Peran Pemuda Dalam Menghadapi Proxy War

image

Melanjutkan tulisan ‘proxy war’ yang dulu pernah saya posting. Dari buku tipis buatan Jenderal TNI Gatot Nurmatyo yang mengulas lebih dalam apa itu perang proxy. Covernya bagus, dengan menukil kata-kata Dokter Sutomo di hadapan polisi-polisi Belanda tahun 1928: “Lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ akan dinyanyikan. Semua hadirin berdiri. Yang tidak berdiri adalah kerbau”.
Isinya ga jauh beda dengan ulasan saya sebelumnya. Tentang betapa kayanya negeri kita tercinta, sejarah perang sampai ancaman perang di masa depan. Tentu saja peran pemuda sangat besar dalam melakoni perkembangan tersebut. Apa saja yang harus dipersiapkan dalam menghadapi ancaman perang proxy.
Sebagai penutup ada 6 quote presiden RI sebelumnya.
“Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia” – Ir Soekarno
“Pemuda merupakan dinamika masyarakat. Dalam masa pembangunan ini, kekuatan dinamis dan kreatif pemuda itu harus terus menggelora dan disalurkan setepat-tepatnya. Jika kekuatan ini terlatih dengan baik dan tersalur dengan tepat, pasti merupakan kekuatan pembangunan yang dahsyat”. – HM Soeharto
“Anda harus berani mengoreksi masa depan karena ujung tombaknya ada di pemuda. Masa depan saya sudah lewat, Anda harus lebih baik dari Habibie. Anda tinggal tunggu waktunya saja untuk memimpin, mulai dari keluarga, organisasi, kelurahan, gubernur sampai presiden” – Prof Dr Ing Bacharudin Jusuf Habibie.
“Tak penting apa pun agama dan sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu” – Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
“KKN adalah tindak pencurian apapun pangkat dan jabatannya. Berjanjilah dan berikrarlah pada dirimu sendiri untuk tidak akan mencuri dan melanggar amanah yang telah diberikan rakyat kepadamu” – Megawati Soekarno Putri.
“Pemuda Indonesia, milikilah semangat dan tekad berjuang. Bangun bangsa untuk hari esok” – Dr H Susilo Bambang Yudhoyono.
Karawang, 310315

Advertisements

10 thoughts on “Peran Pemuda Dalam Menghadapi Proxy War

  1. Suka sekali dengan kata-kata Prof. Dr Ing BJ. Habibie…
    “Masa depan saya sudah lewat, Anda harus lebih baik dari Habibie..”
    Insha allah Pak, kami akan berusaha…. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s