Kreatif Menulis Cerita Anak #25

AA Navis: “Kalau seseorang sedang lapar dan haus, pastilah pikirannya tidak jernih. Saya termasuk perokok kelas berat. Kalau lagi asyik menulis tiba-tiba rokok habis, lebih-lebih kalau tengah malam, saya behenti menuis. Bahkan sebelum menekan tuts mesin ketik, saya harus merokok terlebih dahuu.”

Di tahun 2013 saat berkunjung ke Cikarang Mal Lippo, ketika budget beli buku masih sangat ketat kami membeli buku dengan sangat selektif. Harga jadi pertimbangan utama. Bahkan untuk sekedar buku non fiksi pun saya harus mencari yang dibawah 40 ribu. Awanya saya ambil buku kumpulan tips mengotak atik komputer karena saat itu komputerku sedang instal ulang sehingga sekalian dimodif aplikasinya, lalu buku motivasi macam Mario Teguh yang sebenarnya sudah dengan mudah ditemukan di banyak web. Tapi pada akhirnya justru tips menulis buku anak inilah yang kubawa pulang.

Dengan sampul buku yang ciamik, bergambar seekor gajah di kelilingi bianatang kecil lain sedang membaca buku. Yang terlintas saat tu adalah novel-novel anak legendaris dari Alice InWonderland, The Wizard Of OZ, sampai The Trasure Island. Yah, ternyata isinya jauh dari bayang. Ringkasan di sampul belakang berujar:

Kreatif: menyampaikan pesan ini buku untuk anak sesuai latar belakang budaya, psikologi dan kehidupan anak masa kini. Edukatif: menciptakan naskah yang mampu mendidik karakter dn peribadian anak. 

Awalnya kukira akan ada tips secara khusus yang bisa menjadikan tulisan lebih tajam dan edukasinya mumpuni, namun hanya sebagian sangat kecil. Karena seperti yang ada di sampul depan bawah, ada sederet nama-nama kontributor tulisan, yang dengan otomatis buku ini keroyokan, yang secara otomatis pula akan beda pendapat, ide berbeda tiap orang, lalu tak fokus ke tulisan anak. Justru terlalu global.

Ditulis secara keroyokan, buku ini awalnya memang lumayan bervitamin. Dengan mengenalkan sejarah tulisan. Dari zaman Mesr kuno sampai zaman perjuangan Emile Zola di Perancis. Dari alfabet pertama di Cina sampai tulisan yang mengubah opini publik dalam Pondok Paman Tom. Lalu bergerak dalam aturan main dalam tulisan. Sedari awal Penulis harus memutuskan mau dalam bentuk apa nanti karyanya. Syarat untuk kesiapan menulis selain bakat Penulis harus mempunyai: Kemauan / niat, lusa wawasan, kaya imajinasi, DISIPLIN, kreatif, persepsi, tangguh tak mudah putus asa, menguasai teknik menulis dan memahami bahasa. Wah, syaratnya berat juga. Padat dan berisi.

HB Yassin dalam pidatonya ketika menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Indonesia tanggal 14 Juni 1875 berkata: “Timbulnya kesusastraan Indonesia modern adalah berkat pertemuan dengan pemikiran dunia barat padapermulaan abad ini dengan mulai didirikannya sekolah-sekolah yang memiliki dasar pendidikan modern.”

Fiksi ada setua usia manusia. Cerita pendek yang baik adalah cerita pendek yang sederhana dalam penyajian tetapi padat dengan makna, kuat dalam tema, bagus dalam pemilihan tokoh, mengandung pesan berharga, enak dibaca, meninggalkan kesan yang dalam. Beberapa hal yang perlu diingat dalam tulisan (cerpen): mengetahui tema, mengetahui teknik menulis, memahami bahasa dengan baik, konsisten, logis/masuk akal, tidak bertele-tele, hemat kata, efektif, teliti dan cermat memperhatikan lingkungan, perkaya imajinasi, pertajam persepsi, tangguh/tidak mudah putus asa, berani mengutarkan pendapat, perasaan, dan gagasan. 

Tips agar karya kita terbit ala Titis Basino:

#Jangan sekali-sekali mengirim karya yang belum jadi atau setengah jadi.

#Kirimkan naskah yang prima, nomor wahid.

#Buatlah pngantar yang simpatik dengan argumentasi yang meyakinkan.

#Proaktif. Jangan hanya menunggu pasif. Tapi cobalah menjemput bola, sering-seringlah berdiskusi dengan Penerbit atau editor mengenai dunia Anda.

Membaca adalah kunci keberhasilan anak bahkan pada sepanjang hidupnya kemudian. Tanpa kemampuan baca yang baik, banyak kesempatan emas dan profesi yang menjanjikan hilang. Dengan kata kali, budaya membaca sangat penting, baik untuk individu atau masyarakat. 

Selain bahasa yang harus sesuai dengan dunia anak, pemilihan topik yang menarik, pengembangan alur yangmampu membuat anak dag dig dug menebak kelanjutan cerita dan penasaran ingin melanjutkan membaca dari penokohan yang mempu membuat anak keki karena suka atau benci akan tokoh cerita juga sama pentingnya. Semua unsur itu harus padu dan saling menunjang. Paduan semacam inilah wujud cerita anak yang unggul.

Well, buku ini draft-nya sebagian dicipta tahun 1990an. Terlihat dari akhir tulisan yang menyertakan tangga dan tempat. Buku ini terbit tahun 2012, berarti butuh lebih dari satu dekade untuk terbit! Era itu kan Penulis lokal masih menggunakan mesin tik (kecuali yang sudah beruang mungkin punya Windows 98), itu artinya butuh perjuangan ekstra untuk mewujudkan tercetaknya buku ini. Hebat juga. Isinya mungkin sederhana, tapi perjuangan untuk memperkaya buku motivasi Menulis perlu diapresiasi. 

Karena tulisan keroyokan, jadi beberapa tips ditulis ulang temanya. Beberapa lebih sebagai tips menulis secara umum (bukan spesifik) untuk sebuah karya anak-anak. Beberapa bervitamin untuk menambah motivasi. Buku ini mungkin sederhana untuk Penikmat karya tulis yang kawakan, tapi saya yakin untuk pemula akan sangat membantu. Lihatlah, di rak toko buku. Tersebar buku-buku anak yang tercipta dari tangan anak-anak. Dan yang luar biasa, itu adalah asli karya anak bangsa. Mudah-mudahan buku ini juga memberi andil positif. Hidup anak Indonesia!

Mari berkarya.

Kreatif Menulis Cerita Anak | oleh Titik WS, Riris K. Toha Sarumpet, Titis Basino P.I., Sumard, Korrie Layun Rampan, Ismail Marahimin, Fawzia Aswin Hadits | editor Irwan Kurniawan | pembaca pruf Tim Nuansa | desain kover Andy Yoes Nugroho | penyelaras akhir Mathori Alwustho | cetakan I, Agustus 2012 | Penerbit Nuansa | 134 hlm.; 14,5 x 21 cm; mechanical paper 50 gram | ISBN 978-602-8394-80-2 | Skor: 2,5/5

Palur, 260617 – John Legend – All Of Me

#25 #Juni2017 #30HariMenulis #ReviewBuku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s