Catatan Penting Kemenangan Lazio

image

Meraih poin penuh di pertandingan perdana Liga sangat penting, saat akhirnya peluit panjang terdengar seluruh Laziale (Karawang) bertepuk tangan lega. Senam jantung di 10 menit terakhir sungguh menyiksa dan nyaris 3 poin terlepas. Ada 4 catatan penting mengenai penampilan Lazio yang mendepak Bologna 2-1 (23/8) di pekan pertama Serie A 2015/2016:
Keita-Candreva Masih Egois
Keita mendapat umpan lambung yang dengan manis dikontrolnya. Kemudian melakukan dribel gocek bola kanan kiri menuju gawang Bologna, namun masih di luar kotak pinalti sementara Kishna yang mempunyai ruang tembak dan menanti di sisi kanan. Normalnya diumpan, di kaki Keita bola tersebut di-shoot kencang meluncur tinggi ‘menembak burung’. Tak jauh beda dengan Candreva yang sungguh egois memaksakan shoot. Oke-lah kalau on target, sayangnya tidak. Keduanya menghasilkan selusin lebih shoot sia-sia! Teamwork Keita Balde dan Candreva buruk, harus diakui karena keegoisan mereka, musim lalu kita banyak membuang poin. Kecuali mendesak, mereka berdua jangan sampai tampil bareng. Karena peluang selama 90 menit dalam sepak bola tak sebanyak peluang 90 menit dalam Basket. Jangan sia-siakan!
Konsentrasi Penuh
Salah satu catatan penting kegagalan Scudetto musim lalu adalah konsentrasi yang buruk di babak kedua. Dengan strategi ofensif 4-3-3, Lazio selalu tampil prima di babak pertama. Gelombang serangan dari kaki-ke-kaki yang enak diikuti kembali ditampilkan pagi tadi. 30 menit pertama mutlak milik Biancoceleste. Bisa saja menghasilkan 5-6 gol andai Mirante tak tampil prima di bawah gawang. Bologna hanya mengandalkan serangan balik yang menghasilkan satu gol cantik di penghujung turun minum. Sayangnya konsentrasi di babak kedua meredup. Ingat Derby Roma musim lalu saat kita sudah unggul dua gol? Ingat betapa Juventus bertahan ketakutan? Ingat pula betapa Fiorentina luluh lantak? Babak kedua jadi sorotan. Fokus bro! Tadi pagi di menit-menit akhir laga, sungguh mengerikan, deg-degan terus. Untung lawan kita hanya Bologna yang punya striker kacrut macam Destro!
 Respon Pioli
Menyimpan tenaga Felipe untuk laga krusial tengah pekan depan mungkin adalah langkah bijak. Menempatkan Keita di lini depan menemani debutan Serie A, Kishna ide bagus karena king header Klose cidera. Tercatat Pioli tak banyak mengubah strategi ketika lawan Leverkusen. Radu-Gentileti-Stefan-Basta mengisi 4 pos bek sejajar. Parolo-Biglia masih di tengah, mengubah Savic di bangku cadangan dengan memainkan Lulic. Namun saat permainan timbang harus cepat direspon, Lulic tampil buruk di babak pertama. Babak kedua pun tetap tak prima, bayangkan seandainya umpan Kishna itu yang menyundul Klose, 99% gol. Pioli baru memasukkan Savic menggantikan Lulic saat laga berjalan sejam. Betapa lambatnya Pioli merespon keadaan.
 Kishna Bisa Diandalkan
Dan sungguh membahagiakan melihat penampilan menawan rekrutan baru ini. Man of the match jelas disematkan pada Kishna. Skill mumpuni, gocekan yahud, ketenangan eksekusi, kerja sama tim yang apik dan PeDe. Adaptasi cepat dengan skuad the Great membuat decak kagum Laziale (Karawang) sehingga saat layar menampilan wajah sang striker kita bertepuk tangan. Aura positif saat kita mengetahui dia starter, “bakalan habis ini Bologna”. Dan terbukti babak pertama kita se-ofensif Barca. Selain gol debutnya, ada dua momen seru, pertama saat Kishna mengontrol bola di sisi kanan di dekat garis lapangan. Menggoreng bola sambil melihat gawang lawan, lalu dengan elegan mengirim umpan jauh ke arah Lulic, umpannya keren sekali rek. Yang kedua saat kotak-katik bola di kotak pinalti saat laga akan berakhir, skill hebat yang membuat Laziale (Karawang) refleks serentak teriak “woooow…” Lini depan Lazio cerah. Saudara-saudara sekalian, perkenalkan inilah Ricardo Kishna, idola baru Olimpico.
Di menit 90 kemelut di gawang Berisha nyaris saja merusak pesta, untungnya bola bisa diamankan. Ini baru Bologna yang pola serangan masih acak adut (apa saya perlu menyebut Destro lagi?), saya ga berani bayangkan saat kita nanti melawat Barcelona atau Arsenal yang sama-sama mengusung strategi menyerang. Akankah pola 4-3-3 kita bisa membunuh mereka? Sementara momen itu masih menunggu datang, kita layak bersyukur atas start bagus ini. 3 poin penting untuk mengejar Scudetto Lazio 2015/2016.
Kedai 05 – Karawang, 230815

Iklan

5 thoughts on “Catatan Penting Kemenangan Lazio

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s