Lazio Ke Kota Verona Lagi

image

Kota Verona di mata wisatawan sangat eksotis. Saat kita menyebut namanya salah satu yang terngiang adalah setting cerita Romeo & Juliet. Kota destinasi pariwisata yang menyenangkan untuk dikunjungi. Namun jangan tanya Laziale seberapa ingin kita ke sana. Karena Lazio selalu kesulitan saat bertandang melawan duo Verona: Hellas dan Chievo. Kunjungan terakhir bahkan digelontor 4 gol. Minggu (27/9) menyambut pekan ke 6 Serie A, Lazio kembali ke Verona, hanya dalam beberapa hari kita bertanding dua kali ke sana, kali ini giliran Hellas. Jadwal Serie A musim ini, di pekan-pekan awal sungguh horror.
Ada 4 catatan yang perlu dianalisis Pioli agar skor 4-0 dan 5-0 saat tandang nanti tak menjadi 6-0:
1. Faktor Felipe dan Djordjevic
Mainkan mereka dari menit pertama. Sedari musim lalu saya selalu berujar: Andai Djordjevic tak cidera tengah musim persaingan Scudetto tak akan seperti itu. Ketika Felipe ada dalam skuat (penuh) kita tak khawatir. Persentase kemenangan saat Felipe bermain sungguh mencengangkan. Pekan lalu kita patahkan ‘kutukan Genoah’ melalui dua pemain ini. Saya sudah analisis jauh hari. Kalian pikir ini kebetulan?

2. Biglia Kembali
Dr. Salvatori: “Biglia sudah bisa bermain untuk laga melawan Verona, sedangkan Candreva, Klose, De vrij, Matri masih akan absen. Konko kemarin mengalami kelelahan otot sehingga juga akan absen. Sergej Milinkovc Savic dan Gentiletti hari ini mengambil porsi latihan yang berbeda dengan teman lainnya tapi mereka tidak mengalami masalah, mereka akan fit akhir pekan ini.”
Awan hitam mulai meninggalkan skuat the Great. Biglia kembali bisa dimainkan. Seperti yang sudah-sudah, Biglia adalah big player. Penyeimbang strategi ofensif Pioli, penyapu bola di pertahanan. Mungkin saya orang pertama yang bertepuk tangan saat tahu dia sudah pulih.
3. Lu71c Cocok Bek Kiri
Entah kenapa musim ini Lulic lebih sering kebingungan dalam permainan. Daya jelajah tak seperti yang diharapkan. Menjual Lulic jelas dosa besar manajemen mengingat memori Roma 71, bahkan sekadar niat sekalipun. Lulic (dan Klose) adalah legenda yang akan coba diikat selama mungkin. Entah ada setan apa di pikiran Pioli, Lulic dicoba dimainkan sebagai bek kiri saat meruntuhkan kutukan Genoah. Dan menurut statistik whoscore, man of the match laga itu adalah Felipe (tak kaget) dengan nilai 8,6 di tempat kedua adalah Lulic yang diberi nilai 7,6 sepertinya posisi bek kiri cocok. Dribel, tackel, dan umpannya lebih akurat ketimbang Radu. Menggeser Radu ke bek tengah, tetap memainkan Lulic di kiri, Felipe konsisten menyokong serangan, lalu menduetkan Parolo dan Biglia di tengah jelas akan membuat Lazio menjadi mimpi buruk lawan. Jangankan Barcelona, Genoa pun sudah bisa kita tumbangkan.
4. Kostum Away
Ini mungkin hanya mitos. Tapi sepak bola tak pernah lepas dari mitos kan? Sebaiknya ke depannya laga away Lazio jangan pakai kostum hitam. Kalah 4-0 lalu 5-0 untuk tim Elang biru tentu saja janggal. Walaupun skor 6-0 sepertinya tak mungkin, jersey black tak cocok untuk mengejar Scudetto. Kembali memakai putih rasanya lebih bijak. Atau kembali membuat design kuning yang akan mengingatkan memori juara 2000 menyalip Juventus di pekan terakhir. Kuning? Hhhmmm… Kuning? Hhhmmm… Aku suka kuning. Forza Lazio!
Perkiraan susunan pemain:
Lazio : Machetti, Radu, S. Gentiletti, D. Basta, S. Lulic, L. Biglia, Parolo, Felipe Anderson, Savic, F. Đjorđjević, Kishna.
Hellas Verona : F. Coppola, M. Albertazzi, A. González, R. Márquez, E. Pisano, L. Christodoulopoulos, E. Hallfreðsson, B. Jankovic, J. Sala, M. Fares, G. Pazzini
Penebak | Hellas vs Lazio | Skorer
LBP 0-3 all
Analisis: Verona lagi, Verona lagi. Djordjevic di depan, Felipe playmaker, Biglia dan Parolo di tengah, Lulic dan Radu di belakang. Mampus kau Hellas!
Widi 1-2 Djorjevic
Kemenangan berikutnya akan diamankan di kandang Verona. Verona perlawanan sengit. Tapi akhirnya Elang biru yang menang dengan skor 1-2.
Zulk 0-2 Felipe Anderson
Menang. Menang. Menang. Menang. Menang. Menang. Menang. Menang.
Dc 0-0
Main kandang memberi semangat lebih bagi Verona, tetapi cuma cukup mendulang 1 poin, lazio memberi kesulitan.
Panji 1-2 Matri
Kemenangan yang didapatkan dengan susah payah. Kemenangan ini turut dibantu oleh masih absennya Toni. Tim-tim kaya gini biasanya sih favoritnya Matri buat ngegolin. Gol: Mitra Matri
JJ  0-1 Djorjevic
Biarlah Lajio menang. Toh Inter tetap bakal scudetto. Yang penting semua paham tut wuri handayani.
Erwin 2-0 Pazini
Kota momok. Lazio kalah. Pioli out.
Lik Jie 2-1 Toni
Verona tuan rumah bakalan mampus-mampusan menahan gempuran Elang. Apalagi Elang ada Milankovic Savic yang katanya the Next Big thing Seri A. Tua-tua keladi, pertempuran antara Toni vs Klose kalau dipasang.
Arifin 1 : 1 Pazini
Arif 0-1 Felipe
Lazio akan menang untuk kali pertama di away. Lazio akan cetak gol pertama di away. Kota Romeo Juliet ini akan memberikan kekalahan bagi tuan rumah.
Huang InFair 3-3 Juan Gomez
Jinx are everywhere. Last time the jinx was broken. But this time it will haunt again. The game will be great as you seen this high scoring prediction. 😎✌🏼
Aji 1 – 3 Djordjevic
Penampilan impresif Djordje kembali lagi musim ini. Walaupun bermain tandang tidak akan membuat tim ibukota bermain bertahan. Dengan modal kemenangan lawan Genoa membuat Elang semakin mengepakan sayapnya.
Idep idep gawe seneng atine konco ✌
Deni 2-2 Djordjevic
Verona main bakal main menyerang di kandang. The great sesekali melakukan serangan balik. Lini per lini kedua tim sama kuat. Hasil imbang pun didapat The great …👍
Gentong 3-1 Pazini
Seperti minggu lalu. Setelah menang, Lazio bakal kalah lagi. Kali ini giliran Hellas. Pulsa mana pulsa😍😍😍

Karawang, 270915

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s