Hell Or High Water: Excellently Written And Acted

image

Tanner Howard: Why is it always the sweet ones that are such devils when you get them revved up?

Judul yang aneh. Awalnya saya tak paham, tapi begitu kelar nonton saya langsung salut. Judul yang sedikit banyak mewakili kekesalanku pada – eheem – bank. Dua saudara Toby Howard (Chris Pine) dan Tanner Howard (Ben Foster) adalah perampok bank. Sang kakak Tanner adalah kriminal yang sudah bolak balik dari jeruji besi sementara sang adik Toby lebih kalem. Hanya sekali bermasalah dengan hukum karena kasus perceraian. Penjahat kombinasi aneh ini saling melengkapi. Sementara di sisi baik ada sherif Marcus Hamilton (Jeff Bridges), seorang Texas Ranger di ujung karir. Berduet dengan Ranger keturunan Meksiko Alberto Parker (Gil Birmingham). Merekalah yang bertugas untuk menangkap duo ini.

Kisah dibuka langsung pada poin utama. Duo ini dengan mengenakan penutup kepala merampok Texas Midlands Bank di Archer City saat akan buka. Pekerja wanita ditodong pistol, tapi karena uang ada di brankas si pegawai tak tahu passwordnya mereka kesal menunggu manager bank jam 08:30, saat sang manager datang langsung dihantam. Setelah melakukan aksinya ngebut kabur. Aksi berikutnya sama, merampok bank Midland lagi kali ini di kota Olney, sedang ada nasabah kakek tua dengan uang receh koleksi tahun 1952. Ada perlawanan karena nasabah bawa pistol, Toby melakukan kesalahan setelah menggeledah si kakek pistol ditaruh di dekat counter tak jauh dari korban, setelah terjadi baku tembak mereka dengan amarah debat renyah sambil menyetir, berhasil kabur. Setelah melakukan aksinya, mobil dikubur untuk menghilangkan jejak. Ganti kendaraan lain, aksi lagi. Begitu terus.

Karena uang hasil rampokan berseri, untuk menghilangkan jejak mereka bawa ke kasino untuk main judi dan ditukar koin. Setelah bermain judi, ditukar tunai dan cek untuk dicairkan ke bank Midland! Terdengar gila, tapi begitulah mereka menikmati hidup. Dalam aksinya mereka berusaha seminiminal mungkin jatuh korban, uang yang diambil hanya uang di kasir. Kesenangan melakukan kejahatan ini suatu ketika diluar rencana. Saat makan siang, Tanner melakukan aksi rampok sendiri sementara Toby sedang makan. Bukan bank cabang Midland yang membuat Toby marah, ini berbahaya. Sikap sang kakak yang memang cuek, santai saja.

Perampokan sehebat apapun pasti terbongkar. Sherif Marcus dan Alberto lalu memutuskan memantau sebuah bank dari seberang gedung, menunggu aksi. Pilihan sulit antara mendatangi bank pasca dirampok atau menunggu bank calon tempat TKP. Namun rasa frustasi melanda karena menunggu adalah tindakan yang menjemukan. Sang perampok akhirnya meningkatkan kapasitas aksinya dengan bank yang penuh nasabah dengan resiko lebih besar dan penuh gaya, mereka menuntaskan semua yang tertahan. Dalam adegan klimak yang meledak itu siapa yang akhirnya unggul?

Film ini mempunyai kejutan yang tak kita duga karena motif utama lebih dari sekedar uang rampasan. Warisan tanah keluarga Howard berisi minyak dengan ribuan Barrel per harinya. Dibanding isi minyak di perut bumi, hasil rampokan itu hanyalah receh. Jadi ini tentang apa?

Sempat mau beri judul ‘Two Freaks Chasing Two Bastards’ namun terlalu berlebihan rasanya. Duet polisi yang aneh, yang satu tua dengan ambisi mengakhir karir dengan gemilang bahkan rasisme terhadap partnernya sendiri, yang satu seorang hispanic berdarah Meksiko-Indian yang pendiam namun siap membantu senior. Mereka mengejar mantan Napi cuek bebek yang berduet dengan adik manis bersetel kalem. Namun di akhir cerita kita tahu motif perampokan itu tak sesederhana yang terlihat.

Ada adegan bagus banget saat dua Howard ini mengisi bensin dalam perjalanan ke Oklahoma, mereka berpapasan dengan dua pemuda dengan mobil hijau mengkilap di SPBU. Dengan posisi santai berkaca mata, Tanner ditantang dua begundal yang ternyata salah satunya memegang pistol. Tanner santai saja diancam. ‘aku punya anak buah’. Toby yang sedang cari makan melihat hal itu langsung bak big buk sikat si pemuda ga jelas itu. melempar pistolnya dan membuat pemuda satu lagi terlihat pecundang. Asem. Cool!

Judul film ini artinya adalah ‘do whatever needs to be done, no matter the circumstance’. Sebuah klausul kontrak yang memberatkan penyewa/peminjam di mana pembayaran tetap terus akan dibebankan kepada penyewa tidak peduli kesulitan apa yang bakal dialaminya. Kesepakatan yang tentu saja menguntungkan bank ini anehnya sudah lazim di negara-negara maju dan berkembang, termasuk Indonesia. Dasar kapitalis, di mana perlindungan warga dan konsumen kalau gini? Sistem kapitalis yang legal dan tak adil. Yah kalau mau ambil silakan kalau ga juga ga papa, tapi kalau sudah sepakat dan kau mengalami kesulitan pembayaran, pihak bank tak mau tahu. Berat? Ya. Faktanya memang begitu sistem yang berlaku. Kamvret kan.

Jadi apakah saya membela perampokan duo Howard? Jelas tidak. Bagaimanapun merampok adalah tindakan salah. Dalam film ini emang para karakter abu-abu, Ben Foster juara aktingnya, menjadi seorang kriminal yang ternyata menyimpan kelembutan. Dan itu cukup membuat kita bertepuk tangan untuk naskah yang sangat baik, ditunjang penampilan tiga bintang utamanya jelas film ini mumpuni. Jeff Bridges layak menang Oscar. Hah menang lagi? Naskah orisinil terbaik juga sah, kini makin membuatku pusing tebak mana, bagus semua euy! Yang pasti untuk best picture sulit.

3 tours in Iraq but no batloot for people like us.

Hell Or High Water | Year 2016 | Directed by David Mackenzie| Screenplay Taylor Sheridan | Cast Jeff Bridges, Chris Pine, Ben Foster, Gil Birmingham | Skor: 4/5

Karawang, 250217 – Sheila On 7 – Lia Lia Lia

Iklan

One thought on “Hell Or High Water: Excellently Written And Acted

  1. Ping balik: Best Film 2016 | Lazione Budy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s