Who Can Stop US Now – 7 Wins a Row in Serie A, In Finale Copa and Impressive!

Featured image

Sebuah gol dari pemain pengganti Senad Lulic di menit 79 sudah cukup untuk mengantar Lazio the Great ke final copa Italia 2015. Setelah seri 1-1 di leg pertama, Napoli hanya butuh skor 0-0 untuk melaju. Hal itu membuat skuat asuhan Benitez lebih bermain aman. Setelah sepasang peluang emas di babak pertama gagal berbuah gol, babak kedua Lazio mulai mencoba membongkar pertahanan lawan dengan lebih inten. Dimasukkannya sang kapten Mauri, hasilnya langsung terasa. Sebuah umpan lambung berhasil disundul il capitano, sayangnya masih bisa dimentahkan. Selanjutnya Lulic masuk menggantikan Candreva. 11 menit sebelum waktu normal habis, dia berhasil cetak gol. Melalui serangan dari sisi kanan, Felipe Anderson mengirim umpan silang dan langsung dihajar Lulic. Gol yang membuat jagat lini masa social media gempar. Tak lama setelah gol itu, Lulic lagi-lagi menyelamatkan Lazio. Melalui serangan balik cepat, Insigne mendribel bola dari tengah lapangan. Mauricio yang mulai kelelahan berhasil dilewati. Pasukan Elang Biru langsung turun semuanya, Insigne lalu mengecoh 2 bek dan langsung berhadapan dengan Berisha. Disepaknya bola menyilang ke gawang yang sudah kosong, dan duuuerrr… tiba-tiba Lulic sudah di depan gawang untuk menyapu bola yang 99% masuk tersebut. Selamatlah gawang the Great. Sisa menit begitu mendebarkan, senam jantung, namun Lazio memang bermain cantik malam ini. Begitu peluit panjang wasit terdengar. Seluruh Laziale bersorak, “Hooorreeeee… kita ke partai puncak!”

Kemenangan yang berarti sangat banyak untuk kita. 7 partai tanpa pernah menang lawan Napoli kita patahkan. Hebatnya lagi terjadi di San Paolo. Tiket final ini juga layak kami dapat, setelah melalui pekan demi pekan yang luar biasa. 7 partai Serie A dilibas dengan sempurna. Ketujuh partai tersebut kita lalui dengan permainan impressive. Salah satunya saat menumbangkan Fiorentina yang saat itu lagi dalam top performa 4 gol tanpa balas. Tiket final ini seperti de javu 2 tahun lalu saat di final kita menumbangkan Roma lewat gol semata wayang Lulic!

Dengan permainan yang indah dari kaki-ke-kaki, segala peluang sungguh berpotensi gol. Sundulan, terobosan, bola mati, tendangan spekulasi jarak jauh, sampai one-two segalanya pernah. Target kini adalah menumbangkan Juventus di Olimpico dan menjungkalkan Roma dari posisi kedua. Target yang sangat sangat sangat realistis. Felipe Anderson dalam 14 pertandingan terakhir telah mencetak 8 gol dan 9 assist. Sangat luar biasa. Pemain terbaik Eropa saat ini bukan Messi atau Ronaldo, tapi Felipe. Selama Felipe ada dalam skuat, siapapun bisa kita kalahkan. Musim depan menumbangan Barca di Liga Champion, tandang kandang? Kenapa tidak? Kita pasti bisa! Forza Lazio!

Karawang, 090415

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s