Mission: Impossible – Rogue Nation Is Very Entertaining

Ethan Hunt: The Syndicate is real. A rogue nation, trained to do what we do.

Mungkin ini bukan seri terbaik Mission: Impossible (MI), tapi ini adalah film MI terseru yang pernah dibuat, yang paling koya, yang paling mendebarkan dan film MI paling impossible. Seperti kata Ethan: desperate time, desperate measure. Kecuali teknologinya, apa yang ditampilkan memang tak banyak yang baru karena segalanya sudah terstruktur dan kehancuran yang masive sudah pernah ada. Ekspektasi yang biasa menghasilkan sesuatu yang istimewa. Rogue Nation jelas membuatku terkesan.

Saya tak terkejut ketika Ethan selalu selamat. Ketika dia menyelam dalam kubangan air penuh mesin pengaman di Maroko yang mustahil itu, saat dia akhirnya kehabisan oksigen untuk waktu 3 menit yang dipersiapkan, saya tak kaget dan sudah menyangka dia akan kembali bernafas. Selalu ada jalan untuk melanjutkan detak jantung sang agen. Saya juga tak takut ketika di adegan pembuka, Benji salah buka pintu pesawat terbang saat Hunt bergelantungan di badan pesawat yang sedang take off. Kita sudah melihatnya pamer gaya otot dengan melayang-layang di gedung tertinggi. Bukan hal baru juga saat melihat tipu-tipu curi file. Masih segar diingatan di seri pertama saat file tersimpan di cd lalu trik untuk memperebutkan informasi. Kini file itu hanya diganti dengan flash disk yang dengan menawan bisa cut-paste melalui HP yang hanya dihalangi koran. Saya pernah melihat Hunt ‘mati’ di Australia ditembak jarak dekat tepat di perutnya yang begitu dramatisnya diungkap. Topeng dibuka dan yah, Hunt terlihat untouchable. Hal itu ditampilkan lagi di Rogue dan kita masih saja tepuk tangan menontonnya.

Kekurangan utama film ini mungkin adalah tak adanya karakter penting mati. Untuk jadi film istimewa kita harus berani membunuh pemain utama, atau setidaknya sidekick utama. Oke, kalau sang sekretaris kalian anggap karakter penting dan langsung dilenyapkan di awal saya kurang setuju. Sektetaris tidak memainkan peran jungkir-balik bersama Ethan, so let her die.

Rogue Nation bercerita tentang pembubar IMF karena aksinya illegal. Kini misi agen Amerika itu dibawah komando baru CIA, Alan Hurley (Alec Baldwin). Ethan Hunt (Tom Cruise) ditangkap dan akan dieksekusi oleh sekelompok pembelot dari Inggris. Saat hukuman akan dilakukan muncullah karakter baru, Ilsa Faust (Rebecca Ferguson) yang menyelamatkannya. Ilsa memainkan peran vital di seri ini. Penampilannya memukau, mungkin justru dialah bintang utama kali ini. Melihatnya selalu membuat kita menebak, ke pihak mana dirinya berlabuh. Pelarian itu membuat pemburuan CIA terus berlanjut, dan itensitasnya ditingkatkan. Ethan, tangkap dalam keadaan hidup atau mati. Dalam persembunyian, Hunt melacak sang aktor Syndicate, melalui sketsa wajah dirinya dibantu Benji (Simon Pegg) akhirnya tahu dalangnya. Adalah eks agen rahasia Inggris yang berhianat, Solomon Lane (Sean Harris) yang mengincar data top secret sang Perdana Menteri. Data yang disimpan rapat di Maroko tersebut dilengkapi dengan keamanan tingkat tinggi. Bersama William Brandt (Jeremy Renner) dan Luther Stickell (Ving Rhames) mereka berusaha mencuri file tersebut. Aksi curi data yang memukau, misi paling sulit yang pernah Hunt hadapi. Karena setelah itu mereka harus menculik PM Inggris guna membuka kode inskripsi-nya. Berhasilkah?

Penampilan Tom Cruise selalu seru, semakin tua semakin nekat aksi laganya semakin menggila. Sebuah jaminan mutu, sangat menghibur. Simon Pegg tetap kocak, pas sekali memainkan peran sidekick. Sean Harris sebagai antagonis utama sungguh bagus, tatapan jahat yang menawan sampai twist yang menyenangkan melihat dia tak berkutik. Ending Rogue Nation pastinya membuat senang penyuka aksi adu cerdik. Dan ini adalah panggung Rebecca Ferguson, pemilihan cast terbaik. Sungguh menghibur melihat Ferguson beraksi. Bravo bravo bravo, cantik mematikan. Dan satu lagi keseruan film ini, teknologi didorong sejauh mungkin ke masa depan membuat kita bilang, “wow”. Mobil dikunci dengan scan telapak tangan, undangan opera dibuka jadi notebook, security tingkat tinggi yang bisa memindai gerak langkah? Mungkin pengamanan di bawah air itu berlebihan, namun tak menutup kemungkinan akan digunakan di masa depan. Teknologi secanggih itu nantinya bukanlah suatu misi yang mustahil untuk diwujudkan. Film yang menghibur, sangat menghibur.

Well, Mission Impossible: Rogue Nation is without a doubt one of the most exciting films I’ve had the pleasure of experiencing this year. It completely took me by surprise with how well-done it was, and should just about take anyone else to the same conclusion.

Mission: Impossible – Rogue Nation | Directed Christopher McQuarrie | Screenplay Christopher McQuarrie | Cast Tom Cruise, Rebecca Ferguson, Jeremy Renner, Simon Pegg, Ving Rhames, Sean Harris, Alec Baldwin | Skor: 4/5

Karawang, 071015

Advertisements

3 thoughts on “Mission: Impossible – Rogue Nation Is Very Entertaining

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s