100 Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia – Michael H. Hart (3/4)

100 Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia – Michael H. Hart (3/4)

Ide itu lebih kuat daripada pistol. Kita tidak ingin musuh kita punya pistol, mengapa kita harus membiarkannya punya ide?” – Joseph Stalin.

Setelah jeda dua bulan lebih, akhirnya saya sempatkan melanjut tulisan tentang Tokoh Dunia ini. Jadi mari kita telaah satu per satu. Kini kita memasuki paruh kedua urutan Orang Paling Berpengaruh di dunia. Ini adalah tulisan ketiga dari empat:

#51. Paus Urban II (1042 – 1099)
Nama aslinya Oddo de Lagery, lahir di dekat kota Chatillon-sur-Mane di Prancis sekitar tahun 1042. Terlahir dari kalangan bangsawan terkemuka dan mendapat pendidikan yang baik. Di usia muda, dan tahun 1088 resmi menjadi Paus yang berpandangan visioner. Pidatonya yang provokatif di Clemont, Prancis di depan ribuan massa yang menyatakan protes terhadap Turki yang menduduki Tanah Suci saat itu, dianggap menganiaya peziarah Kristen, memicu perang sehingga seruan berkobar Perang Suci-Perang Salib untuk kembali merebutnya. Dengan bumbu kekayaan alam Tanah yang Dijanjikan dan memastikan para peserta perang mendapat pengurangan dosa, tragedipun dicipta. Di akhir pidato ia berujar ‘Deus le volt’ yang berarti ‘Tuhan Berkendak’ yang menjadikannya teriakan perang selama 200 tahun, ada delapan Perang Salib besar dan banyak perang kecil. Pengaruh Perang Salib jelas begitu luar biasa terhadap peradaban, memuluskan jalan bagi Renaissance yang mengarah pada kemajuan Eropa modern.

#52. Umar bin Khattab (Sekitar 586 – 644)
Khalifah kedua sekaligus terbesar, awalnya beliau adalah penentang Nabi paling keras namun dapat hidayah sehingga menjadi pendukung Islam paling loyal. Menjadi penasehat Nabi paling terpercaya, setelah Nabi wafat khilafah pertama diberikan kepada sahabat dekatnya Abu Bakar, baru di tahun 634 Umar menjadi khilafah. Selama 10 tahun Islam menapaki masa jaya. Melakukan penaklukan paling penting dalam proses syiar: Suriah, Palentina, Irak hingga Byzantium termasuk Mesir. Umar meninggal di ranjangnya di Madinah tahun 644 oleh budak Persia, dan berpesan dalam komite untuk menunjuk Khilafah berikutnya yang terpilih yaitu Usman.

#53. Asoka (Kira-kira 300 SM – 323 SM)
Raja terpenting di India di era sebelum Masehi. Merupakan penguasa ketiga zaman Mauryan dan cucu dari pendirinya Chandragupta Maurya. Secara militer India begitu perkasa, zaman ini sama dengan era Alexander Yang Agung, dan Chandragupta adalah imperium pertama India. Asoka menjadi raja tahun 273 SM, awalnya ia mengikuti jejak pendahulu dengan memperluas daerah kekuasaan, namun delapan tahun kekuasaan di tangan menyadarkannya seratus ribuan orang tewas akibat perang. Dalam perenungannya ia menyesal dan menghentikan segala aktivitas militer, bahkan berbalik menentangnya serta menerapkan nilai-nilai Dharma yang berisi kejujuran, kasih sayang dan anti kekerasan. Asoka berhenti berburu dan menjadi vegetarian, ia menjelma menjadi seorang welas asih, mendirikan rumah sakit, membuat perlindungan binatang, memperkenalkan irigasi, membangun jalan hingga melunakan hukuman. Pengaruhnya luas dan bertahan di India dan dunia hingga kini untuk lebih cinta damai.

#54. St. Augustine (354 – 430)
Seorang ahli teologi ternama di zaman runtuhnya imperium Romawi. Tulisan-tulisannya berpengaruh terhadap perilaku Kristen hingga sekarang. Lahir di tahun 354 di Tagaste (sekarang Souk-Ahras, Aljazair) dari bapak penyembah berhala dan ibu Kristen taat. Usia enam belas tahun dikirim ke Catthage untuk belajar, bertemu kekasihnya hingga memiliki anak di luar pernikahan. Usia sembilan belas tahun memutuskan belajar foilosofi, dan memeluk agama Manicha, bagi Augustine Kristen terlalu sederhana. Pada usia dua puluh sembilan tahun ia pergi ke Roma, lalu ke Milan dan menjadi profesor bidang retorika. Menjadi akrab dengan uskup Hippo yang melalui khotbahnya menjadikan dekat lagi dengan Kristen. Lima belas tahun menjadi asistennya, saat uskup Hippo meninggal ia naik menjadi uskup hingga akhir hayatnya.
Banyak surat dan khotbah St. Augustine yang ditunjukkan sebagai penyangkalan Manicheanisme, Donatist (sekte pemecah belah Kristen), Pelagian (salah satu sekte bidah Kristen pada masanya). Perang kata dengan Pelagian yang panjang, dan pemikirannya bahwa Tuhan sudah tahu siapa yang akan diselamatkan dan yang tidak.

Pemikiran ini secara langsung berpengaruh pada teolog seperti St. Thomas Aquinas dan John Calvin. Dan pemikirannya tentang seks bahwa, “Tidak ada yang begitu harus dihindari dibandingkan hubungan seksual.” Termaktub dalam tulisan ‘Confessions’ yang mengaitkan gagasan dosa turunan dan hasrat seksual.

#55. William Harvey (1578 – 1657)
Dokter yang menemukan sirklasi darah dan fungsi jantung. Lahir di Folkestone, Inggris tahun 1578. Tahun 1628 menulis ‘An Anatomical Treatise on the Movement of the Blood and Blood in Animals’ yang ditasbihkan sebagai buku paling penting di dunia Fisiologi. Buku yang menjadi titik mula ilmu fisiologi yang memaparkan pemahaman dasar terhadap bagaimana tubuh manusia bekerja. Tahun 1651 bukunya ‘On The Generation of Animals’ memaparkan pengamatannya terhadap embriologi.

#56. Ernest Rutherford (1871 – 1937)
Bapak Fisika Eksperimental terbesar abad 20, penemuan terpentingnya terkait radioaktif dan fisika nuklir yang mempengaruh luas untuk senjata nuklir, pembangkit tenaga nuklir, penjejak radioaktif sampai penanggalan radioaktif. Lahir dan besar di New Zealand, Ernest yang baru berusia dua puluh tiga tahun sudah menyandang tiga gelar (B.A, M.A, Bsc) dari Canterbury College. Teori atomnya: setiap saat sebuah atom memancarkan sinar alpha atau beta, atom tersebut menjadi berbeda. Makalah Rutherford tahun 1911 menghancurkan pandangan umum dunia sebelumnya : jika sebuah potongan logam – benda paling padat menurut kita – terdiri dari ruang kosong, semua yang kita anggap sebagai sesuatu yang subtansial hancur menjadi titik-titik kecil yang meluncur dalam ruang hampa tak terbatas. Penemuan ini menjadi dasar dari semua teori modern struktur atom. Saat seseorang mengomentari kemampuan luar biasanya dalam penelitian sains bahwa ia selalu berada di atas gelombang angin, Rutherford menjawab cepat, “Well, kenapa tidak? Toh, saya yang membuat gelombangnya bukan?”

#57. John Calvin (1509 – 1564)
Seorang teolog Protestan dan seorang moralis paling besar dalam sejarah Eropa. Bernama asli Jean Cauvin lahir di kota Noyon, Prancis. Seorang lulusan hukum Universitas Orleans. Saat Martin Luther menempelkan 95 tesis di pintu gereja Wittenberg dan memulai reformasi, Calvin baru berusia 18 tahun. Pandangannya bahwa semua manusia berdosa, penyelamatan tidak datang melalui pekerjaan yang baik, hanya lewat agama. Takdir telah ditetapkan. “Kita tidak dipilih karena kita berbuat baik, kita berbuat baik karena kita dipilih untuk diselamatkan.”

#58. Gregor Mendel (1822 – 1884)
Penemu prinsip dasar hereditas atau keturunan. Lahir di kota Heizondoft, Austria (sekarang menjadi bagian Cekoslavia). Mendel adalah seorang pendeta, saat sertifikasi guru ia mendapat nilai terendah dalam biologi dan geologi, tapi sang kepala biara tetap mengirimnya ke Universitas Vienna untuk belajar matematika dan sains. Tahun 1856 barulah Mendel melakukan percobaan pembiakan tanaman, setahun berselang makalahnya terbit berjudul ‘Eksperimen dengan Tumbuhan Hybrid’ walau beberapa tahun berselang, tulisannya dicetak dan disebarkan, respon publik tetap dingin. Sampai akhirnya meninggal tahun 1884, Mendel nyaris terlupakan hingga akhirnya tahun 1900 saat tiga ilmuwan yang berbeda mengadakan penelitian botani dan secara kebetulan mengutip tulisan Mendel, sehingga memperkuat teori Mendel!

Teori Mendel yang terpendam itu menyatakan bahwa di dalam semua makhluk hidup terdapat yang disebut gen yang merupakan unit dasar dari makhluk hidup yang mewarisi karakteristik dari orang tua kepada anak. Lalu menyatakn bahwa jika kedua gen yang diwariskan untuk suatu ciri atau sifat saling berbeda maka biasanya efek dari gen yang dominan yang akan muncul, tapi gen yang kurang dominan atau resesif tidak hilang dan mungkin saja diwariskan pada turunan. Hebat! Seorang pendeta yang menjelma ilmuwan amatir bisa menemukan teori gen!

#59. Max Planck (1858 – 1947)
Fisikawan Jerman yang pada bulan Desember 1900 membuat hipotesis bahwa energi radian (energi dari gelombang sinar) tidak dipancarkan secara terus menerus tetapi dipancarkan dalam potongan-potongan kecil yang dia sebut dengan kuanta. Hipotesis Planck merevolusi fisika terkait teori kuantum dan memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai hakikat materi dan radiasi. Planck secara umum disebut sebagai Bapak Mekanika Kuantum, karena teorinya digunakan oleh beberapa ilmuwan berikutnya, tahun 1905 Einstein menerapkan untuk fotoelektrik, Niels Bohn tahun 1913 memanfaatkannya dalam atom. Tahun 1918 Planck menerima Nobel. Seorang anti-Nazi yang diburu Hitler, anak bungsunya meninggal tahun 1945. Dua tahun kemudian beliau wafat.

#60. Joseph Lister (1827 – 1912)
Yang pertama terbesit saat baca nama ini adalah obat septik kumur buat penyegar mulut. Dan yup, matching! Sang ahli bedah asal Inggris yang memperkenalkan operasi pengguaan sucihama dan antiseptik. Lahir di Upton tahun 1827, tahun 1852 menerima gelar dokter di Universitas College di London. Mulai tahun 1861 menjadi dokter bedah di Glasgow Royal Infimary, di sinilah beliau mulai bereksperimen terkait pereda sakit dalam operasi. Berkat jasanya, dalam penangan pasien saat operasi lebih aman karena infeksi paska operasi dapat ditangani, dan jutaan jiwa dapat tertolong. Lister meninggal tahun 1912 di Wilmer, Inggris.

#61. Nikolaus August Otto (1832 – 1891)
Penemu mesin empat tak dalam pembakaran internal, mesin serba guna yang dapat digunakan untuk mesin motor atau perahu, banyak dipakai untuk pabrik sehingga memajukan dunia industri hingga akhirnya sebagai prototype dalam mesin pesawat. Sebelum pesawat jet dirilis tahun 1939, hampir semua pesawat konvensional menerapkan mesin Otto. Dari semua itu, yang paling besar praktiknya adalah untuk mesin mobil.

Ilmuwan Jerman ini sungguh berjasa untuk penemuan-penemuan berikutnya. Tahun 1885, sepeda motor pertama lahir. Tahun berikutnya Daimler mencipta kendaraan roda empat. Karl Benz sudah mencipta kendaraan roda tiga sebelumnya, dan disebut sebagai mobil pertama di dunia. Daimler dan Benz bersatu dan terciptalah Mercedes Benz kemudian muncullah Henry Ford untuk produksi massal pertama mobil. Semua itu bermula dari penemuan mesin empat tak August Otto.

#62. Francisco Pizarro (Kira-kira 1475 – 1541)
Sang petualang Spanyol yang buta huruf. Sang penakluk kerajaan Inca di Peru, lahir di kota Trujilo, Spanyol. Pizarro datang ke Dunia Baru demi kekayaan dan ketenaran. Tahun 1502 – 1509 tinggal di Hispaniola, Kepulauan Karibia. Tahun 1513 melakukan ekspedisi di bawah Vasco Nunez de Balboa yang menemukan Samudra Pasifik. Tahun 1519 tinggal di Panama, ia terinspirasi Penaklukan Meksiko oleh Hernando Cortes, saat tahu ada sebuah kerajaan Inca ia lalu coba jelajahi. Percobaan pertama tahun 1524-1525 gagal, dan harus putar balik kapalnya. Dan akhirnya sejarah mencatat, Pizzaro dengan pasukan hanya 180 orang berhasil menaklukkan Inca yang berpenduduk enam juta jiwa! Kemenangan hebat, tak ada yang bisa melebihi penaklukkan dengan gemilang semacam ini.

#63. Hernando Cortes (1485 – 1547)
Sang penakluk Meksiko, lahir di Medellin, Spanyol. Saat umur sembilan belas tahun memutuskan merantau di Dunia Baru, menjadi petani dan Don Juan lokal. Tahun 1518 setelah menikah dengan ipar gubernur Kuba dan ditunjuk sebagai walikota Santiago, ia melakukan ekspedisi ke Meksiko. Mirip dengan Pizarro yang menaklukkan daerah yang hampir sebesar benua, menerapkan bahasa, budaya dan agama baru di daerah taklukan, menerapkan politik dengan Pemerintahan gaya Eropa.

#64. Thomas Jefferson (1743 – 1826)
Presiden Amerika ketiga yang menulis Deklarasi Kemerdekaan, lahir di Shadwell, Virginia. Kuliah dua tahun di College of Willian and Mary tapi tak lulus. Kemudian ia menjadi praktisi pengacara dan perkebunan. Tahun 1774 ia menerbitakn esai penting berjudul ‘A Summary View of the Rights of British America’, tahun berikutnya ditunjuk sebagai delegasi Virginia ke Second Continental Congress, tahun 1776 membuat draft Deklarasi Kemerdekaan. Setelah pemungutan suara untuk kemerdekaan koloni dari Inggris resmi diambil, draft itu pun diresmikan dan disetujui Kongres dengan modifikasi pada tanggal 4 Juli 1776. Sebagian poin dasar dari Undang-Undang adalah kebebasan beragama di Virginia yang akhirnya meluas diterapkan seantero Amerika.

#65. Ratu Isabella I (1451 – 1504)
Ratu Isabella I dari Castile akan dikenang sebagai Ratu yang membiayai pelayaran Colombus ke laut Atlantik. Keputusan berani dan penting sang ratu banyak didiskusikan dengan suaminya, Ferdinand of Aragon. Lahir di kota Madrigal, Kerajaan Castile (sekarang bagian dari Spanyol). Ratu Isabella yang lihai tanpa kompromi demi kejayaan kerajaan di atas segalanya, dekrit Inkusisi yang terkenalnya tahun 1492 memerintahkan Yahudi Spanyol untuk beralih ke Katolik atau meninggalkan Negara itu dalam empat bulan tanpa harta benda. Bagi 200.000 Yahudi Spanyol, dekrit itu tentu saja bencana. Isabella yang keras mengarahkan Spanyol ke agama yang ortodoks. Pengaruh Isabella jelas besar karena semenjak dekrit itu, bukan hanya Yahudi yang tersingkir tapi juga Muslim sehingga mewujud Spanyol dengan agama mayoritas Katolik yang kini kita kenal.

#66. Joseph Stalin (1879 – 1953)
Iosif Vissarionovich Dzhugashvili adalah nama asli sang diktator, lahir di kota Goru, Georgia di Kaukasus. Stalin hidup dalam kemiskinan yang amat sangat. Ayahnya yang kasar dan suka mabuk meninggal saat Stalin berusia 11 tahun. Tahun 1899 Stalin pernah dikeluarkan dari gereja saat seminar karena menyebarkan paham subversif. Tahun 1903 ia bergabung dalam gerakan bawah tanah Marxis dan saat pecah ikut paham Bolshevik. Sampai tahun 1916, ia ditangkap enam kali tapi karena hukuman ringan ia lolos terus. Setahun berselang revolusi Komunis pecah, tahun 1922 ia menjadi sekjen partai komunis dan dari sinilah ia menjelma kuat karena punya pengaruh. Lenin jelas menunjuk Leon Trostky sebagai penerus nantinya, tapi Stalin memainkan takdirnya tahun 1924 dengan membungkam pernyataan Lenin. Stalin bersama Lev Kamenev dan Grigori Zinovied membentuk sebuah ‘troika’ atau Triumvirate (tritunggal) yang berhasil mengalahkan Lenin, kemudian Stalin berbalik menumbangkan rekannya Kamenev dan Zinovied, perseteruan itu berakhir dengan Stalin menjadi diktator tunggal. Tahun 1934 pembersihan politik dimulai, dan segala yang menghalangi dimusnahkan.

Kebijakan terkenal Stalin adalah ‘Rencana Lima Tahun’ sebuah program percepatan industrialisasi Soviet yang kemudian banyak ditiru oleh Negara lain. Hal yang diingat dari Stalin jelas kekejamannya, tanpa belas kasih sedikitpun. Seorang yang mudah curiga, mendekati paranoia. Seorang yang cakap, kerja keras dan lihai dalam politik. Menjadi diktator selama hampir seperempat abad, pengaruhnya jelas sungguh besar terutama di Soviet dan wilayah sekitarnya.

#67. Julius Caesar (100 SM – 44 SM)
Gaius Julius Caesar sang pemimpin militer dan politik termasyur Romawi. Pada abad kedua Masehi, setelah perang Puni kedua yang dimenangkan Romawi, mereka membentuk kerajaan. Salah satu peninggalannya adalah penerapan kalender baru yang kita gunakan sekarang, walau ada beberapa modifikasi. Julius Caesar adalah figur kharismatik dalam sejarah. Buku yang ia tulis ‘De Bello Gallico’ yang menggambarkan penaklukan Galia menjadi literatur klasik.

#68. William Sang Penakluk (Kira-kira 1027 – 1087)
Duke of Normandy dengan beberapa ribu pasukan pada tahun 1066 melakukan penyeberangan di selat Inggris, dan melakukan penaklukan, dan Inggris tak sama lagi setelahnya. Lahir di Falaise, Prancis, William adalah anak tidak sah dari Duke of Normandy, Robert I yang ketika sebelum tewas menunjuknya sebagai penerus. Saat itu tahun 1034, William masih bocah untuk jadi penerus takhta. Karena statusnya, ia sering diolok lawan sebagai ‘the bastard’ atau si anak haram.

Natal 1066, ia dinobatkan sebagai pemimpin Inggris setelah penaklukan yang terkenal Stamford Bridge yang menewaskan raja Norwegia dan pertempuran Hasings yang menewaskan raja Harold. Sejarah inipun mencatat kemenangan ras Normady atas Anglo-Saxon, dan salah satu efeknya banyak suntikan kata-kata Prancis dalam Inggris. Andai tak ada penaklukan orang Norman, bisa jadi bahasa Inggris saat ini mungkin tak begitu jauh dari bahasa Jerman rendah dan Belanda. Sebelum 1066 tak ada perang Inggris-Prancis, setelah penaklukan ini banyak darah tertumpah dalam perebutan kekuasaan.

#69. Sigmund Freud (1856 – 1939)
Sang penemu psikoanalis, lahir di Freiberg, Cekoslavia (saat itu di bawah Austria). Saat berumur empat tahun pindah ke Vienna dan banyak melewatkan hidupnya di sana. Tahun 1881 lulus Universitas Vienna dengan gelar dokter. Selama sepuluh tahun berikutnya melakukan penelitian di bidang fisiologi. Tahun 1895 debut bukunya terbit dengan judul ‘Studies in Hysteria’ dengan partner Breuer. Tahun 1900 buku keduanya berjudul ‘The Interpretation of Dream’ disebut sebagai karya paling orisinal dan berpengaruh di dunia psikologi. Buku ini tak terlalu laris saat rilis, barulah setelah melakukan banyak tur dan kuliah Freud menjadi terkenal, dan bukunya diburu. Tahun 1938, Nazi menginvasi Austria, Freud dipaksa lari ke London dan meninggal setahun berselang.

Ide paling terkenal Freud adalah tentang perasaan seksual yang tertekan sering memainkan peranan dalam penyakit mental atau neurosis. Dia menunjukkan bahwa perasaan dan hasrat seksual dimulai sejak masa kanak, bukan di masa dewasa.

#70. Edward Jenner (1749 – 1823)
Dokter Inggris yang memperkenalkan vaksinasi. Berkat Jenner, cacar bisa dihapus dari muka bumi. Era sebelum Jenner, cacar adalah penyakit menular mematikan. Bertahun-tahun usaha melawan berakhir dengan kegagalan, 10-20% orang yang terkena cacar meninggal, yang benar-benar sembuh 10% yang lain akan membekas. Jasanya jelas sungguh besar atas penemuan vaksin ini. Jenner lahir di Berkeley, sebuah kota kecil di Gloucestershire, Inggris tahun 1749. Sejak remaja sudah berhubungan dengan rumah sakit, awalnya percobaan vaksin ini untuk sapi, pada bulan Mei 1796 diujicoba ke seorang anak James Phipps, ternyata sukses sehingga dibuat massal untuk kepentingan umat.

#71. Wilhelm Conrad Rontgen (1845 – 1923)
Sang penemu sinar X untuk rontgen. Lahir di kota Lennep, Jerman tahun 1845. Kisah penemuan sinar X termaktub pada tanggal 8 November 1895, ia melakukan percobaan sinar katoda yang terdiri dari gelombang-gelombang elektron yang dihasilkan dari menyalurkan listrik tegangan tinggi di antara dua elektroda yang diletakkan di ujung dua tabung kaca yang nyaris hampa. Seharusnya sinar tidak bisa menembus apa-apa dan terhenti beberapa sentimeter di udara. Tapi saat ditutup dengan kertas berat hitam, ada bias berpendar. Karena tabungnya rapat, Rontgen menyadari ada radiasi saat arus listrik menyala, karena sifatnya yang misterius maka ia menamakannya ‘sinar X’. X adalah simbol matematika untuk sesuatu yang tidak diketahui. Sebulan kemudian, ia menulis penemuan ini dan menghebohkan para ilmuwan sehingga dalam setahun ada banyak sekali makalah yang muncul terkait pengembangan sinar X. Tahun 1901, Rontgen menjadi orang pertama yang menerima penghargaan Nobel di bidang Fisika.

#72. Johann Sebastian Bach (1685 – 1750)
Komposer hebat dari Jerman yang pertama mengkombinasi ragam gaya musik. Bach semasa hidup tidak tenar, lima puluh tahun setelah kematiannya ia tetap musisi tak dikenal. Namun 150 tahun reputasinya terjaga dan sekarang ia diakui sebagai komposer terhebat. Bach lahir di kota Eisenach, Jerman tahun 1685, ayahnya seorang pemain biola sehingga sejak dalam kandungan sudah diperdengarkan musik. Secara keseluruhan menghasilkan komposisi 800 karya musik. Seorang Lutheran yang relijius yang berniat musiknya bisa melayani gereja.

#73. Lao Tzu (Abad ke-4 SM)
Satu-satunya buku yang paling sering diterjemahkan dan dibaca di luar China adalah buku tipis karya Lao Tzu atau Tao Te Chung (Jalan Klasik dan Kekuatan). Ide utamanya adalah mengenai Tao, yang lalu disebut sebagai ‘Jalan’. Taoisme mengambil pandangan bahwa individu tidak boleh melawan Tao, tapi harus menyerahkan diri pada Tao serta bekerja dengannya secara aktif. Untuk menjadi individu disarankan sederhana dan menyatu dengan alam. Seseoramg tak perlu mengubah dunia, tapi menghormati dunia. Lao Tzu juga bukan nama aslinya, tetapi lebih sebagai gelar kehormatan yang berarti ‘Guru Tua’.

#74. Voltaire (1684 – 1778)
Francois Marie Arouet adalah seorang pujangga, dramawan, penulis esai, novel, cerpen, sejarawan, filsuf, sampai-sampai dinobatkan sebagai rosul dari pemikiran bebas liberal. Lahir di Paris dari seorang ayah pengacara. Seorang yang merdeka dengan syair satir, membuatnya ditangkap dan dijebloskan dalam penjara Bastille selama setahun.

Voltaire adalah Penulis produktif, penghibur, seorang intelektual. Ia adalah seorang toleransi agama, saat usianya 60-an tahun ada penyiksaan terhadap Protestan yang membuatnya marah sehingga ia menyatakan diri perang terhadap para fanatik agama. Menulis banyak protes terkait intoleransi agama dan mengakhiri surat pribadinya dengan kata-kata yang terkenal ‘Ecrasez I’infame’ yang artinya ‘Hilangkan Hal-Hal Buruk’. Dan tentu saja kutipan terkenal ini, “Saya tidak setuju dengan apa yang Anda katakan, tetapi saya akan mempertahankan sampai mati hak Anda untuk mengatakannya.”

Penyataan kontrovesinya adalah pandangan bahwa agama yang terorganisasi pada dasarnya tipuan. Para aristokrat Prancis tak lebih bijak dan lebih baik darinya dan “Hak Tuhan dari Para Raja” adalah omong kosong.

#75. Johannes Kepler (1571 – 1630)
Sang penemu hukum gerakan planet dari Weil der Stadt, Jerman. Kepler menyadari bahwa setiap planet berputar sekeliling matahari dalam orbit berbentuk elips dengan matahari sebagai pusatnya, yang kedua menyatakan bahwa planet bergerak lebih cepat saat berada dekat kepada matahari; kecepatan planet berbeda-beda sedemikian rupa sehingga garis yang menghubungkan planet dan matahari menyapu area yang setara dengan panjangnya waktu.

Bersambung…

100 Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia | By Michael H. Hart | Diterjemahkan dari The 100: A Ranking of the Influential Persons in History (Revised edition) | Terbitan Citadel Press, Kensington Publishing Corp. Tahun 1992 | Copyright 1978, 1992 | Penerbit Noura Books (PT Mizan Publika) Penerjemah Ken Ndaru, M. Nurul Islam | Editor Hanif | Penyelaras aksara Alfiyan | Penata letak Nurhasanah Ridwan | ISBN 978-602-385-204-8 | Pernah diterbitkan dengan judul serupa oleh Penerbit Noura Books tahun 2012 | Cetakan I: Desember 2012

Karawang, 291118 – 150219 – The Dave Brubeck Quatet – There to Get Ready

Iklan