Berarti Banyak yang Perlu Dijelaskan

Koleksi Kasus Sherlock Holmes by Sir Arthur Conan Doyle

“… Aku tak suka bicara panjang-lebar ataupun mengungkap jalan pikiranku sementara sebuah kasus masih dalam penanganan…”

Di halaman utama buku saya selalu menulis nama saya, waktu beli, di mana, dan ada momen/sama siapa. Saya menulis: ‘Lazione ‘2005 s: GnR In Study’s Scarlet’ yang seingatku saya beli buku ini akhir tahun 2005 di Gramedia Slamet Riyadi sama Dian yang suka band Gun n Roses, saya membelikan pula dia buku pertama Sir Arthur: Study in scarlet yang menurutku sungguh wow. Harga buku ini lima belas tahun lalu adalah 27 ribu rupiah.

Saya sedang membaca ulang beberapa buku lama, saya pilih pilah yang terkesan dan belum kuulas. Seingat saya, buku Sir Arthur baru satu yang kuulas di blog, makanya seminggu lalu entah refleks ambil buku ini di rak. Saya sudah khatam semua kisah Sherlock, dan membaca ulang malah menelusur kenangan, dan ingatan saya di Koleksi Kasus ternyata nggak kuat nempel, hanya beberapa yang klik, kebanyakan lupa tentang apa. Makanya terasa fresh lagi. say abaca buat selingan baca non-fiksi tentang filsafat yang bikin kerut kening making banyak.

#1. Kasus Klien Penting

Tentang sebuah cinta buta Miss Violet de Merville ke penjahat kelas kakap yang berkedok sopan, memang tampan dan kaya, tapi ia punya kasus berat pembunuhan istirnya. Baron Aldelbert Gruner dari Austria datang ke Inggris dan menebar pesona, putri Jenderal de Merville terobsesi olehnya, segala rupa usaha dicoba tapi tak ada hasil, maka sang Jenderal meminta tolong ke Holmes menggagalkan pernikahan. Dengan buku harian sang Baron berjudul ‘Jiwa-jiwa yang Telah Kuhancurkan’ yang disimpan di rumahnya, Sherlock mencoba adu cerdik. Mengirim Dokter Watson dengan dalih menawarkan piring keramik langka dari China, dan kasus ini ditutup dengan tirai keren di Baker Street. “Cepat atau lambat upah dosa pasti akan tiba. Tuhan tahu, dosanya bertumpuk.”

#2. Kasus Prajurit Berwajah Pucat

Setiap keluarga punya rahasia yang tak bisa diutarkan kepada orang lain, walaupun orang itu bermaksud baik. Sampai halaman akhir, saya masih bertanya kasus apa yang mencipta sang korban yang membuatnya disembunyikan. Haha… tentang James Dodd, mantan tentara perang Boer yang kebingungan karena teman seperjuangan yang ‘hilang’. Dia melakukan tindak kriminal, dia menjadi gila, atau dia menderita suatu penyakit yang mengharuskannya disembunyikan? Jadi setelah perang berakhir ia mencoba menghubungi sobatnya Godfrey, dari ayahnya Kolonel Emsworth, ia diberitahu sang anak pergi dari rumah tanpa kejelasan status dan tujuan. Padahal saat berkunjung ada tanda-tanda keberadaan sobatnya, makanya ia mendesak ada kasus apa sejatinya? Di Tuxbury Old Hall yang terpencil, Holmes dengan santuy mengungkap sisi tersembunyi itu, membawa dokter spesialis yang sudah disiapkannya. Mantab Bang. “Saya memang telah melatih diri untuk mengamati apa yang saya lihat…”

#3. Kasus Batu Mazarin

Perampokan berlian senilai seratus ribu pound. Holmes memasang boneka dirinya di dekat tirai jendela agar dikira dirinya ada di rumah. Ia diancam dibunuh oleh Merton, yang menjadi komplotan penjahat, kalau sampai menangani kasus ini. Musuhnya kali ini Count Sylvius yang jago tembak, ia datang ke Baker Street, Sherlock membuka kartu kejahatannya, tinggal satu pertanyaan penting di mana berlian itu? Dengan cekatan dan silat lidah penuh tipu, ia meringkus para penjahat. “Karena otakku akan lebih tajam kalau perutku kosong…”

#4. Petualangan Rumah Beratap Tiga

Tentang cinta yang kandas dan upaya mencegah draf memoar aib terbit. Di sini Sherlock lagi-lagi diancam agar tak mengambil kasusnya. Pria negro jago pukul bernama asli Steve Dixie, ia mendapat perintah dari Barney Stockdale, tapi iapun juga dapat instruksi lagi. ini tentang kasus di Gedung Beratap Tiga, Harrow Weald. Kisahnya mbulet panjang, karena Mary Maberley yang mendapat penawaran aneh, rumahnya akan dibeli dengan harga sangat mahal lima ratus pound lebih mahal, berikut semua isinya. Sebagai janda, uang itu cukup untuk menghabiskan sisa umur dengan perjalanan, apalagi anak tunggalnya Douglas Maberley sudah meninggal dunia di masa perang. Namun karena kasus jual beli ini terasa janggal, ia meminta bantuan Sherlock. Kisahnya panjang karena di ujung kita bertemu dengan Isadora Klein, janda termasyur yang mencoba menggagalkan sesuatu. “Anda seorang gentleman dan ini menyangkut rahasia seorang wanita…

#5. Petualangan Vampir Sussex

Terdengar ganjil sebuah kisah deduksi menyeret vampir, makhluk penghisap darah. Namun dengan penjelasan runut dan detail kita akan maklum. Jadi kasus seorang ibu yang menghisap darah bayinya menjadi tenar dan menelisik otak Holmes. Ia memutuskan mengambil kasus ini sebab sang klien merasa frustasi. Tuan Robert Ferguson merupakan teman Watson, ternyata satu almamater main Rugby. Ia memiliki anak dari perkawinan pertama yang kini beranjak remaja, dan dari istri kedua memiliki bayi. Nah, istrinya yang biasanya penyayang tiba-tiba menjadi garang bak vampir. Dengan kunjungan Sherlock ke sana, masalah rumit ini langsung terbongkar dengan brilian dan tenang. “Kalau orang menyusun teori, orang akan menunggu dulu sampai informasinya lengkap, barulah menyebarluaskannya.”

#6. Petualangan Tiga Garrideb

Ini kasus keren banget, tapi malah dibuka dengan kata-kata kasus ini bisa dianggap komedi, bisa juga tragedi. Seorang lelaki menjadi gila, seorang lagi dihukum penjara, sementara Watson harus bercucuran darah. Garrideb di London menyurati Sherlock bahwa ia ditawari warisan besar dari tanah Amerika dengan syarat unik, mencari satu orang lain bernama Garrideb untuk mencairkan warisan, syarat tiga nama itulah yang aneh. Ia mendapati tawaran itu dari Garrideb dua dari Amerika. Nah, yang datang ke Baker Street adalah yang nomor dua, tapi ia memberi ancaman untuk tak ikut campur. Nah, tak berapa lama dari Aston mereka mendapati Garrideb tiga, maka kasus ini ditutup? Di mata Holmes, justru baru dimulai. Dan seperti di kalimat pembuka, malah merumit sebab melibat seorang residivis kakap dengan kasus peredaran uang palsu, dan mesinnya. “Dr. Starr yang baik hati, sampai sekarang namanya tetap dihormati…”

#7. Kasus Jembatan Thor

Lagi-lagi tentang cinta buta, kali ini melibatkan nyawa pergi sia-sia. Kasus pembunuhan Maria Pinto, istri Senator Neil Gibson, ia meminta bantuan Sherlock guna mengungkap kebenaran sebab seorang wanita cantik, baik hati, dan tak bersalah Miss Grare Dunbar terancam dihukum mati. Jadi malam pembunuhan itu, Grace sebagai guru les diajak bertemu dengan almarhum sebab ada percikan cemburu di sana, Grace sebagai orang terakhir yang bertemu tentu saja ditangkap, apalagi ditemukan pistol di lemari kamarnya. Di tangan Holmes, kasus rumit ini tampak terang benderang saat di TKP dan mengecek benda-benda tak bernyawa di sana, di sekitar jembatan Thor. “… Kita harus mencari hal-hal yang konsisten, kalau tak ada konsistensi, kita harus mencurigai tipu muslihat.”

#8. Petualangan Profesor yang Gemar Merangkak

Cinta buta sang professor yang mencoba melawan penuaan berakibat fatal. Ramuan yang diminumnya menjelma tingkah monyet dan hampir saja menyambar nyawanya. Ini adalah kalimat akhir yang pas untuk bilang kasus ini memang samar sedari mula. Trevor Bennett meminta tolong Holmes untuk memecahkan kasus calon mertuanya, professor Presbury yang mendadak galak dan melakukan hal-hal aneh berulang tiap malam, merangkak dan manjat pohon! Seolah-olah sisi baiknya telah diselubungi kegelapan. Dia mengira dapat memperoleh apa yang didambakannya kalau dia menjadi muda kembali. Jika orang berusaha melawan kodrat alam, dia akan menghancurkan dirinya sendiri. Orang yang berpendidikan tinggi pun akan menjadi binatang. “…Barangkali ada baiknya aku menulis artikel tentang peran anjing dalam penyelidikan.”

#9. Misteri Surai Singa

Ini kasus tanpa pembunuh (manusia). Surai di sini adalah efek sebuah racun yang mengerikan di perairan. Holmes yang pensiun menghabiskan hari tua di pantai, mendapati kasus pembunuhan terhadap Fitzroy McPherson, guru yang tinggal di Gable. Pemuda gagah itu suatu hari tersungkur di depan Sherlock dan Stackhurst, temannya. Sang korban mengucap kalimat terakhirnya, “Lion’s Mane – surai singa.” Apa gerangan yang dimaksud? Maudie yang cantik, kekasih korban lalu membuka beberapa fakta tersembunyi, seperti fakta bahwa ia sudah berencana menikah. Dan penyelidikan ini berakhir di tepi kolam. “Saya suka sekali membaca buku dan biasanya tak melupakan detail-detail yang say abaca. Kata-kata ‘Surai Singa’ mengganggu saya. Saya tahu saya pernah melihatnya, tapi entah di mana…”

#10. Misteri Penyewa Kamar yang Berkerudung

Mrs. Merrilow dari Brixton Selatan berkonsultasi pada Holmes dan Watson tentang penyewa kamar bernama Mrs. Ronder yang suatu malam berteriak ‘Pembunuh! Pembunuh! Kau binatang kejam, kau monster!’ Sang penyewa adalah pemilik sirkus yang memiliki singa Afrika. Orang-orang sirkus ditelaah, dan diamati satu per satu. “Di mana dia menyembunyikan tongkat berpaku lima yang merupakan bagian paling unik dan kreatif dari seluruh kisah Anda ini?”

#11. Misteri di Gedung Tua Shoscombe

Kisah menyembunyikan kematian sang kakak Lady Beatrice Falder, sebab bila kakaknya diketahui mati maka hartanya akan disita, dan ia akan mendapati kekurangan uang. Sir Robert Norberton adalah penjudi kambuhan, ia kini dalam masalah berat sebab utangnya menggunung dan diancam diseret kreditur. Kini harapannya ada di kuda Derby di pacuan semua dipertaruhkan. Ada misteri penting di gudang tua itu yang harus diungkap oleh sang pelatih kuda John Mason. Memancing dijadikan alibi, hahaha… dasar detektif kreatif. “Bagaimana kalau kami memancing di danau dekat Gedung Tua Shoscombe untuk mendapatkan ikan pike?”

#12. Petualangan Mantan Pengusaha Cat

Sang pemain catur yang cerdas melawan Sherlock yang lebih hebat lagi. penutup yang sangat keren. Adu cerdik! Josiah Amberley meminta tolong Sherlock untuk mengungkap Dokter Ray Ernest yang kabur membawa uang dan obligasinya, membawa serta istrinya saat ia menonton pertunjukan. Jadi Tuan Amberley yang menghabiskan masa pensiun menikah dengan wanita, 20 tahun lebih muda darinya, seluruh tabungan perjuangan masa muda kini dinikmati. Dan hobi main caturnya mengundang sang dokter yang dicurigai kepincut istrinya. Malam naas itulah, ia kehilangan uang dan istrinya. Seorang pastori Elman dari jauh daerah Essex mengirim telegram, bahwa ia mengetahui info penting tentang kasus ini, maka Watson dan sang korban ke sana. Deeer! Sang penjahat ada di dekat. Bersama Tuan MacKinnon dari Scotland Yard, Holmes mengungkap dalangnya. “Nada bicara Anda tak kalah sombongnya, Mr. Holmes. Tapi saya bisa memakluminya. Hasil kerja Anda patut mendapat acungan jempol.”

Ternyata ini masa-masa akhir Holmes yang pensiun. Jadinya masuk ke koleksi kasus. Beberapa kisah berulang, seperti Holmes yang sombong menunggu klien saat Watson sedang duduk lalu mendengarkan detail. Atau Watson yang seperti kita tak paham maksud Holmes bahwa kasus ini sudah jelas, padahal selubung belum dibuka. Atau bahwa Holmes selalu ingin di balik layar, orang-orang dari Kepolisian saja yang mendapat pujian. Atau Holmes yang hanya ingin menangani kasus unik, aneh, berat. Uang bukan masalah, justru ia tak tertarik menarik bayaran bagi jelata. Hebat. Keren. Takjub. Kebetulan saya sudah baca seri satu detektif karya Penulis Harry Potter. JK Rowling mencoba meng-copy gaya Holmes ke era masa kini. Belum bisa menandingi, tapi patut diapresiasi usahanya. Hal-hal yang paling rumit biasanya sangat bergantung pada hal-hal yang paling sepele.

Koleksi Kasus Sherlock Holmes | by Sir Arthur Conan Doyle | Diterjemahkan dari The Case Book of Sherlock Holmes | Dengan izin khusus dari Lady Conan Doyle | Alih bahasa Dra. Daisy Dianasari | GM 402 95.280 | Penerbit Gramedia Pustaka Utama | Sampul David | Jakarta, Mei 1995 | Cetakan keempat, Februari 2002 | ISBN 979-605-280-6 | Skor: 5/5

Karawang, 201020 – Linkin Park – In The End

Satu komentar di “Berarti Banyak yang Perlu Dijelaskan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s