Malam Ajaib di Villa Park

Dia kiper yang sangat bagus. Dia tampil sebelas pertandingan di Liga musim lalu, dan kurasa kami hampir memenangkan semuanya.” – Komentar Klopp tentang Adrian pasca pertandingan.

Hanya beberapa menit setelah Manchester United dipermak Spurs 1-6, Liverpool mengekor kejadian malam memalukan Liga Inggris. Sang Juara bertahan hanya butuh waktu empat menit untuk memulai keganjilan lewat blunder kiper cadangan Adrian. Entah apa yang terjadi pada pertahanan Reds, Robertson dkk mengalami ‘saat yang tak bisa dipercaya’, setiap bola lambung Grealish dan McGinn akan dikontrol dengan mudah striker tanpa pengawalan yang lalu dibiarkan berhadapan dengan Adrian sendiri. Sudah tua, refleks kurang, dibiarkan head-to-head sama pemain lawan pula. Kasihan amat. Bisa saja gol malam itu sepuluh atau dua digit lebih tinggi kalau saja penyelesaian akhir lebih tenang, apalah tujuh gol sudah sangat memalukan. Kekalahan dengan tujuh gol adalah yang pertama buat Pool setelah terakhir mengalaminya tahun 1963.

Di Old Trafford, Mourinho menebar kengerian fan Setan Merah dalam kombinasi hasil ofensif. Bek-bek MU kembali ke kebiasaan buruk dalam koordinasi, bencana bertubi yang men-total enam gol memberi aib tak terkira. Dalang bisa saja Harry Maguire, tapi secara keseluruhan bek-bek mereka bermain sangat buruk. Son dan Kane mencipta senyum cerah bagi manager FPL berkat gelontoran gol dan asis. Laganya sendiri tampak aneh, Bruno sudah mencetak gol pinalti ketika menit baru dua! Dan langsung disamakan kedudukan menit baru empat, Son mengunggulkan Lily Whites kemudian, alibi bisa disemaptkan pada diusirnya Martial menit 28 yang menjadikan lah laga ini menjadi tak gebak. Namun tetap saja, MU gagal mengantisipasi keganasan bentakan Mou.

Anomali hasil laga juga terjadi pada tuan rumah Leicester City, pekan lalu menyakinkan semua manajer FPL dengan lima gol ke gawang pasukan Pep, berbondong-bondong membeli Vardy dan mengkapteni, malam yang aneh ini meluluhlantakkan pasukan Rodger tiga gol tanpa balas. Antonio, Fornals, Bowen masing-masing sebiji gol. Tak ada yang bisa menduga, tak ada yang bisa mengira memang. Tak ada dominasi. Seperti pialang saham yang terkejut harga naik-turut tak menentu, seperti itu pulalah para manager FPL yang linglung.

EPL baru menuai empat game week, ada kejanggalan ketika para unggulan pada rontok. Hanya dua tim yang terus menang. Aston Vila yang musim lalu di bibir jurang dalam balutan kiper Reina bisa selamat, menang dengan kombinasi hasil 1-0, 0-3, dan 7-2, dan Everton ketepatan Carlo memanggil anak didik James Rodriguez mencatat rekor sempurna dalam 0-1, 5-2, 1-2, dan 4-2. Bukankah kalian suka kejutan? Keduanya disponsori oleh Cazoo! Cazoo adalah satu-satunya merek dagang milik Inggris yang jadi sponsor tim EPL yang didirikan oleh pengusaha Alex Chesterman. Kabar baguslah, nilai kontrak tinggi belasan juta dollar untuk produk non-judi. Cazoo merupakan perusahaan jual beli mobil secara daring dengan tagline menarik: Search. Dive. Smile. (

Dari Bundesliga, Bayern Muenchen membutuhkan bantuan voucher pinalti di menit terakhir untuk menyegel kemenangan atas tim Ibu kota Herta Berlin. Sempat unggul 2-0, Berlin memberi perlawanan seru mencipta imbang 2-2 sampai menit 71. Hollywood FC memastikan tiga poin pas di injury time. Lewandowski mencetak gol pinalti penghujung laga menjadikan skor 4-3.

Dortmund bermain malam minggu, rasanya perlu disinggung karena calon lawan Lazio (live NET TV lebih tepatnya), Si Kuning memenangkan pertandingan relatif mudah empat gol. Tiga di antaranya lewat asis pemain 17 tahun Giovanni Reyna. Aktor utama, siapa lagi kalau bukan Erling Haarland. Gol pertama jelas dicipta dengan sangat gaya, sudut sempit mendatarkan bola melewati celah kaki bek, si bundar melaju menjauh dari jangkauan kiper ke pojok gawang. Gol ala Vieri, pelan datar mematikan. Luar biasa menghibur permainan mereka.

Dari Spanyol, Barcelona mengalami pasang surut adaptasi sama Koeman, hanya menghasilkan satu poin kala menjamu Sevilla. Baru sepuluh menit sudah 1-1, tampaknya akan banjir gol karena keduanya tampak memasang serangan adalah utama. Nyaris saja Barcelona memang, menit 81 Messi mencipta peluang perdana, yang ditepis Bounou.

Mari kita ke topik utama: Lazio tertahan di Olimpico setelah drama sandiwara mewarnai dua kartu merah. Aktor utamanya adalah duo mantan Barcelona, Vidal yang mengirim Immobile keluar lapangan setelah wajahnya ditampol, dan Patric yang pura-pura kena hajar. Apakah Sensi dan Immobile bakalan absen kena kartu merah lantara para aktor berhasil mengelabui pengadil?

Olimpico yang sepi menyajikan laga yang biasa-biasa saja, keduanya main monoton dan tampak cari aman. Lazio masih memakai skuat lama, semua pemain baru tak ada dalam line utama. Apes bagi tuan rumah, si tua encoknya kambuh Stefan Radu sudah minta diganti bahkan baru menit 17, yang masuk Bastos yang suka senyum walau beberapa kali salah passing, alamak! Awal pertandingan yang meragukan. Apes lagi, si Kereta Cepat Marusic pincang minta ganti menit 36, gawat sudah banyak yang absen, kini nambah cedera pula idola seantero Lazio Indonesia ini, rekrutan baru Fares masuk. Dan melengkapi kemurungan malam Inzaghi yang memang meminta Bastos-Wallace pergi, menarik kembali si keling yang bertahan menggantikan si Brewok Parolo. Sepertinya kita sudah sepakat di mula, Bastos harus pergi, tapi tak kunjung menemukan pintu exit. Tiga pergantian separuh babak yang meragukan. tamu unggul gol Lautaro Martinez setengah jam laga berjalan, gol berkat kombinasi buruk Acerbi dan Strakosha yang salah posisi.

Babak kedua menjelma seru, Lazio memainkan serangan dengan serius, iya selama ini kurang serius nih. Keluar zona sendiri karena harus mengejar, berbuah manis lewat sundulan cantik Savic menit 55. Umpan lambung Acerbi jarak teramat jauh di lini tengah itu dikonversi skor setelah lompatannya tepat mengarahkan bola di pojok kiri Handanovic.

Bisa saja Lazio gegas unggul, banyak peluang bagus tercipta, permainan jadi sangat hidup, dan sorak sorai yang riuh Lazio Karawang menambah gairah. Apes kembali datang, Immobile langsung dihadiahi kartu merah setelah Vidal berguling pura-pura kena tampolan Goku menit 70. Dengan sepuluh pemain, tuan rumah timpang dan kembali bertahan, dengan dua pergantian akhir Leiva dan Luiz Alberto keluar, masuk Akpa Akpro dan Escalante, maka laga sejatinya selesai, sebab total fokus di belakang.

Sensi dihajar kartu merah hanya menyisa waktu empat plus empat menit tambahan. Sempat kembali hidup, tapi memang durasi sudah tak lama. Skor imbang ini menempatkan Lazio dengan empat poin, sama dengan AS Roma. Di berita lain, Genoa yang memiliki belasan pemain positif corona dipastikan menunda laga versus Torino. Stay Safe semuanya. Cepat pulih semuanya.

Sementara, malam itu di Turin, Nyonya Tua mendapat tiga poin cuma-cuma. Ini jelas tak sama dengan kasus Genoa karena pasukannya tak bisa disebut kesebelasan, dan FIGC sudah mengetuk palu, Juventus yang bersiap-siap melawan Napoli. Laganya sunyi, bukan ditunda, bukan pula dibatalkan. Karena memang pihak tamu tak datang. Dalam sebuah tayangan live pre-match terlihat bus Juventus memasuki pelataran Alianz Area dengan tangan Ronaldo merentang… siap menyambut…

Karawang, 061020 – Bee Gees – (Our Love) Don’t Throw It all Away

Apa yang Harus Saya Lakukan?

Apa yang Harus Saya Lakukan? by Drs. R.I. Suhartin

Anda harus bergembira dan rajin berekreasi, ingat kita diciptakan Tuhan bukan untuk bersedih. Ciptakan sesuatu yang bisa mendatangkan gembira. Pokoknya harus berperan seperti orang bahagia. peranan ini akan mengalami internalisasi dan disebut sebagai ‘role playing’.

Buku konseling remaja yang bervitamin sekali. Keren! Jadi tahu curhat dan jawaban pakar masalah-masalah pergaulan tahun 1980-an. Buku ini berisi lima permasalahan utama, yang dibagi lagi dalam tanya-jawab satu arah 47 poin, kecuali ada dua pertanyaan dari orang yang sama. Merupakan kumpulan tulisan dalam Rubrik Pendidikan di suratkabar Berita Buana. Sangat menarik, bagaimana remaja kala itu menghadapi problematika yang rasanya relatif masih sama dengan era sekarang, minus gadget dan kebebasan bersuara. Related. Permasalahan remaja, tak jauh dari cinta, keluarga, dan peningnya belajar. Cinta kala itupun sudah mengarah ke seks yang tentu saja tabu untuk dibicarakan.

Jawaban-jawaban yang diberikan sangat lugas, bagus sekali, enak dibaca. Terlihat sekali direspon dari orang bijak yang berpengalaman mendidik dan mengalami pasang surut kehidupan. Seperti opsi, yang utama membahagiakan orang tua atau pribadi? Ketidakmampuan memenuhi kemauan orang tua tidaklah menjadi soal, yang pokok adalah Anda! Susunlah rencana sesuai dengan kemampuan, dan segera menyusun siasat, cara, dan teknik penyampaiannya, yang penting bahagia sesuai kemampuan pribadi. Kebetulan topik ini beberapa hari lalu sedang dibahas di diskusi inspirasi pagi. Hanya doa dengan hati yang bersih yang dapat dikabulkan Tuhan.

Beberapa mungkin terlihat konyol pertanyaanya, seperti tanya diminta menebak watak pasangan atau dirinya? Hanya lewat tulisan terbatas selembar A4? Haha… Kepribadian adalah kebulatan dinamis seseorang, dalam arti totalitas psychophysis atau jasmani dan rohani, yang tercermin dalam cita-cita, sifat, dan perbuatan manusia. Cita-cita adalah aspirasi atau harapan yang perspektif hidupnya. Sifat adalah watak atau perangai. Sedang sikap adalah cara mengambil keputusan termasuk dalam cara mengambil isi keputusannya yang akan digunakan dalam situasi tertentu. Dan perbuatan adalah perwujudan atau realisasi dari keputusan-keputusan.
Lebih banyak kembali ke agama ketika kegamangan terjadi. Seperti yang tertulis dalam Al Quran atau Injil, bahwa kekayaan harus digunakan untuk beramal, bukan untuk memenuhi hawa nafsu. Agama memang merupakan masalah yang rumit, perkawinan dari dua orang yang berbeda agama memerlukan pribadi-pribadi yang agung. Dengan tegas Pak Suhartin menjawab, garis batas dua kepercayaan itu sangat jelas. Hidup berkeluarga sangat ruwet, hingga memerlukan ketekunan, kerja keras, dan kecakapan. Cinta yang sungguh-sungguh, cinta yang dalam sampai ke tulang sumsum.

Teori disiplin ilmu disampaikan pula. Ketika membaca buku, pikiran akan mengembara, atau istilah asingnya ‘day dreaming’. Dengan membayangkan tujuan dengan jelas, maka akan mendorong semangat untuk mencapainya. Membersihkan alam bawah sadar agar bebas dari hal-hal yang tidak diberkati Tuhan.

Beberapa pertanyaan juga rancu, semisal cinta pertama itu bagaimana? Dengan bijak dijawab, sebab cinta pertama yang dialami remaja umumnya bersifat lahiriah dan sangat dangkal. Orang Belanda bilang Eerste indruk is blijven, yang artinya kesan pertama menetap dalam ingatan. Bila waktunya tiba untuk memutuskan dan ia masih bingung maka tinggalkan, karena terbukti ia tak memiliki pendirian yang mantab. Justru sering terjadi bahwa orang yang mencintai tidak pernah menyatakan apa-apa, cinta itu baru diketahui setelah beberapa lama lewat perbuatan atau tingkah laku.

Saran-sarannya mungkin juga terlihat umum, seperti jangan menyendiri jika sedang sedih. Sebaiknya jangan suka menyendiri, sibukkan dalam kegiatan kelompok. Atau keraguan dalam memilih profesi. Pada masa kini, jabatan atau peranan itu beraneka ragam, sehingga jabatan apapun jika dikuasai dengan betul dapat ditukar dengan uang. Waktu akan mendewasakan, kerasnya hidup akan menempa.

Atau saran dalam pergaulan, awas ada batasan. Memang lebih baik ‘penakut’ dalam arti berhati-hati daripada terlalu berani lalu lengah. Ada pepatah yang berbunyi ‘banyak lalat tertangkap dengan madu, daripada dengan asam.’ Kenyataannya banyak yang terperangkap dalam nafsu justru dengan madu ‘kan.

Paling banyak sebenarnya berputar pada kesetiaan. Dan sifat itu hanya penanya seharusnya yang tahu karena setiap personel jelas beda. Setiap orang adalah kumpulan sifat-sifat dari beberapa pujaannya (idola), umumnya tidak menyerap satu pribadi utuh. Mengukur kesetiaan dibutuhkan kriteria yang tepat yang menitikberatkan pada sikap batiniah, bukan lahiriah. Rumus kesetiaan, laki-laki akan diuji oleh kekayaan atau jabatan tinggi, sebaliknya wanita akan diuji oleh kemelaratan atau kesengsaraan. Jika Anda hanya mengejar pengakuan, dia akan lari mencari perlindungan di pelukan lain.
Pada umumnya pertumbuhan jasmani wanita lebih cepat daripada pria. Dan pertumbuhan ini tidak selalu disertai dengan kematangan pikiran.

Kematangan pikiran akan tumbuh belakangan dan biasanya dipengaruhi oleh pendidikan, pergaulan, dan sebagainya. Wanita, secara naluriah akan memilih lelaki yang tahan uji, tekun, dan sabar. Ini secara tidak langsung mempertahankan keturunannya agar jangan sampai memperoleh keturunan yang pengecut, lemah, dan tidak sabar. Ciri khas wanita dalam bercinta adalah menerima.

Ranggawarsita pernah nulis, manusia yang telah dewasa dalam Kitab Suluk Wujil, disebutkan ‘Wus mangukut kukutanging jiwangga’ yang artinya dapat menguasai diri pribadi. Setiap pengalaman menjadi berharga untuk diambil hikmah. Anggaplah ini adalah ‘episode’ dalam perjalanan hidup Anda, yang perlu diatasi dengan bekal ketabahan dan kebesaran jiwa. Ada bagian yang membahas penuh, seks sebelum menikah. Di era itu sudah banyak ternyata, karena teknologi saja kita tak menemukan jejak yang melimpah seperti sekarang.

Teori komunikasi juga muncul dalam tata cara bergaul. Agar dapat bergaul, Anda harus menyesuaikan diri dengan sifat-sifat teman Anda. Berhadapan dengan teman pendiam, berusahalah bercerita. Berhadapan dengan teman yang suka bercerita, dengarkanlah. Pendengar yang baik adalah menunjukkan konsentrasi waktu mendengarkan cerita teman, kemudian diikuti anggukan atau tawa.

Dan tentu saja faktor lingkungan sangat penting. Bagaimanapun lingkungan dapat memengaruhi kehidupan seseorang. Dalam psikologi, ada hukum pendekatan, hingga menyebabkan dua insan yang berlainan jenis saling jatuh hati. Dalam pepatah Jawa, Witing tresno jalaran soko kulino, asalnya cinta karena terbiasa. Cinta lokasi sudah menjadi lumrah sejak zaman dahulu kala.
Kalimat bagus tentang takdir. Kita tak dapat memilih kelahiran. Artinya tidak dapat dilahirkan oleh orang kaya atau miskin. Namun Tuhan memberi kesempatan yang sama untuk bagi setiap manusia untuk maju. Setiap gadis memiliki kriteria yang berbeda untuk pasangannya. Cinta harus utuh dan jangan sepotong-sepotong.

Cinta sejati bukan sekadar seks belaka, tapi harus meliputi keseluruhan pribadi masing-masing, yang utama tahan uji dalam keadaan apapun, maka cinta bukan hanya seks centered, tapi harus personality centered.

Drs. R.I. Suhartin adalah pendidik yang sering memberikan ceramah Pendidikan, baik pendidikan anak-anak, remaja, ataupun masalah keluarga. Merupakan pengasuh Rubrik Pendidikan pada suratkabar Berita Buana. Lahir tahun 1932 di Yogyakarta, tahun 1953 menjadi guru SGB di Cirebon, tahun 1957 lulus ujian ekstranei BI Jurusan Ilmu Pendidikan. Tahun 1964 lulus Fakultas Pedagogik, UGM. Tahun 1959-1963, selain menjadi guru SGA Negeri, beliau juga dosen BI dan IKIP di Madiun. Tahun 1964 masuk TNI-AU dan ditempatkan di Komando Pendidikan. Jawaban ini selalu mengerucut pada kesimpulan: ‘Itu semua hanya saran saja, keputusan terakhir ada di tangan Anda.’

Ini baru benar, buku kecil ide besar. Sederhana itu lebih nyaman. Buku ini kutuntaskan baca hari Minggu siang (04/10/20), membaca Sembilan buku bersamaan, saling-silang yang menyenangkan. Filsafat, fiksi, non fiksi, saham, novel klasik, iklan, sinema, dan tentu saja konseling. Benar-benar asyik menikmati hari dalam tumpukan kertas di hari libur. Hakikat libur sejati. Hamlet yang serba peragu sehingga menimbulkan bermacam tragedi.

Dugaan sebenarnya bersumber dari rasa rendah diri. Menggangap sepi semua sikap sombong teman-teman.

Catatan ini saya tutup dengan kutipan syair Gibran yang keren sangat.

Anak-anakmu bukan anak-anakmu / Mereka adalah putra dan putri dari rindunya Sang Hidup / Mereka datang melaluimu, tetapi bukan darimu / Dan walaupun mereka bersamamu, tetapi mereka bukan milikmu / Kamu boleh memberikan cintamu tetapi bukan pikiranmu / Karena mereka memiliki pikirannya sendiri / Kamu boleh mencoba seperti mereka, tetapi janganlah membuat mereka seperti kamu / Karena kehidupan tidak berjalan mundur, juga tidak tinggal bersama kemarin.

Apa yang Harus Saya Lakukan? – Tanya Jawab Mengatasi Kesulitan-Kesulitan Remaja | by Drs. R.I. Suhartin | Penerbit BPK Gunung Mulia | Cetakan pertama, 1983 | Foto sampul Dharma Prasatya | Design sampul F.B. Indradi | Skor: 4/5

Karawang, 061020 – Train – Brick by Brick

Thx to Anita Damayanti