Milan Dan Para Korban Olimpico

image

Head To Head S.S Lazio Vs AC Milan
1. 28/01/15 Milan 0 – 1 Lazio
2. 25/01/15 Lazio 3 – 1 Milan
3. 31/08/14 Milan 3 – 1 Lazio
4. 24/03/14 Lazio 1 – 1 Milan
5. 31/10/13 Milan 1 – 1 Lazio
Hasil Lima Pertandingan Terakhir S.S Lazio
1. 04/10/15 Lazio 2 – 0 Frosinone
2. 18/10/15 Sassuolo 2 – 1 Lazio
3. 23/10/15 Lazio 3 – 1 Rosenborg
4. 26/10/15 Lazio 3 – 0 Torino
5. 29/10/15 Atalanta 2 – 1 Lazio
Hasil Lima Pertandingan Terakhir AC Milan
1. 08/10/15 Monza 0 – 3 Milan
2. 18/10/15 Torino 1 – 1 Milan
3. 21/10/15 Milan 0 – 1 Internazionale
4. 25/10/15 Milan 2 – 1 Sassuolo
5. 29/10/15 Milan 1 – 0 Chievo
Prediksi Starting Line Up S.S Lazio Vs AC Milan
Lazio: Marchetti, Basta, Gentiletti, Mauricio, Radu, Biglia, Cataldi, Anderson, Milinkovic, Candreva, Klose.
Milan: Donnaruma, De Sciglio, Zapata, Romagnoli, Antonelli, Kucka, Montolivo, Bertolacci, Cerci, Bacca, Bonaventura.
Penebak | Lazio vs Milan | Skorer
LBP 3-0 all
Lazio hebat. Lazio keren. Lazio is the best.
Zulk Lazio 3-1 Felipe
Lazio menang tanpa syarat, menang tanpa syarat, menang tanpa syarat.
Imunk Lazio The great 1-2 Milan the Legend Bacca
The great? Apaan the great. Cuma mengandalkan Felipe seharga  Bale mau ngalahin the legend? Bangun bud, bangun, jangan ngimpi. The legend yang dimotori honda, tetap satu hati. Bacca bakal bikin gol keren. Catet.
Gentong Lajio 2-1 Milan Cataldi
Rekor 100% masih aman keknya. Milan masih labil. Jupe menuju puncak👊🏿👊🏿
Fahrur Lajio 1-1 milan scorer Felipe
Permainan boring. Ada fans fanatik the great yg telanjang masuk lapangan. Wasit cidera.
DC Lazio 2-0 Milan Biglia
Main kandang, performa milan yang angina-anginan sepertinya akan memberi kemenangan buat tuan rumah,
Widi Lazio 1-1 Milan Biglia
Main kandang jadi pelecut semangat pasca kekalahan. Main home jadi harapan menang. Tapi akhirnya draw 1-1.
Aditya Lazio vs Milan : 2-1, Anderson. Lazio masih akan meneruskan tren kemenangan. Milan masih sulit bangkit. Felipe si overrated akan jadi kunci.
Panji Lazio 1-1 Milan, Matri
Milan ngegolin duluan, tapi babak kedua, sang mantan, Matri ngegolin. Skor mentok di kedudukan segini.
Erwin Lajio 0-2 Milan, Bacca
Lajio membiasakan kalah. Milan membiasakan cleansheet dan menang. Pioli bergoyang.
Lik Jie Lazio 1-2 Milan, Honda.
Lazio ada matri. Milan ada honda. Tapi yang juara tetep Yamaha.
Andi H Lazio 1-3 Milan, Bacca
Meski lazio main di kandang, Milan akan bangkit, Bacca akan membuktikannya.
Huang Lazio 4-1 Milan, Felipe
Analisis: sebelum pertandingan, dengan cerdik para pemain Lazio minum pocari sweat. Sedangkan musuhnya hanya disediain air legen. Alhasil Felipe dkk bisa 100% fokus pada pertandingan sedangkan Bacca cs cepat kelelahan karena nikmat sesaat.
Gangan
Lazio 4-1 Milan. Bacca.  Lazio menang. Milan tumbang. Balotelli telanjang.
Deni The great Lajio 2-1 Milan, Felipe. Duel seru bakal terjadi. The great bermain menyerang. Akhirnya Milan kalah dengan skor tipis 2-1 👍
Jokop Lazio 2-0 Milan, Candreva
Lazio mungkin kalah sama Atlanta. Tapi dengan Milan mungkin akan berbeda. Dukungan curva nord kota Roma ini bakal menjadi semangat sendiri.
Arif Keles Lazio v milan 1-0, Felipe. Lazio bakal meneruskan rekor 100% di Olimpico. Sudah 6 tahun Milan tidak bisa menang di Olimpico atas Lazio. Felipe akan menjadi pembeda. Forza Milan. Satu lagi, Mihajlovic akan bereuni dgn Lazio😚
Aji Lazio 0-1 Milan, Cerci
Skill individu Cerci menjadi penentu kemenangan. Milan pun Melanjutkan tren kemenangannya. Menjadikan Miha kagak jadi dipecat.
Karawang, 011115

Olimpico 100% Ampuh

image

Olimpico 100% Ampuh

Roma (Italia) – Lazio mencatatkan kemenangan 100 % di kandang sendiri musim ini setelah dengan meyakinkan menekuk Torino tiga gol tanpa balas. Kemenangan yang diyakini akan krusial dalam perebutan takhta juara Serie A musim ini.

Lazio menerapkan strategi yang sudah paten musim ini dengan pola 4-3-2-1. Posisi Lulic sudah nyetel di bek kiri. Sisi bek tengah, Gentiletii dan Mauricio tak tersentuh sedang Basta adalah bek kanan paling hebat sejauh ini. Lugas, fisik prima, sapu bersih tanpa kompromi dan rajin dalam menyokong bola ke depan. Di sisi tengah, Biglia sudah tak tergantikan. Onazi yang masih diragukan kontribusinya diberi kesempatan starter. Sementara sisi playmaker adalah pemain pujaan Laziale Felipe Anderson. Bagian penyerang selalu mengalami perubahan. Savic sudah nyetel dengan skuat, Candreva yang pekan lalu kembali dari cidera kembali mengambil hak-nya sebagai starter. Klose mengganti  Djordjevic yang dalam tahap pemulihan. Komposisi ini masih timpang, namun seperti yang saya selalu bilang: Selama Felipe ada dalam skuat tidak tidak pernah takut lawan siapapun.

Pertandingan berjalan 5 menit, Mauricio langsung menghajar lawan. Luar biasa ini pemain tak belajar dari laga lawan Rossenberg. Awal-awal laga sangat monoton, kedua tim masih menjajaki area lawan dengan sangat hati-hati. Sampai menit ke 20 tak ada peluang bersih. Semenit berselang Antonio Candreva mendapat bola dari tengah lapangan, sudah kuduga bola disikat sendiri dan melambung tinggi. Mauricio akhirnya dapat kartu kuning juga, kolektor sejati. Sampai setengah jam Lazio mulai merasakan tandukan Torino, ternyata mereka susah sekali dibongkar. Menit 32 Candreva berhasil menyundul bola hingga gawang Padeli bergetar, sayang offside. Menit 40 gol yang ditunggu terjadi juga, melalui umpan lambung yang cantik dari sisi kanan, Basta melayangkan bola tepat di depan gawang. Klose yang lolos jebakan offside langsung menyundul balik ke Lulic lalu dengan brilian disepak ke tanah dan masuk. Bola yang bergerak liar karena dipantulkan ke bawah itu disambut sorak sorai Laziale, 1-0.

Babak kedua tak ada perubahan, dengan komposisi yang sama unggul satu gol Lazio makin bernafsu menambah gol. 10 menit berlangsung, lagi-lagi Candreva menembak burung. Torino melakukan pergantian setelah satu jam berselang, Maxi Lopez in Baletti out. Klose yang kurang menyengat di laga ini kasih bukti bahwa dia masih layak jadi striker nomor satu. Dari tengah lapangan, Klose mengirim bola datar ke Felipe. Felipe dengan sedikit sentuhan lalu berlari ke kiri untuk melewati bek lawan sehingga tinggal berhadapan dengan kiper, area terbuka itu mencipta gol kedua. Gol ini mengingatkannku pada sosok Christian Vieri. Trade mark Bobo adalah lari menyilang lalu menempatkan bola jauh dari jangkauan kiper dengan bola datar. Walau pelan, kalau posisinya pas, bola seperti ini memang susah ditaklukkan. Felipe malam ini memang luar biasa.

Pergantian pertama Lazio dilakukan untuk Kishna in Candreva out. Kishna adalah pemain keren, skillnya di atas rata-rata. Sayang sebenarnya jarang starter. Menit 78 dia kasih bukti, melalui dribel yang menawan menyusuri garis gawang lalu melambungkan bola tepat di depan gawang, sayang umpan silangnya tak ada yang menyambut. Semenit berselang, Klose out Matri in. 10 menit terakhir nyaris tak ada hal yang istimewa. 2 gol sudah aman buat Lazio, 2 gol sudah susah dikejar. Menit pertama injury time, serentak public Olimpico gemuruh. Ravel Morison in Onazi out. Entah apa yang ada di benak Pioli, seruan Laziale untuk lebih sering memberi kesempatan kepada British Bad Boy selalu dicuekin. Bahkan harapan itu diwujudkan dengan memberi 2 menit saja buat sang nomor 7. Seakan-akan menantang dan berujar, “sayalah Bos-nya”. Dalam hati saya berdoa semoga Ravel tak sakit hati dan lebih berjuang memperebutkan posisi. Saat laga sepertinya tak akan berubah, Felipe menambah golnya di detik terakhir. Melalui umpan pendek Lulic dari sisi kiri, Felipe dengan elegan mencocor bola yang dengan manisnya merobek jala Torino. FT 3-0. Fantastis Felipe, pemain terbaik dunia saat ini bukan CR7, atau Messi tapi Felipe Anderson!

Dua gol Felipe ke gawang Torino ini mengingatkanku pada laga Maret tahun ini. Saat itu Felipe cetak dua gol indah, saat itu Lazio sedang menyusun rekor kemenangan demi kemenangan sebelum dihentikan Juventus.

4 laga ke depan akan sangat padat karena hanya berselang 3 hari. Atlanta sudah menunggu tengah pekan, Milan siap dijamu di kandang. Tengah pekan depan kembali ke EL lawan Rossenberg dan puncaknya tanggal 8 November dalam derby Roma. Roma kini di puncak, derby yang mendebarkan. Derby could be a Scudetto clash. Melihat penampilan istimewa Lazio, 4 laga ini akan bisa dilalui dengan poin sempurna. Saya yakin, kalian yakin?!

Lazio (4-2-3-1): Marchetti, Basta, Mauricio, Gentiletti, Lulic, Onazi (Ravel Morrison), Biglia, Candreva (Ricardo Kishna), Milinkovic-Savic, Anderson, Klose (Alessandro Matri).

Torino (3-5-2): Padelli, Bovo, Glik, Moretti, Bruno Peres, Acquah, Vives (Sanjin Prcic), Baselli, Molinaro, Belotti, Quagliarella.

Karawang, 261015

Lazio Dan Kemenangannya di Kandang

image

Kuis reguler the Great. Pekan ini akumulasi ke 3 jadi pulsa 15.000 dipertaruhkan. Kali ini Torino jadi target berikutnya untuk 100% kemenangan di Olimpico. Ditutup Minggu jam 15:00. Good luck FOC-ers!
Expected Starting XIs
Lazio : Marchetti; Basta, Mauricio, Gentiletti, Lulic; Onazi, Biglia; Candreva, Milinkovic-Savic, Felipe Anderson; Klose
Torino : Padelli; Bovo, Glik, Moretti; Peres, Acquah, Vives, Baselli, Molinaro; Belotti, Quagliarella
Penebak | Lazio vs Torino | Skorer
LBP 3-0 all
Analisis: Di kandang Lazio selalu menang. Tak ada kata seri apalagi kalah. Jelas tak ada keraguan untuk kemenangan ke 6 di Serie A. 3 gol cukup buat lahan latih kembalinya Klose.
DC 2-0 Biglia
Partai yang sepertinya bakal berjalan menarik, kedua tim lagi on fire, tetapi faktor kandang akan memenangkan Lazio
Jokop 1-0 Candreva
Lazio harusnya bisa menang. Apalagi di kandang sendiri. Lawannya hanya Torino.
Erwin 1-3 Baselli
Rekor pecah. Lajio merana. Torino menanjak.
Arif Keles 1-0 Felipe Lazio akan bangkit usai kekalahan dari Sassuolo. Torino akan mengalami teror di Olimpico. Lazio akan meraih kemenangan ke 8 beruntun di Olimpico.
Imunk 1-1 Baselli
Lazio 100% di Olimpico?
Ah sepertinya rekor bakalan pecah. Torino lagi hangat, Baselli unjuk gigi. Torino biasa bermain rapat, pertahanan sulit ditembus. Hanya Candreva yang bermain gemilang, setelah Baselli tentunya.
Aditya 1-2 Baselli.
Baselli ini talenta lokal Italia paling kinclong, jebolan Atalanta yang langsung jadi key player. Conte pasti akan bawa dia di Euro 2016. Oase Italia akan regenerasi mulai ada secercah harapan. Kehadiran Baselli akan bikin Lazio kelimpungan. Sekali lepas gawang Lazio pasti jebol.
Deni 2-1 Baseli Lajio tidak akan menyia-siakan main di kandang. Semangat tempur sedang meninggi. Hanya melawan Torino Lajio bakal memenangkan duel tersebut.
Sapin Lazio 1-4 Torino. Baselli. Baselli is love. Baselli is life. Turin is home.
Gentong 0-2 Keita og
Kekalahan pertama Lajio di kandang. Torino calon scudetto. Klose baru masuk kartu merah.
Huang 2-2 Felipe
Hasil draw sebenarnya adalah kerugian. Peluang keduanya masuk zona europa menjadi terjal gara-gara hasil ini. Lazio tidak terkalahkan di kandang, tapi juga bukan berarti akan selalu menang. El toro impazzito!
Lik Jie 1-2 Quagliarela
Baselli is live. Baselli is maroon. Maroon is five.
Widi 2-2 Klose. Laga sengit. Lazio main kandang dengan semangat tinggi pasca menang di EL. Final score 2-2 saja
Jacky 3-0 Flipe Lazio is the best, Lazio is the best, Lazio is the best.
Aji 2-1 Candreva
Dengan bermain di EL, akan menguras stamina. Lazio akan susah payah melawan membongkar pertahanan Torino. Hadiah Penalti akan memenangkan tim ibukota.
Andi H 3-1 Felipe
Lazio bakal bangkit setelah kalah di Serie A, menang di liga Europa akan jadi motivasi. Lazio akan menang mudah dikandang.
Fahrur 0-0 — Pertandingan berjalan lambat, para pemain tak ada gairah, wasit kena red card dan wisata ke Thailand buat pijet.
Karawang, 251015