Anna Karenina #22

Anna Karenina #22

“Kejadian tadi Stiva. Kejadian tadi, pastilah itu pertanda buruk.”
Buku yang aslinya sangat tebal, terbitan KGP sampai dua jilid. Sampai sekarang ga kesampaian untuk memiliki, makanya saat melihat terbitan Gradien yang tipis ya langsung sikat. Dibaca dalam sehari, dalam acara ngumpul keluarga, ternyata kalau kita sempat-sempatkan baca saat semua terlelap bisa juga sekalipun sedang ga di rumah.
Hanya peduli pada kepentingan sendiri. Seenaknya saja.
Untukmu masa depan masih terbentang luas – Stiva
Harapan adalah kekuatan yang sering kali membuat manusia mampu melakukan banyak hal, mengalahkan ketakutan sekaligus keraguan yang mungkin masih bercokol di dalam hati.
Maukah engkau menjadi istriku? Menikahlah denganku,Kitty. Hatiku sudah lama tertambat, terpenjara dalam kilau kedua matamu.
Orang tua out telah dibutakan oleh harapan.
Sesuatu telah mati di dalam diri Levin.
Ada sesuatu yang melimpah dalam diri perempuan itu. Sesuatu yang telah mencuri hati Vronsky.
Selalu ada maaf dalam ruang bernama cinta.
Menertawakan betapa kejam nasibnya, dan betapa bodoh dan naïf dirinya.
“Oh tidak. Dengarkanlah, jika pria itu ternyata mampu berpaling ke lain hati xecepat ia membalikkan telapak tangan, maka akan lebih baik bagi Kitty untuk patah hati sekarang.
“Aku ingin bersamamu. Ya aku harus bersamamu.”
Andai saja kita bertemu sepuluh tahun lebih awal, andai saja ia tidka datang ke pesta debut Kitty, andai saja…
Kamu pergi dengan ibunya dan pulang membawa anaknya. Bagaimana perjalananmu Vronsky? Pastilah menyenangkan bisa kembali ke Petersburg?
Semua ini bukan salah Anna. Pria mana yang sanggup bertahan di depan gairah kecantikan Anna. Apalagi bocah bau kencur seperti Vronsky.
Ia sudah memiliki segalanya suami yang begitu menyayangi dirinya. Seorang anak yang memujanya, rumah yang nyaman. Hidupnya sempurna. Benar apa yang dikatakan Lidia, ia beruntung.
Ia selalu menerima Alexie seakan-akan ia adalah bagian takdir yang harus dijalani.

Ulasan singkatku di ig: lazione.budy – Buku ke #50 tahun ini yang kubaca adalah #AnnaKarenina karya #LeoTolstoy kutuntaskan baca sehari ini di rumah Aunty Mega, Klari. Duuh… Kejamnya cinta. Saya malah sependapat ‘Cinta tak selalu memnutuhkan pertanyaan mengapa’. Apalagi statusnya seorang istri yang terikat janji suci. Cinta pada pemuda yang menggoda dan menantang dunia dengan bilang ya. Salut sama #Alexei sabar dab lura biasa mempertahankan keluarga apapun rintangan. Apapun alasannya, dia seorang gentlemen. Hanya suami luar biasa gilax yang mau tetap menerima istrinya sekalipun ia sudah melukai. ’Silakan lakukan apa pun yang kamu mau. Kamu tetap istriku. Titik.’ Cinta selalu mempunyai tempat untuk maaf, tidak semua orang mendapatkan kesempatan kedua.’ Sementara saat say abaca versi padat Terbitan Gradien Mediatama. Suatu saat saya pasti akan mendapatkan versi seribu halamannya. Suatu hari nanti…

Anna Karenina | By Leo Tolstoy | Dikisahkan olhe Svetlana Belova | Penerbit Gradien Meditama | cetakan pertama, 2013 | Penyelia Ang Tek Khun | Penata Letak Techno | Deasin sampul Heavenly.illusionz | ISBN 978-602-208-102-9 | 1 2 3 – 2014 2013 | Skor: 5/5

Happy families are all alike; every unhappy family is unhappy in its own way. – Leo Tolstoy

Karawang, 260618 – Sherina Munaf – Demi Kamu dan aku

#22 #Juni2018 #30HariMenulis #ReviewBuku

Iklan