Oscar 2015: The Winners

Akhirnya bisa nonton bareng Oscar di bioskop juga. Senin (23/2) kemarin saya ambil cuti untuk ke Mal FX Sudirman, Jakarta. Acara yang diselenggarakan atas kerja sama Big Tv, HBO Asia dan Cinemaxx, first impress – nya seru. Ga rugi jauh-jauh dari Karawang berangkat subuh demi acara ini. Ngumpul bareng Gila Film (GF), Bank Movie (BM), Layar-Tancep (LT) dan beberapa komunitas film lain. Catatan khusus acara akan saya posting besok, yang ini khusus review pemenang Oscar. Here we are..

Best Supporting Actor – Salah (0/15)

WINNER: JK Simmons for Whiplash

Robert Duvall for The Judge

Ethan Hawke for Boyhood

Edward Norton for Birdman

Mark Ruffalo for Foxcatcher

Saat pengumuman pemenang, saya ga lihat. Sampai FX terlambat euy jadi ga lihat red carpet. Bayangkan perjalanan macet 3 jam yang melelahkan! Untuk kategori ini memang prediksi bakalan menang JK Simmons, saya belum lihat jadi yah KO.

Costume Design – Benar (1/15)

WINNER: The Grand Budapest Hotel – Milena Canonero

Inherent Vice – Mark Bridges

Into the Woods – Colleen Atwood

Maleficent – Anna B Sheppard

Mr Turner – Jacqueline Durran

Ingat prediksi saya, Lobby boy, topi miring? Yup! Ternyata terbukti kan.

Best Supporting Actres – Benar (2/15)

WINNER: Patricia Arquette for Boyhood

Laura Dern for Wild

Keira Knightley for The Imitation Game

Emma Stone for Birdman

Meryl Streep for Into the Woods

Ternyata tebakan liarku membuahkan hasil. Kecewa sama ke-4 kandidat lain. Kategori ini malah tepat.

Visual Effect – Benar (3/15)

WINNER: Interstellar – Paul J Franklin, Andrew Lockley, Ian Hunter, Scott R Fisher

Captain America: The Winter Soldier – Dan Deleeuw, Russell Earl, Bryan Grill, Daniel Sudick

Dawn of the Planet of the Apes – Joe Letteri, Dan Lemmon, Daniel Barrett, Erik Winquist

Guardians of the Galaxy – Stephane Ceretti, Nicolas Aithadi, Jonathan Fawkner, Paul Corbould

X-Men: Days of Future Past – Richard Stammers, Lou Pecora, Tim Crosbie, Cameron Waldbauer

Saya berpendapat film Nolan ga boleh tangan hampa, dan adegan black hole itu perlu diapresiasi. Correct!

Animated Feature – Benar (4/15)

WINNER: Big Hero 6

The Boxtrolls

How to Train Your Dragon 2

Song of the Sea

The Tale of the Princess Kaguya

Sekali lagi benar. Sampai di menit saat film animasi saya sempat berujar ‘wah tebakanku rata-rata benar. Ini kah tahunku?’ 4 dari 5 sejauh ini benar.

Cinematography – Benar (5/15)

WINNER: Birdman: Emmanuel Lubezki

The Grand Budapest Hotel: Robert D Yeoman

Ida: Lukasz Zal, Ryszard Lenczewski

Mr Turner: Dick Pope

Unbroken: Roger Deakins

Well, kekuatan utama film ini ya di sini.

Film Editing – Salah (5/15)

WINNER: Whiplash – Tom Cross

Boyhood – Sandra Adair

The Imitation Game – William Goldenberg

The Grand Budapest Hotel – Barney Pilling

American Sniper – Joel Cox, Gary Roach

Kaget juga saya ikut nebak bagian ini, saya kepleset ketik bukan film editing tapi sound editing. Birdman ga ada di kategori ini, malah saya tebak. Duh!

Original Song – Benar (6/15)

WINNER: Glory from Selma – Lonnie Lynn (Common), John Stephens (John Legend)

The Lego Movie – Shawn Patterson (Everything Is Awesome)

Beyond the Lights – Diane Warren (Grateful)

Glen Campbell: I’ll Be Me – Glen Campbell, Julian Raymond (I’m Not Gonna Miss You)

Begin Again – Gregg Alexander, Danielle Brisebois (Lost Stars)

Yuhui, pada nangis setelah lagu dibawain di acara. Saya sih biasa saja, ini Amerika sekali. Glory!

Original Score – Salah (6/15)

WINNER: Alexandre Desplat – The Grand Budapest Hotel

Alexandre Desplat – The Imitation Game

Hans Zimmer – Interstellar

Jóhann Jóhannsson– The Theory of Everything

Gary Yershon – Mr Turner

Tak kusangka Theory bakal tumbang di sini, padahal score-nya luar biasa.

Original Screenplay – Salah (6/15)

WINNER: Alejandro González Iñárritu, Nicolás Giacobone, Alexander Dinelaris, Armando Bo – Birdman

Richard Linklater – Boyhood

E Max Frye, Dan Futterman – Foxcatcher

Wes Anderson, Hugo Guinness – The Grand Budapest Hotel

Dan Gilroy – Nightcrawler

Ini hal yang paling mengecewakan di Oscar 2015. Film sesempurna Budapest kalah di naskah. Mulai kategoti ini saya was-was, tebakanku mulai ngaco.

Adapted Screenplay – Salah (5/15)

WINNER: Graham Moore – The Imitation Game

Jason Hall – American Sniper

Paul Thomas Anderson – Inherent Vice

Anthony McCarten – The Theory of Everything

Damien Chazelle – Whiplash

Theory lagi-lagi gagal menang. Inilah bukti bagi-bagi piala. Imitation juga sepertinya ga akan tangan hampa makanya dikasih menang di sini. Duh salah lagi.

Best Director – Salah (5/15)

WINNER: Alejandro González Iñárritu for Birdman

Richard Linklater for Boyhood

Bennett Miller for Foxcatcher Wes Anderson for The Grand Budapest Hotel

Morten Tyldum for The Imitation Game

Wow, just wow. Richard yang 12 tahun ga dapat piala. Boyhood dirampok? Hanya dikasih best supporting actress!  Gila.

Best Actor – Benar (6/15)

WINNER: Eddie Redmayne for The Theory of Everything

Steve Carell for Foxcatcher

Benedict Cumberbatch for The Imitation Game

Bradley Cooper for American Sniper

Michael Keaton for Birdman

Ini jelas sekali, Eddie harga mati. Ga terkejut.

Best Actress – Benar (7/15)

WINNER: Julianne Moore for Still Alice

Marion Cotillard for Two Days, One Night

Felicity Jones for The Theory of Everything

Rosamund Pike for Gone Girl Reese

Witherspoon for Wild

Finally Moore dapat piala juga. Momen paling mengharukan dan menggembirakan di Oscar 2015 yaini. Congrat Moore.

Best Picture – Benar (8/15)

WINNER: Birdman American

Sniper

Boyhood

The Imitation

Game

The Grand Budapest Hotel

Selma

The Theory of Everything Whiplash

Yak benar, Riggan meloncat darijendela memang untuk meraih piala Oscar! Dan Zul pundapat TV LED 32’ karena film ini. Selamat! Gmana menurut teman-teman semua, 8 dari 15 tepat. 3 dari 5 kategori utama benar. Dan Best Picture untuk kedua kalinya dalam 6 tahun terakhir OK. See…

Karawang, 240215

(Review) The Theory of Everything: Oscar Worthy Performance Eddie Redmayde

Featured image

Teori Lubang Hitam dalam sistem astronomi yaitu daerah dalam alam semesta di mana materi, foton, atau partikel dasar maupun isyarat apapun tak dapat lolos ke luar. Demikian pula foton dan materi luar yang bergerak terlalu dekat dengan daerah ini akan tersedot ke dalamnya dan tidak akan dapat lolos lagi. Bagaimana proses Lubang Hitam terbentuk? Lubang hitam muncul ketika sebuah bintang yang besar dan padat di sebuah supernova meredup dan mati dengan membakar seluruh tenaga nuklirnya. Gaya gravitasi menarik berat mahabesar dari lapisan-lapisan luar bintang itu untuk ikut meluruh ke arah inti ataukah Permukaan dari sebuah lubang hitam disebut dengan sebuah event horizon. Hancurnya gaya gravitasi menjadikan hampir seluruh cahaya tidak dapat melepaskan diri dan tidak ada satu pun informasi dari permukaan itu yang berhasil lolos.

Ga usah pusing-pusing ketika menonton film The Theory of Everything, karena kisah akan lebih fokus ke drama kehidupan sang penemu Teori Lubang Hitam, Teori Kosmologi, Gravitasi Kuantum, dan Radiasi Hawking. Berdasarkan buku yang ditulis istrinya: Travelling to Infinity: My Life With Stephen. Film dibuka di tahun 1963 di masa kuliah Stephen (Eddie Redmayde) yang satu kamar dengan Brian (Harry Llyod) sedang di pesta. Stephen lalu berkenalan dengan Jane (Felicity Jones). Sempat tampak canggung, namun Jane lalu meninggalkan nomor HP. Dari perkenalan singkat itu, mereka jalan. Walau ada perbedaan pandangan keyakinan, Stephen atheis, Jane seorang yang taat ke Gereja namun akhirnya kedekatan mereka berlanjut. Suatu hari Stephen terjatuh saat berlari di kampus, sebenarnya beberapa hari sebelumnya dia sudah merasa sakit kaki. Dari hasil rekam medis, Stephen divonis tetraplegia (kelumpuhakn motorik) karena sklerosis lateral amiotrofik. Awalnya dia mau menjauh dari Jane karena cacat, namun Jane malah memberi dukungan dan menyatakan cinta. Akhirnya dengan memakai tongkat, Stephen dan Jane menikah.

Setelah menikah karir ilmiahnya meningkat. Buku-buku yang dirilisnya ke publik membuatnya terkenal karena best seller dan menjadi seleb kampus. Semakin hari kelumpuhannya semakin parah, Jane dan kedua anaknya lalu memberi kursi roda. Dari situ keadaan kelurga mulai goyah, Stephen yang masih saja menganggap keluarga masih normal sementara sebagai seorang istri Jane mulai kelelahan mengurus anak dan suami. Dalam kepenatan, Jane memutuskan ikut paduan suara penyanyi Gereja, berkenalan dengan seorang duda Jonathan Hellyer Jones (Charlie Cox). Semakin hari tumbuh benih-benih cinta diantara mereka. Jonathan sendiri mendekatkan diri dengan keluarga Hawking, termasuk kedua anaknya. Terlihat di beberapa scene, mereka berlibur bareng, main petak umpet sampai di pesta. Termasuk saat undangan ke Bordeux, Perancis. Jane lalu melahirkan anak ketiga, kerepotan mengurus keluarga membuat Jane tampak frustasi dan momen itu ditangkap oleh Stephen yang akhirnya memberi Jane opsi kalau ingin mendua silakan.

Kisah dituturkan dengan sangat bagus. Catat prediksi saya, Eddie Redmayde akan menang Best Actor. Penampilan memikat sebagai seorang jenius dengan mimik wajah yang meyakinkan. Kecuali Keaton, total 4 kandidat best actor yang kutonton, ini yang terbaik. Seyakin saat saya nebak Matthew mengalahkan Leo tahun lalu. Sedangkan untuk Felicity Jones, rasanya kurang. Di sini dia memang tampil cantik sekali, gigi kelincinya membuat makin imut. Mungkin momen terbaiknya saat dia bilang ada rasa dengan Jonathan, itu gerak tubuh dan mimik muka yang terlihat natural. Untuk best actress saya sudah menonton 3 kandidat. Jones masih kalah cemerlang sama Pike. Mudah-mudahan bisa segera nonton Two Days, One Night dan Still Alice buat pembanding.

Apakah The Theory of Everything akan menang best picture? Tunggu nonton Birdman dan Boyhood dulu ya. Diluar dua film tersebut, film ini leading.

The Theory of Everything | Director: James Marsh | Screenplay: Anthony McCarten | Cast: Eddie Redmayde, Felicity Jones | Skor: 4/5

(review) Big Hero 6: Oscar Lock For Best Animated Feature

Dari adegan pembukanya saja kita sudah dibuat takjub dengan animasinya yang lembut. Sebuah pertarungan robot mini illegal, Hiro (voice by Ryan Potter) yang baru lulus SMU di usia muda memenangkan taruhan adu robot. Polisi datang, arena tarung bubar lalu Hiro kabur dari arena diselamatkan kakaknya Tadashi (Daniel Henney). Sampai di rumah Hiro dinasehati untuk menyalurkan kejeniusan otaknya ke hal yang lebih berarti. Hiro berpendapat kuliah akan membuang waktunya, namun pada suatu ketika dia diajak kakaknya ke kampus. Di sebuah lab penelitian, Hiro dibuat terpukau karena banyak hal canggih tersedia. Bersama teman-teman kuliah Tadashi, memperlihatkan bahwa kuliah tak semembosankan yang dikiranya. Salah satu robot penelitian bernama Baymax (Scott Adsit).

Sepulang dari kampus, Hiro langsung berminat kuliah di sana. Lalu dibuatlah sebuah karya untuk presentasi. Sebuah karya yang memukau Alistair Krei (Alan Tudyk), orang kaya dari Krei enterprise, dan berniat membelinya. Namun ditolaknya, dari hasil presentasi itu professor Robert Callaghan (James Cromwell) memberinya golden ticket masuk universitas. Puas dengan karyanya dua bersaudara ini bersantai di luar gedung. Naas, gedung terbakar berdua mereka segera bergegas berlari kea rah TKP. Api yang meluluhkan sebagi gedung membuat panik orang-orang, sampai ada yang berteriak bahwa professor Callaghan masih terjebak di dalam. Tadashi dengan berani berusaha masuk ke gedung untuk menyelamatkannya. Sayang kemudian gedung meledak menewaskannya, topinya terlempar. Topi tersebutlah yang manjadi kenang-kenangan terakhir kakaknya.

Kejadian menyedihkan ini membuat Hiro patah semangat. Klontrak-klantruk di kamar, hopeless. Sampai akhirnya muncullah Baymax yang ternyata disimpan di kamar. Baymax lalu dengan lucunya menyampaikan keadaan Hiro, oiya kelebihan Baymax salah satunya bisa men-scan tubuh manusia lalu muncul mood 1-10, bagaimana keadaanmu hari ini. Kalau buruk maka Anda perlu pelukan, salah satu scene paling memorable tahun 2014 ya si Baymax meluk Hiro ini. Tentu saja Hiro keadaannya buruk setelah ditinggal meninggal kakaknya. Di adegan ini saya ikut sedih.

Baymax menemukan ada potongan karya Hiro yang bergerak-gerak di dalam box plastik (mengingatkanku pada kompas). Hiro tentu saja ga percaya karena karyanya sudah hancur pas kebakaran. Dia abai, Baymax malah mengikuti arah gerak potongan tersebut. Terpaksa Hiro lalu mengikuti juga, sampai di sebuah gudang gedung terkunci. Penasaran, berdua memanjat dinding dan masuk lewat jendela. Betapa terkejutnya Hiro, karena ternyata karyanya terkumpul di situ dan sedang digunakan oleh seseorang bertopeng. Kabur, dirinya terancam. Dari situ Hiro lalu membentuk tim untuk melawan. Karena mengira manusia bertopeng itu Krei yang mau membeli karyanya, namun merebutnya dengan meledakkan gedung. Terdiri dari 6 pasukan yang kemudian muncul judul Big Hero 6: dirinya, 4 teman kuliah Tadashi dan Baymax. Berhasilkah Hiro membalas dendam kakaknya? Siapa jati diri manusia bertopeng tersebut?

Setelah film selesai saya langsung mem-plot jatah animasi terbaik sudah ketemu. Feel Oscarnya dapat. Saya baru nonton Boxtroll, yang 3 belum tapi saya sudah yakin Big Hero 6 akan menang. Animasi lembut, cerita kuat yah walau ga kuat-kuat amat karena ketebak, tanpa Pixar di daftar dan dramatisasi yang disuguhkan pas. Setting film ada di San Fransico tapi berasa di Jepang. Unik dan cerdas.

Saat kredit title muncul, jangan beranjak dulu. Tonton sampai tuntas karena aka nada scene after credit yang WOW. Bravo Lee!

Big Hero 6 | Directed by: Don Hall, Chris Williams | Written by: Jordan Roberts, Daniel Gerson | Star: Ryan Potter, Daniel Henney, Scottv Adsit, TJ Miller, Jamie Chung | Skor: 4/5

Karawang. 060215

Good and Bad in Oscar 2014

Tulisan lanjutan mengenai pesta perhelatan akbar Oscar 2014. Berikut lima hal yang menurut saya terbaik dan terburuk:

Good:

1. Ellen Is The Best Choice!

Gambar

Mega selfie-nya bikin twitter sampai nge-hang gara-gara retweet (RT) foto ini. Awalnya saya kira komputer warnet ngadat sehingga saya refresh berkali-kali ga muncul new tweet. Akhirnya saya tahu penyebabnya, tweet Ellen memecahkan rekor RT. Kurang ajar, kompor meleduk. Belum lagi adegan pizza, minta receh, sampai dandan peri yang mengundang tawa. Acara Oscar tampak cair dan sungguh nikmat dilihat. Ellen adalah pilihan bagus untuk MC tahun ini, semua orang pasti setuju.

2. Photobomb Benedict

Sebagai Sherlock yang jenius, Khan yang kejam dan naga Smaug yang gila  dalam diri seorang Benedict Cumberbath tentunya kita mengira dia mengalir darah seorang serius. Saat foto red carpet U2, Benedict bergaya konyol di belakangnya. Aneh, unik, konyol sekaligus keren. Ada yang mau niru?

3. Lupita Dalam Pidato Emosionalnya

Gambar

Benedict Cumberbath terlihat matanya merah dan sedikit menitikan air mata mendengar pidato kemenangan Lupita. Saya-pun terharu.

“It doesn’t escape me for one moment that so much joy in my life is thanks to so much pain in someone else’s. And so I want to salute the spirit of Patsey for her guidance. And for Solomon, thank you for telling her story and your own.”

4. Gravity Menang Besar

Ya, saya terkejut. Kemenangan besar Gravity dengan meraup tujuh dari sepuluh nominasi membuat saya geleng-geleng kepala. Apalagi mereka menang beruntun di pengumuman awal jadi sempat berpikir, jangan-jangan sapu bersih. Syukurlah tak terjadi: Best Director, Visual Effects, Cinematography, Film Editing, Sound Editing, Sound Mixing, and Original Score. Deretan piala yang membuat David O. Russels gigit jari.

5. Leto Membayar Janjinya

Sebelum Hari-H Jared Leto memberitahukan publik bakalan pidato yang menggugah seandainya dia menang, dan benar saja saat namanya disebut, dia pun mempersembahkan kemenangannya untuk 36 juta orang yang kalah (meninggal ) dalam melawan AIDS.

“Di 1971 Boger City, Louisiana, ada seorang remaja perempuan yang hamil anak keduanya. Dia keluar dari SMA dan menjadi seorang ibu tunggal, entah bagaimana caranya berhasil memberikan kehidupan yang layak untuknya dan anak-anaknya.  Dia mendorong anak-anaknya untuk kreatif, bekerja keras dan dia adalah ibu saya. Dia ada di sini malam ini. Kemenangan ini juga kutujukan untuk semua orang yang merasa diperlakukan tak adil karena siapa dirimu dan siapa yang kau cintai,”

Bad:

1. Pink

Untuk memperingati anniversary film The Wizard of Oz. Pink menyanyikan lagu ‘Somewhere Over the Rainbow’. Dengan latar yang mencerahkan, sayang penampilannya hari ini sedang tak bagus.

2. Leo Kalah Lagi

Gambar

Walau sudah terprediksi Mathhew bakalan menang, namun saya tetap sedih melihatnya sedih karena kalah lagi. Karir panjangnya selama lebih dari 20 tahun tak segera berbuah Oscar satu pun. Padahal kita semua tahu, film yang dibintanginya selalu berkualitas. Mungkin hanya satu yang flop, sisanya adalah film kaliber Oscar. Lihat mimik Jonah Hill yang duduk di belakangnya saat pengumuman dibacakan, walau dia bertepuk tangan namun wajahnya melirik Leo terlihat kasihan. Tatapan itu seperti mewakili seluruh fan Leo di dunia. Setelah empat kali gagal, entah sampai kapan sang mega-bintang akan meraihnya. Tetap semangat, better luck next time bro!

3. U2 Mengigau

Gambar

Entah kenapa dengan U2, legenda pop yang sudah malang melintang di dunia tarik suara itu seakan redup bintangnya saat menyanyikan soundtrack Mandela: Long Walk to Freedom. Wajar saja mereka kalah dengan Idina Menzel yang dengan cerianya menghentak panggung dengan Let It Go! Saya menguap mendengakannya.

4. Jen-Law Slip Again

Tahun lalu si cantik Jennifer Lawrence terpeleset ketika dia menang best actress, saat itu dia dua kali mendapat nominasi. Saya maklum, mungkin mentalnya belum siap dan usianya yang masih sangat muda untuk sebuah penghargaan besar. Kemarin di acara yang ketiga kalinya dia hadir, dia kepleset lagi. Semacam ritual jatuh agar juara? Ough!

5. Ada Apa Dengan Alfonso?

Sepertinya dia belum siap naik ke atas panggung, ataukah terkejut filmnya menang? Saat pengumuman pemennag best editing untuk film Gravity dia seakan seseorang yang pertama kali di depan umum, seperti demam panggung. Nyelonong begitu saja ‘saat pidatonya belum selesai’. Walau akhirnya dibalas saat pidato best director namun tetap saja, hal ini membuatku mengernyitkan dahi.

Karawang, 040314

Pesta Oscar 2014: Mega Selfie, Photobomb, Poor Leo dan Tangan Hampa The Hustle

Gambar

(Ellen yang hari ini luar biasa)

Hari-H pesta Oscar tahun ini yang berlangsung Senin, 3 Maret 2014 (WIB), saya sudah mengantisipasinya jauh-jauh hari. Ini tahun kelima secara beruntun saya mengikuti pengumuman penganugerahan piala tertinggi di bidang film. Tahun ini kebetulan saya kena night shift, tahun lalu saya ‘sakit’, tahun lalunya lagi saya kerja di ruangan sendiri sehingga bisa curi waktu buat nonton, tahun lalunya lagi saya kena shift dan tahun lalunya lagi saya menganggur. Jadi apapun yang terjadi saya akan berusaha menikmati puncak acara Oscar. Saya ga punya tv kabel, dan ga punya tiket untuk nonton di bioskop Jakarta serta tak punya koneksi se-ngebut di kantor sehingga harus ke warnet buat streaming dan syukurlah, hari ini (sekali lagi) saya bisa meluangkan waktu 3 jam penuh dari jam 09:00 s/d 12:00 di depan layar komputer.

Setelah semalam begadang lihat bola final Capital One, Derby Madrid dan ketiduran saat jeda laga Sevilla, pagi jam 8 saya sudah siap-siap ke warnet. Saat sarapan sambil nonton kartun di tv di grup Whats App Football on Chat (WA-FoC) sudah ada yang kirim pesan Jared Leto menang best supporting actor. Wah red carpet ternyata sudah selesai, sambil mantengin time-line twitter teman-teman perkembangannya saya bergegas ke tempat pertunjukan. Saat saya akhirnya terhubung dengan Dolby Theatre, Hollywood lagu The Moon Song sedang berkumandang. Saya berarti saya belum banyak ketinggalan. Saat akhirnya Frozen diumumkan menyabet best animated lalu visual effect jatuh ke tangan Gravity, saya langsung tersenyum, 3 dari 3 prediksiku benar. Namun saat best supporting actress menyebut Lupita, akhirnya meleset. Setelah itu twitter crash, nge-hang tak bisa dibuka beberapa menit. Awalnya saya kira itu komputer saya tapi ternyata muncul berita kehebohan foto selfie Ellen yang membuat error. Karena ternyata foto tersebut mencapai 1 juta retweet.

Gambar

(Inilah foto yang menghebohan panggung)

Gravity melanjutkan pesta saat menang cinematography, 4/5. Original score terlepas dari Her, 4/6. Lagu Let It Go yang pasti menang membuat skor saya 5/7. Ditebakan ke 8 bencana dimulai. Adapted screenplay Captain Phillps tumbang, lalu untuk Original screenplay lari ke Her, 5/9. Dari sini saya mulai pesimis akan peluang Hustle, 2 kategori penting di naskah tumbang, sehingga masih dalam keadaan hampa.

Di big four kategori tertinggi, Alfonso Cuaron membuat saya terkejut. Yah walau tak terlalu amat sih, karena saya fan Harry Potter dan harusnya Alfonso sudah bisa pesta Oscar saat Prisoner of Azkaban. Kedudukan kini 5/10, separuh prediksi lenyap. Dengan kombinasi yang sekarang, saya sudah pasrah Hustle akan remuk, karena untuk akting Bale dan Amy peluangnya paling kecil. Dan benar saja, Cate menyisihkan Meryl. Saya belum nonton Blue Jasmine, sehingga tak bisa menilai penampilannya. Setelah long-speech Cate, kita disuguhkan kekecewaan penggemar Leo DiCaprio karena Matthew seperti prediksi menang best actor. Kegagalan Leo hari ini langsung memicu reaksi penggemarnya. di twittersampai di sini kedudukan 6/12. Namun saya sudah tahu, David O. Russel akan pulang dengan tangan hampa.

Saat Will Smith berteriak: “and the nominees are..” saya sudah tak konsentrasi lagi. Hanya dua film yang berpeluang akan mengangkat kategori tertinggi: Gravity atau 12 Years A Slave. Dan saat amplop dibuka lalu Smith pun berteriak untuk kemenangan 12 Years A Slave. Saat kamera mengarah ke kursi para aktor, Lupita, Chiwetel dan teman-teman 12 years terlihat girang sekali. Para cast and crew pun naik podium, Brad Pitt sebagai produsernya membuka victory speech. Acara-pun segera ditutup Ellen. Skor: 6/13. Gagal maning.

Berikut daftar pemenang Academy Award ke 86 (13 kategori utama):

Best Supporting Actor: Jared Leto – Dallas Buyers Club
Best Animated Feature Film: Frozen
Best Visual Effect: Gravity
Best Actress in a Supporting Role: Lupita Nyong’o – 12 Years A Slave

Gambar

(Lupita, datang – main – menang)
Best Cinematography: Gravity
Best Original Score: Steven Price – Gravity
Best Original Song: Let It Go – Frozen
Best Adapted Screenplay: John Ridley – 12 Years A Slave
Best Original Screenplay: Spike Jonze – Her
Best Director: Alfonso Cuaron – Gravity
Best Actress: Cate Blanchett – Blue Jasmine
Best Actor: Matthew McConaughey – Dallas Buyer’s Club
Best Picture: 12 Years A Slave

Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya menikmati Senin pagi Oscar dengan ceria. Dalam 5 tahun ini hanya film The Artist yang tebakanku benar di kategori utama. Sebenarnya memprediksi best picture itu gampang-gampang susah, asal jangan egois saja. Sayangnya saya masih saja ga mengikuti alur suara mayoritas pengamat film, saya tetap mempertahankan suk-ga-suka, puas-ga-puas setelah menontonnya. Tahun ini jelas 12 Years A Slave ada dalam pole position, lalu berdasarkan kisah nyata dan banyak adegan menguras emosi sehingga saat mereka menang, tahun ini dianggap predictable. Sementara saya menebak berdasar kepuasan sehingga Captain Phillips dan American Hustle lebih saya kedepankan. Apapun itu acara ini selalu membuatku bersemangat.

Gambar

(tetap semangat Leo)

Seperti final piala dunia yang wajib ditonton, puncak Oscar pun selalu kupantengin. Final piala dunia 2006 saya ga mau kerja lembur, final 2010 saya bolos kerja, final 2014 siapapun yang beradu saya pasti nonton. Seperti bola, prediksi sama harapan memang harus dibedakan, lebih sering tak berbanding lurus.

Saya bersyukur masih bisa menikmati Senin pagi anugerah piala Oscar. Terima kasih untuk Ellen yang membawakan acara dengan luar biasa meriah, mega-selfie nya jadi treding topic. Adegan pizzanya, adegan perinya, gaya ngemis-nya sampai nge-bully aktor-aktor besar macam Leo, Pitt sampai Jen-Law. Memang beda sih kalau sudah biasa nge-MC segalanya cair. Bandingkan dengan saat James Franco –misalnya, yang kaku. Lalu terima kasih untuk Benedict Cumberbath saat red carpet dengan photobomb-nya. Gila, seorang Sherlock, Khan, Smaug itu melakukan hal konyol-brilian di tengah acara. Keren sekali, saya sampai geleng-geleng kepala lihat fotonya. Terima kasih juga untuk kesabaran aktor favoritku Leo yang lagi-lagi gagal menang. Untuk keempat kalinya dia harus pulang dari academy dengan kekalahan. Semoga tak patah arang, dan jangan kapok untuk terus buat film bermutu. Mudah-mudahan segera pecah telur. Dan terakhir selamat buat 12 Years A Slave dan Gravity, hari ini adalah hari kalian. Tahun ini milik kalian, kalian pantas untuk berpesta. Untuk Osage County yang gigit jari, kalian tetap memenangkan hatiku. Untuk teman-teman grup ‘Gila Film’ (GF) dan ‘Football On Chat’ (FOC) baik versi FB atau WA yang sehari ini begitu riuh, semoga kecerian ini makin membuat persahabatan kita erat.

Gambar

(He’s Sherlock, he’s Smaug, he’s Khan, he’s going to crazy)

Untuk American Hustle yang punya 10 nominasi namun pulang dengan tangan hampa. Ironis, apa yang bisa saya sampaikan? Saya pun turut bersedih atas keterpurukannya, buat David tetap semangat. Masih ada tahun panjang buat mencoba lagi. Kalau bisa ajak Leo dalam cast-nya siapa tahu kalian berdua yang sering terjatuh akan menjadi kekuatan dahsyat. Sampai jumpa tahun depan.

Gambar

(Cast and Crew 12 Years berpesta)

Karawang, 030314

Prediksi Pemenang OSCAR 2014

Gambar

Prediksi OSCAR 2014

Catatan: Seminggu ini saya mem-posting review film semua Kejar pasang karena pengumuman Oscar tinggal 2 hari lagi. Sehingga kalau tetap komit satu-hari-satu-posting di hari kerja, ga akan terkejar. Seminggu ini juga ga ada postingan #nostalgia, tak ada review buku. Saya masih hutang dua review Bartimaeus. Tak ada tulisan curhat masalah pribadi. Tak ada cerita bola, padahal tengah pekan lalu Chelsea ditahan Galatasaray dan menjadi satu-satunya wakil EPL yang selamat dari kekalahan UCL 16-besar. Serta Lazio yang kemarin secara dramatis tersingkir menyakitkan di menit akhir. Semua itu sengaja saya tahan untuk mengisi slot review film. Bahkan malam ini saya posting dua. Hhhmm…, salah perhitungan. Sebelum HARI-H saya sudah siapkan prediksi pemenang Oscar. Tulisan kedua malam ini special untuk gelaran akbar penganugerahan piala Oscar.

Dan berikut beberapa prediksi saya…

1.      Best Animated Feature: Frozen

Baru menyaksikan tiga film dari lima yang dinominasikan. Se-dekade terakhir, baru tahun ini tak ada Pixar di dalamnya. Despicable Me 2 terlalu lemah di cerita walau kita dihujani Minions seperti harapan, lalu The Croods walau mempesona tentang pra-sejarah namun terlalu mudah diprediksi. Pun Frozen, saya bahkan sudah bisa menebak arah film saat baca preview-nya. Namun kelembutan Disney selalu bisa membekukan hati kita.

2.      Best Supporting Actor: Jared Leto – Dallas Buyers Club

Kelima film sudah saya tonton, namun peran sebagai seorang transgender yang meyakinkan tentunya jauh lebih sulit ketimbang si gemuk yang berotak jorok, bajak laut kerempeng, penyidik koruptor atau majikan yang kejam. Di Dallas Buyers Club, Jared Leto sungguh bermain cantik.

3.      Best Supporting Actress: Julia Roberts – August: Osage County

Saya terpesona dengan gaya Barbara yang terlihat begitu tegar sekaligus rapuh dalam drama keluarga yang penuh kekacauan ini. Julia berhasil mengimbangi akting hebat Meryl, baik dalam gesture atau mimik muka. Dan tentu saja teriakan fenomenal, yang mungkin jadi salah satu quote terbaik tahun 2013: Eat the fish, Bit*h!

4.      Best Actor: Matthew McConaughey – Dallas Buyers Club

Saya pengen segera melihat Leo segera pecah telur mengangkat piala Oscar, namun di sisi lain Bale juga bermain sungguh bagus sebagai sang penipu ulung. Walau beraksi dengan meyakinkan sebagai budak, Chiwetel peluangnya paling kecil. Di sektor ini pilihan pemenang jadi begitu mudah di tentukan saat kita melihat Matthew yang kurus kerempeng namun tetap bisa tersenyum bak seorang jagoan.

5.      Best Actress: Meryl Streep – August: Osage County

Kabarnya Cate Blanchett bermain bagus di Blue Jasmine, sayang sampai tenggat waktu yang ditentukan saya ga berhasil menyaksikannya, begitu pula aksi Judi. Rasanya saya begitu yakin bisa mencoret Amy Adams dan Sandra Bullock dalam persaingan. Head-to-head terjadi antara Cate dan Meryl. Dan saya kembali berharap sang aktris senior ini pecah rekor dengan meraih piala keempatnya.

“Saya sangat bahagia untuk film kami, di mana saya dan Julia juga dinominasikan. Kami semua merasa bangga akan film August: Osage County. Dengan penghargaan dari Academy, kami berharap akan memberi perhatian pada film kami di seluruh dunia,” – Daily Mail.

Ya, saya sungguh mencintai film ini juga.

6.      Best Original Screenplay: American Hustle

David O. Russels layak mengangkat piala Oscar tahun ini. Bersama Eric Warren Singer, David membuat naskah film tipu-menipu jadi begitu bernyawa. Lihat saja, lima bintang besar semuanya berkilau karena dapat porsi yang pas dalam tiap adegan. Setelah hasil Oscar yang mengecewakan dalam Silver Linings Playbook dan The Fighter, dia layak berpesta tahun ini.

7.      Best Adapted Screenplay: Captain Phillips

Pengen sekali menunjuk Before Midnight, seri ketiga kisah cinta karya Richard Linklater. Namun ketegangan di tengah laut dalam drama penyelamatan sang kapten begitu mempesona. Sejak di adegan perompak berhasil menduduki kapal sampai akhirnya tiga letusan terdengar, film ini begitu luar biasa. Ayolah, kita harus akui kali ini drama di atas laut lebih menarik ketimbang di dasar laut Bikini Bottom.

8.      Best Visual Effects: Gravity

Star Trek memang mempesona baik dalam cerita ataupun suguhan visual yang memanjakan mata. Tapi tak bisa dipungkiri Gravity memberi warna baru dalam cinema, di mana kita sepanjang film di ajak melayang di luar angkasa. Yak, tahan nafas Anda sampai pendaratan.

9.      Best Original Song: Let It Go – Frozen

Hanya satu kata untuk lagu di film Frozen: amazing! Saya justru merasa lagu di sini lebih bagus ketimbang filmnya sendiri. Sebenarnya bukan hanya Let It Go doang sih, lagu-lagu yang lain juga sama menakjubkannya, khas Disney yang membuat kita berdendang.

10.  Best Original Score: Her

Di film sunyi dan membuat saya sering menguap, score Her menjadi penyelamat misi cinta aneh manusia terhadap OS. Rintikannya bisa memacu emosi untuk bilang: Now We Know Her!

11.  Best Cinematography: Gravity

Melayang-layang dalam ketidakpastian ditata dengan sangat megah. Inside Llewyn Davis bisa jadi pesaing utama, namun keunggulan utama Gravity ya ada di cinematography-nya. Sangat mudah untuk bilang mereka pasti menang.

12.  Best Director: David O. Russell – American Hustle

Yuhui! Hanya Alfonso Cuaron yang membuatku berfikir dua kali, siapakah sutradara terbaik tahun ini. Sekali lagi ada rasa kecewa di dua film sebelumnya yang membuatku yakin juri akan menunjuk David O. Russel berjaya. Kesabarannya kembali mengarahakn J-Law dan Cooper layak dibalas oleh Hustle!

13.  Best Picture: American Hustle

Di kategori utama ini, dari beberapa web yang saya kunjungi, banyak yang memilih 12 Years A Slave, apalagi ini film mengukir jejak manis di BAFTA Award tahun. Ditambah film dengan kisah nyata biasanya lebih diunggulkan. Menurutku film terbaik 2013 adalah Captain Phillips. Ingin sekali menjagokannya, sayang Greengrass tak masuk nominasi best director. Karena sering kali pemenang film terbaik berbanding lurus dengan sutradara terbaik. Mungkin tahun lalu pengecualian sehingga keluar rel, namun tahun ini saya yakin akan kembali ke jalur lagi. Dan American Hustle melengkapi malam sempurna David.

Oke, berdoalah lebih khusuk. Takdir senyum-manyun menanti Senin siang nanti. We will have to wait and see! Have a healthy and happy Oscar weekend.

Karawang, 030314 – a prediction by LBP

Daftar Pemenang Golden Globe dan Nominasi Oscar 2014 (Selected List)

Image

Akhirnya berkesempatan juga mem-posting tulisan tentang dua penghargaan film paling bergengsi ini. Rencananya Senin malam mau posting daftar pemenang Golden Globe tapi ternyata dini harinya ada pengumuman pemenang Ballon D’Or 2013. Karena satu malam satu posting, di hari kerja maka kabar Ronaldo lebih seru untuk muncul terlebih dulu. Rabu-nya post nostalgia the BFG sudah ada dalam urutan. Kamis, karena baru saja selesai baca kumpulan cerpen bung Tofik Pram dan masih hangat-hangatnya maka segera harus dipasang di blog. Dan malam ini draft film ‘Her’ kembali masuk kotak dulu demi daftar pemenang Golden Globe dan nominasi Oscar 2014.

Golden Globe menang ‘hanya’ acara hura-hura, ga serius. Tapi tetap saja menarik disimak, walau ajang penghargaan kelas dua di bawah Oscar tetap saja pemenangnya adalah para seniman film besar. Ikut bahagia untuk Jen-Law yang makin mengkukuhkan bintangnya dengan meraih peran pembantu wanita terbaik. Turut senang atas piala sutradara terbaik yang jatuh ke tangan Alfonso Cuaron, sutradara favorite saya nih. Juga kepada Leo Di Caprio untuk perannya di The Wolf of Wall Street. Cate Blanchett sudah ter-prediksi menang atas penampilan luar biasanya di film Woody Allen. Untuk 12 Years a Slave pun sudah tepat pasca suksesnya di berbagai festival.

Berikut ini daftar pemenang Golden Globe 2014:
Best Supporting Actress in a Mor tion Picture – Jennifer Lawrence – American Hustle
Best Original Score – Alex Ebert – All Is Lost
Best Original Song – “Ordinary Love” – Mandela: Long Walk To Freedom
Best Actress in a Motion Picture – Comedy or Musical – Amy Adams – American Hustle
Best Supporting Actor in a Motion Picture – Jared Leto – Dallas Buyers Club
Best Screenplay – Spike Jonze – Her
Best Foreign Film – The Great Beauty (Italia)
Best Animated Feature Film – Frozen
Best Director – Alfonso Cuaron – Gravity
Best Actor in a Motion Picture – Comedy or Musical – Leonardo Di Caprio – The Wolf of Wall Street
Best Motion Picture – Comedy or Musical – American Hustle
Best Actress in a Motion Picture – Drama – Cate Blanchett – Blue Jasmine
Best Actor in a Motion Picture – Drama – Matthew McConaughey – Dallas Buyers Club
Best Motion Picture – Drama – 12 Years A Slave

Daftar lengkapnya di sini: http://www.goldenglobes.com/awards

Oscar tahun ini diumumkan pada hari Kamis, 16 Januari 2014 berada di pole position film Gravity dan American Hustle yang mendapatkan 10 nominasi. Dan 12 Years a slave dibelakang mereka dengan 9 nominasi. Yang mengejutkan tak ada film Pixar tahun ini. Monster University terlepar dari nominasi, film animasi kurang menarik seperti ‘The Croods’ justru ada dalam daftar. Saya sendiri kurang suka Pixar membuat sequel, kecuali Toy Story film sequel Pixar mengalami penurunan. Jadi ‘Finding Dory’ pun yang rencananya dibuat saya kurang sreg juga.

Berikut Daftar Nominasi Academy Award 2014:

Best Picture
“12 Years a Slave”
“The Wolf of Wall Street”
“Captain Phillips”
“Her”
“American Hustle”
“Gravity”
“Dallas Buyers Club”
“Nebraska”
“Philomena”

Best Director
Steve McQueen – “12 Years a Slave”
David O. Russell – “American Hustle”
Alfonso Cuaron – “Gravity”
Alexander Payne – “Nebraska”
Martin Scorsese – “The Wolf of Wall Street”

Best Actor
Bruce Dern – “Nebraska”
Chiwetel Ejiofor – “12 Years a Slave”
Matthew McConaughey – “Dallas Buyers Club”
Leonardo DiCaprio – “The Wolf of Wall Street”
Christian Bale – “American Hustle”

Best Actress
Amy Adams – “American Hustle”
Cate Blanchett – “Blue Jasmine”
Judi Dench – “Philomena”
Sandra Bullock – “Gravity”
Meryl Streep – “August: Osage County”

Best Supporting Actor
Barkhad Abdi – “Captain Phillips”
Bradley Cooper – “American Hustle”
Jonah Hill – “The Wolf of Wall Street”
Jared Leto – “Dallas Buyers Club”
Michael Fassbender – “12 Years a Slave”

Best Supporting Actress
Jennifer Lawrence – “American Hustle”
Lupita Nyong’o – “12 Years a Slave”
June Squibb – “Nebraska”
Julia Roberts – “August: Osage County”
Sally Hawkins – “Blue Jasmine”

Best Animated Feature

“The Croods”

“Despicable Me 2”

“Ernest & Celestine”

“Frozen”

“The Wind Rises”

Best Original Screenplay

“American Hustle”

“Blue Jasmine”

“Dallas Buyers Club”

“Her”

“Nebraska”

Best Adapted Screenplay

“Before Midnight”

“Captain Phillips”

“Philomena”

“12 Years a Slave”

“The Wold of Wall Street”

Best Foreign Language

“The Broken Circle Breakdown (Belgium)”

“The Great Beauty (Italy)”

“The Hunt (Denmark)”

“The Missing Picture (Cambodia)”

“Omar (Palestine)”

Pengumuman pemenang akan disampaikan pada tanggal 2 Maret 2014. Masih sebulanan, jadi ada waktu buat menonton para kandidat dan me-review-nya dan tentu saja menjagokannya sebelum hari H. Bagi pecinta film, selalu ada semangat di setiap tahun. Mari melempar dadu.

Daftar lengkapnya di sini: http://oscar.go.com/nominees

Karawang, 180114