The Shape of Water: Bizzare Fairy Tale

Stickland: You may think, ‘That Thing looks human’. Stands on two legs, right? But, we created in the Lord’s image. You don’t think that’s what Lord looks like, do you?

Film yang sekedar bagus. Aneh sekali juri Oscar memberi 13 nominasi, overated! Sebagai komitmen saya yang tak terlalu suka film ini, saya tak menjagokan satupun akan dimenangkan. Sejatinya saya penggemar film-film Del Toro, Pan’s Labyrinth tetap yang terbaik. Sayang sekali saat beliau dilirik penghargaan tertinggi untuk kategori bergengsi justru malah saat film yang seperti ini.

Kisahnya tipikal Hollywood. Saya bahkan sudah bisa menebak ending-nya ketika menit baru berjalan 10. Jelas sekali, akan ke mana arah film ini saat tahu gadis bisu jatuh hati sama makhluk air yang terkekang, apalagi saat penjelasan singkat dari mana asal Elisa, klise sekali. Perkenalan, penyelamatan, pertentangan – sedikit, dan happy ending. Kenapa film pole position Oscar justru kisah semacam ini?
Kisahnya dibuka dengan narasi pria bersuara bareto dengan setting sebuah ruangan penuh air. Ruangan berisi segala perabot itu ada dalam air, ia bertutur tentang peri, tentang kisah putri dan monster air yang dicinta. Sang narator adalah Giles, pria penyendiri yang jadi saksi peristiwa Beauty and the Beast. If I told you about her, what would I say? I wonder.

Elisa Esposito (Sally Hawkins) dan Zelda Fuller (Octavia Spencer) adalah duo petugas cleaning service di sebuah badan pemeriksa antariksa The Occam Aerospace Research Center. Elisa bisu, tapi bisa mendengarkan sejak lahir? Entahlah, ia tak tahu siapa orang tuanya karena dibesarkan orang lain saat bayi ditemukan di pinggir sungai. Ia begitu mencintai sebuah sepatu, sebuah tampikan halus untuk Cinderella. Kolonel Richard Stickland (dimainkan dengan aneh oleh Michael Shannon) adalah Penanggungjawab utama penelitian temuan makhluk laut yang dikerangkeng. Makhluk air laut itu disebut ‘Asset’ (diperankan tanpa dialog oleh Doug Jones – yang punya peran juga dalam Hell Boy sebagai Abe) – manusia ikan humanoid? Stickland memperlakukannya dengan sadis. Menggunakan pentung listrik, sehingga saat melawan akan distrum. Kejam, aneh, ga jelas. Dokter Robert Hoffstetler (Michael Stuhlbarg) adalah kepala penelitian, ia sudah tampak tak wajar sejak awal diperkenalkan. Bisa bahasa Rusia, melakukan pertemuan-pertemuan rahasia, dan menyimpan sebuah misteri. Dengan setting Baltimore tahun 1960an, perang dingin yang berlangsung dan segala kecurigaan bisa menjadi bencana. Setting yang sama dengan Pan’s Labyrinth nih. Ternyata benar, ia adalah agen rahasia Soviet bernama Dimitri. As Lenin said, There is no profit in last week’s fish.

Suatu saat terjadi kegaduhan di ruang teliti, dua jari sang kolonel putus karena suatu hal ketika dekat si makhluk. Elisa dan Zelda dipanggil untuk membersihkan darah yang tercecer, dua potongan jari ditemukan. Elisa menemukan koneksi saat dekat dengan Asset, maka saat ada kesempatan masuk dan berinteraksi ia membawa telur yang disambut suka. Perkenalan tanpa bicara, hanya mengandalkan isyarat cinta – eheemmm. Pertemuan mereka dipergoki dokter Robert tapi tak menegur, hanya memperhatikan dalam gelap, yang lalu melapor pada bos Rusia-nya bahwa makhluk itu kemungkinan bisa berkomunikasi. ‘Waktu hanyalah sungai yang mengalir dari masa lalu kita.’

Sementara Elisa keseharian tinggal bertetangga dengan Giles (Richard Jenkins) adalah pelukis, mereka tinggal apartemen di atas sebuah gedung bioskop sepi Orpheum yang sedang menayangkan ‘Triumphant Return of The Story of Ruth & Mardi Grass’. Nantinya ada adegan absurd bagimana bisa makhluk itu di tengah kuris kosong bioskop yang menayangkan film? Dan imaji nyanyi tak lazim. Berkomunikasi dengan isyarat, mereka menampilkan adegan aneh saat beli kue lime ‘Pie Guy’, menonton tv hitam putih dan walau langganan kue yang tak enak mereka selalu berulang. Kenapa Giles selalu beli akan diungkap dengan sedih, nantinya.

Atasan Stickland, Jenderal Hoyt (Nick Searcy) memberi tenggat waktu akan ke arah mana penelitian ini. Dan kemudian memutuskan membolehkan membedah sang makhluk, dokter Robert yang tahu mencoba melawan. Maka terjadilah konspirasi pelarian diri. Elisa membantu membawanya keluar dalam gerobak binatu, Zelda yang tahu membantu, Giles menyupiri, dokter Robert memasang bom (made in Israel) untuk mematikan listrik agar CCTV tak aktif, dan walau ada adegan tembak-tembakan kalian pasti bisa menebaknya.

Di apartemen sang makhluk ditempatkan di bak mandi yang ditabur zat asin dan garam melimpah. Sembari menunggu Hari H pelepasan ke laut liar pada saat hujan mengisi air kanal yang akan membawanya ke laut luas, mereka mengakrabkan diri. Tangan Giles terluka tak sengaja, ternyata bisa disembuhkan seketika ketika disentuh makhluk. Kepala botaknya jadi tumbuh rambut, luka separah apa bisa disembuhkan. Wow, minta royalti nih ke Wolverine. Apakah Elisa nantinya bisa ngomong kalau lidahnya dicium? ‘No name no ranking, they just clean’.

Stickland diberi waktu tenggat 36 jam untuk kembalikan makhluk. Dokter diberi waktu 48 jam untuk eksekusi keputusan agen rahasia. Kill it, destroy it. Elisa punya waktu yang mendesak menuju hari pelepasan. Semua punya kepentingan, bagaimana akhir makhluk air laut itu?

Fairy tale snob, aneh dan yah standar. Tak ada yang istimewa, ketebak dan harapan tinggi sebagai pemegang nominasi terbanyak tak terbukti berkualitas tinggi. Inspirasi Asset dari film The Black Lagoon. Tampilan makhluknya juga tak wow, kalau pembandingnya karya Del Toro yang punya Hell Boy dan sobat Princess Ofelia, jelas Asset tidak ada apa-apanya. Apakah ada kemungkinan Asset adalah pasukan neraka yang terlepas? Del Toro memastikannya tidak ada hubungan dengan The Golden Army. Di Soviet ada novel dengan tema yang mirip karya Belyaev berjudul Amphibian Man yang terbit tahun 1928. Inspirasi?

Michael Stuhlbarg dalam seminggu ini kutonton beruntun, kok bisa? Sebab ternyata dia juga ambil bagian di film Call Me By Your Name dan The Post. Sedang naik daun nih, seperti Lily James yang juga ada dalam Baby Drive dan Darkest Hour. ‘What am I doing, interviewing the help?’ Pemilihan nama Elisa sendiri tak sembarangan karena merujuk pada Eliza dalam My Fair Lady-nya Audrey Hepburn. Terlalu banyak referensi film ini yang menyambungkan karya lain.

Unable to perceive the shape of you, I find you all around me. Your presence fills my eyes with your love, it humbles my heart, for you are everywhere.’ – Rumi

Let me hear you whispher!

The Shape of Water | Year 2017 | Directed by Guillermo del Toro | Screenplay Guillermo del Toro, Vanessa Taylor | Cast Sally Hawkins, Michael Shannon, Richard Jenkins, Octavia Spencer, Michael Stuhlbarg, Doug Jones, David Hewlett, Nick Searcy, Steward Arnott | Skor: 3/5

Karawang, 040318 – Pitbull – Wild Wild Love

Satu komentar di “The Shape of Water: Bizzare Fairy Tale

  1. Have you heard an anime entitled Koe no Katachi? I think the title comes from it, which literally means The Shape of the Voice. They both have woman not-able-to-talk protagonist. Again, inspiration?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s