50 Shades of Grey: 50 Shades of Terrible

Serba nanggung. Ke arah art nanggung, ke drama nanggung, ke sadism nanggung, ke roman apalagi. Jadinya malah menjemukan, gagal. This movie is boring and so predictable.

Grey : I don’t make love. I f**k hard.

Anastasia Steele (Dakota Johnson) menggantikan Kate (Eloise Mumford) untuk mewawancarai Christian Grey (Jamie Dornan). Datang ke gedung Grey dengan gugup, Ana yang tampil cantik menarik minat Grey. Kepadatan jadwal kerja Christ tak menghalanginya untuk bicara lebih lama, acara yang seharusnya 10 menit malah molor. “cancel it, please. we’re not finished here.” Ana pulang dengan perasaan dag dig dug. Bagaimana tidak, pria kaya 27 tahun, single, pujaan wanita, tampan, menatapnya penuh minat.

Selanjutnya adalah adegan panas, sadism, pamer kekayaan, dan kekonyolan. Christ berhasil memikat Ana, naik holikopter pribadi lalu Ana diperlihatkan ruang permainan. Like your xbox and stuff? Ada kontrak yang harus disepakai, salah satunya Ana dilarang bercerita ke publik mengenai kepribadian Christ. Itulah sebabnya dia selalu terlihat sendiri saat masuk berita. Kedekatan mereka terlihat special, namun Ana mulai menuntut untuk ‘normal’. Jalan, bunga, nge-date, nonton bioskop… hal yang sulit dipenuhi Christ.

Ana akhirnya lulus kuliah, orang tuanya menyaksikan hari bahagia tersebut saat wisuda. Christ jadi salah satu pembicara, kedekatan mereka akhirnya tercium media saat mereka foto bareng. Ibunya terkejut juga, Ana dekat dengan si kaya. Namun penyimpangan seks (dan ego) Christ sepertinya sulit tumbang walau dia sebenarnya jatuh hati kepada Ana. Well berhasilkah mereka hidup bersama bahagia selamanya?

Premis film seperti ini kuno. Jatuhnya malah kayak film Twilight yang bosan. Penampilan Dakota luar biasa, sangat menjiwai. Gerak geriknya menunjukkan pesona bahkan hanya lewat bibir digigit dan tatapan innocence. Sayangnya tak diimbangi permainan bagus Jamie. Terlalu kaku, adegan dia akhirnya jatuh cinta pun ga ngena.

Ada dua adegan bagus di film ini, yang pertama saat di lift. Di awal dan akhir film saat berpisah, itu pas banget saat saling menyebut nama. Yang kedua saat Ana membacakan detail ‘kawin kontrak’ diiringi dengan lagu dan scene pertemuan, just go at your own pace!

Secara keseluruhan jelas ini film buruk. Apakah akan ada sekuel? Saya menyakini iya, film ini sukses di Amrik. Isunya Jamie dilarang istrinya untuk kembali memerankan karakter Christ. Dakota punya prospek ke depan yang cerah.

50 Shades of Grey | Director: Sam Taylor-Johnson | Screenplay: Kelly Marcel | Cast: Dakota Johnson, Jamie Dornan, Jennifer Ehle | Skor: 2/5

Karawang, 100515

Iklan

9 thoughts on “50 Shades of Grey: 50 Shades of Terrible

  1. novelnya aja udah boring sih menurutku, apalagi filmnya ya
    etapi kok temen2ku yang cewe pada demen banget ya?
    entahlahh mungkin aku memang perempuan kurang estrogen 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s