Final Round: Jokowi – JK Vs. Prabowo – Hatta

Gambar

(Jokowi – JK)

Gambar

(Prabowo-Hatta)

Akhirnya teka-teki siapa presiden dan wakilnya yang akan memimpin negeri kita mengerucut tinggal 2 pasangan. Secara resmi kini dalam pertarungan pilpres 9 Juli nanti hanya akan berisi 2 kandidat. Setelah sebelumnya banyak sekali yang mengklaim (ingin menjadi) presiden. Mulai dari Wiranto, Rhoma Irama, Mahfud Md, ARB sampai seabreg kandisat dalam konversi idol yang akhirnya tumbang dengan sendirinya. PDIP sebagai pemenang pileg melawan Gerindra sebagai pemenang nomor tiga yang akhirnya berhak bertarung setelah keduanya menjalin koalisi dengan berbagai seteru. Uniknya sang runner0up malah gagal meloloskan wakilnya. Well, sementara itu Demokrat malah netral (tak dapat koalisi), sekaligus memastikan menjadikannya partai oposisi dalam 5 tahun ke depan. Legowo yo..

Karawang, 200514

Iklan

Jokowi

fanboy

Saya adalah salah satu orang yang suka mengikuti perkembangan Gubernur DKI Jakarta saat ini, Joko Widodo. Di HP saya tiap hari pasti buka detikcom dan kompasiana untuk mengetahui apa saja tentangnya. Terlebih masuk ke kolom komentar, nyaris semua komentar bernada positif. Mantan wali kota solo ini benar-benar menjadi fenomena dalam setahun terakhir ini. Menjadi news maker tahun 2012 kemarin membuatnya semakin terkenal.

Gebrakannya mulai dikenal publik saat masih menjabat Wali kota Solo. Beberapa diantaranya adalah gajinya yang tak diambil, bagaimana bisa seorang bekerja tapi tak mau mengambil gaji. Gilax! Lalu ketika mobil Esemka buatan siswa SMK Surakarta yang digunakannya untuk mobil dinas AD 1 SLO. Pemindahan PKL yang lebih manusiawi. Dan yang fenomenal saat pemilihan walikota periode kedua yang menang mutlak sampai 91% terhadap lawannya. Bukti bahwa di Solo dia dicintai mayoritas warga.

Karir politiknya berlanjut ke ibukota. Saat putaran pertama dia mendapat 34%, tertinggi dari 4 pesaingnya. Lalu ketika head-to-head dengan incumbert Foke dia kembali mengunggulinya. Walau tak menang mutlak tapi itu sudah cukup untuk menjadikannya orang nomor 1 di Jakarta. Tahun 2012 memang fenomenal baginya, seluruh berita seperti berlomba untuk menjadikannya konsumsi masyarakat. Gaya blusukan menjadi trend setter para pejabat yang kata lain me-rakyat.

Maka tak heran dia menjadi unggulan hampir di semua polling calon presiden RI 2014. Hal yang wajar karena kita sudah muak dengan pejabat di negeri ini. Negeri penuh korupsi. Ketika ditanya wartawan tentang kemungkinan dia nyapres, dia dengan santai berujar ‘tidak mikir’. Trus seandainya mau nyapres mau dipasangakn dengan siapa? Dengan jawaban santai khasnya dia malah ngajak guyon, ‘enakan dengan istri saya’. Haha…,

Selama menjadi gubernur DKI Jakarta gebrakannya sudah mulai terlihat. Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang diluncurkannya menjadi fenomena, karena rumah sakit menjadi penuh seolah warga berlomba untuk berobat. Hal ini bertolak dengan gubernur sebelumnya yang mengeluarkan program sejenis tapi persyaratannya berbelit. Lalu gebrakan untuk mencegah banjir musiman. Waduk Priok jadi target pertama untuk di-normalisasi dengan mencoba relokasi warga yang tinggal di tanah Negara ke rusun. Walau sempat mendapat tentangan warga tapi banyak dukungan demi Jakarta. Lelang jabatan camat dan lurah yang nyeleneh. Reformasi birokrasi yang lebih nyaman ke publik, dan banyak lagi.

Saya seolah tak sadar ketika buka you tube kata yang terketik di mesin pencari adalah Jokowi. Dana saya menikmati setiap tampilannya di sana. Salah satu yang menarik adalah sebuah video berdurasi 8 menit ketika Jak TV mengundang seorang anggota DPRD Jakarta yang dalam talk show nya menghujat kebijakan-kebijakan Jokowi, lalu dalam sesi tanya jawab dengan penelepon, semua penelepon balik menghujat anggota DPRD tersebut. Banyak makian menjurus kasar. Lucu sekali melihat pejabat mukanya merah dan mencoba menghindar dari setiap penyataan warga. Karena ini acara live maka tentu saja pihak tv tak bisa mengeditnya. Natural sekali bahwa warga mencintai Jokowi daripada anggota dewan yang terhormat.

Jokowi memang menjabat gubernur belum lama, tapi sepak terjangnya sudah menjadi angir segar bagi masyarakat Indonesia ini. Mungkin saya akan golput lagi tahun 2014 nanti, karena Jokowi belum memberi kepastian. Tapi kemunculannya di dunia politik menjadi harapan baru. Biarlah dia bekerja dengan segala kemampuannya untuk mewujudkan Jakarta Baru yang lebih baik. Seandainya dia gagal dalam mengurai macet atau menghalau banjir, setidaknya kita telah menemukan pemimpin yang jujur dan anti korupsi yang benar-benar bekerja untuk rakyat. Andai berhasil anggap saja bonus. Kutunggu gebrakan-gebrakan selanjutnya mr. Jokowow. Saya mendukungmu. Fanboy.

 

Karawang, 120613