Sheila

Sheila by Torey Hayden

Kupikir saya menyukai hubungan yang jujur, dan satu-satunya yang kuyakini sebagai orang jujur adalah orang gila atau anak-anak.”

Buku tentang pendidikan anak luar biasa. Kubaca kilat, Tanggal 10 November pagi, selesai 11 malam. Buku yang tertunda terus kunikmati, akhirnya selesai juga. Ini mengambil sudut pandang sang Penulis langsung, ini berdasarkan kisah nyata, pengalamannya mengajar. Seorang psikolog yang terjun langsung memelajari kehidupan anak-anak berkebutuhan khusus.

Kelasnya terdiri delapan anak, plus Sheila yang dititipkan dan dua tenaga bantu. Dijuluki kelas sampah berisi delapan anak: 1) Peter, 8 tahun kulit hitam rambut kasar. Memiliki tubuh tegap dan kuat dan ekpresif dengan benci segalanya. 2) Tyler, 8 tahun, anak perempuan berambut kriting yang pemalu, pernah mencoba bunuh diri dua kali. 3) Max, 6 tahun bertubuh besar dan kuat, autis kekanak-kanakan. Suka berteriak, memekik, berputar-putar. 4) Freddie, 7 tahun, laki-laki penuh lemak yang pasif dan diam. Dalam laporan dia menderita autisme, juga keterbelakangan mental, di laporan lain: tidak diketahui. 5) Sarah, 7 tahun. Sudah 3 tahun diajar bersama sejak TK. Anak korban penyiksaan fisik dan seksual, suka marah dan pembangkang. 6) Susannah Joy, 6 tahun anak baru join. Menderita skizofrenia kanak-kanak, mengalami halusinasi visual maupun auditorial, menghabiskan waktunya dengan air mata. Pendiam, dan kalau bicara ngelantur. 7) William dan 8) Guilermo, keduanya 9 tahun. Will tinggi kurus dan berwajah pucat, wajah yang dihantui ketakutan air, kegelapan, mobil, penyedot debu, dan debu. Guillermo, anak migran Meksiko-Amerika, lelaki pemarah walau bisa dikendalikan. Sayangnya ia buta…

Ditambah tenaga bantu Whitney, anak SMP dan Anton, 29 tahun dan belum lulus SMU, ia menerima kesempatan kerja di situ memang seolah takdirnya ya disitu, ia berharap nantinya bisa menyelesaikan sekolah lalu mengambil sertifikat mengajar, sehingga memiliki pengesahan profesi. Bersebelas bersama dalam dunia pendidikan, nantinya muncul Sheila, 6 tahun setengah bertubuh kecil kusut, mata penuh kebencian, dan pemberang. Ia bergabung dalam kelas ini karena kasus berat, membakar balita hingga kritis. Sejatinya ia Anak istimewa yang disia-siakan.
Anak-anak itu semuanya berasal dari keluarga yang begitu kacau dan terganggu sehingga para pengajar membutuhkan sesuatu yang dapat menyatukan kami setiap pagi setelah berpisah. Untuk setiap langkah maju yang saya ambil untuk mengajarkan sopan santun, saya harus mengambil dua langkah ke belakang dan enam langkah ke samping.

Dalam kelas ada binatang yang dipelihara; Charles, di iguana. Benny, si ular, dan Onions, si kelinci. Peraturan di kelas ini secara umum hanya ada dua: pertama, kamu tidak boleh menyakiti siapa pun di sini. Tidak seorang pun. Tidak juga dirimu. Kedua, kamu harus berusaha sebisamu untuk mengerjakan tugasmu.

Yang pertama selalu menjadi yang tersulit. Dia pandai membaca pancaran mata. “Kamu enggak bisa paksa aku bicara.” Timing sangat penting. Tidak akan mudah untuk mencoba menyayangi Sheila sebab perbuatannya membuat dirinya sulit disayangi. Destruktif, ya ampun, setiap kali saya berpaling darinya dia menghancurkan sesuatu.

Nyonya Barthuly, guru Sheila di sekolah sebelumnya menjelaskan banyak hal yang berantakan diperbuatnya. Ada dua kegagalan yang dirasa, Sheila tak mau mengerjakan tugas tertulis dan emosinya labil, suka marah dan dendam membara. “Aku menyukainya. Menjadi gila tidaklah buruk. Tapi berbeda, itu saja.”

Ketika dia menunjukkan keterampilan matematika yang normal, saya tersulut oleh rasa penasaran. Cara menghindarkan dari rumah sakit Negara. Maka ketika masa titip akan berakhir, Torey mencoba melawan mempertahankannya di pengadilan. Dibantu pacarnya Chad, mereka berhasil mempertahankan Sheila di kelas.

Dugaan Sheila memiliki kecerdasan di atas rata-rata, bahkan mungkin cemerlang menjadi kenyataan setelah tes IQ. Begitu banyak yang harus dilakukan, begitu banyak yang harus diubah. Berkat pengalaman, saya dapat membahas topik-topik seperti bunuh diri atau membakar kucing hidup-hidup dengan sikap santai yang sama seperti kalau saya membicarakan daftar cucian atau bertanya tentang skor bisbol. Hasil tes IQ Sheila adalah 182, itu ada di laur pemahaman siapa pun. Jelas mengarah pada kejeniusan. Seperti dalam segala hal, penyembuhan terbaik adalah waktu.

Kekhawatiran saya terbukti tidak berdasar. Dia punya dendam yang begitu besar dan seperti tak kenal batas. Di matanya sudah terpancar pandangan hewan buas yang kebingungan dan saya sadar betapa lemah kendali dirinya kini. Cepat atau lambat, dia akan berakhir di rumah sakit Negara seperti yang telah direncanakan. Lalu apa? Kesempatan apa yang dimiliki seorang anak enam tahun setelah keluar dari rumah sakit Negara untuk menjalani kehidupan normal? “Orang akan menangis jika dia dibiarkan dirinya dijinakkan. Dia benar. Orang suka menangis sebentar. Setiap kali seseorang pergi, kamu menangis sebentar. Kadang cinta membuat kita sedih. Kadang cinta membuatmu menangis

Rahasianya harus selalu yang asyik lho. Saya tidak pernah tahu apa yang membuat Sheila mengalami fobia terhadap kertas. Interaksi dengannya dan komentar-komentar yang diucapkannya lain hari menegaskan keyakinan saya bahwa itu berkaitan dengan ketakutan untuk gagal. Namun, benar-benar saya tak tahu.

Sebenarnya, ini cuma masalah kecil, tetapi seperti semua masalah kecil lainnya, mereka menjadi sumber kejengkelan. Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang gembira, suasana hati Sheila sering kali berubah dan dia tidak sepenuhnya mampu melepaskan diri dari kerusakan emosi yang dideritanya. Namun, dia pun tidak bisa lepas dari kebahagiaan.

Pengadilan meminta Sheila di tempatkan di rumah sakit negara, penempatan di kelas itu hanyalah sementara. Betapa rapuhnya kehidupan itu sesungguhnya, dan mengingatkan saya akan kefanaan saya akan hidup ini. Seks dan kekerasan sekaligus bukanlah topik yang baik untuk anak-anak yang terganggu di usia dini mereka.

Sheila memiliki martabat yang tinggi sebagai seorang anak.

Tidak ada yang dapat diberikan seseorang kepada orang lain kecuali kenangan indah. Yang dapat diberikan kepadanya adalah kasih sayang dan waktu saya. Pada akhirnya segala usaha saya akan berbuah kembali menjadi kenangan. “Yang enggak kumengerti adalah kenapa hal-hal yang baik-baik selalu berakhir.”

The Little Prince sebagai bukti harfiah bahwa orang benar-benar berpisah dan sakit hati dan menangis, tetapi mereka semua masih saling menyayangi. Apa yang kamu lakukan akan kamu putuskan sendiri, tetapi itu tidak akan mengembalikan waktu tahun ini. “Bacakan untukku tentang rubah dan pangeran kecil dengan mawarnya.”

Kami tidak membutuhkan kata-lata lagi.

Total tak sampai setahun Torey mengajar Sheila, karena ia harus melanjutkan pendidikan di kota lain. Perpisahan yang dirasa berat itu memang harus dijalani, maka ada semacam acara serah terima ke calon gurunya, sebuah SD yang mapan dan guru yang bagus karena ia jenius yang harus diperlakukan khusus.

Jadi ini novel yang dimulai dengan pertanyaan puisi Sheila yang digantung di kantor Torey, dan diakhir isi puisi tersebut. Ungkapan kasih yang bagus. ada bagian yang berat sekali ketika kekerasan dan pelecehan seksual menimpa anak-anak, ada bagian yang membuat trenyuh dan mengambil buku The Little Prince sebagai contoh ‘menjinakkan’ sungguh sangat pas. Bulan depan coba kubaca buku Torey Hayden yang lain.

Sheila, Luka Hati Seorang Gadis Kecil | by Torey Hayden | Diterjemahkan dari One Child | Tebitan Avon Books HarperCollins, New York, 1980 | Penerjemah Rahmani Astuti | Penyunting Rika Iffati Farihah | Penertbit Qinita, Juni 2003 | Cetakan VI, Februari 2004 | Desain & ilustrasi sampul Andreas Kusumahadi | 476 h.; 17 cm | ISBN 979-3269-06-5 | Skor: 4/5

Untuk Sheila R., tentu saja

Karawang, 151120 – Linkin Park – Don’t Stay

Note: Novel ini pernah tersimpan dan tdk tersentuh selama lebih dari 1 thn di loker 625. (catatan halaman muka)

Syahdu always on my mind – 030404
When I see You

53 Buku Baru Oktober

53 Buku Baru Oktober 2020

Aku rasa pikiranmu begitu terbuka, sampai otakmu tercecer.” – Carl Sagan.

Ini mungkin puncak jor-joran beli buku. Sudah ratusan dalam lima bulan terakhir, saatnya menikmatinya perlahan dengan syahdu. Sudah banyak buku incaran yang masuk, sudah pula penuh rak sehingga sekarang justru fokus cari rak sebelum May menyapu ke sampah buku-buku yang bertebaran di lantai.

Bulan Oktober dari delapan toko buku yang kusapa, Sembilan sebenarnya, yang satu lamaaa sekali prosesnya. Hingga akhirnya November baru terproses, yo wes nggak masuk budget bulan lalu.

I. Lifian, Tangerang

Untuk ketiga kalinya, selalu ada alasan untuk kembali bertegur sapa: ‘mau’ atau ‘ambil’ dalam berkomentar di statusnya.

#1. Kumpulan Artikel Psikologi 2 (Intisari)
Jelas ini bukan target utama.

#2. Kupu-kupu Tak Berkepak (kumpulan cerpen)
Ini sekadar buntutnya.

#3. Investor Saham Pemula #YukNabungSaham
Masih, dan akan selalu belajar. Termasuk belajar saham.

#4. Good Lawyer (kumpulan cerpen)
Kumpulan cerpen tentang pengacara, efek menikmati dengan nyaman buku-buku Grisham.

#5. Furin KazanYasushi Inoue
Menang banyak pernghargaan prestise di Jepang, rilis tahun 1950-an. Laik dicoba.

#6. Layar Terkembang St. Takdir Alisjahbana
Dalam proses menikmati satu per satu novel klasik lokal.

#7. Panduan Praktis HRD & GAI Komang Oko Berata
Buntut, menambah ilmu HRGA.

#8. MockingjaySuzanne Collins
Sudah baca, dalam proses mengoleksi triloginya.

#9. Misteri Sebuah Peti Mati Abdullah Harahap
Sedang mengejar baca semua bukunya.

#10. A Cry In The Night Mary Higgins Clark
#11. All Around The TownMary Higgins Clark
Percobaan pertama dulu, biasa tapi kenapa nggak dikasih kesempatan lagi?

#12. The NotebookNicholas Sparks
Saya tahu bukunya mellow, tapi laku…

#13. Logika FalusTommy F Awuy (2 buku)
#14. Obsesi Perempuan BerkumisBudi Darma (4 buku)
Buku buat giveaway, sebab pas kubaca bagus banget.

#15. Moby DickHerman Merville
Inggris, dan tipis.

#16. Eating AnimalsJonathan Safran Foer
Pernah masukkan keranjang doeloe, gagal bawa pulang.

#17. Aku & MarleyJohn Grogan
Buku cerita persahabatan dengan hewan peliharaan lagi?

#18. Kamus Bahasa Inggris-IndonesiaJohn M. Ehols & Hassan Shadily
Sekadar koleksi. Kamsu lama dipinjam tetangga kos, nggak balik.

#19. Bedah Puisi Lama
Baik, saya sedang mendalami puisi.

II. Ramones, Jakarta

Beli kedua kalinya, kali ini koleksinya mantab-mantab.

#20. The TestamentJohn Grisham
#21. The BrethrenJohn Grisham
Akan kukejar baca semua buku Grisham.

#22. Isinga: Roman PapuaDorothea
Pemenang KSK Prosa pun kukejar ke belakang.

#23. SamuraiTakashi Matsuoka
Jelang dan kisah samurai. Sayang sekali seri dua, gagal kubawa juga. Kalah cepat.

#24. My Uncle’s DreamFyodor Dostoevsky
Siapa yang bisa menolak? Ini pemicu utama malah untuk beli.

#25. Surat-Surat Pribadi Ilona Walter & Ingrid Torbisch
Baca terbitan BPK lagi, tentang konseling lagi?

#26. Lousiana LousianaJamal
Grasindo punya cerita.

#27. The Hunger Games Suzanne Collins
Sudah baca, dalam proses mengoleksi triloginya

#28. Bocah Lelaki yang Menulis Puisi Yukio Mishima
Buku langka, pernah baca Mishima keren banget.

#29. A Most Wanted ManJohn le Carre
Kita akan berjumpa lagi John le Carre!

#30. ReuniAlan Lightman
Percobaan pertama Mimpi Einstein kurang resep, tapi mari kita coba lagi.

#31. SheilaTorey Hayden
Buat giveaway, barusan banget selesai baca.

#32. The Fourth ProtocolFrederick Forsyth
Buku bahasa Inggris, oh baiklah…

#33. Garis Besar Kesusastraan Amerika
Mari kita nikmati garisnya.

III. Leo Panjaitan, Jakarta

Pertama kalinya beli di sini, menarik ada bukunya McCourt.

#34. Angela’s AshesFrank McCourt
Ini buku langka, buku bagus yang seringkali dibahas kalau ngomongin perjuangan mengentaskan kemiskinan. Pemicu utama beli di sini. Akhirnya punya juga.

#35. The ConfessionJohn Grisham
#36. The King of TortsJohn Grisham
#37. The Last JurorJohn Grisham
Rating Grishan fresh di mataku, semuanya dinanti. Masuk ke dalam target baca semua bukunya, hanya masalah waktu antrian saja. The King of Torts sudah selesai kubaca-ulas bulan ini.

#38. Ilmu Ushulul FiqhProf. Dr. Abdul Wahab Khalaf
Buku reliji walau agak jarang kunikmati dekade ini, tapi tetap niat itu ada. Apalagi ini buku fikih yang lima belas hingga dua puluh tahun lalu sangat ingin kubaca tapi nggak kesampaian punya.

#39. How to Manage PerfomanceRobert Bacal
Buku self-improvement sebagai penunjang kerja tetaplah masuk daftar baca, meskipun di grade kedua atau ketiga dalam minat.

#40. Buku Pegangan Praktis Fotografi Dadan Efendi
Fotografi jadul yang layak kembali ditelaah.

#41. DianaTim Intisari
Kita semua tahu kisah hidup Princess Diana, kali ini mempertajam detail riwayat hidupnya.

IV. Agoeng Setiyo, Bandung

Pertama kalinya pula transaksi di sini, bukunya bagus-bagus sayangnya sering kalah cepat.

#42. ContactCarl Sagan
Setelah lama sekali menantikan kesempatan baca karya Carl Sagan, legenda sci-fi yang sering dikutip, akhirnya punya juga. Ini buku pemicu.

#43. Learning English Effectively – Oxford
Buku penunjang bahasa Inggris

#44. Dead Poet Society – N.H. Kleinbaum
Ternyata ada novelnya, filmnya sudah sangat terkenal Pak Guru Keating yang diperankan Robin William. Saya belum nonton sih, ini kesempatan nikmati bukunya berdasar skenarionya.

#45. Wanita Ideal dambaan Pria SejatiAbu Al-Ghifari
Buku bonus, agama lagi. Terima kasih.

V. Bobu Fozi, Yogyakarta

Pertama kali menyapa di sini, satu buku giveaway sekalian beli satu.

#46. Eksistensisme & HumanismeJean Paul Sartre
Setelah saya telusur ke belakang, saya belum pernah baca buku filsuf Prancis ini. Wow… nama besarnya padahal sering kukutip, tertutama tentang Eksistensisme yang sejalan sama Rollo May.

#47. Tanah ApiS. Jai
Giveaway syukuran. Terima kasih, saya suka sastra. Mungkin masuk target baca akhir tahun ini.

VI. ADP Book, Surabaya

Pertama kali ke sini, re-seller dari Klaten. Menemukan Plath!

#48. The Bell Jar Sylvia Plath
Sudah selesai baca-ulas. Ternyata satu-satunya novel beliau!

#49. The JudgesElle Wiesel
Sebenarnya sebagai buntut, tapi Elle Wiesel sepertinya meyakinkan.

VII. Rindang Book, Klaten

Sudah berteman lama, bahkan Mas Ari adalah orang-orang awal kumengenal beli daring, atau yang pertama kalinya? Sudah pernah main ke rumahnya yang penuh sesak buku bagus.

#50. Metodologi Penelitian SastraSuwardi Indraswara
#51. 33 Tokoh Sastra Indonesia Paling BerpengaruhJamal D. Rahman dkk
#52. Teori Kritik Sastra
Empat buku sebenarnya, tapi kepending satu. Semuanya tentang sastra.

VIII. Gramedia World Karawang

Yeah, di hari libur Maulid Nabi SAW iseng antar May dan Hermione ke RSUD antar makanan ke aunty, pas di pom bensin seberang Gramedia dan tiba-tiba terbesit mampir, Si Biru langsung kuputar balik saat di pertigaan Mercure.

#53. Q & A Sherina Salsabila
Tepat dia hari ulang tahun Sherina ke-20 tahun kubeli bukunya.

Rangkaian belanja buku jor-joran berakhir sudah. Terima kasih. Saatnya menikmati lembar-demi-lembarnya. Woow….

Karawang, 141120 – Train – Parachute