Dit…! #4

image

Saya pernah bilang bahwa saya siap membaca apa saja, genre apa saja, jenis apa saja. Buku yang akan saya review ini adalah buku tipis yang tak sengaja ketemu di bursa buku murah. Penulsi ‘asing’ di telinga saya, dengan embel-embel ‘Penulsi buku-buku best seller’ saya tertantang untuk melahapnya juga. Dalam dua hari saya selesaikan, dah yah lumayan.
Judulnya singkat ada penekanan di akhir kata dengan tanda petik. Bisa berarti duit (bahasa Jawa) atau nama karakter. Berisi 14 bab termasuk prolog dan epilog, bahasa yang disajikan sungguh renyah dan membumi tanpa banyak kata asing yang terselip. Karena memang setting tempat adalah ibukota untuk warga kebanyakan dari keluarga sederhana.
Dalam pembuka dijelaskan bahwa ada seseorang yang sakit parah dengan peluang sembuh sangat tipis. Sepertinya disusun dengan hati-hati untuk menyimpan ada masalah apa gerangan. Ujang adalah anak pertama dari dua bersaudara yang hidup dengan kondisi ekonomi pas-pasan. Adiknya Erni sering membantu emak jualan gorengan di pagi sebelum berangkat sekolah. Ujang sendiri adalah kernet tembak sebuah metromini di kerasnya kehidupan Jakarta. Suatu hari di terminal ada seorang pemuda pingsan, Ujang dkk segera membantunya. Pemuda bernama Adit tersebut lalu malah akrab dengan Ujang. Mungkin karena sebaya sehingga mereka klop. Cerita pembuka yang seseorang divonis ga bakal hidup lama tersebut ternyata adalah Adit. Dari keluarga yang berkecukupan, Adit laksana menunggu hari H kematian.
“Seperti bintang di langit, banyak tapi susah diraih.” Ujang yang sudah dua tahun menganggur dan tak tahu sakit yang diderita Adit tentu saja iri. Adit walau dari keluarga kaya, orangnya ga sombong. Sering membantu bahkan kadang menginap dirumahnya, bergaul tanpa membedakan kelas dan golongan. Persahabatan mereka makin erat bagai kepompong. Konflik dimulai saat Ujang berselisih dengan geng lokal yang membuatnya terkapar dan harus dilarikan ke rumah sakit. Setelah sembuh Ujang shock dengan biaya 15 juta. Ujang tentu saja kelabakan, namun emang sudah takdir, Adit ternyata sudah mendepositokan uang untuk biaya perawatan keluarga Ujang. Duh betapa mulia ya.
Di sela-sela persahabatan mereka muncullah pemanis cerita, Ujang yang sepertinya tampan jadi incaran beberapa wanita. Mulai dari teman lama, tetangga sampai saudara Adit. Yah orang yang tak berada, punya tampang ganteng tetap aja punya pesona? Walau dalam cerita ini sepertinya berlebihan namun masih dalam taraf wajar tanpa nafsu menggebu. Misteri sakit Adit akhirnya diungkap, saat Adit sepertinya menemukan kebahagian dengan persahabatan yang kuat itulah, durasi hidupnya menipis. Bisakah dia bertahan hidup? Geng lokal yang melukai Adit akankah ada dendam yang perlu dibalas? Kepada siapa hati Ujang berlabuh? Buku setebal 214 halaman ini memang tak menjawab dengan gamblang semuanya namun sudah cukup beri bukti, seperti di penutup epilog bahwa hidup adalah misteri. Maka tetaplah berjalan, Dit…!
Arul Khan, penulis yang terobsesi oleh aktor Bollywood Shah Rukh Khan ini ternyata mencantumkan blog Multiply di biodatanya. Duh! Blog saya pun sudah wassalam. Secara keseluruhan Dit…! sesuai prediksi, sesuai ekspektasi yang tak muluk. Cukup dibaca sekali dan lupakan. Tapi Dit…! layak diapresiasi, cerita yang disajikan mengalir enak dan renyah. Nyaris tak ada typo dari Penerbit Star adalah sebuah prestasi. Ada yang tahu penerbit Star Books? Baru dengar? Saya juga. Overall, buku ini tetap layak masuk koleksi di lemari dan kelak kuwariskan kepada Hermione sebagai bacaan bervitamin.
Dit…! | Penulis: Arul Khan | cetakan pertama, Desember 2007 | Penerbit Star Books | 214 hlm; 17,5 cm | ISBN: 978-979-17155-2-2 | Perpustakaan Nasional: Katalog dalam terbitan (KDT) | Skor: 2/5
Karawang, 040615 – Sedang mendengarkan Boyzone
#4 #Juni2015 #30HariMenulis #ReviewBuku

Advertisements

6 thoughts on “Dit…! #4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s