Prediksi Oscar 2016: Priest and Justice

image

Untuk pertama kalinya sebelum hari H saya berhasil menyaksikan seluruh nominasi best picture. Perjuangannya tak semudah yang kalian kira. Sayangnya kedelapan film tak sempat saya buat tulisan semuanya. Seperti tahun-tahun sebelumnya prediksi hanya berisi satu tebakan. Tak ada seri atau dua-tiga pemenang jadi ya harus tebak SATU tiap kategori. Saya tidak suka prediksi yang menulis ‘should be’, ‘will be’ bahkan ada yang sampai tiga ‘wild card’. Come on, be gentle dengan prepare jawaban lain. Dan berikut prediksi Lazione Budy:
Best motion picture of the year – “Spotlight”
Ini adalah film yang berani. Sebuah fakta yang mengerikan diangkat ke layar lebar: kejahatan di dalam gereja! Juri Oscar tentu saja menyukai hal-hal yang unik sekaligus kontroversial. Kalau keruwetan Big Short juara. Kalau kepuasan menonton Mad Max-lah jagonya. Kalau psikologi jelas Room memimpin. Beruang ngamuk? Ya ya bisa jadi memporakporandakan panggung. Tahun ini adalah tahunnya Spotlight! Yang pasti tidak untuk Martian.
Performance by an actor in a leading role – Leonardo DiCaprio in “The Revenant”
The Danish Girl gagal kutonton setelah tahu cd tak bisa berputar di laptop. Trumbo luar biasa, saya suka film-film yang mengangkat biografi penulis. Lupakan Matt dan Fassy. Kali ini juri Oscar membeikan pilihan kepada sang legenda Leo. Yah walaupun sejujurnya aksi beliau di sana lebih banyak mengerang, melenguh dan memekik dalam pelukan beruang. Andai gagal lagi, ayo Leo bersembunyilah di dalam kuda!
Performance by an actress in a leading role – Brie Larson in “Room”
Untuk pertama kalinya aktris pujaanku Saoirse Ronan mendapat nominasi best actress. Walau aksinya jadi gadis lugu yang merantau mempesona kurasa ada yang kurang. Belum nonton Carol dan 45 Years. Yang pasti J-Law ga mungkin, bisa terjatuh lagi di panggung saking shock-nya.
Performance by an actor in a supporting role – Mark Rylance in “Bridge of Spies”
Sampai hari Minggu kaset Creed ga sempat ketonton. Inilah kategori terketat tahun ini. Semuanya bagus. Tapi kalau diurutkan Bale paling rendah, lalu Ruffalo, lalu Hardy. Yang tertinggi? Ya si mata-mata tua Mark Rylance. Penampilan gemilang tiada dua.
Performance by an actress in a supporting role – Jennifer Jason Leigh in “The Hateful Eight”
Please deh jangan Kate Winslet. Steve Jobs adalah film anti-klimak. Pengen lihat Alicia Vikander angkat piala gara-gara penampilan briliannya di Ex Machina. Well, sayang sekali kalau borunan 10,00 Dollar ini tak menang. Perubahan karakter dari yang pasrah menjadi mengerikan di akhir sungguh memukau.
Achievement in directing – “Spotlight” Tom McCarthy
Setelah beberapa kali terlepas jalur antara best picture dan best director di awal 2010-an lalu tahun lalu kembali sejalan lagi dalam Birdman. Tahun ini saya menyakini berlanjut.asal jangan Iñárritu, back-to-back juara? Please kasih yang lain dong.
Adapted screenplay – “The Big Short” Screenplay by Charles Randolph and Adam McKay
Saya sempat beberapa kali pause, rewind, play, lalu replay untuk tahu maksdu film ini. Namun tetap saja pusing, otakku ga kuat menangkap maksud awal mula bencana krisis ekonomi Amerika 2008. Script yang bagus salah satunya adalah membutuhkan konsentrasi dan berulang dinikmati. Yang pasti bukan Martian (lagi).
Original screenplay – “Ex Machina” Written by Alex Garland
Saya sempat menebak Bridge of Spies akan menang. Namun film semeriah Ex Machina ga boleh tangan hampa. Karena di kategori efek ga mungkin jadinya di kategori (menurutku) paling bergengsi ini. Go Alex Go!
Best animated feature film of the year – “Inside Out” Pete Docter and Jonas Rivera
Cukup! Tak usah dibahas. Ini pasti menang.
Best foreign language film of the year – “A War” Denmark
Tebakan liar, satu-satunya kaset yang ada di rumah ya A War. Dan kuharap juara.
Achievement in cinematography – “The Revenant” Emmanuel Lubezki
Bakal menjadikannya hatrick untuk Lubezki. Sayang sekali padahal saya suka sekali Hateful 8.
Achievement in costume design – “Mad Max: Fury Road” Jenny Beavan
All hail Immortan Joe. Kostum gila untuk film gila. Mad Max is too mad. kostum si gila dan genk-nya keren. Semoga besok saat nobar Oscar kutemui penonton memakai topeng Max. Dan saya bisa berfoto denganya.
Achievement in film editing – “The Big Short” Hank Corwin
Si krisis menang lagi? Yup!
Achievement in makeup and hairstyling – “The Revenant” Siân Grigg, Duncan Jarman and Robert Pandini
Kabar 4 jam adalah waktu yang dibuhkan untuk membentuk luka Leo membuatku memilihnya. Buzz yang berhasil.
Achievement in music written for motion pictures (Original score) – “The Hateful Eight” Ennio Morricone
Film western Quentin jadi lebih mencekam ketimbang Django. Film terbaik 2015 benar-benar disokong skore menawan.
Achievement in music written for motion pictures (Original song) – “Earned It” from “Fifty Shades of Grey” Music and Lyric by Abel Tesfaye, Ahmad Balshe, Jason Daheala Quenneville and Stephan Moccio
Film mengecewakan 50 sisi Grey memiliki lagu-lagu bagus.
Achievement in production design – “The Danish Girl” Production Design: Eve Stewart; Set Decoration: Michael Standish
Achievement in sound editing – “Star Wars: The Force Awakens” Matthew Wood
Achievement in sound mixing – “Star Wars: The Force Awakens” Andy Nelson, Christopher Scarabosio and Stuart Wilson
Achievement in visual effects – “Star Wars: The Force Awakens” Roger Guyett
Yup tiga kategori terakhir saya memilih Star Wars. Ini film yang sangat bagus dan sangat layak diapresiasi terutama di visual efek. May the force be with you!
Karawang, 280216

Iklan

2 thoughts on “Prediksi Oscar 2016: Priest and Justice

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s