggalan Hijriyah sudah dapat dihitung jauh hari. Namun seperti ibadah puasa itu sendiri, semuanya kembali kepada pribadi masing-masing.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2013. Moga berkah.

Karawang, 050713