Sayangku… Darahku…

Million $$$ Baby by F. X. Toole

Begini perjanjiannya. Kau lakukan apa yang kukatakan. Aku tidak melakukan apa yang kau katakan. Aku akan menunjukkan sejumlah gerakan dan jika kau tidak bisa melakukan itu tidak apa-apa. Tapi jika aku mengajari gerakan yang bisa kau lakukan tapi kau tidak mau melakukannya, itu tidak boleh. Jika kau tidak suka bekerja padaku, kau boleh berhenti kapan saja, tidak boleh tersinggung. Jika aku tidak suka pada bekerja denganmu aku akan berhenti kapan saja, tidak boleh tersinggung.” – Frankie

Tinju ada untuk para lelaki, tentang para lelaki, dan adalah kelelakian itu sendiri. Tinju adalah perayaan agama kejantanan yang telah hilang, yang justru kian teresapi tatkala kita menjadi pecundang. Joyce Carol Oates, On Boxing

Saya ingat sekali ketika membeli buku ini di bulan November 2009 di toko buku Kharisma, Solo Grand Mal yang baru buka, mal terbesar di Solo kala itu. Pasca lebaran, saya sedang memutuskan mudik dalam posisi jombless – jomblo + jobless, jadi pekerjaan di rantau kulepas, saya tidak punya pasangan, padahal di usia emas, usia yang menurut ‘bebek barisanku’ harusnya menikah. Salah satu keputusan terbaik hidupku dalam rangka menikmati kebebasan. Saya menonton film Merantau dengan teman, lalu membeli dua buku. Harusnya buku ini dan Pencuri Anggrek karya Susan Orlean (terbitan Banana juga), tapi kebentur budget jadi satunya kuganti The World’s Greatest: Misteri Luar Biasa Aneh di Dunia yang lebih murah karena terbitan mereka. Million $$$ Baby sudah selesai kubaca dua tahun kemudian, jelang menikah. Saya ingat sekali ketika menyelesaikannya di pinngir sebuah irigasi sungai, dekat kampus BSI Karawang. Jadi saya bosan menanti, ketika menjemput May jadi kupergi saja ke lincak pinggir sungai dekat pohon cerry. Bagian yang paling kuingat dari buku ini adalah, seorang cut-man yang dihianati lalu menyabotase laga dengan memasang taruhan ke petinju lawan. Dan awal tahun ini kubaca ulang, untuk kuulas. Berikut uneg-unegnya.

Ini adalah kumpualn tragedi, semakin menipis halamannya semakin suram. Karena suram adalah koentji sebuah kualitas, maka kumpulan cerpen ini sukses besar. Menakutkan memang bagaimana kita menyukai drama kepedihan, menikmati para karakter itu terpuruk. Cerpen terakhir yang sangaaat panjang, bisa dibilang novelet karena menyentuh ratusan halaman – jangan kasih tahu Penerbit Circa ya – dan merupakan cerita paling pedih. Mengenaskan, semoga kita semua dijauhkan dari isu SARA, di era keterbukaan seperti ini, apa yang terjadi dengan sang petinju Olimpiade seharunya bisa dihindari.

Terdiri dari enam cerita, nyaris semuanya berakhir sedih. Rasanya tak perlu bercerita banyak tentang kisah di judul buku, karena kalian pasti sudah tahu alur utamanya, petinju wanita yang nyaris menjadi yang pertama meraih million dollar, Machusla First Million $$$ Baby, yang berakhir dengan patah leher yang menyedihkan itu. Pasien C-1 dan C-2, mengalami kerusakan di bagian syarat tulang belakang pertama dan kedua, ia masih bisa bicara dan menggerakkan kepala, tapi ia tak bisa bernapas dan menggerakkan tubuh. Adaptasi filmnya sudah melegenda, menang banyak di Oscar. Jadi mari kita kulik jeratan ring lainnya.

#1. Tampang Siamang
Aku pulang melewati jalan yang sama seperti saat datang ke sini. Ini cerita yang paling nyangkut di kepala, ada di pembuka. Seorang cut-man, orang yang bertugas menghentikan darah petinju bila kena pukul, merasa dihianati terkait pembayaran. Sang penantang juara bertahan, yang akhirnya babak belur. Sang petinju bermasalah Hoole tidak bisa bertanding di mana pun di Amerika Serikat karena sebagian besar komisi tinju negara bagian saling menghormati keputusan pelarangan bertanding. Maka ketika kembali, sifat aslinya yang suka curang masih saja ada. Sang Aku mencoba fair, karena menyukai tinju hampir seperti menyukai sakramen. Kau bermain sesuai aturan, kau tak boleh bermain curang, tidak boleh memukul terlalu bawah… kecuali jika lawanmu melakukan terlebih dahulu. Namun kesombongan pelatih dan upaya tipu petinju itu melukainya. “Biarkan saja, aku bisa jadi cut man, jadi kita bisa menghemat uang.” Kata Policarpo. “Aku mengaktifkan alat bantu dengar di telingaku.” Dan tahulah dia. Dengan berani, tersamar melawan timnya sendiri, sabotase laga dengan uang kemenangan taruhan. Keren woy, so brave! Di keluargaku pai dan radio merupakan satu-satunya hiburan kami selama masa Depresi Besar. “Hanya Cerveza, puta, dan cuanto – bir, pelacur, dan berapa duit.”

Pertarungan vs Big Willie itu menggemaskan sekali. Keduanya berlumuran darah Hollie. Saat ini aku semakin sering melakukannya. Aku merindukan orang-orang yang tak pernah kurindukan sebelumnya, mengingat masa-masa kanak yang terasa sangat jelas, seakan –akan aku berada di sana sekali lagi.

#2. Yahudi Hitam
Ini adakah kisah perjuangan bagaimana seorang underdog membalikkan keadaan tarung. Menang dengan gaya. Yahudi hitam sebagai petinju, tak diunggulkan. Dan Yahudi putih, sang promotor yang berbalik arah. Kita tahu, uang bisa berlimpah pada sang pemenang, berputar di sekelilingnya, membanjiri laiknya aliran terjun bah konveti.

Tidak ada petinju yang bisa menang sendirian, petinju seperti kuda pacu. Bahkan John Henry tidak bisa menang tanpa joki. Sinergi banyak pihak mengantar sang petarung menduduki puncak. Jika kau kalah split decision saat tandang, kau tahu bahwa kau menang. Karena Reggie didatangkan ke Atlantic sebagai lawan, maka hanya kemenangan KO yang bisa menyegelnya. Kemenangan KO memang bisa mengakhiri semua perdebatan, namun menggunakan pelindung kepala dan sarung tinju berukuran besar di tingkat amatir membuat kemenangan KO jauh lebih sulit. Kemenangan KO berarti kemenangan yang tak bisa diganggu gugat, bahkan oleh juri-juri yang curang.

Prinsip dasar judi dalam tinju, juga judi lainnya adalah sekarang mereka di kasino, besok mereka di jalanan. Reggie mencoba menyesuaikan berat badan jelang laga. Jaga makan, jaga olahraga. Reggie terbahak-bahak, itu bagus. Bagus nih tips agar berat badan ideail, Ia memasukkan uang logam ke mulutnya agar bisa terus meludah. Reggie tiga kali mendapat kesempatan dalam perebutan gelar. Namun ia kalah dan harus memulai lagi dari awal. Setidaknya butuh lima kali kemenangan.

Petinju yang tampak gahar, ketika menghubungi keluarga akan kembali membumi, menjadi ayah untuk anaknya menjadi suami untuk pasangannya. Kalau kau dengar kau bisa nangis bombay.

Tinju kelihatannya seperti adu otot, di mana dua orang tolol saling hajar dan memukul bagian kepala. Tinju sebenarnya bukan tentang bagaimana petinju menggunakan kekuatan, tetapi tentang bagaimana menyalurkan kekuatan. Tinju berubah menjadi permainan otak setelah kau berhasil menguasai aspek-aspek fisiknya. Petinju kidal selalu ingin bergerak ke kanan, begitu juga petinju yang bukan kidal akan cenderung bergerak ke kiri… jab, pukulan kiri, hook ke arah tubuh, dan dua hook ke arah kepala…

Dan jab itu mengenai telak ke sang Yahudi Putih. Senyum tapi sungguh kecut.

#3. Million $$$ Baby
Machusla, mo cuishle, dalam bahasa Celtic berarti: Sayangku, darahku. Apa yang harus saya ceritakan? Cerita ini sangat terkenal. Baik, saya bagi kutipan dulu, “Tinju adalah suatu tindakan yang tidak alami. Segala hal yang terjadi dalam tinju adalah kebalikan dari yang terjadi dalam kehidupan. Jika kau ingin bergerak ke kiri, kau tidak boleh melangkah ke kiri, kau tekan jari kaki kanan seperti ini. Untuk bergerak ke kanan, kau gunakan jari kaki kiri…”

Well, sudutnya sang pelatih gaek. Saat latihan rutin di sasana Pak tua Frankie Dunn didatangi gadis yang ingin menjadi petinju, minta dilatih. Menjadi petinju butuh waktu empat tahun, seperti kuliah dan itu tidak termasuk waktu yang dibutuhkan untuk bisa memeperoleh kesempatan bertanding dan memenangkan pertarungan, apalagi kalah. Frankie yang biasa melatih laki-laki tentu saja menolak, si cewek ngotot, lalu tawar-menawar, uji ketahanan, latihan ringan dan bertahap kegigihan Margaret Mary Fitzgerald menjelma petinju wanita tangguh. Sisanya kalian tahulah…

Dysreflexia, suatu proses yang terjadi sangat cepat, seperti saat kau merasa sedikit kejang saat kencing? Yang membuat detak jantungmu bekerja lebih cepat. Dan Frankie terpaksa melakukan permintaan ‘Pertolongan’ yang lebih sulit dari yang tersulit. “Apapun keinginanmu, adalah benar bagiku.”

Di ruang ganti semua orang berteriak-teriak seperti lelang Jack Daniels. “Dan ia tidak bisa mengumpat, bukan karena ia suka mengumpat. Tapi kadang bicara kasar merupakan cara terbaik dalam mengatakan apa yang ingin kau katakan. Seperti, angkat tanganmu, tolol!” Larutan andrenalin jumlahnya tiga puluh mililiter, sudah cukup untuk membunuh naga. “Kau bilang, ‘Nak, kuat saja tak cukup.’”

#4. Pertarungan di Philly
Mengharu, tapi sampai tak pilu. Seperti kata Angie Dundee, segalanya bisa terjadi dalam tinju. Kita mungkin sudah akrab, atau minimal tahulah hikayat Rubaiyat Omar Khayyam, di Amerika sana sang Astronom-Penyair Persia jadi sosok inspiratif, bagi sebagian kecil orang, sampai diabadikan dalam tato.

Pertarungan di Philly terasa menuju kecurangan, maka ia memohon padaNya. “Kami menang tapi tidak menang, kami minum dari cawanMu ya Tuhan, tapi kami ingin kau bahwa aku marah.” Tahun lalu saya mulai benar-benar merasuki lagu jazz, klasik dan tenang. Di tinju, jazz memenuhi banyak hati. Lagu Benny Goodman berjudul Body and Soul dan suara musik jazz memainkan musik Jackie McLean menjadi yang paling pas. Orang-orang sekeliling ring, jangan salah, banyak yang relijius. Mereka berdoa, meminta pada Tuhan akan keadilan, dan bertekad memenuhi takdirnya dengan sukarela.

Keok.

#5. Air Beku
Ini sepenggal cerita hidup Dangerous Dillard Fightin Flippo Bam-Bam Barch dari Polk County, Missouri dan impiannya menghadapi Motor City Cobra Thomas Hit Man Hearns dalam perebutan gelar juara dunia WBA kelas welter. Cerita paling ringan tapi tetap menohok, impian petarung keluarga miskin yang tentu saja dengan mudah kita prediksi, kandas.

Flippo butuh perjuangan ekstra untuk melakukan latihan tinju, melewati berkilo-kilo meter guna mengenakan sarung tinju di sasana, butuh berhari-hari perjalanan dari kampungnya ke ‘kota’. Butuh nabung berbulan-bulan untuk bisa mendekati mimpi. Dan akhirnya latih tanding yang berakhir bencana. Aku lebih mengenal tubuh para petinju dibanding pacar mereka.

Kenapa pakai judul air beku? Ternyata si main karakter heran, ada es batu dalam botol. Bagaimana masukan es sebesar itu dalam botol berubang kecil? Tentu sederhana, bagi kita yang sudah biasa minum air dari kulkas. Bagi si miskin Flippo, ia heran, maka ketika dikasih penjelasan dan mengerti lalu melompat-lompat seperti anjing rumahan.

Maksudku, memukul dan bertinju itu beda Flippo. Tetap semangat bagi kalian yang memulai dari dasar sekali meraih mimpi, jangan mudah patah arang.

#6. Sayatan Tali Ring
Ini adalah puncak tragedi dalam lembar-lembar buku ini. Sejatinya saya sudah curiga, akan berakhir mengerikan. Namun tetap saja, ketika kita sampai di lokasi terbuka dekat sasana itu setelah latihan di Sewing Machine, jantung kita terpacu, degubnya berdetak lebih kencang dalam kekhawatiran yang menyata.

Tentang Henry Puddin Pye, pemuda berkulit hitam di usia 18 tahun memenangkan banyak pertarungan di atas ring, sehingga kini ia menjadi petinju Olimpiade Barcelona 1992. Tapi perlu dibedakan di sini, petinju cantik merujuk pada orangnya, sedangkan bertinju dengan cantik adalah petinju yang bergerak dengan lincah, dalam melayangkan pukulan, mengakhiri pukulan, serta memiliki pertahanan dan serangan yang baik. Setting waktu adalah menuju ke kejuaraan prestis tersebut. Ibunya, Willa sangat bangga.

Tentang Mac sang pelatih berkulit putih, ia mendidik Puddin laiknya anak sendiri. “… Kau selalu mengatakan bahwa tinju adalah duniamu, bajingan. Sekarang tinju adalah istrimu.” Pilihan hidup memang penuh konsekuensi kawan. Menempanya menjadi atlit, di sasana Not Long hari-hari menuju kejuaraan berlangsung meriah. Not Long diambil dari pidato Martin Luther King Jr. Di Montgomery, Alabama, pidato yang disampaikan setelah melakukan perjalanan panjang dari Selma tahun 1965, King mengulang-ulang kata ‘not long’, dan Cannonball tidak melupakan itu.

Dan tentu saja tentang Cannonball, asisten pelatih, pemilik sasana dan penyempurna kisah. Ada ungkapan bahwa jangan melupakan orang-orang yang membantumu naik ke atas, karena mereka jugalah yang akan kau temui saat turun. Rasanya akan menjadi sweet story, maka ditaruhkan isu rasial. “Tidak ada orang kulit putih yang berteman dengan kulit hitam. Jika seorang kulit hitam berteman dengan orang kulit putih, ia bukan kulit hitam, ia penghianat.” Sedang panas di pengadilan, polisi kulit putih mengeroyok begal kulit hitam, pengadilan menyatakan para polisi bebas, kerusuhan meledak, banyak korban berjatuhan. Mencipta cekam perjalanan rumah ke tempat latihan, dan tempat makan Senora Cabrera, dan gereja tempat memberkati sang pastor Carey menyampaikan kisah pilu ini. “Jangan pernah memulai bermain kotor, tapi jika terjadi kau harus melakukan apa yang harus kau lakukan demi kehormatan.” Kalimat nasehat untuk di atas ring itu juga digunakan untuk kehidupan, sedih sekali saat ada peluang menghajar penjahat tapi ga digunakan kepalan tangan itu. serba salah memang.

Adalah Air Jordan, kepala genk remaja yang menghantam impian umatnya. Rasa takut lebih menyiksanya daripada rasa sakit.

Puas! Penerbit Banana adalah sinomim kualitas buku, sejauh ini semua bukunya memuaskan. Penerbit Indie dengan mutu terjaga. Pisuhan Raden Mandasia bisa jadi terinspirasi dari sini.

Salah satu yang patut dicatat di Million $$$ Baby tentu saja, aturan bahasa isyarat ini. Perawat mengajari komunikasi dengan mata. Untuk menjawab ya, dia mengedipkan matanya dua kali secara perlahan, lalu memandang ke arah lain. untuk menjawab tidak, dia menutup matanya dan menghitung sampai tiga sebelum melihat kembali orang yang bicara dengannya. Nah, buku bagus tuh selain menghibur pembaca dengan replika kejutnya, juga bergizi. Ilmu bahasa mata ini jelas, akan kutanam dalam memori kangka panjang, akan kusimpan di sudut otak yang setiap saat kubutuhkan akan kupanggil, kuketik ulang, kuucapkan dalam diskusi sampai mengkode seseoarng. Sangat guna, kawan.

F.X. Toole menekuni profesi sebagai pelatih tinju dan cut man berlisensi selama dua puluh lima tahun ketika buku pertamanya Rope Burns (buku ini) terbitan tahun 2000, buku keduanya novel Pound for Pound terbit tahun 2006 setelah meninggal dunia. Ayoo terjemahkan juga Banana.

Sedih sekali ketika saya sampai di bagian pamit itu. “Bekerja denganmu adalah saat-saat paling menyenangkan bagiku semenjak kematian ayah…”

Million $$$ Baby | by F. X. Toole | Copyright 2000 | Penerbit Banana | Cetakan pertama, Oktober 2006 | Penerjemah Basuki Heri Winarno dan Yusi Avianto Pareanom | Penyunting Akmal N. Basral dan Yusi Avianto Pareanom | Sampul Ong Hary Wahyu | Tata letak Risdi | ISBN 979-99986-6-2 | Skor: 5/5

Untuk Tuhan, Sang Mahapencipta, dan untuk Hub Hentley, ayahku dalam dunia tinju | Dan terima kasih khusus untuk Howard Junker ZYZZYVA yang pertama kali memberiku kesempatan

Rasa terima kasih dan syukur tertuju kepada tukang sulapku, Mr. Nat Sobel dari Sobel Weber Associates, yang membuat hil yang mustahal menjadi nyata.

Karawang, 010220 – 020220 – 090220 – Bee Gees – How Deep Is Your Love

Confiteor Deo Omnipotenti, Aku Mohon Ampun Pada Tuhan Yang Mahakuasa.