#Desember2020 Baca

Takut adalah unsur jantan, harap adalah unsur betina, keduanya sama-sama menumbuhkan realitas keimanan yang sedalam-dalamnya.” – Sahl dalam buku ‘Dimensi Mistik dalam Islam’.

Desember 2020 terasa lamaaa sekali. Menikmati dunia mistik yang luar biasa. Dan rencana baca santai di akhir tahun gagal, sebab ada huru-hara hati ketika menemukan bacaan bagus. Desember penuh warna. Kumpulan puisi, kumpulan cerpen, filsafat, tasawuf, novel, novel klasik, self improvement, sastra, sampai teorinya. Paket komplit!

#1. Jenazah LazarusDorothy Scarborouh, Ph. D.

Kompilasi kisah misteri dari berbagai penulis terkemuka dunia. Para hantu adalah makhluk abadi sejati, di mana yang mati ‘dihidupkan’ sepanjang masa. Hantu-hantu memiliki vitalitas yang lebih besar pada masa kini daripada sebelumnya. Semakin hari semakin banyak, semakin variatif bentuknya. Para hantu yang menyatroni kesusastraan, dan akan selalu seperti itu. Seolah para hantu tak pernah habis atau mati.

Semakin manusia mengenal hukum alam, semakin tekunlah manusia mencari tahu masalah supranatural. Bisa saja mengklaim tak percaya takhayul, tapi tak benar-benar meninggalkannya. Sekalipun telah meninggalkan dunia sihir dan alkimia, ia masih memiliki waktu yang melimpah dalam penelitian yang bersifat psikis. Bahkan hantu orang yang begitu lama terlupakan menguap, merenggangkan tulang belulang, dan pergi dari kuburnya untuk menakuti.

Dalam hidup ini ada kehidupan dan keindahan; di luarnya,… kematian, yang merupakan teka-teki.”

#2. Dasar-dasar Filsafat Moral KantHB Acton

Nama Kant memang sudah jadi legenda, seorang yang kaku dan ikuti kata hati. Kant adalah orang yang kaku (regoris) karena ia berpikir bahwa klaim atas kewajiban selalu bersifat mutlak berlawanan dengan kecenderungan-kecenderungan dan berlawanan dengan ideal-ideal yang melanggar Hukum Moral. Dia kaku juga di bagian aturan tidak ada pengecualian apa pun pada aturan-aturan moral dasar. Tak memberikan bobot yang seharusnya pada situasi, misalnya.

Sebelum baca ini, saya hanya baca beberapa kutipan dari buku lain atau sosmed. Otak Pemikir Kant adalah Mr. Olympia dalam semesta para intelektual. Seorang yang berpendapat bahwa cuma kitalah (sejauh yang kita tahu) yang sungguh mampu menyetir kehidupan. Baik Tuhan maupun jiwa yang tak berwujud tak bisa kita ketahui secara ilmiah, tetapi keduanya merupakan kemungkinan-kemungkinan.

Hukum Moral berlaku bagi siapa pun, setiap tempat dan waktu. Semoga kita semua dalam jiwa yang merdeka. Allahu akbar!

#3. The Chronicles of Narnia: The Voyage of Dawn TreaderC.S. Lewis

Seri ketiga petualangan Narnia, perjalanan ke Timur jauh dengan kapal Dawn Treader. Raja Caspian mendapatkan bantuan dari London, kali ini Edmund dan Lucy, serta Eustace Scrub, saudara Pevensie. Melalui lukisan kapal di dinding, mereka turut serta dalam pelayaran yang mendebarkan untuk menjelajahi nasib para Lord. Dari danau emas, setiap yang dicelup menjadi emas sampai pulau perbudakan. Dari naga perwujudan manusia sampai buku mantra di pulau para kurcaci. Dari meja makan penuh mistik, dipenuhi nyanyian jazz dan tiga Lord terlelap sampai ke jawaban bahwa bumi itu bulat?

#4. Mind and BodyWilliam Atkinson

Buku yang berisi cara-cara penyembuhan dengan pikiran, optimism dan segala hal pemainan mindset. Dari sejarah panjang pengobatan tradisional, benda-benda yang dijadikan perantara menyakinkan pasien, sampai adegan mistis di era modern yang tetap dimanfaatkan. Tubuh dan pikiran ada keterkaitan, itu jelas, tapi pengobatan dengan membuat pasien meyakini bahwa penyakitnya bisa disikat dengan kata-kata, terdengar aduhai. Terapi, konseling, coaching, sampai hal remeh temeh ngobrol curhat, bisa dilaksanakan. Segalanya mungkin, dan perlu mengeluarkan uneg-uneg. Teori muncul dan lenyap, tetapi fakta-fakta akan selalu ada.

Dr F. W. Southworth mengatakan, “Ketakutan adalah penyakit menular dan kadang-kadang memantul dari pikiran ke pikiran yang lain dengan kecepatan tinggi…”

#5. PenyuluhanE.A Munro, R.J. Manthel, J.J. Small

Jika ada orang berbicara kepada Anda, dengarkanlah. Sedang mencoba membaca dan memelajari buku-buku manajemen penunjang kerja. Ini salah satunya, selain leadership, komunikasi sampai psikologi, konseling menjadi konsen saja sebab dalam jobdesk saya diwajibkan melakukannya. Buku meliputi teknik dan metode yang dapat digunakan dalam membantu klien memahami dirinya sendiri secara lebih baik dan lebih efektif. Teknik-teknik hubungan tatap muka antardua orang, yaitu penyuluh dan klien. Di buku ini lebih ke umum, artinya ga fokus ke karyawan. Beberapa bahkan untuk pelajar.

Merumuskan tujuan ialah mendorongnya untuk memikirkan beberapa kemungkinan cara bertindak atau bertingkah laku. Hal ini mengajak klien untuk berpikir praktis. Contoh, pertanyaan, “Apakah yang ingin Anda lakukan jika Anda ingin mengubah tingkah laku?”

#6. Merayakan SepakbolaFajar Junaedi

Sulit memang menulis tentang sepakbola yang memikat. Beberapa buku analisis yang kubaca rerata biasa, kalau tak mau kubilang mengecewakan. Sebab pembaca sekaligus fans sudah tahu banyak seluk beluk dunia bola, mencerita hal-hal yang sudah diketahui khalayak untuk memikat memang sulit, kaliber Cak Mahfud saja bukunya sekadar bagus. Maka Merayakan Sepakbola sama saja, tak sampai meluap, melimpah dalam pujian. Apa yang disajikan malah terkesan membosankan, sebuah penelitian perilaku sosial yang umum dan tak banyak yang mengejutkan. Bagaimana sebuah Koran didistrubusikan sampai ke tangan pembaca, gambaran besarnya kita tahu. Media meliput kerusuhan suporter, bagian-bagian utama yang terlihat juga sudah diketahui, kebobrokan PSSI, menulisnya bisa sampai berjilid-jilid, dari yang professional sampai makian akar rumput juga sudah ada. Lantas apa yang bisa diharapkan dari tulisan tentang bola sepak ini? Well, masih kucari…

“… mendapatkan pemberitaan Koran sebagai ‘iklan gratis’ untuk membuktikan keperkasaannya sekaligus untuk membuktikan bahwa mereka mampu mengalahkan supporter lawan.” (Williams, Dunning dan Murphy, 1986: 363)

#7. Pengakuan Orang IklanDavid Ogilvy

Selama ini kita dijejali iklan di berbagai sudut ruang dan platform, kita tak tahu bagaimana detail iklan itu dicipta. Di sini banyak hal dikupas, dari negosiasi, tata kelolanya, sampai iklan itu tampil. Dibuat oleh orang yang sangat kompeten, Pengakuan Orang Iklan jelas disampaikan berdasarkan pengalaman pahit manisnya. Lebih seperti memoar, tapi lebih banyak menyorot profesinya, sungguh beruntung saya mendapatkan buku ini di masa yang tepat. Ketika saya menulisnya, orang-orang periklanan masih berkiblat pada Madison Avenue sebagaimana kaum muslim berkiblat ke Mekkah. Sekarang banyak agen-agen periklanan Amerika berkiblat ke London.

Kutipan puisi syahdu sekali. Cara terbaik untuk menjaga perdamaian adalah berterus terang, ingatlah Blake:

Saya marah dengan teman saya;

Saya ungkapkan kemarahan itu;

Kemarahan saya berhenti.

Saya marah terhadap musuh saya;

Saya tidak mengatakan kepadanya,

Kemarahan saya tumbuh.

#8. Metodologi Penelitian Sastra Suwardi Indraswara

Memang belum ada pedoman khusus penulisan resensi sastra dengan baik. Segala reviewku di blog ini adalah otodidak, pengalaman membaca segala rupa. Esai sastra sebenarnya juga bagian dari kritik sastra, kelasnya di atas resensi dan biasanya lebih panjang sedikit, esai sastra biasanya dibumbui dengan sensasi sebagai hasil laporan pembacaan karya sastra.

Ada banyak banget jenis penelitian sastra. Teeuw (Satoto, 1986: 1-2) mengemukan bahwa mempelajari sastra itu ibarat memasuki hutan, makin ke dalam makin lebat, makin belantara. Dan di dalam ketersesatan itu ia akan memperoleh kenikmatannya. Sastra merupakan fenomena kemanusiaan yang kompleks dan dalam, di dalamnya penuh makna yang harus digali melalui penelitian mendalam, dan disinilah buku ini hadir sebagai apresiasi, studi, kajian, telaah, dan sejenisnya.

#9. Perry Mason: Kasus Gadis Kembar Erle Stanley Gardner

Seorang pengacara harus selalu berhati-hati dalam menyelidiki calon-calon kliennya untuk memastikan ia tidak punya maksud yang bertentangan. Buku kedua serial Perry Mason yang kubaca. Pengalaman pertama Kasus Dendam Membara memuaskan, maka langsung beli empat buku Erle Stanley Gardner lainnya. Dan sebagai buku akhir tahun, kisah yang disaji kembali memuaskan, lebih bagus dari yang pertama. Tensinya lebih tinggi, sebab pembunuh utama tampak tak terdeteksi, lebih dramatis sebab bukti shahih baru tiba di kantor pengadilan tinggal hitungan menit! Lebih membingungkan, sebab sang tersangka malah defensif tak mau menjadikan orang-orang dalam lingkaran keluarga terseret. Yang mungkin patut disayangkan justru judulnya, spoiler sebab kata ‘kembar’ menjadi kunci pengungkapan.

Dunia hukum memang sepenuhnya terbalik. Mereka membuka borgol pada penjahat dan memasangnya pada pergelangan tangan petugas hukum.”

#9,5. Nada tanpa Kata Mira W

Mira W. adalah nama besar di kancah literasi Nasional. Dua ceritanya yang kubaca ini cukup mengecewakan, saya udah beli lima buku. Pembuka yang buruk. Ini adalah bundel menyambut 40 Tahun Menulis. Total karyanya sampai 2015, ada 82 buah, terdiri dari 75 novel dan 7 kumpulan novelet dan kumpulan cerpen. Sebagian besar sudah difilmkan. Sejak tahun 1975, tulisan pertama Mira W. cerpen berjudul ‘Benteng Kasih’ yang dimuat di majalah Femina, karyanya bertebaran di media. Well, mungkin ini selera saja. Kisah cinta semacam ini kurang menarik minatku, atau mungkin di buku kedua nanti bisa lebih memukau?

Dunia terasing yang membuatnya nyaman, dunia yang sepi tanpa gangguan.

#10,5. Dunia Mistik dalam IslamAnnemarie Schimmel

Book of the year. Selesai baca tepat di tanggal 31 Desember 2020, penutup tahun yang luar biasa. Saya tak mengenal tasawuf, jelas ini barang baru. Saya tak mengenal Annemarie Schimmel, sebelum memutuskan beli, saya sudah tanya ke grup buku dan serentak sepakat orang hebat dari Jerman, maka ini pengalaman pertamanya yang menakjubkan, akan ada buku-buku beliau yang akan kubaca. Sudah antri.

Seseorang bertanya kepada Abu Hafs: “Siapakah sufi?” Ia menjawab: “Seorang sufi tidak bertanya siapa sufi.”

#11,5. Kumpulan Puisi: Senja dalam MasaAndri VB

Buku penutup tahun. Saya sedang mendalami syair-syair, sedang menikmati irama rima syahdu. Demi Tuhan, Lancarkanlah! Dalam halaman tentang penulis dijabarkan buku ini mencerita seseorang yang berada dalam relung perjalanan, di suatu masa menyadari bahwa masa dapat dan telah mengubah banyak hal, masa meluruhkan apa yang ada menjadi tiada dan yang tiada menjadi ada namun masa pula yang dapat membuktikan bahwa cinta dapat bertahan sepanjang masa.

Waktu tak pernah menunggu / bergulir dan melaju / waktu tak pernah berseteru / berjalan saja seperti tak mau tahu / siapa yang bisa berhentikan waktu / siapa yang mampu tunda waktu / kebahagiaan begitu saja berlalu / kepedihan seperti tak mau berlalu

Tahun ini saya total membacakan dua novel Pooh, tiga novel Narnia ke Hermione. Beberapa cerita receh, semisal kisah-kisah binatang atau nukilan majalah juga lumayan banyak. Tapi secara garis besar di tahun peralihan usia 5 ke 6, dari TK ke SD, ia mendapat asupan lima buku keren. Tahun ini optimis lebih dari 5 buku, sebab selain antusiame, Hermione sudah lancar baca tulis.

Rekap baca, dalam proses hitung…

Karawang, 110121 – Beach Boys – Wouldn’t It Be Nice

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s