A Shaun The Sheep Movie: Farmageddon – Alien dan Peternakan

Thing can get better.”

Saya tak mengikuti serialnya, hanya sesekali nonton sambil lalu. Namun jelas ini kartun umum, sudah banyak yang tahu detailnya. Di peternakan kambing, tuan rumah dan anjingnya menjaga kambing-kambing tak berbuat onar. Tak ada kalimat terucap, semuanya sekadar isyarat dan kode-kode. Lantas kenapa kita bisa menerima dan mencerna alurnya? Itulah hebatnya, seolah panel komik yang dinukil bersisian, lalu membentuk pola dan kisah.

Di film sama saja, ceritanya kali ini Peternakan Mossy Bottom mendapat kunjungan Alien. Lebih tepatnya anak alien Lu-La yang tersesat. Para kambing mencoba menyelamatkannya sebelum para agen dari pemerintah mendahului. Alien dengan kemampuan luar biasa, apa yang tampak adalah apa yang sering kita saksikan di film kartun kebanyakan, alien dengan kemampuan super. Tak bisa banyak yang kucerita sebab memang semuanya berjalan dengan bisu, dan misi diselamatkan oleh Timmy. Happy ending. Dah itu sahaja.

Tak ada dialog sama sekali, tapi alur kisah berjalan dengan mudah dicerna. Komunikasi bisa lewat apa saja, dengan memasuki memori sang alien, Koran yang menyatakan UFO mendarat, toko yang menunjukkan tanda-tanda, bahkan detektif yang mencarinya tak perlu berkata-kata untuk melakukan pembedahan ‘alien’ yang tertangkap. Semuanya dengan efektif berperan, memberi indikasi jalinan komunikasi yang pas. Hermione bahkan berdansa di akhir saat sang bos terbawa ke angkasa. Mungkin turut puas menyaksikan karakter ini tersiksa. Haha…

Paling menemukan homemage bahwa toko swalayan yang dikunjungi itu tertuliskan Miliways, bahwa itu diambil dari The Hitchhikers Guide of the Galaxy. Lalu garasi yang tampil adalah HG Weels yang muncul di War of The Wars. Itu tuh adegan Tom Criuse ngumpet dari serangan aliens. Ada pula kode Star Trek, bungkus pizza dari Arrival, kode pesawat dari Encounter of the Third Kind, sampai adegan ikonik dari E.T. Semuanya diaduk tanpa penjelasan sebab hanya mengamati, penonton tak menangkap kata-kata langsung, hanya layar yang bicara. Membuncah tak termaktub jelas. Terdengar lagu ‘Lazy’ yang dinyanyikan The Vaccines dan Kylie Minogue.

Kusaksikan dua kali, pertama malam Minggu 27 Maret. Hermione ketiduran, saya dan May berhasil tuntas. Kesempatan kedua Minggu malamnya, kali ini bertiga di pergantian hari, sukses kelar lagi, dan Hermione tidak ketiduran. Memang ini jenis film keluarga, cocok ditonton sama anak istri. Beruntung kami berhasil menuntaskan misi. Kartun tawa, tak perlu mikir atau telaah lanjut. Pokoknya tawa saja. Tak bakal menang Oscar, kujamin!

A Shaun The Sheep Movie: Farmageddon | Tahun 2020 | Directed by Will Becher, Richard Phelan | Screenplay Mark Burton, Jon Brown | Cast Justin Fletcher, John Sparkes, Amalia Vitale, Kate Harbour, David Holt | Skor: 3.5/5

Karawang, 170421 – Ida Laila – Setelah Jumpa Pertama