Inside OUT: We Know Riley’ Head.

image

Inside Out
Sebelum saya menontonnya, ada yang bilang harusnya film ini masuk jajaran nominasi best picture. Dan ketika semalam saya selesai menontonnya, jelas saya tak setuju. Film dengan ide kehidupan di kepala manusia memang bukan barang baru, namun emang sangat bagus. Animasinya juga bagus sekali. Saying sekali ini film Disney yang ending-nya harus happy. Kelemahan utama ada di konflik, terlalu sederhana. Kita sudah sering menontonnya di serial Doraemon saat Nobita ngambek lalu memutuskan kabur dari rumah. Dan seperti itulah garis besar yang disajikan.
Riley (disuarakan oleh Kaitlyn Dias) adalah remaja yang tinggal di Minnesota. Sedari bayi kita disuguhkan ‘kehidupan’ yang ada di kepalanya. Ada 5 karakter utama yang ada di epala Riley: Joy (Amy Poehler), Anger (Lewis Black), Disgust (Mindy aling), Fear (Bill Hafer), dan Sadness (Phyllis Smith). Kehidupan yang ada di kepala Riley selalu menangkap momen yang terjadi di hadapannya. Momen itu berbentu bola bening. Mulai dari terlahir di dunia, tumbuh kembangnya sampai momen yang memaksa keluarga ini harus pindah e San Fransisco. Otomatis Riley harus meninggalkan kehidupan yang menyenangkan. Meninggalkan teman mainnya. Sekolah yang dicintainya. Tim hoki yang seru. Kehidupan baru penuh tantangan menanti di depan.
Di San Fransisco ternyata tak sesuai harapan. Tinggal di apartemen yang sempit. Barang-barang terlambat dikirim. Sekolah yang kacau, bahkan hari pertama perkenalan berubah jadi tragedi. Kesal dengan keadaan, Riley ingin pulang. Kembali ke Minnesota. Apalagi saat chat dengan temannya, terlihat ia sudah punya teman baru, semakin membuatnya cemburu. Akankah Riley memutuskan kabur?
Sementara cerita di kepala Riley lebih seru. Ada  memori core yang disimpan dalam pulau-pulau kepribadian. Suatu hari sebuah memori inti sedih (perkenalan di kelas itu tuh) coba dibuang oleh Joy sebelum mencapai ke sub pusat. Namun dalam prosesnya Joy, Sad dan memori itu tersedot keluar dari Markas, terlepas sehingga terancam terjatuh di pembuangan. Joy tak mau kehilangannya sehingga terseret ke sebuah lokasi penyimpanan. Berdua mereka mencoba kembali ke ruang kendali utama. Sayang dalam perjalanan satu per satu pulau kepribadian terjatuh. Gaswat-kan kalau mereka tak bisa kembali. Di kenyataan bisa jadi membuat Riley selamanya sedih. Dalam perjalanan mereka bertemu makhluk imajinasi masa kecil Riley, Bing Bong. Salah satu adegan menyentuh adalah saat di Dumb Memori mereka mencoba kembali naik menggunakan wagon rocket. Itu sangaaat menyentuh sampai akhirnya membuat salah satu karakter harus dilepas. Berhasilkah mereka kembali? Karena ini adalah Disney, jelas itu pertanyaan Klise.
Banyak trivia-trivia seru yang nge-link dengan film Pixar lain. Seperti gambar dari film UP di memori bola, Saat Joy dan Sad berpetualang mereka menemukan game “Find Me” dari film Finding Nemo dan game “Dinosaur World” dari The Good Dinosaur. Sebuah majalah yang menampilkan wajah Colette Tatou dari Ratatouille. Ada teman sekolah Riley yang mengenakan t-shirt dari film Toy Story. The Luxo, Jr terlihat saat flash back dari karakter Bing Bong. Mobil Cars juga terlihat beberapa kali. Mobil pizza nyaris di semua film Pixar. Dan banyaaaaak lagi. Inilah salah satu keseruan yang membuat kita layak menonton ulang-ulang untuk benar-benar memperhatikan detail gambar.
Secara keseluruhan bagus. Walaupun beberapa detail diabaikan. Seperti fakta ilmiah bahwa emosi manusia dalam kepala sebenarnya ada 27 namun untuk menjaga focus Pete hanya menampilkan lima. Padahal kalau ditelusuri ada tiga emosi yang sangat disayangkan ga dibahas yaitu Surprise, Pride dan Trust. Karena review mayoritas yang bilang wow, keseluruhan tak bisa memenuhi ekspektasi yang kadung tinggi. Kisahnya sangat mirip tv seri Herman’s Head (1991-1994) tentang kehidupan di kepala. Ini adalah film pertama animasi Oscar yang saya tonton. Walau kurang puas tapi sudah bisa simpulkan Inside Out bakalan menang. Sang pemenang memang tak selalu yang terbaik di mata penonton. Namun jelas screenplay yang tak lazim sangat menarik juri Oscar. Empat film sisanya bisa saya skip. Pertanyaan hanya apakah selain best animated film ini bisa menggondol best screenplay? Mari kita lihat.
Inside Out | Directed By Pete Docter | Screenplay Pete Docter, Michael Arndt| Cast Amy Pehler, Lewis Black, Mindy Kaling, Bill Hader, Phyllis Smith, Diane Lane | Skor: 3.5/5
Karawang, 250216

Advertisements

3 thoughts on “Inside OUT: We Know Riley’ Head.

  1. Sebenarnya ini film sederhana yang penuh dengan makna. Karena saya belum pernah menonton film Herman Head, saya harus bilang bahwa film Inside Out adalah salah satu film kartun terbaik yang pernah saya saksikan. Karena itu tadi, ceritanya sederhana tapi maknanya kena banget.

  2. Pingback: Kenapa Charlie Brown Peanuts Movie Tidak Masuk Nominasi Oscar? – Perspektif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s