Kapankah Pioli Dipecat?

Seberapa besar pengaruh pelatih dalam menentukan hasil akhir pertandingan? Sangat besar. Saat ini Lazio sedang mengalami masa sulit. Inkonsistensi penampilan membuat Lazio kini menempati posisi 9 klasemen, terlempar dari persaingan. Janganlah ngomongin Scudetto, bisa bersaing untuk satu tiket Champion saja kembang kempis. Ketidakbecusan pelatih kembali terlihat semalam saat kontra Napoli.

Memainkan pola monoton Lazio ditekuk 2 gol. Ingat, ini main di Olimpico. Kandang kebesaran kita, justru kita yang malah tertekan. Momok menakutkan itu masih sama, Higuain. Kecuali pinaltinya yang gagal musim lalu, ini pemain memang selalu bikin jengkel Laziale. Setelah gol Higuain hanya berjarak kurang dari 5 menit Napoli mengunci poin penuh lewat Calejon. Respon buruk Pioli, Elang Biru tak bisa apa-apa. Sedari awal sudah salah Pioli.

Memainkan Machetti sedari awal yang baru pulih dari cidera, alih-alih Berisha yang sedang top performa jelas pilihan bodoh. Entah apa yang ada di kepala Pioli sehingga merotasi posisi genting saat krisis sedang menempa. Logikanya pemain yang sedang bagus kasih minute play lebih banyak. Posisi belakang juga salah, Lord Konko digeser setelah Basta kembali. Lulic yang sudah nyetel di posisi bek kiri didorong ke depan. Duh bos! Karena krisis pemain depan Klose dimainkan sejak awal, yah sang Legenda harus kasih kesempatan lebih banyak.

Dengan kekakalah 0-2 ini, poin kita kini 32. Gab 8 dari posisi salvation. Jauh dari posisi ideal juara. Komposisi pemain sudah sangat bagus. Dari Basta, Savic, Biglia, Felipe, Djorjevic sampai Candreva. Semua bintang. Salah asuhan. Harusnya Pioli dipecat sejak November 2015. Saat indikasi susah menang sudah terlihat. Nyatanya Lotare (Lolito dan Tare) enggan mengeluarkan uang pesangon yang seberanya juga ga banyak-banyak amat. Kalian pelit! Lebih mementingkan uang ketimbang prestasi. Tak ada pilihan yang lebih bijak, semakin cepat memecat Pioli semakin bagus. Atau Lolito sekalian tending saja, metode Mr. Krab sudah tak cocok di era sekarang. Belajar dari tetangga, Rudi yang lumayan bagus sejak awal musim lalu menurun saat pertengahan saja sudah diganti. Masak Pioli yang jelek sedari awal dan konsisten sampai sekarang masih dipertahankan. Untuk jadi juara harus dilatih pelatih juara. Ayooo #PioliOut !

Susunan Pemain
Lazio: Marchetti, Hoedt, Basta, Konko, Mauricio, Parolo, Lulic, Onazi, Anderson (Djordjevic 88), Candreva (Keita Balde 39), Klose (Mauri 70).
Napoli: Reina, Maggio, Albiol, Koulibaly, Strinic, Jorginho, David Lopez, Hamsik, Callejon, Insigne (Mertens 65), Higuain (Gabbiadini 71).

Karawang, 040216

Iklan

3 thoughts on “Kapankah Pioli Dipecat?

  1. Statement yg terakhirnya kurang setuju bang hehe. Maurizio Sarri pelatih spesialis tim kecil, tapi bisa membawa Napoli peringkat 1. Allegri pun dulu jg begitu waktu ditarik dari Cagliari ke Milan.

    Tapi Pioli memang harusnya sudah diganti sih, udah dikasih kesempatan sekian lama soalnya. Lazio masih ada harapan lah di Europa League. Walaupun berat, kalo bisa jadi juara, bisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s