100 Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia – Michael H. Hart (2/4)

100 Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia – Michael H. Hart (2/4)

Maka kita lihat, betapa monumen-monumen akal dan pembelajaran jauh lebih bertahan daripada monumen-monumen kekuatan atau karya tangan. Karena bukankah bait-bait Homer bertahan dua ribu lima ratus tahun atau lebih, tanpa kehilangan satu patah kata atau huruf pun. Dalam kurun waktu itu tak terkira banyaknya istana, kuil, benteng, kota yang telah membusuk dan hancur.” – Francis Bacon (The Advancement of Learning – 1605)

Bagian kedua dari empat…

#26. George Washington (1732 – 1799)
Lahir di Wakefield, Virginia di keluarga kaya raya pemilik kebun. Pencapaian terpenting Washington terjadi tahun 1775 ketika mengambil tongkat komando tentara Kontinental, dan Maret 1797 ketika jabatan keduanya sebagai Presiden berakhir. Sang Bapak Pendiri bangsa Amerika Serikat.

#27. Kal Marx (1818 – 1883)
Sang pendiri utama ‘sosialisme ilmiah’, lahir di kota Trier, Jerman. Karena pandangan politiknya radikal sehingga mengalami banyak kesulitan dengan pemerintah beberapa negara, ia pindah ke Paris dan bertemu Friederich Engels, sahabat yang punya pemikiran sama, persahabatan mereka kekal sampai akhir hayat. Tak lama di Prancis ia terusir ke Brussel, menerbitkan karya penting The Poverty of Philosophy, setahun berselang bersama Engles menulis Communist Manifesto, karya yang paling banyak dibaca hingga saat ini. Mereka kembali terusir sampai Cologne, hanya beberapa bulan terdesak lagi ke London. Di sinilah ia menghabiskan masa tuanya.

Karya terpentingnya terbit tahun 1867, Das Kapital. Jilid dua terbit setelah Marx wafat tahun 1883, dengan suntingan Engels. Tulisan Marx merupakan basis teoritis dari komunisme dan bentuk modern sosialisme. Tak ada filsuf dalam sejarah yang memiliki pengaruh begitu besar di dunia pada abad setelah dia menulisnya. Anda boleh percaya – seperti juga kita – bahwa Marxisme adalah bencana, baik secara ekonomi atau politik, tapi jelas gerakan ini bukan gerakan yang tak berarti.

#28. Orville Wright (1871 – 1948) dan Wilburg Wright (1867 – 1912)
Keduanya hanya lulusan SMU, tak dapat gelar diploma. Bakat bidang mekanika, tahun 1892 membuka bengkel sepeda menjadi tempat riset aeronautika, dengan melahap buku-buku para perintis rasio berat daya, bertahun-tahun melakukan inovasi dasar mesin pesawat. Tanggal 17 Desember 1903 mereka akhirnya berhasil menerbangkan pesawat pertama kalinya di Kill Devil Hill, dekat Kitty Hawk, North Carolina. Walau ada saksi lima orang yang melihat selama 59 menit di ketinggian 260 meter di udara, banyak orang sangsi ada benda bisa terbang.

Surat kabar adem, tapi perlahan pasti orang-orang menyadari bahwa ‘karpet terbang’ dalam dongeng Seribu Satu Malam itu bisa diwujudkan.

#29. Genghis Khan (± 1162 – 1227)
Sang penakluk dari Mongol dengan nama asli Temujin. Dalam perjalanan sejarah, muncul sederetan orang gila yang bertekad menaklukan dunia dan mencapai keberhasilan sebagian. Dan jelas Genghis Khan adalah salah satu yang terbesar di dunia, pengaruhnya bertahan lama dari Rusia hingga India.

#30. Adam Smith (1723 – 1790)
Lahir di kota Kirkcaldy, Skotlandia. Buku pertamanya Theory of Moral Sentiment menegakan reputasinya. Karya terbesarnya terbit tahun 1776, An Iquiry Into The Nature and Cause of the Wealth of Nations. Sang Bapak Ekonomi berpendapat bahwa pasar bebas yang tampaknya kacau balau itu sebenarnya memiliki mekanisme pengaturan sendiri, yang secara otomatis cenderung menghasilkan jenis dan kuantitas barang yang paling diinginkan dan dibutuhkan masyarakat.

Hanya menginginkan keuntungan diri sendiri, dibimbing oleh tangan tak terlihat untuk memajukan satu tujuan yang bukan merupakan bagian dari niatnya.

#31. Edward de Vere yang lebih dikenal sebagai ‘William Shakespeare’ (1550 – 1604)
Penyair dan penulis terbesar kita ada di nomor 31. Setelah 30 profesi yang variatif, akhirnya ada juga Penulis fiksi dalam daftar. Menurut Hart, tokoh sastra dan seni relatif kurang memiliki pengaruh pada perjalanan umat manusia. Maka tak ada tokoh seni, sastra, musik yang masuk 20 besar, dan secara keseluruhan hanya segelintir.

Identitas Shakespreare disembunyikan, digubah, ditipukan bahkan bertahun berselang setelah kematiannya masih misteri. Tapi penelitian lebih lanjut menunjuk pada satu nama Edward de Vere, orang dalam kerajaan. “Belas kasih tetapi pembunuhan, maafkan mereka-mereka yang membunuh.

Dengan bantuan finansial Ratu Elizabeth, Edward de Vere focus menelurkan karya tanpa ketakutan urusan perut. Ratu jelas mendapatkan imbalan yang sesuai, bahkan tak ada penguasa sebelum dan sesudah dia membuat pilihan setepat ini.

#32. John Dalton (1766 – 1844)
Ilmuwan Inggris yang memperkenalkan hipotesis tentang atom dalam arus utama dalam ilmu pengetahuan abad 19. Lahir di desa Eaglesfield, sebelah utara Inggris. Usia 15 tahun ia pindah ke kota Kendal lalu pindah ke Manchester saat berusia 26 tahun. Di sanalah ia tinggal hingga wafat tahun 1844.

Dua hukum penting peninggalannya, pertama tentang volume yang ditempati gas berbanding lurus dengan suhu (disebut hukum Charles), kedua hukum Dalton tentang tekanan parsial. Tahun 1804 menemukan teori atom, karya terpentingnya terbit tahun 1808 dalam buku A New system Chemical Philosophy. Dalton buta warna dan rasa penasaran akan warna malah membuatnya terkenal dalam artikel pertama di dunia yang membicarakan topik ini.

#33. Alexander Agung (365 SM – 323 SM)
Alexander the Great adalah penakluk terhebat dari zaman kuno. Lahir di Pella, ibukota Makedonia. Penaklukan paling fenomenal ke Imperium Persia terjadi tahun 334 SM, dengan tentara 35.000 Alexander sukses menginvasi Persia.

Satu-satunya penakluk yang tak terkalahkan, petualangan 11 tahun yang menakjubkan. Imbasnya luas, jelas dia berambisi menjadi prajurit terbesar sepanjang masa dan ia layak menyandangnya. Setelah Persia, merembet ke selatan dan timur. Ia berencana melanjutkan ke India atau ke Roma, Kartago dan Barat Daya Mediterania. Apapun rencananya, ternyata penaklukan berikutnya tak terjadi. Awal tahun 323 SM saat tinggal di Babilon, Alexander meninggal dunia setelah terserang demam 10 hari. Ia belum genap berusia 33 tahun.

#34. Napoleon Bonaparte (1769 – 1821)
Jenderal dan kaisar besar Prancis. Nama aslinya adalah Napoleone Bounoparte. Lima belas tahun sebelum lahir, Prancis merebut Corsica. Saat ia berusia 20 tahun, Revolusi Prancis pecah dan dalam beberapa waktu Prancis terlibat perang kekuasaan. Saat pengepungan Toulon ia sudah merasa menjadi warga Prancis, melupakan nasionalisme Corsica. Keputusan terpentingnya adalah tidak ada hak istimewa yang melekat kepada keturunan, semua memiliki hak yang sama di hadapan hukum.

Satu lagi, keputusan penting atas The Louisana Purchase (pembelian atas Louisana) mungkin adalah pembelian tanah terbesar yang berlangsung damai dalam sejarah, mengubah Amerika Serikat menjadi Negara yang besar nyaris sebuah benua. Keputusan Prancis menjual Amerika Serikat muncul berdasarkan keputusan sewenang-wenang secara individu seorang Napoleon Bonaparte!

#35. Thomas Edison (1847 – 1931)
Sang penemu serba bisa, terlahir di Milan, Ohio. Hanya mengenyam pendidikan formal selama tiga bulan, dan sang kepala sekolah mencapnya anak dungu. Penemuan terpentingnya tahun 1879 atas bohlam lampu pijar praktis. Tahun 1882 ia mengemukakan bahwa dalam keadaan hampa udara, arus listrik dapat dibuat mengalir antara dua kawat yang tidak saling bersentuhan. Fenomena ini disebut Efek Edison.

#36. Anthony Van Leeuwenhoek (1632 – 1723)
Sang penemu mikroba, lahir di Delft, Belanda. Penemuannya terjadi karena hobinya mengamati mikroskop. Ia tak punya uang untuk beli mikroskop, ia menciptakan instrumennya sendiri. Leeuwenhoek merupakan pengamat yang luar biasa sabar dan teliti, memiliki pengelihatan tajam dan rasa ingin tahu tak terbatas.

#37. William T.G. Morton (1819 – 1868)
Morton adalah penemu obat bius. Jauh sebelum eranya, orang dioperasi tanpa dibius, rasa sakit yang mendalam itu kini bisa dikurangi berkat jalan panjang penemuannya. Lahir di Charlton, Massachusset, lulusan dokter gigi. Awalnya dicoba buat bedah gigi, pakai antiseptik, lalu menjalar ke pengobatan lain. Tulisan di nisannya:

Penemu dan pengungkap pembiusan lewat pernapasan, Yang dengannya rasa sakit takkala dibedah terhindarkan dan sirna. Yang sebelumnya dibedah terasa sakit sepanjang waktu. Yang sejak itu, rasa sakit terkendalikan oleh ilmu pengetahuan.’

#38. Guglielmo Marconi (1874 – 1937)
Penemu radio lahir di Bologna, Italia dari keluarga berkecukupan dididik secara privat, saat usia 20 tahun ia melakukan eksperimen dari temuan Heirich Hertz yang mengantarnya menemukan bahwa ada gelombang-gelombang elektromagnetik tak terlihat di udara, melintas dengan kecepatan cahaya. Gelombang itu lalu dianalisa dan dicoba untuk mengirim sinyal ke kapal-kapal, pesan yang dikirim dengan morse itu berhasil. Lebih lanjut ia mencoba mengirim suara, dan taa-daaa terciptalah radio!

#39. Adolf Hitler (1889 – 1945)
Orang yang paling bertanggung jawab atas kematian 35 juta jiwa di era paling kelam abad 20. Dampak Hitler atas dunia jelas sangat besar. Anti Yahudinya, malah mencipta Negara Yahudi pertama setelah 15 tahun ia meninggal. Rasanya sudah banyak hal seram yang kita dengar tentang Nazi.

#40. Plato (427 SM – 347 SM)
Filsuf Yunani kuno, mewakili titik awal filsafat politik Barat. Lahir di Athena, semasa muda berkenalan dengan filsuf ternama Socrates, dan bersahabat dengannya. Saat berusia 70 tahun, Socrates diadili dengan alasan yang kurang jelas. Ketidaktaatnya merusak kaum muda Athena. Socrates dieksekusi, oleh Plato disebut ‘orang paling bijak, adil dan terbaik yang pernah saya kenal’, membuatnya muak atas pemerintahan demokratik.

Bentuk pemerintahan terbaik menurut Plato adalah aristokrasi, bukan aristokrasi turunan atau monarki tapi aristokrasi kepiawaian yakni kekuasaan ada di tangan orang-orang terbaik dan paling bijak di negeri tersebut. Orang harus dipilih melalui pungutan suara, melalui seleksi proses co-optation. Orang yang sudah kelas wali, harus memilih anggota tambahan ke dalam barisan itu berdasar kepiawaian. Dan beliau adalah orang pertama yang bilang untuk kesetaraan gender agar kesetaraan peluang tercipta.

#41. Oliver Cromwell (1599 – 1658)
Pemimpin militer brilian yang penuh inspirasi, sosok paling bertanggungjawab atas pembentukan Demokrasi Parlementer di Inggris, meredam perang saudara. Lahir di Hutingdon, Inggris. Saat itu Inggris terpecah dalam dua kekuatan pertikaian relijius dan monarki absolut. Sejak tahun 1653 – 1658 ia bergelar Lord Protector – Sang Penjaga – telah menguasai Inggris, Skotlandia dan Irlandia. Selama masanya Inggris dalam keadaan baik. Pemimpin yang toleransi beragama, mengizinkan Yahudi kembali ke Inggris. Melunakkan undang-undang keras, dan politik luar negeri yang jitu. Berkat kepemimpinannya Inggris Raya menjadi lebih hebat.

#42. Alexander Graham Bell (1847 – 1922)
Sang penemu telpon, lahir di Edinburg, Skotlandia. Hanya mengikuti pendidikan formal sebentar, ia dididik keluarga dengan baik. Bell pindah ke Boston tahun 1871, pada Februari 1876 ia mendaftarkan hak paten dan dikabulkan beberapa minggu kemudian. Menarik untuk dicatat bahwa ada orang lain, Elisha Grey yang juga mendaftarkan paten yang sama di hari yang sama, hanya terlambat beberapa jam!

Bell dan istrinya kaya raya, sahamnya melonjak gila. Di bulan Maret 1879 memiliki saham telpon 15 persen, dalam tujuh bulan harganya dari 250 dollar menjadi 1000 dollar per lembar. Pada 1881, mereka ceroboh menjual 1/3 sahamnya yang sedang naik daun atas saran istrinya karena takut harganya akan anjlok. Padahal semakin menggila di kemudian hari, tapi tetap mereka keluarga kaya raya sehingga memiliki dana untuk membuat laboratorium dan merekut tim untuk riset. Minat berbaginya beragam di amal, tapi lebih ke membantu tuna rungu karena istrinya juga tuna rungu yang sebelumnya adalah muridnya.

#43. Alexander Fleming (1881 – 1955)
Sang penemu penisilin lahir di kota Lochfield. Skotlandia, lulus dari sekolah kedokteran St. Mary’s Hospital, London. Tahun 1928 inilah Fleming membuat penemuan besarnya, penisilin adalah zat yang tak berbahaya, bahkan bisa untuk kekebalan tubuh.

Selama 10 tahun obat mukjizat itu tidak dapat dipakai orang, tahun 1930 dua peneliti kesehatan asal Inggris: Howard Walter Florey dan Ernst Boris Chain membaca artikel Fleming dan mencoba serta mengverifikasi hasilnya. Mulai 1941, mereka mencoba pada manusia, dan sukses. Tahun 1945 Fleming dapat hadiah nobel dibagi dengan Florey dan Chain.

#44. John Locke (1632 – 1704)
Filsuf keren, favorit saya ini ada di urutan ke 44. Ia merupakan penemu ide-ide dasar demokrasi konstitusional dalam bentuk yang utuh dan koheren. Locke lahir tahun 1632 di Wrington, Inggris. Buku pertamanya adalah An Essay Concerning Human Understanding (1690), berisi diskusi asal usul, watak, dan batasan pengetahuan manusia. Pada dasarnya pandangan Locke empiris dan terpengaruh oleh pemikiran Francis Bacon serta Rene Descartes.

Dalam A Letter Concerning Toleration (diterbitkan pertama kali tanpa nama tahun 1689) Locke menegaskan bahwa Negara tidak boleh ikut campur dalam kebebasan beragama. “… baik Pagan, atau Muslim, atau Yahudi, tidak boleh dikecualikan dari hak sipil persemakmuran karena agamanya.”

Menurutnya tujuan pemerintahan adalah melindungi warga dan hak milik warga Negara. Pandangan ini kadang disebut ‘teori jaga malam pemerintah.’

#45. Ludwig Van Beethoven ( 1770 – 1827)
Composer terbesar dilahirkan di Bonn, Jerman. Semasa muda, ia ke Wina dan diperkenalkan dengan Mozart, tapi perkenalan mereka singkat. Konon ia pernah berkata, “Musik ini bukan untuk Anda, ini untuk zaman mendatang.”

Kebenaran jauh lebih aneh dari fiksi: faktanya selama bertahun-tahun dia menderita ketulian total, Beethoven melakukan lebih daripada sekedar menyamai kualitas semua karya sebelumnya.

#46. Werner Heisenberg ( 1901 – 1976)
Fisikawan Jerman mendapat hadiah nobel tahun 1932 berkat perannya menemukan mekanika kuantum, salah satu pencapaian terpenting ilmu pengetahuan. Salah satu prinsip ketidakpastian bahwa fisika – dalam keadaan paling lumrah – hanya snaggup membuat prediksi-prediksi statis. Einstein pernah berkata, ‘Tuhan bermain dadu dengan alam semesta.’ Namun hakikatnya ini pandangan yang oleh kebanyakan ilmuwan dianggap perlu untuk diadopsi.

#47. Loius Daguerre (1787 – 1851)
Seorang yang mengembangkan metode praktis dalam fotografi di akhir tahun 1830an. Lahir di kota Cormeilles, utara Prancis. Mudanya seniman, perancang diorama, sebuah sajian seni lukis spektakuler dengan efek pencahayaan. Dari situlah ia meneliti cahaya dan bias, berkolaborasi dengan Niepe yang mengemukakan bahwa bitumen Judea – sejenis aspal – bersifat peka cahaya. Dengan menggabungkan zat peka dengan camera obscura, Niepe mencipta kamera pertama. Foto yang diambilnya tahun 1826 kini masih ada di museum. Duet ini terus memperbarui temuan. Hingga tahun 1839, William Henry Fox Talbot, ilmuwan Inggris menemukan metode fotografi yang berbeda lagi dalam bentuk negative film yang bertahan dipakai hingga generasi 1990an.

Kini foto jauh lebih modern, tak perlu aspal, tak butuh negatif, kita bisa cetak dengan mudah dan murah tapi tetap arah menuju ke sini membutuhkan proses berliku dua abad!

#48. Simon Bolivar (1783 – 1830)
George Washington dari Amerika Selatan. Sang pembebas lima Negara Amerika Selatan: Kolombia, Venezuela, Ekuador, Peru dan Bolivia. Lahir di Caracas, Venezuela di tengah keluarga bangsawan Spanyol. Terpengaruh pemikiran Para Pencerah Eropa: Locke, Rousseau, Voltaire dan Montesquier.

Di Roma tahun 1805, di puncak bukit Aventine, Bolivar mengangkat sumpah terkenalnya bahwa ia tak akan pernah beristirahat sampai tanah airnya dibebaskan dari cengkraman Spanyol. Dan akhirnya kita tahu, berkat perjuangannya negara-negara itu akhirnya merdeka. Sayangnya saat meninggal dunia pada Desember 1830, dia dalam keadaan patah semangat, miskin dan diusir dari tanah kelahirannya. Ironis, sang bangsawan pejuang dengan gelar El Libertador (Sang Pembebas) di akhir hidupnya justru malah disebut penghalang perdamaian. Namun waktu membuktikan, dialah sang pejuang kemerdekaan sejati.

#49. Rene Descartes (1596 – 1650)
Saya berpikir, maka saya ada.” Bahwa Tuhan itu ada dan bahwa dunia luar itu ada. Initalh titik pijak Descartes. Ia berkeyakinan hanya ada sedikit pengetahuan yang dapat diandalkan dalam bidang mana pun, kecuali matematika. Descartes memutuskan agar dia dapat mencapai keberanan. Dia harus mulai dari nol. Dengan demikian ia memulai dengan keraguan segala hal – semua hal yang diajarkan gurunya, semua kepercayaannya, semua pemikiran yang tampak masuk akal – bahkan keberadaan dunia eksternal, bahkan keberadaanya sendiri – dengan kata lain meragukan segala-galanya. Sebuah pemikiran terbalik dari Santo Agustinus dan kebanyakan ahli teologi abad pertengahan bahwa kepercayaam harus didahulukan.

Dia percaya bahwa seluruh dunia – kecuali Tuhan dan jiwa manusia – beroperasi secara mekanik, dan karena itulah semua peristiwa dapat dijelaskan melalui sebab musabab mekanik. Karena itu ia menolak segala astronomi, sihir, dan bentuk takhayul lainnya. Jadi pada hakikatnya hewan adalah mesin yang rumit, dan bahwa tubuh manusia pun tunduk pada hukum-hukum mekanik sederhana. Ia dikritik rekan sejawat, sebagian karena mereka merasa filosofi itu melibatkan penalaran melingkar.

Descartes menyukai ruangan hangat dan selalu menikmati tidur larut. Ia selalu resah saat tahu ratu ingin pelajaran dimulai pada pukul lima pagi. Lahir di desa La Haye, Prancis, ia mendapat gelar hukum di Universitas Poiliers.

#50. Michelangelo (1475 – 1564)
Seorang pelukis, pemahat, dan arsitek brilian dari Italia. Lahir di kota Caprese, Italia sekitar 40 mil dari Florence. Fresco, lukisan dinding yang menghiasi langit-langit Kapel Sistine di Roma dielu-elukan sebagai pencapaian artistik terbaik sepanjang masa. Walau begitu Micahelangelo menganggap ia adalah pemahat, karya-karyanya Patung David, Moses, dan Pieta adalah ciptaan seni yang melampaui zaman.

Bersambung…

100 Tokoh Paling Berpengaruh Di Dunia | By Michael H. Hart | Diterjemahkan dari The 100: A Ranking of the Influential Persons in History (Revised edition) | Terbitan Citadel Press, Kensington Publishing Corp. Tahun 1992 | Copyright 1978, 1992 | Penerbit Noura Books (PT Mizan Publika) Penerjemah Ken Ndaru, M. Nurul Islam | Editor Hanif | Penyelaras aksara Alfiyan | Penata letak Nurhasanah Ridwan | ISBN 978-602-385-204-8 | Pernah diterbitakn dengan judul serupa oleh Penerbit Noura Books tahun 2012 | Cetakan I: Desember 2012 | Dua dari empat

Untuk mengenang ayahku, buku ini tidak akan pernah ditulis tanpa dorongan dan inspirasi darinya.

Karawang, 2811-011218 – Coldplay – Yes

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s