Para Penjahat Dan Kesunyiannya Masing-Masing #27

Bahwa di dalam diri mereka. Kekuatan adalah saat mereka mampu membuat orang lain kesuliatn dan memohon-mohon.” – Yusuf Yasa

Ini adalah cerita orang-orang terusir dalam program membangun kota yang serupa New York dan Sydney. Para mantan bajingan bersatu dalam perenungan. Buku yang hhhmmm…, OK, tapi gmana ya. Ada semacam hal janggal yang mengganjal. Plotnya mirip 100 Tahun Kesunyian-nya Gabriel Garcia Marquez, kalau ga mau dibilang contek. Gaya berceritnya agak aneh, dengan sering berujar ‘pada suatu masa’. Seperti para pencerita lokal macam Eka Kurniawan, Triyanto Triwikromo, AS Laksana, dkk, yang suka memakai nama-nama unik, Eko Triono juga melakukan hal serupa. Nama-nama karakter yang ‘muluk-muluk’ lucunya: Dari Massa Jenis, Gendis, Tulus Tapioka, Kembang Surtikanti, Yusuf Yasa, Rizal Gibran, Parta Gamin Gesit, Darma Gabus, Marzuki Kazam, Muhammad Basyirin, Jaya Kadal, Darman Gabus, Kembang Surtikanti, Dirjo Wuyung, Rodi Pahrurodi dan seterusnya. Boleh saja sih, sah-sah saja. Namun karena saya sering menemui, lama-kelamaan bosan juga. Lebih senang dengan nama-nama Indonesia yang membumi. Pilihan diksi dalam gaya bertutur kental dengan nilai lokal, kata Seno Gumira Ajidarma. Sementara Anton Kurnia bilang, menggelitik kita dengan semacam karnaval unik. Yup, sebagian sepakat. Kaya atau miskin datang dengan cara yang sama, bahagia dengan cara yang sama.

Kisahnya tentang sebuah keluarga yang melakukan transmigrasi dari Jawa ke tanah seberang. Lika-liku kehidupan para penjahat memulai petualangan baru. Yang lelaki sangat aneh, tapi terlihat jenius, yang perempuan adalah anak kiai yang termasyur. Putri pemilik pesantren baik-baik yang juga kelihatan cerdas, tapi memilih suami dengan tak lazim pula. Pasangan aneh yang menginginkan anaknya jadi ilmuwan, sekaligus ulama. Kombinasi tak wajar ini lalu berbaur dalam tiga puluh tiga kepala keluarga diangkut dengan dua bus biru. Berdesakan dengan kardus, barang dalam karung dan ikatan dalam plastik melakukan perjalanan ke Barat. Menyeberangi lautan, menancapkan bambu di tanah hutan perawan, dan drama umat manusia dimulai. “Tiap pendosa akan memiliki masa depan, sebagaimana tiap ulama yang telah memiliki masa lalu.”

Alurnya tak runut, pokoknya mirip sekali, bahkan polanya seperti 100 Tahun yang mendeskripsikan ending, lalu ditarik jauh ke belakang, Para Penjahat melakukan ‘napak tilas’ bagaimana menjalani kehidupan asing di rantau. Nama tanah rantau fiktif itu Jabalekat, nah apa bedanya dengan Macondo yang fiktif? Walau secara regional kita arahnya ke Sumatra. Nama areanya juga dibuat semenarik mungkin, seperti Gang Tokyo, Asia Kecil, Afrika Kecil, Australia Kecil, Pemukiman Perambah Hutan, Gang Shanghai Kecil, Balai Kumpul Jabalekat, dan seterusnya. Tokoh utamanya Parta Gamin, eks narapidana Nusakambangan yang tobat. Beristri jelita anak kiai, Kembang Sutikanti, putranya menjadi seorang pejuang revolusioner. Massa Jenis yang namanya diambil dari kemasan di tempat sampah, yang dibalik ya terdiri atas komposisi, produksi sampai identitas produk: Massa jenis adalah massa benda dibagi dengan volume. “Sudah kubilang, kau mencomot nama dari tempat sampah.” Dan nantinya mereka akan dikarunia anak kedua yang juga istimewa. Nama adalah doa.

Menghadapi orang-orang lokal yang sebagian tak ramah, hutan yang masih rimbun dipangkas, mengusir dan menghadapi hewan-hewan liar. “Jadi jangan percaya kalau kamu dengar tawa hantu, itu hanya tangis yang disamarkan.” Jangan memberikan ucapan dan komentar apa pun, katanya, pada orang yang belum bekerja dan bahkan tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Secara teori nenek moyang kita dari surga dan itulah sebabnya kita mabuk pada dunia. Para transmisgran ini selalu dijejali donkrin bahwa New York dan Sydney mula-mula dibangun dari migrasi bandit-bandit Inggris. Kalau mereka bisa kenapa kita enggak? Penyakit terberatnya adalah perasaan sunyi yang sering muncul tiba-tiba dan ketombe yang sulit dihilangkan; hingga sering kehilangan konsentrasi. “Jika ragu-ragumu dalam hal baik itu dari setan. Jika ragu-ragumu dalam hal buruk, itu dari malaikat.”

Parta Gamin sekalipun dapat istri istimewa dia punya pikiran liar juga tentang cinta masa lalu. Tapi, hanya ingatan diam. Karena kenyataannya tidak ada mantan yang lebih baik dibandingkan dengan mantan pacar yang menjadi istri. “Cinta dan sakit hanya beda istilah.”

Berikutnya yasu dah, segala cerita masyarat pindahan ini mengarungi kehidupan. Semacam rapat RT, koordinasi mengusir hewan buas, paguyupan membersihkan selokan, goyong royong mbangun desa, dan seterusnya. Apakah peran kucing lebih penting secara psikologis daripada peran ikan gabus secara biologis? Kelahiran para penerus, kematian para tetua hingga konfliks vertical dengan pemerintah yang memicu para penerus untuk melawan, memberontak demi revolusi. Dan begitulah kehidupan, selalu berputar, selalu pada akhirnya kita akan pergi dan diganti generasi berikutnya. Para Penjahat dan Kesunyian menampilkan sepenggal kehidupan orang-orang terasing tersebut dengan masam. Keunikan selain nama-nama yang aneh, adalah cara bercerita yang tak biasa, di mana plot-nya dipermainkan, tak segaris lurus laiknya waktu, tapi alurnya bolak-balik. Kalau kita harus menggugat Tuhan karena telah menciptakan dan memberi hidup pada orang jahat, maka kita pun harus menghukum orang-orang baik, sebab hanya dengan adanya orang-orang baiklah kita mampu menunjuk siapa orang-orang yang dianggap jahat. Kadang kita meragukan terhadap hal-hal sudah jelas. “Ini bukan tanah yang dijanjikan, ini tanah kutukan, tanah para binatang.

Awalnya memang sesuai harapan, tapi keterpencilan, perhatian pemerintah yang kecil, abai aturan, dan konfrontasi antar warga mencipta banyak masalah mendasar. Lalu saat muncul pemikiran generasi berikutnya, anak-anak mereka yang lebih modern mecuat, timbul gerakan pemberontakan, gerakan pembaruan yang coba dibasmi itu melibatkan orang-orang penting. Dan satu lagi, cerita akan semakin seru saat ditaruh seorang penghianat. Godaan komplit: harta, takhta, wanita. Siapa yang berani melawan suara rakyat? Siapakah yang teganya menjilat uang demi kenikmataan sesaat? “Saya resmi jadi penghianat. Demi cinta, ya demi cinta, saying. Apa pun saya rela, asalkan jangan menjadi kenanganmu.”

Awalnya saya kasih skor 3.5 karena kemiripan novel masterpiece Gabriel Garcia Marquez, tapi setelah kupikir-pikir sulit juga menjaga konsistensi sepanjang 200 halaman bertutur kata dalam drama yang memusing, walaupun ‘agakhappy ending. Biasanya kita menikmati Triono dalam cerita pendek, maka cerita panjang pertama beliau, novel pertama beliau yang kulahap ini sangat patut diapresiasi. Berlabel juara 3 UNNES – International Novel Writing Contest 2017. Yel-yel dan jargon itu – konon digali oleh Parta Gamin dari amanat penderitaan rakyat – bahkan telah bergema di hati mereka sendiri meski dalam diam bermain catur. Apakah perjuangan itu sebuah kesia-siaan besar?

Aku sudah melakukannya selama tiga puluh dua jam. Nggak jadi presiden nggak sipilis.”

Para Penjahat Dan Kesunyiannya Masing-Masing | Oleh Eko Triono | GM 618202020 | Editor Sasa | Desain sampul Chandra Kartika (@kartikagunawan) | Desain isi Nur Wulan | Penerbit Gramedia Pustaka Utama | ISBN 978-602-03-8315-6 | Skor: 4/5

Karawang, 180419 – Nikita Willy – Lebih Dari Indah // 270619 – Westlife – I Don’t Wanna Fight

#30HariMenulis #ReviewBuku #Day27 #HBDSherinaMunaf #11Juni2019

Iklan

Ramadan Dan Berita Transfer

Kemarin Sterling resmi pindah klub dari Reds ke City. Saga transfer EPL 49 juta, saya heran dengan pasaran transfer sekarang. Harga itu hanya selisih sejuta dari kepindahan Torres Legend. El Nino jelas sudah diakui kualitasnya di Liverpool. Jadi pemain kunci dalam mendulang gol. Lha Sterling? Pemuda 20 tahun yang masih perlu diterpa. Isunya Raheem minta kenaikan gaji 150 per pekan, namun Reds hanya memberi perpanjangan kontrak dengan gaki 100. Sempat ngambek saat Tur Pra-musim di Asia Tenggara, akhirnya apa yang selama ini jadi tanda tanya kini fakta. Dunia gila!

Sementara Ramadan tinggal menyisakan 3 hari, saya baru merampungkan baca 3 buku. The Catcher in the Rye, Peter Pan dan Lord of the Flies. Target 5 buku rasanya mustahil dikejar. Paling saat ini yang realistis mengejar ketertinggalan baca Terpuruk Dan Tenggelam di Paris dan London, autobiografi George Orwell.

Oiya, kita belum bahas sholat malam dan khatam Al Quran? Duh tahun ini Ramadan saya hancur gara-gara ga fokus. Maafkeun saya.

Karawang, 140715 – Agya Biru ke NICI

(review) Rumah Kopi Singa Tertawa: Aduhai!

Featured image

Buku pertama yang saya baca di bulan Maret, sekaligus buku pertama yang saya selesaikan dari empat buku yang saya beli kemarin. Dalam semalam kumpulan cerpen berisi 18 ini selesai. Yusi ternyata cerpenis handal dalam mengaduk emosi pembaca. Berikut review singkat tiap cerita:

1. Cara-Cara Mati Yang Kurang Aduhai

Tak ada yang abadi di dunia ini. Mati adalah misteri tak ada yang tahu kapan datangnya malaikat maut. Walau beberapa manusia waktunya tiba, narapidana yang divonis hukum mati misalnya. Dalam kisah ini Agus Taswin divonis penyakit adenocarcinomas, kanker pankreas. Namun karena Agus terlambat periksa, penyakitnya kronis dan dokter memperkirakan hidupnya hanya tinggal 6 atau 7 bulan lagi. Tahu usianya ga akan lama lagi, dia-pun menitipkan beberapa wasiat untuk sang adik. Namun siapa sangka, justru Agus bisa bertahan hidup lebih lama sampai akhirnya… Yah, maut itu rahasia.

2. Dosa Besar No. 14

Manik sedang menyusun dosa besar apa saja yang pernah dibuatnya. Gara-garanya sebuah agen asuransi menawarkan jasanya lewat telpon (kita tahu mereka menyebalkan), andai bergabung sekiranya Manik meninggal atau cacat permanen akan ada polis yang GeDhe. Kesal, namun dengan kepala dingin, dia-pun berupaya menutup telpon dengan memberi alamat email sekedarnya. Dari pembuka asuransi itulah, kita diajak ke masa lalu ke dosa besar Manik no. 14 tentang Supriyono.

3. Sebelum Peluncuran

Seorang novelis tanpa nama (menggunakan orang pertama dalam penuturan) dikabari bahwa novelnya Hikayat Abdullah Yusuf Gambiranom akan terbit. Bungah, dia pun mempersiapkan diri. Salah satunya mengurangi berat badan, agar saat peluncuran dia tak tampak terlalu gemuk. Karena masih ada dua bulan sebelum hari H, dia pun berupaya keras ke gym, makan dijaga sampai seabreg tips dilakukannya. Namun setelah sebulan berlalu hasilnya masih jauh dari harapan. Sampai akhirnya dia bertemu M. Kalim, yang dilihat sekilas cerdas karena dia tahu film-film berkelas mulai Godfather sampai Fight Club. Dia pun kasih rahasia, rahasia yang mujarap agar langsing.

4. Edelweiss Melayat ke Ciputat

Mengambil tanggal 10-10-10 sebagai pembuka cerita, Edelweiss adalah janda yang di tanggal cantik itu melihat berita di tv bahwa istri dari mantan suaminya dibunuh secara keji. Dimutilasi oleh kerabatnya sendiri karena menagih hutang. Lalu cerita ditarik kebelakang, masa lalu Edelweiss dengan suaminya. Masa lalu Danae, anak semata wayangnya yang lalu punya adik tiri. Masa lalu dengan Aya, sang korban. Penuh kritik kepada sebuah fanatisme agama, cerita dibalut dengan halus. Sampai akhirnya dia pun memutuskan ke Ciputat untuk melayat.

5. Tiga Lelaki dan Seekor anjing yang Berlari

Raden Mandasia, Loki Tua dan aku (Sungu Lembu) adalh tiga orang dalam pelarian. Melewati gurun dua hari dua malam. Ditemani seekor anjing buruk rupa bernama si Manis. Awalnya mereka membawa kuda beserta bagalnya, dua anjing dan peralatan lengkap musafir. Namun sebuah petaka membuat mereka terpaksa tinggal berempat. Sampai akhirnya di sebuah gubuk yang didiami kakek nenek memberikan mereka kejutan.

6. Telur Rebus Dan Kulit Asam

Ini adalah kisah lanjutan pelarian tiga manusia. Tersebutlah mereka sedang makan kari kepala kambing muda di sebuah warung. Terdengar suara ribut di jalan, “mati, mati, mati…”. Ternyata ada dua maling tertangkap yang sedang diarak ke alun-alun selatan untuk dihukum mati. Di Kotaraja Pintu Agung memang terkenal akan hukuman mati yang kejam. Namun ternyata tujuan mereka bertiga beresiko mati. Sampai akhirnya mereka menemukan jalan keluar melalui Kasim U.

7. Penyakit-Penyakit Yang Mengundang Tawa

Ada tiga cerita yang akan menuturkan karakter utama mengalami sakit yang unik (namun ga membaut tertawa juga bung), membuat terenyuh akibat penyakit itu. Pertama, seekor kalajengking tertular sakit cacar saat usianya udah dewasa 41 tahun, tertular dari anak bungsunya. Cacar air adalah penyakit yang akan diderita setaip orang, biasanya saat masih kecil. Saya dulu kena cacar air saat kelas 4 SD. Cerita kedua tentang sang raja Majapahit, Jayanegara atau Kalagemet yang sedang kena bisul di pantatnya. Pemberontakan selalu gagal, mulai dari Ranggalawe, Lembu Suro, Nambi sampai Ra Kuti. Dari dari sini, kita akan tahu (entah sejarah ini benar atau ga) alasan sebenarnya bagaimana sang raja lengser. Cerita ketiga adalah seorang santri Timur kena penyakit Gondongan, kelenjar ludah sampai atas leher bengkak. Suatu hari wartawan barat mengajaknya wawancara, apa yang terjadi?

8. Rumah Kopi Singa Tertawa

Dari sudut pandang seorang kasir sebuah rumah makan cerita tanpa narasi ini bergulir. Hanya dialog dari meja ke meja, dari satu permasalahan ke permasalahan yang lain. Pembaca diminta menganalisa sendiri makna cerpen ini, karena semua dialog beda meja tak ada sangkut pautnya. Ini bukan cerpen yang terbaik dari 18 yang ada, namun judulnya memang menjual.

9. Kabut Permata

Gone Girl ala Indonesia. Permata kabur dari rumah meninggalkanku dan putri tercinta kami, Bungah. Menghilang tanpa alasan yang jelas, “aku pergi, aku titip anak kita. Aku pergi, tak perlu kau cari”. Tiga hari, sebulan, tiga bulan, setahun, dua tahun… dan saya menjadi pendongeng yang bagus buat Bungah.

10. Kabut Suami

Gone Girl ala Indonesia II dengan versi kebalikan. “Suami saya hilang”. Kata Rosamund. Kalau kalian sudah membaca novel karya Gillian Flynn, yah ini versi cerpennya. Dengan sudut pandang istri kehilangan suami. Dengan ending sedikit dirubah ala petak umpet (namun tak rujuk) karena memang Sulaiman tak seperti Nick. Yang jadi pertanyaan, kapan cerpen ini dibuat? Kebetulan dalam versi film karya David Fincher, Amy diperankan oleh aktris Rosamund Pike. Sebuah kebetulan ataukah film sudah post-credit production saat cerpen dalam proses? Hanya bung Yusi dan Tuhan yang tahu.

11. Sengatan Gwen

Namanya Gwendoline, karyawati baru yang menggegerkan seisi kantor. Bertubuh atletis, rambut hitam sebahu, matanya teduh, hidung bangir, bibir dengan senyum merekah, jarinya runcing dan berhati ramah. Seorang gadis yang sempurna, semua orang terpikat padanya termasuk aku, Sam. Kisah seperti ini sudah sering dibuat, sudah sering kubaca. Namun sayangnya saya tertipu (lagi) kali ini. Sebuah kalimat penutup berisi kejutan yang yah, selalu nikmat cerita ditutup dengan penafsiran unik.

12. Ajal Anwar Sadat di Cempaka Putih

Anwar Sadat, pemuda asal Semarang ke Jakarta untuk menemui calon istrinya. Seorang janda tanpa anak yang dijodohkan denganya. Di hari pertama ia menjejakan kakinya di ibu kota, dia meninggal. Lena Mareta, seorang gadis sedang marah pergi dari kamar pacarnya Jamal karena gusar. Esti, saudara kembar Reni, orang pernah berjasa kepada Lena. Lalu cerita ditarik ke belakang, karena segala kebetulan itu tak ada. Segala kejadian ada sangkut pautnya, ada sebab akibatnya. Ada benang merah dari masa lalu.

13. Durma Sambat

Kisah epic perang besar Baratayudha dari sudut pandang seorang Durma aka Kumbayana. Detail kisah wayang yang mungkin luput dari perhatian. Durma adalah seorang anak dari petapa Resi Baratmadya, suatu hari kedatangan murid baru Raden Sucitra. Kenangan, bagaimana sebenarnya ia bergerak? Masa kecil Durma dan Sucitra yang akrab dan penuh persaudaraan, saat dewasa tak ada rasa itu. Siasat, dari trubus macam apakah dia berasal?

14. Dari Dapur Bu Sewon

Pasangan suami-istri mengontak rumah di bu Sewon yang hobi masak. Tiap masak, dia akan selalu berbagi. Masalahnya masakan bu Sewon jauh dari kata enak. Sebuah anugrah atau musibah buat sebuah keramahtamahan? Utamanya saat bualn puasa, karena barangsiapa memberi makan orang buka puasa, maka dia akan peroleh pahala. Hingga pada suatu malam bu Sewon terjatuh di kamar mandi…

15. Tiga Maria dan Satu Mariam

Ada empat cerita: satu Maria Gregoria Setyorini, 29 tahun, Zurich – 2005. Dua Siti Mariam, 35 tahun, Cot Keng, Pidie – 2003. Tiga, Maria Larasati Tunggaldewi, 18 tabhun, Semarang-Jogya – 1988. Dan keempat, Maria Donita Projowati, 22 tahun, Jakarta-Dresden-Edinburg – 2000. Memang tak ada sangkut paut keempatnya secara langsung, tapi ada sebuah benang yang bisa ditarik, sebuah kehilangan yang masih memberi harapan. Bukankah kita semua hidup dari berharap?

16. Dua Kisah Pendek Tentang Punakawan

Togog Tejamantri sudah ribuan tahun menjadi punakawan tapi nasibnya sama saja yaitu nasihatnya tak pernah digubris oleh majikannya sehingga dia letih dan minta tukar peran dengan Semar. Namun karena dia tahu Bilung Sarahita yang senasib dengannya tak mengeluh dia luluh, yang penting ada makan enak dan ciu cangkol (Cangkol adalah sebuah desa di daerah Bekonang, deket rumahku di Palur). Petruk mempunyai hidung panjang, ternyata hidung itu punya kekuatan yang luar biasa, namun orang-orang tak suka dengan kesaktian itu sehingga akhirnya beramai-ramai meminta Petruk operasi, why not? Kan di depan rumah kita sering kita jumpai tulisan: “Rukun Agawe Sentosa”

17. Laki-laki Di Ujung Jalan

11 Juni 1983 ada gerhana matahari total, tiba-tiab sebuah ide menyusup ke kepala Sentot. Sejak saat itu dia akan berdiri sepanjang malam sambil bersedekap dan mengoyang-goyangkan kaki kirinya di ujung Timur Kampung Karangapi, Semarang Utara. Ide yang memerintahkannya beritual dari Maghrib sampai Subuh.  Kepercayaan yang harus dibayar mahal, sangat mahal.

18. Hukum Murphy Membelit Orang-Orang Karangapi

Ada yang tahu apa itu Hukum Murphy? Saya baru tahu setelah baca cerpen ini. Beberapa kesialan yang menimpa warga Karangapi dirunut satu per satu. Diawali dari Kemat Tahi bertemu denganku di sana bersama gadis “Xena”. Lalu Jarwono, sang kiper kebanggaan Karangapi kena si Murphy sialan saat berkereta menuju puncak karir. Semoga di kemudian hari saya bisa membaca kisah lain hukum Murphy dari bung Yusi Avianto Pareanom.

Rumah Kopi Singa Tertawa | Yusi Avianto Pareanom | 14 cm, 172 hlm | ISBN: 978-978-1079-26-6 | Penerbit Banana | © Yusi 2011

Karawang, 060315

Hasil Drawing 8-Besar UCL dan EL 2013/2014

Gambar

Postingan ringan, mengenai hasil undian 8-besar liga Eropa.

UCL:

Chelsea FC (Inggris)               vs         Paris Saint-Germain (Prancis)
Bayern Muenchen (Jerman)    vs         Manchester United (Inggris)
FC Barcelona (Spanyol)          vs         Atletico Madrid (Spanyol)
Borussia Dortmund (Jerman) vs         Real Madrid (Spanyol)

EL:

AZ Alkmaar (Belanda)           vs         SL Benfica (Portugal)
Olympique Lyon (Perancis)    vs         Juventus (Italia)
FC Basel 1893 (Swiss)            vs         Valencia CF (Spanyol)
FC Porto (Portugal)                vs         Sevilla FC (Spanyol)

Tebakanku yang juara UCL adalah Chelsea dan EL nya Juventus.

Karawang, 220314

Pesta Oscar 2014: Mega Selfie, Photobomb, Poor Leo dan Tangan Hampa The Hustle

Gambar

(Ellen yang hari ini luar biasa)

Hari-H pesta Oscar tahun ini yang berlangsung Senin, 3 Maret 2014 (WIB), saya sudah mengantisipasinya jauh-jauh hari. Ini tahun kelima secara beruntun saya mengikuti pengumuman penganugerahan piala tertinggi di bidang film. Tahun ini kebetulan saya kena night shift, tahun lalu saya ‘sakit’, tahun lalunya lagi saya kerja di ruangan sendiri sehingga bisa curi waktu buat nonton, tahun lalunya lagi saya kena shift dan tahun lalunya lagi saya menganggur. Jadi apapun yang terjadi saya akan berusaha menikmati puncak acara Oscar. Saya ga punya tv kabel, dan ga punya tiket untuk nonton di bioskop Jakarta serta tak punya koneksi se-ngebut di kantor sehingga harus ke warnet buat streaming dan syukurlah, hari ini (sekali lagi) saya bisa meluangkan waktu 3 jam penuh dari jam 09:00 s/d 12:00 di depan layar komputer.

Setelah semalam begadang lihat bola final Capital One, Derby Madrid dan ketiduran saat jeda laga Sevilla, pagi jam 8 saya sudah siap-siap ke warnet. Saat sarapan sambil nonton kartun di tv di grup Whats App Football on Chat (WA-FoC) sudah ada yang kirim pesan Jared Leto menang best supporting actor. Wah red carpet ternyata sudah selesai, sambil mantengin time-line twitter teman-teman perkembangannya saya bergegas ke tempat pertunjukan. Saat saya akhirnya terhubung dengan Dolby Theatre, Hollywood lagu The Moon Song sedang berkumandang. Saya berarti saya belum banyak ketinggalan. Saat akhirnya Frozen diumumkan menyabet best animated lalu visual effect jatuh ke tangan Gravity, saya langsung tersenyum, 3 dari 3 prediksiku benar. Namun saat best supporting actress menyebut Lupita, akhirnya meleset. Setelah itu twitter crash, nge-hang tak bisa dibuka beberapa menit. Awalnya saya kira itu komputer saya tapi ternyata muncul berita kehebohan foto selfie Ellen yang membuat error. Karena ternyata foto tersebut mencapai 1 juta retweet.

Gambar

(Inilah foto yang menghebohan panggung)

Gravity melanjutkan pesta saat menang cinematography, 4/5. Original score terlepas dari Her, 4/6. Lagu Let It Go yang pasti menang membuat skor saya 5/7. Ditebakan ke 8 bencana dimulai. Adapted screenplay Captain Phillps tumbang, lalu untuk Original screenplay lari ke Her, 5/9. Dari sini saya mulai pesimis akan peluang Hustle, 2 kategori penting di naskah tumbang, sehingga masih dalam keadaan hampa.

Di big four kategori tertinggi, Alfonso Cuaron membuat saya terkejut. Yah walau tak terlalu amat sih, karena saya fan Harry Potter dan harusnya Alfonso sudah bisa pesta Oscar saat Prisoner of Azkaban. Kedudukan kini 5/10, separuh prediksi lenyap. Dengan kombinasi yang sekarang, saya sudah pasrah Hustle akan remuk, karena untuk akting Bale dan Amy peluangnya paling kecil. Dan benar saja, Cate menyisihkan Meryl. Saya belum nonton Blue Jasmine, sehingga tak bisa menilai penampilannya. Setelah long-speech Cate, kita disuguhkan kekecewaan penggemar Leo DiCaprio karena Matthew seperti prediksi menang best actor. Kegagalan Leo hari ini langsung memicu reaksi penggemarnya. di twittersampai di sini kedudukan 6/12. Namun saya sudah tahu, David O. Russel akan pulang dengan tangan hampa.

Saat Will Smith berteriak: “and the nominees are..” saya sudah tak konsentrasi lagi. Hanya dua film yang berpeluang akan mengangkat kategori tertinggi: Gravity atau 12 Years A Slave. Dan saat amplop dibuka lalu Smith pun berteriak untuk kemenangan 12 Years A Slave. Saat kamera mengarah ke kursi para aktor, Lupita, Chiwetel dan teman-teman 12 years terlihat girang sekali. Para cast and crew pun naik podium, Brad Pitt sebagai produsernya membuka victory speech. Acara-pun segera ditutup Ellen. Skor: 6/13. Gagal maning.

Berikut daftar pemenang Academy Award ke 86 (13 kategori utama):

Best Supporting Actor: Jared Leto – Dallas Buyers Club
Best Animated Feature Film: Frozen
Best Visual Effect: Gravity
Best Actress in a Supporting Role: Lupita Nyong’o – 12 Years A Slave

Gambar

(Lupita, datang – main – menang)
Best Cinematography: Gravity
Best Original Score: Steven Price – Gravity
Best Original Song: Let It Go – Frozen
Best Adapted Screenplay: John Ridley – 12 Years A Slave
Best Original Screenplay: Spike Jonze – Her
Best Director: Alfonso Cuaron – Gravity
Best Actress: Cate Blanchett – Blue Jasmine
Best Actor: Matthew McConaughey – Dallas Buyer’s Club
Best Picture: 12 Years A Slave

Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya menikmati Senin pagi Oscar dengan ceria. Dalam 5 tahun ini hanya film The Artist yang tebakanku benar di kategori utama. Sebenarnya memprediksi best picture itu gampang-gampang susah, asal jangan egois saja. Sayangnya saya masih saja ga mengikuti alur suara mayoritas pengamat film, saya tetap mempertahankan suk-ga-suka, puas-ga-puas setelah menontonnya. Tahun ini jelas 12 Years A Slave ada dalam pole position, lalu berdasarkan kisah nyata dan banyak adegan menguras emosi sehingga saat mereka menang, tahun ini dianggap predictable. Sementara saya menebak berdasar kepuasan sehingga Captain Phillips dan American Hustle lebih saya kedepankan. Apapun itu acara ini selalu membuatku bersemangat.

Gambar

(tetap semangat Leo)

Seperti final piala dunia yang wajib ditonton, puncak Oscar pun selalu kupantengin. Final piala dunia 2006 saya ga mau kerja lembur, final 2010 saya bolos kerja, final 2014 siapapun yang beradu saya pasti nonton. Seperti bola, prediksi sama harapan memang harus dibedakan, lebih sering tak berbanding lurus.

Saya bersyukur masih bisa menikmati Senin pagi anugerah piala Oscar. Terima kasih untuk Ellen yang membawakan acara dengan luar biasa meriah, mega-selfie nya jadi treding topic. Adegan pizzanya, adegan perinya, gaya ngemis-nya sampai nge-bully aktor-aktor besar macam Leo, Pitt sampai Jen-Law. Memang beda sih kalau sudah biasa nge-MC segalanya cair. Bandingkan dengan saat James Franco –misalnya, yang kaku. Lalu terima kasih untuk Benedict Cumberbath saat red carpet dengan photobomb-nya. Gila, seorang Sherlock, Khan, Smaug itu melakukan hal konyol-brilian di tengah acara. Keren sekali, saya sampai geleng-geleng kepala lihat fotonya. Terima kasih juga untuk kesabaran aktor favoritku Leo yang lagi-lagi gagal menang. Untuk keempat kalinya dia harus pulang dari academy dengan kekalahan. Semoga tak patah arang, dan jangan kapok untuk terus buat film bermutu. Mudah-mudahan segera pecah telur. Dan terakhir selamat buat 12 Years A Slave dan Gravity, hari ini adalah hari kalian. Tahun ini milik kalian, kalian pantas untuk berpesta. Untuk Osage County yang gigit jari, kalian tetap memenangkan hatiku. Untuk teman-teman grup ‘Gila Film’ (GF) dan ‘Football On Chat’ (FOC) baik versi FB atau WA yang sehari ini begitu riuh, semoga kecerian ini makin membuat persahabatan kita erat.

Gambar

(He’s Sherlock, he’s Smaug, he’s Khan, he’s going to crazy)

Untuk American Hustle yang punya 10 nominasi namun pulang dengan tangan hampa. Ironis, apa yang bisa saya sampaikan? Saya pun turut bersedih atas keterpurukannya, buat David tetap semangat. Masih ada tahun panjang buat mencoba lagi. Kalau bisa ajak Leo dalam cast-nya siapa tahu kalian berdua yang sering terjatuh akan menjadi kekuatan dahsyat. Sampai jumpa tahun depan.

Gambar

(Cast and Crew 12 Years berpesta)

Karawang, 030314

Menikahlah! Dan Kau Akan Berubah

Gambar

Menikah merupakan salah satu tanggung jawab besar yang akan banyak mengubah manusia. Saya pernah mendapatkan training ‘leadership’ yang menyinggung hal ini. Saya ingat waktu itu saya sudah setahun menikah dan langsung membenarkan ucapannya. Langkah untuk memutuskan menikah dengan siapa adalah langkah besar yang akan menentukan nasib seseorang di depan. Jodoh, rejeki, mati sudah digariskan. Jodoh memang tak tahu kapan datangnya, dan disinilah seninya hidup.

Saya sudah merasakan betapa banyak kebiasaan saya yang berubah drastis. Lajang adalah merdeka, kalau mau ngapain saja bebas, ga ada yang mengingatkan, ga ada yang melarang. Contoh simple-nya kalau dulu saya bisa main futsal seminggu 2-3 kali, sekarang bisa sekali sebulan saja sudah sebuah prestasi, syukur-syukur bisa continue. Tak heran setelah nikah berat badan saya naik lebih dari 10 kg, selain makan yang tak terkontrol saya jarang olah raga. Ngumpul sama teman untuk nonton bareng film jadi jarang, karena saya termasuk orang yang awal bergabung di komunitas Gila Film (GF) maka saya termasuk aktif. Sekarang sungguh sebuah hal langka. Hanya sesekali saja bisa ke Jakarta. Oiya, saya adalah orang pertama yang menikah dari grup GF ini, jadi sejujurnya saya rada shock juga dengan perubahan ini.

Kegemaran membaca menurun jauh. Selain budget beli buku yang disunat, waktu luang (sendiri) adalah sebuah kenyamanan yang berharga. Tak jarang si May marah-marah merasa dicuekin, padahal saya sudah mencoba membagi waktu untuknya. Nah, ini dia repotnya kalau punya pasangan yang tak sehobi. Berat buat membuat garis sejajar. Saya sudah berkali-kali bilang, “seluruh buku yang ada di rak adalah milikmu juga jadi silakan lahap. Mungkin saya tak kaya harta sehingga tak bisa mewariskan harta berlimpah, tapi saya punya buku yang kelak akan juga saya wariskan untuk anak-anak kita.”

Kebiasaan yang hilang lagi adalah, nangkring di angkringan. Gila saja, si May susahnya gabung sama teman-teman saya buat nangkring malam-malam di pinggir jalan buat makan nasi kucing. Selain harga yang miring, di angringan lebih nikmat dan akrab. Mungkin ini salah satu tempat yang layak disyukuri kita sebagai orang Indonesia. Minum susu jahe hangat, dengan nasi kucing dan gorengan bersama teman-teman lama. Wuih…, sungguh jalinan silaturohmi yang berharga. Sayangnya sekarang lenyap. Tahun 2013 lalu hanya hanya dua kali bisa datang, menukik tajam.

Akhir-akhir ini saya mencoba kembali aktif dengan komunitas bola untuk ikut nonton bareng. Berhubung hilangnya siarang liga Italia dan minimnya siarang Liga Inggris, saya dipaksa keluar rumah. Tahun 2014, baru sebulan berjalan saya ngos-ngosan. Selalu saja May ada alasan untuk melarangku datang. Salah satu solusinya berlangganan tv kabel, sempat saya utarkan tapi pas dia dengar harga pasangnya dia langsung bilang ‘tidak!’. Angka yang sebenarnya saat lajang terasa kecil, tapi saat kita sudah keluarga seluruh pengeluaran harus di-acc bersama dan jadi angka yang besar kalau dikalkulasi bersama.

Jadi kalau kalian yang masih lajang ingin merasakan perubahan besar, menikahlah! Otomatis kalian akan dipaksa mengikuti alur kehidupan. Yang paling nyaman ikuti alur tersebut, karena semua orang nantinya juga akan berubah.

Apakah saya sudah cerita betapa Spongebob itu kini (terasa) menjemukan?

Karawang, 040114

Daftar Pemenang Golden Globe dan Nominasi Oscar 2014 (Selected List)

Image

Akhirnya berkesempatan juga mem-posting tulisan tentang dua penghargaan film paling bergengsi ini. Rencananya Senin malam mau posting daftar pemenang Golden Globe tapi ternyata dini harinya ada pengumuman pemenang Ballon D’Or 2013. Karena satu malam satu posting, di hari kerja maka kabar Ronaldo lebih seru untuk muncul terlebih dulu. Rabu-nya post nostalgia the BFG sudah ada dalam urutan. Kamis, karena baru saja selesai baca kumpulan cerpen bung Tofik Pram dan masih hangat-hangatnya maka segera harus dipasang di blog. Dan malam ini draft film ‘Her’ kembali masuk kotak dulu demi daftar pemenang Golden Globe dan nominasi Oscar 2014.

Golden Globe menang ‘hanya’ acara hura-hura, ga serius. Tapi tetap saja menarik disimak, walau ajang penghargaan kelas dua di bawah Oscar tetap saja pemenangnya adalah para seniman film besar. Ikut bahagia untuk Jen-Law yang makin mengkukuhkan bintangnya dengan meraih peran pembantu wanita terbaik. Turut senang atas piala sutradara terbaik yang jatuh ke tangan Alfonso Cuaron, sutradara favorite saya nih. Juga kepada Leo Di Caprio untuk perannya di The Wolf of Wall Street. Cate Blanchett sudah ter-prediksi menang atas penampilan luar biasanya di film Woody Allen. Untuk 12 Years a Slave pun sudah tepat pasca suksesnya di berbagai festival.

Berikut ini daftar pemenang Golden Globe 2014:
Best Supporting Actress in a Mor tion Picture – Jennifer Lawrence – American Hustle
Best Original Score – Alex Ebert – All Is Lost
Best Original Song – “Ordinary Love” – Mandela: Long Walk To Freedom
Best Actress in a Motion Picture – Comedy or Musical – Amy Adams – American Hustle
Best Supporting Actor in a Motion Picture – Jared Leto – Dallas Buyers Club
Best Screenplay – Spike Jonze – Her
Best Foreign Film – The Great Beauty (Italia)
Best Animated Feature Film – Frozen
Best Director – Alfonso Cuaron – Gravity
Best Actor in a Motion Picture – Comedy or Musical – Leonardo Di Caprio – The Wolf of Wall Street
Best Motion Picture – Comedy or Musical – American Hustle
Best Actress in a Motion Picture – Drama – Cate Blanchett – Blue Jasmine
Best Actor in a Motion Picture – Drama – Matthew McConaughey – Dallas Buyers Club
Best Motion Picture – Drama – 12 Years A Slave

Daftar lengkapnya di sini: http://www.goldenglobes.com/awards

Oscar tahun ini diumumkan pada hari Kamis, 16 Januari 2014 berada di pole position film Gravity dan American Hustle yang mendapatkan 10 nominasi. Dan 12 Years a slave dibelakang mereka dengan 9 nominasi. Yang mengejutkan tak ada film Pixar tahun ini. Monster University terlepar dari nominasi, film animasi kurang menarik seperti ‘The Croods’ justru ada dalam daftar. Saya sendiri kurang suka Pixar membuat sequel, kecuali Toy Story film sequel Pixar mengalami penurunan. Jadi ‘Finding Dory’ pun yang rencananya dibuat saya kurang sreg juga.

Berikut Daftar Nominasi Academy Award 2014:

Best Picture
“12 Years a Slave”
“The Wolf of Wall Street”
“Captain Phillips”
“Her”
“American Hustle”
“Gravity”
“Dallas Buyers Club”
“Nebraska”
“Philomena”

Best Director
Steve McQueen – “12 Years a Slave”
David O. Russell – “American Hustle”
Alfonso Cuaron – “Gravity”
Alexander Payne – “Nebraska”
Martin Scorsese – “The Wolf of Wall Street”

Best Actor
Bruce Dern – “Nebraska”
Chiwetel Ejiofor – “12 Years a Slave”
Matthew McConaughey – “Dallas Buyers Club”
Leonardo DiCaprio – “The Wolf of Wall Street”
Christian Bale – “American Hustle”

Best Actress
Amy Adams – “American Hustle”
Cate Blanchett – “Blue Jasmine”
Judi Dench – “Philomena”
Sandra Bullock – “Gravity”
Meryl Streep – “August: Osage County”

Best Supporting Actor
Barkhad Abdi – “Captain Phillips”
Bradley Cooper – “American Hustle”
Jonah Hill – “The Wolf of Wall Street”
Jared Leto – “Dallas Buyers Club”
Michael Fassbender – “12 Years a Slave”

Best Supporting Actress
Jennifer Lawrence – “American Hustle”
Lupita Nyong’o – “12 Years a Slave”
June Squibb – “Nebraska”
Julia Roberts – “August: Osage County”
Sally Hawkins – “Blue Jasmine”

Best Animated Feature

“The Croods”

“Despicable Me 2”

“Ernest & Celestine”

“Frozen”

“The Wind Rises”

Best Original Screenplay

“American Hustle”

“Blue Jasmine”

“Dallas Buyers Club”

“Her”

“Nebraska”

Best Adapted Screenplay

“Before Midnight”

“Captain Phillips”

“Philomena”

“12 Years a Slave”

“The Wold of Wall Street”

Best Foreign Language

“The Broken Circle Breakdown (Belgium)”

“The Great Beauty (Italy)”

“The Hunt (Denmark)”

“The Missing Picture (Cambodia)”

“Omar (Palestine)”

Pengumuman pemenang akan disampaikan pada tanggal 2 Maret 2014. Masih sebulanan, jadi ada waktu buat menonton para kandidat dan me-review-nya dan tentu saja menjagokannya sebelum hari H. Bagi pecinta film, selalu ada semangat di setiap tahun. Mari melempar dadu.

Daftar lengkapnya di sini: http://oscar.go.com/nominees

Karawang, 180114