Lazio, Juara Dan Masuk Zona Champion

image

Oke kuis BIG MATCH final Coppa Italia 2015 antara Juve vs LAZIO the Great dibuka. Pulsa 15 ribu, akumulasi 3 partai. Skor 0-3 untuk Lazio milik bandar. Skor, skorer analisa minimal tiga kalimat. Ditutup Kamis jam 00:01. Good luck foc-ers!
Penebak | Juventus v Lazio | skorer
LBP 0-3 all
Analisis: Liga Italia 2014/2015 di ambang waktu. Lazio masih ada 3 laga. Lawan Juve menang, dan masuk zona Champion. Bantai bantai Juventus…
Lelur 2-0 Vidal
Analisis: Ambisi meraih treeble membuat juve bermain  ngotot.juve berupaya mengejar gol cepat dan bertahan total setelahnya.pertanding cenderung membosankan setelah juve unggul.
Widi 3-1 Tevez
Analisis: Siapa sangka Lazio bs membawa Asa sampai ke Final lawannya Juve Pula yg punya ambisi juara. Diatas kertas Juve diunggulkan. tp mental Lazio diharap akan mejadi motivasi kuat menjuarai copa italia Musim ini.
Deni 2-3 Klose
Analisis: Setelah berhasil menuju final UCL ..jupe berambisi utk merengkuh treble winner ..salah satu nya merebut juara copa itali tahun ini..namun dengan ambisi lazio mendapat gelar tahun ini ..sirna sudah harapan jupe mendapat trebel winner ..kemenangan pun berhasil didapatkan lazio.
Saha 2-0 Tevez
Analisis: Sisi kedua Juventus dalam rangka mengejar treble musim ini. Motivasi lebih besar akan menjadi milik Juventus. Untuk ketiga kalinya Juve akan menang melawan Lazio musim ini.
*ane ganti ya om*
Sapin 2-1 Tevez
Analisis: Tak dapat dipungkiri, juve lagi on fire beberapa pertandingan terakhir. Duet Morata Tevez sudah mulai padu. Real Madrid, inter pun digasak, apalagi lawan Lazio?
Jokop 1-2 Djorjevic.
Analisis: Final laga yg berat buat kdua team. Mungkin ball position boleh dipegang jupe. Namun Lajio dpt kbruntungan  entah dri pinalti/own goal. Lazio win.
Erwin 3-0 Tevez
Analisis: Final yg mudah bagi lazio. Tevez jd pahlawan utk kompetisi lokal. Juve akan meraih trophy keduanya.
Huang 0-2 F.  Anderson
Analisa: para punggawa juventus tenggelam dalam euforia bisa masuk final champions. Mereka masuk ke stadion Olimpico seperti orang yang sedang fly 😁. Dan ketika peluit panjang berbunyi, mereka baru sadar bahwa mereka telah kehilangan kesempatan memenangkan treble.
Dc 1-2 Klose
Analisis: Kali ini tim underdog yg bakal menang sekaligus menggagalkan treble juve lebih awal, piala yg sangat berarti bagi laziale seperti halnya piala FA bagi fans the gunners :mrgreen:
Imunk 2-1 Pirlo
Analisis: Juve yg berkesempatan meraih treble akab berjuang sekuat tenaga untuk menang. Juve yg di isi banyak pemain buangan bakal mendominasi lini tengah. Sang maestro andrea pirlo yg akan menjadi pembeda. Skor 2-0 untuk juve, hasil kreasi sang maestro.
Zulk 1-3 Felipe Anderaon
Analisis: Lazio akan menang, iya Lazio akan menang, beneran bakal menang Lazio, menang bakalan Lazio, bakalan menang Lazio dan Lazio pun menjadi juara, iya…Lazio pun juara.
Jacob 3-2  Tevez
Analisis: Perlawanan ketat.
Nonton pun gak sempat.
Kedua tim ndak ada yang hebat.
Lik Jie 1-0 Tevez
Analisis: Semoga benar. Biar dapat pulsa. Soalnya sudah habis kuotanya…😩
Aji 1-2 Kose
Analisis: Dengan hanya satu tittle yg mungkin bisa diraih, pasukan ibukota akan melakukan segalanya. Semangat mrk jdi berlipat2 walopun beberapa pertemuan terakhir mereka selalu keok. Ditambah faktor juve akan bermain difinal ucl,  mrk akan bermain hati2 menghindari cidera. skor tipis aja u/ tim ibukota.
Gentong  4-0 Tevez
Analisis: Deemangat threble membara.semangat la decima bintang perak.akhiri penantian 19 taun.dan juve pun juara coppa👊👊
William 2 – 3 Felipe
Analisis: Juve ingin cepat mengamankan gelar kedua sehingga bermain all out. lazio akan meladeni dgn permainan terbuka. krn permainan mulai menjurus kasar, juve akan lbh hati2 kr  msh ad final champion. lazio akan habis2 an
Arif 0-0
Analisis: Juve ingin treble. Lazio ingin juara. Tak ada gol dalam 120 menit, adu penalti . #forzalazio
Gangan 1-0 Evra
Analisis: Lazio berupaya menahan juve meraih treble. Juga membuktikan bahwa skuat tak dikenalnya bisa menaklukan juara italia. Tapi juve tetaplah juve, mantan gaston.
Naufal 2-1
Analisis: Paul Pogba. Lazio sudah membuktikan mereka bisa sampai di final Coppa. Namun Juventus sedang dalam momentum. Impian Treble ada didepan mata dan mereka takkan sia2kan kesempatan ini.
Andyka 2-2 Tevez
Analisis: Juve yg terakhir kali menjuarai Coppa Italia 20 tahun lalu bakal bermain agresif , sedangkan Lazio bakal bermain tanpa takut menghadapi finalis UCL musim ini , pertandingan bakal seru tanpa buat ngantuk.
Karawang, 210515

Iklan

Who Am I: Stylish Hacker Thriller – Perfect Score!

Wow, Jackpot! Kejutan jelang Summer 2015 bukan dari film blockbuster dengan special efek nan berlebihan, bukan dari film-film dengan bintang dan sutradara ternama, bukan pula dari film snob ala Oscar. Tapi kejutan itu datang dari Jerman. Tanpa ekpektasi berlebih, tanpa info sedikitpun ini film tentang apa, saya dibuat shock oleh sekumpulan hacker penuh gaya.

Dari adegan pembuka saja kita sudah dibuat terkesan. Gaya penceritaan mundur lalu ke masa kini dan maju sampai ending yang tak terduga. Seorang hacker menyerahkan diri pada satuan keamanan Jerman setelah rekan-rekannya tewas mengenaskan. Benjamin (Tom Schilling) merasa sangat bersalah setelah sebuah kesalahan dalam meretas jaringan membuat identitasnya terbuka. Dia datang dan mengaku kepada kepala BND yang sedang diskors, Hanne Lindberg (Trine Dyrholm). Dia bertutur dari masa kecilnya yang suram, ayahnya tewas dalam perang, ibunya bunuh diri, diasuh neneknya yang sudah pikun. Sebuah fakta yang sempurna untuk sebuah kisah superhero. Pijakanan Benjamin adalah Spiderman yang diasuh paman dan bibinya, Superman yang tak punya orang tua dan Batman yang yatim piatu. Benjamin memang seorang pendiam yang bercinta-cita jadi hacker. Sejak 14 tahun dirinya sudah bisa Bahasa pemprogaman.

Bekerja sebagai delivery order makanan cepat saji, dirinya bertemu dengan Marrie (Hannah Herzsprung) teman masa kecilnya di kampus. Marrie yang akan ujian merasa pening, mendengar itu Benjamin berniat membobol jaringan kampus dan mencuri soal ujian demi Marrie. Sayang aksinya kepergok, dirinya lalu dihukum 2 hari melakukan kerja sosial. Nah saat kerja sosial pelayanan masyarakat itulah dia bertemu Max (Elyas M’barek) yang mengajaknya bergabung dengan Stephan (Wotan Wilke Mohring) sang ahli software dan Paul (Antoine Monot Jr) sang ahli hardware. Mereka menamakan kelompok hacker CLAY (Clown Laughing At You – Badut menertawakanmu). Dunia hacker memang tak berbatas, dalam film ini pertarungan antar user disajikan dengan brilian lewat visualisasi sebuah kereta yang berpenumpang penuh topeng. Ada kelompok FR1ENDS – pemain hacker yang paling dipuja karena kasi-aksinya. Dipimpin oleh MRX (Leonard Hornung) yang berpedoman: 1. No system is safe 2. Aim for the impossible 3. Enjoy the meat world as much as the net world. MRX ini semacam idol bagi kebanyakan hacker, termasuk Max dan Benjamin. Sehingga setiap aksinya CLAY selalu memantau komentar MRX. Aksi CLAY bervariasi dari yang mudah seperti membajak konferensi sebuah partai, membobol jaringan bank sampai yang terbesar meretas satuan keamanan Jerman, BND.

Saat membobol BND itulah Benjamin membuat kesalahan, untuk membuat MRX terpesona dia mengirim data rahasia nama-nama agen hacker yang mengakibatkan terbunuhnya mata-mata pemerintah. Namun dari kejadian tersebut, CLAY diapresiasi oleh MRX yang lalu menugaskan CLAY untuk misi mustahil meretas jaringan Interpol Eropa yang berpusat di Den Haag (Belanda). Misi besar demi pengakuan, CLAY berangkat. Selanjutnya, seperti yang saya sampaikan di awal. Misi ini berantakan dan Benjamin meyerah, tapi bukan itu inti segalanya. Kejutan besar disajikan dengan penuh gaya, salute sama screenplayer nya. Clue kejutan adalah, di markas CLAY ditemukan poster film Fight Club dengan foto Brad Pitt dan Edward Norton. Clue berikutnya, meretas jaringan itu seperti sulap semakin sulit trik yang disajikan semakin penonton terpukau. Clue berikutnya, perhatikan tangan Benjamin selama bertutur kepada Hanne yang terluka. Clue berikutnya adalah obat yang diminum Benjamin terasa familiar dengan Tyler Durden? Jdai apakah Benjamin dan tim CLAY akan selamat?

Ini benar-benar film fun. Duduk dan nikmatilah. Skore musiknya renyah ala musik diskotik yang berderak tiap detik. Penampilan aktornya pas, kejutan ditata rapi karena saat kita disuguhkan twist lalu dihantam twist dan muncul twist lagi. Twist yang dicipta masuk logika sehingga bisa diterima sepenuhnya. Setelah nonton Who Am I, film Black Hat seperti akan SMU yang belajar Bahasa pascal, beginner mengolah script kiddie. Jomplang sekali. Endingnya benar-benar hebat, kombinasi Fight Club, the Prestige, dan Se7en. Excellent movie, smart, fast-paced, well aimed, great message, and shocking story. Stop baca review saya dan TONTON filmnya SEKARANG!!!

Who Am I | Director: Baran Do Odar | Screenplay: Jantje Friese, Baran Do Odar | Cast: Tom Schilling, Elyas M’Barek, Hannah Herszprung | Skor: 5/5

Karawang, 200515