Who Am I: Stylish Hacker Thriller – Perfect Score!

Wow, Jackpot! Kejutan jelang Summer 2015 bukan dari film blockbuster dengan special efek nan berlebihan, bukan dari film-film dengan bintang dan sutradara ternama, bukan pula dari film snob ala Oscar. Tapi kejutan itu datang dari Jerman. Tanpa ekpektasi berlebih, tanpa info sedikitpun ini film tentang apa, saya dibuat shock oleh sekumpulan hacker penuh gaya.

Dari adegan pembuka saja kita sudah dibuat terkesan. Gaya penceritaan mundur lalu ke masa kini dan maju sampai ending yang tak terduga. Seorang hacker menyerahkan diri pada satuan keamanan Jerman setelah rekan-rekannya tewas mengenaskan. Benjamin (Tom Schilling) merasa sangat bersalah setelah sebuah kesalahan dalam meretas jaringan membuat identitasnya terbuka. Dia datang dan mengaku kepada kepala BND yang sedang diskors, Hanne Lindberg (Trine Dyrholm). Dia bertutur dari masa kecilnya yang suram, ayahnya tewas dalam perang, ibunya bunuh diri, diasuh neneknya yang sudah pikun. Sebuah fakta yang sempurna untuk sebuah kisah superhero. Pijakanan Benjamin adalah Spiderman yang diasuh paman dan bibinya, Superman yang tak punya orang tua dan Batman yang yatim piatu. Benjamin memang seorang pendiam yang bercinta-cita jadi hacker. Sejak 14 tahun dirinya sudah bisa Bahasa pemprogaman.

Bekerja sebagai delivery order makanan cepat saji, dirinya bertemu dengan Marrie (Hannah Herzsprung) teman masa kecilnya di kampus. Marrie yang akan ujian merasa pening, mendengar itu Benjamin berniat membobol jaringan kampus dan mencuri soal ujian demi Marrie. Sayang aksinya kepergok, dirinya lalu dihukum 2 hari melakukan kerja sosial. Nah saat kerja sosial pelayanan masyarakat itulah dia bertemu Max (Elyas M’barek) yang mengajaknya bergabung dengan Stephan (Wotan Wilke Mohring) sang ahli software dan Paul (Antoine Monot Jr) sang ahli hardware. Mereka menamakan kelompok hacker CLAY (Clown Laughing At You – Badut menertawakanmu). Dunia hacker memang tak berbatas, dalam film ini pertarungan antar user disajikan dengan brilian lewat visualisasi sebuah kereta yang berpenumpang penuh topeng. Ada kelompok FR1ENDS – pemain hacker yang paling dipuja karena kasi-aksinya. Dipimpin oleh MRX (Leonard Hornung) yang berpedoman: 1. No system is safe 2. Aim for the impossible 3. Enjoy the meat world as much as the net world. MRX ini semacam idol bagi kebanyakan hacker, termasuk Max dan Benjamin. Sehingga setiap aksinya CLAY selalu memantau komentar MRX. Aksi CLAY bervariasi dari yang mudah seperti membajak konferensi sebuah partai, membobol jaringan bank sampai yang terbesar meretas satuan keamanan Jerman, BND.

Saat membobol BND itulah Benjamin membuat kesalahan, untuk membuat MRX terpesona dia mengirim data rahasia nama-nama agen hacker yang mengakibatkan terbunuhnya mata-mata pemerintah. Namun dari kejadian tersebut, CLAY diapresiasi oleh MRX yang lalu menugaskan CLAY untuk misi mustahil meretas jaringan Interpol Eropa yang berpusat di Den Haag (Belanda). Misi besar demi pengakuan, CLAY berangkat. Selanjutnya, seperti yang saya sampaikan di awal. Misi ini berantakan dan Benjamin meyerah, tapi bukan itu inti segalanya. Kejutan besar disajikan dengan penuh gaya, salute sama screenplayer nya. Clue kejutan adalah, di markas CLAY ditemukan poster film Fight Club dengan foto Brad Pitt dan Edward Norton. Clue berikutnya, meretas jaringan itu seperti sulap semakin sulit trik yang disajikan semakin penonton terpukau. Clue berikutnya, perhatikan tangan Benjamin selama bertutur kepada Hanne yang terluka. Clue berikutnya adalah obat yang diminum Benjamin terasa familiar dengan Tyler Durden? Jdai apakah Benjamin dan tim CLAY akan selamat?

Ini benar-benar film fun. Duduk dan nikmatilah. Skore musiknya renyah ala musik diskotik yang berderak tiap detik. Penampilan aktornya pas, kejutan ditata rapi karena saat kita disuguhkan twist lalu dihantam twist dan muncul twist lagi. Twist yang dicipta masuk logika sehingga bisa diterima sepenuhnya. Setelah nonton Who Am I, film Black Hat seperti akan SMU yang belajar Bahasa pascal, beginner mengolah script kiddie. Jomplang sekali. Endingnya benar-benar hebat, kombinasi Fight Club, the Prestige, dan Se7en. Excellent movie, smart, fast-paced, well aimed, great message, and shocking story. Stop baca review saya dan TONTON filmnya SEKARANG!!!

Who Am I | Director: Baran Do Odar | Screenplay: Jantje Friese, Baran Do Odar | Cast: Tom Schilling, Elyas M’Barek, Hannah Herszprung | Skor: 5/5

Karawang, 200515

Iklan

6 thoughts on “Who Am I: Stylish Hacker Thriller – Perfect Score!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s