Pamer Gaya Dua Kiper

Sebuah umpan silang di depan gawang Arsenal, disambut dengan sontekan tipis Benteke. Sebuah peluang yang kata komentator lebai, “ahai… peluang emas 99% gol” itu dibarengi dengan lonjakan kegembiraan sang arsitek Liverpool, Brendan Rodgers. Separo isi Emirate bergemuruh, namun tunggu dulu. Di depan Cech, bola sepak itu seakan kucing jinak sehingga berhasil dihalau. Sungguh sebuah penyelamatan gilang-gemilang. Bukan hanya sekali, eks kiper Chelsea itu jungkir balik pamer gaya di depan pendukungnya belasan kali. Babak pertama memang Arsenal mendominasi tapi total attempt mutlak milik Liverpool. Entah kenapa barisan belakang Arsenal macam orang linglung, yang untungnya di bawah mistar bukan Szczesny lagi. Cech mengubah papan skor yang seharusnya 1-4 menjadi 0-0. Yak, saya bilang 1 karena sebenarnya bola sempat menggetarkan jala Mignolet namun gol Ramsey dianulir.

Babak kedua dimulai, Arsenal lebih ofensif dengan mendorong Ozil lebih ke depan. Strategi bagus itu membuahkan peluang lebih banyak ketimbang interval pertama. Sewajarnya saya bilang, “Babak pertama Cech dibombardir tapi gol masih 0. Babak kedua giliran Mignolet, gol tinggal tunggu waktu.” Namun baru beberapa menit berjalan, Simon seakan menertawakan pikiran saya, dia melakukan penyelamat super! Bola kotak-katik di dalam kotak pinalti sampai akhirnya jadi bola liar di depan gawang, Giroud yang melihat situasi memungkinkan membuat Arsenal memimpin, segera saja menjatuhkan diri guna menyonteknya, sepakan tipis itu berhasil mendorong si kulit bundar menuju sasaran, saya sudah tepuk tangan. Akan tetapi edian, Mignolet berhasil menepisnya! Teriakan “goal….” yang seharusnya keluar dari mulut berubah jadi gumaman, “goal kick”. Masa-masa selanjutnya giliran kiper Liverpool unjuk kebolehan.

Detik berjalan lebih mencekam ketimbang saat menonton film Goosebump. Sanchez mulai frustasi. Ramsey gigit jari. Detik berubah jadi menit, menit lalu mengkonversinya menjadi jam. Skor masih kaca mata. Setelah belum juga gol terjadi Wenger merespon situasi dengan memasukkan dua pemain enerjik guna mempertajam serangan: Walcott kemudian Chamberlian. The Gunners terus berupaya membongkar pertahanan, Mission Impossible 5 kali Ozil dkk menembak 5 kali pula mereka memegang kepala geram tak berdaya. Sampai akhirnya memasuki menit-menit akhir upaya terakhir Meriam London pun sia-sia. Justru Liverpool harusnya bisa mencuri gol melalui skema serangan balik cepat. Sayangnya saat tiga pemain Reds tinggal menghadapi dua pemain belakang Gunners itu tak dimanfaatkan secara baik. Benteke yang sudah menyamping membuka ruang lalu meminta bola, tapi tak mendapatkannya, bola terus saja digocek Milner untuk mengelabui lawan. Sayangnya Milner bukan Felipe sehingga gocekannya dengan mudah disapu bersih.

Kedua tim sampai peluit panjang terdengar, gagal memecah kebuntuan. Keseruan laga tak tercermin di papan skor. Nyaris tiga lusin tendangan ke gawang tercipta, sama-sama bermain terbuka dan jual beli serangan tersaji dengan mendebarkan. Aduh, aku deg-degan. Bisa saja skor akhir 5-5, andai kipernya kiper Roma: Szczesny. Namun mau 0-0 atau 5-5 tetap poin yang dibagi satu sama. Yang membedakan adalah, Liverpool sampai tiga laga masih clean sheet. Keren deh, Cech tampil brilian itu sudah biasa. Tapi melihat gawang Mignolet tetap perawan itu luar biasa. Yang pasti hari ini kita puas melihat penampilan mereka yang sedang pamer gaya. Cech jelas jadi man of the match, rasanya tak sabar menantinya bertemu kawan lama lagi. Kami tunggu kau di Bridge, dan tetaplah gagah!

Arsenal 0-0 Liverpool

Arsenal (4-2-3-1): Cech; Bellerin, Chambers, Gabriel, Monreal; Coquelin (Chamberlain 81′), Cazorla; Ramsey, Ozil, Sanchez; Giroud (Walcott 73′).

Liverpool (4-3-3): Mignolet; Clyne, Skrtel, Lovren, Gomez; Can, Lucas (Rossiter 76′), Milner; Firmino (Ibe 63) , Benteke, Coutinho (Moreno 87′).

Karawang, 250815

Iklan

Manchester City Juara EPL 2014

EPL 2013/2014 berakhir semalam. Manchester City memastikan juara seuasai mengalahkan West Ham United 2-0. Congrats Citizen!

Gambar

(Gelar ke 2 dalam 3 musim terakhir)

Gambar

(The Reds runner-up, target UCL terpenuhi. Selamat datang kembali di liga para juara)

Gambar

(Chelsea tanpa gelar)

Gambar

(Arsenal tetap melanjutkan tradisi ke UCL dan berpeluang buka puasa gelar FA)

Gambar

(Sunderland selamat dari eliminasi setelah melakukan salvation sebulan yang luar biasa)

Gambar

(Norwich jadi tim ketiga yang dipastikan turun kasta musim ini)

Pesta bola sudah usai, sampai jumpa musim berikutnya.

Karawang, 120514

Welcome EPL

Gambar

Hari ini saya bangun lebih awal setelah tidur Subuh. Istri saya minta diantar berangkat kerja karena ketinggalan jemputan. Dengan wajah masih mengantuk, saya melaju di kepadatan lalu lintas kota Karawang. Dalam perjalanan balik saya mampir ke lapak koran pinggir jalan, karena saya teringat bahwa Liga Inggris musim 2013/2014 besok dimulai. Niatannya hanya beli tabloid Bola yang terbit tiap Kamis dan Senin sore. Nyatanya sekarang ada harian Bola. Ini koran baru dirilis. Belum genap 100 edisi.

Dengan uang Rp 18 ribu saya beli 3 cetakan yang mengusung jelang Kick Off EPL (English Premier Leageu). Yang pertama adalah tabloid Bola, dengan gambar Eden Hazard dan Edin Dzenko. Ini tabloid yang rencana awal aku beli. Yang kedua adalah harian Bola, dengan gambar pasukan Arsenal yang sepertinya optimis menang di laga pembuka melawan Aston vila. ’Start Bagus Meriam London’. Dan yang ketiga adalah tabloid mingguan Soccer (kata ’hai’ nya sudah tiada). Memasang pemain dari lima tim besar yang diunggulkan juara EPL.

Bonusnya adalah jadwal lengkap EPL 2013/2014, yang ironisnya sama-sama diberikan kedua tabloid tersebut. Untuk Soccer dapat tambahan stiker bola dan diberi embel-embel ’special edition’. Membeli buku panduan liga memang sudah menjadi rutinitasku bertahun-tahun. Bahkan media internet yang sudah mewabahpun tak bisa menghentikannya.

Jagoanku untuk liga Inggris jelas selalu Chelsea FC. Dibawah asuhan Jose Mourinho, the Blues jadi unggulan utama. Diposisi kedua dan ketiga ada rival sekota, MU dan City. Sementara di tempat keempat diperebutkan tiga tim. Arsenal, Liverpool dan Spurs. Ramalan yang standar sekali, bahkan sudah ketebak sebelum saya baca ini media cetak. Untuk siaran live musim ini, ada 2 tv swasta yang memegang hak siar yaitu SCTV dan Indosiar. Patut disayangkan, karena selama 3 musim kebelakang kita terlanjur dimanja MNC dan Global tv. Apalagi ada desas-desus, musim ini laga big match ga akan live karena untuk hak siar di negara kita dipegang tv kabel Orange.

Di antara bahasan EPL terselit berita, La Liga juga memulai petualangannya besok. Gaungnya kalah telak, padahal di sana ada dua kekuatan besar Barca dan Madrid. Spanyol saja dibahas secuil, apalagi liga lain macam Ligue 1, Bundesliga dan Evedivisi? Kabar bagusnya. Pemain lama dalam siar-menyiarkan bola, RCTI kini ambil alih liga Spanyol yang saya yakini akan total dalam live. Bundesliga ke Kompas TV,  Liga Italia ke TVRI dan Liga Perancis ke B Channel.

Kembali ke EPL. Bagi saya saat ini liga paling bagus dan paling menghibur adalah EPL. Gaya kick and Rush masih paling memikat. Hebatnya lagi, tim-tim kandidat juara dihuni pelatih baru semua. Pellegrini di City, Mourinho di Chelsea dan pensiunnya godfatherEPL Sir alex Ferguson sehingga sang suksesor David Moyes kini mengemban tugas berat. Dari undian, pekan pertama Chelsea hanya lawan Hull City. Keyakinan penuh raub 3 poin untuk pesta pembuka menyambut kepulangan The Special One. Welcome home, Jose. Dan akhirnya penantian pekan-pekan penuh gairah kini tinggal hitungan jam. Ya, selamat datang liga Inggris!

Karawang, 160813

Note: bagi teman-teman yang mau ikut diskusi tentang sepak bola lewat mobile chat WhatsApp bisa menghubungi saya. Saat ini kita aktif di grup Facebook: Football on Chat, mulai tanggal 17 agustus 2013 besok diskusi kita akan merambah ke WhatsApp.