Sahur Mie dan Libur Yang Mepet

Untuk ketiga kalinya kami sahur hanya merebus mie. Pertama karena bangun mepet. Kedua dan ketiga karena rumah makan dan warteg udah pada tutup, sepi. Udah pada mudik. Santap sahur sangat berpengaruh terhadap performa puasa. Apalagi saya saat buka jarang makan nasi. Jadinya baru jam 10 pagi juga udah lapar. Kalau libur sih enak, puasanya ‘khusuk’ seharian di tempat tidur. Tapi kalau kerja ya berat. Isinya ngantuk mulu.

Di saat berita mudik sudah mendominasi layar kaca, saya masih kerja. Lagian tahun ini saya ga mudik, hanya ke Depok sama keluarga istri. Jadi ya libur mepet pun ga masalah. Ramadan 2015, taraweh tinggal malam nanti. Sahur pun sekali lagi. Semangat Idul Fitri teman-teman.

Karawang, 150715

Advertisements

2 thoughts on “Sahur Mie dan Libur Yang Mepet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s