The Equalizer: An ‘Almost’ Great Film

Susan: Sometimes we make wrong choices to get the right place.

Dari sutradara dan aktor yang memukau kita lewat ‘The Training Day’ kita disuguhkan film polisi-penjahat lagi. Robert McCall (Denzel Washington) adalah seorang pekerja di toserba bangunan yang suka menghabiskan waktu dengan membaca buku. Terlihat seperti warga biasa, bercengkrama dengan penduduk, ikut olahraga sore, sampai ngopi santai di café saat malam hari. Tapi dari gerak-geriknya jelas dia bukan orang biasa.

Sampai pada suatu malam di café tempat dia biasa ngopi, dia bertemu dengan Teri (Chloe Grace Moretz) seorang pelacur yang bercita-cita menjadi penyanyi. Dari situ mereka akrab, layaknya seorang bapak McCall bersenda gulau dan coba melindungi Teri. Saat pulang, mereka dihadang sebuah mobil yang memaksa Teri masuk dan mengancam McCall untuk menjauhinya. Mobil berisi germo, yang memberi kartu nama, sekedar berbisnis. Beberapa hari kemudian Teri tergolek lemah di rumah sakit, dia babak belur dihajar mafia yang menaunginya. Dengan kartu nama di tangan, McCall mendatangi gedung tempat mafia Rusia berada. Menawarkan uang besar untuk membebaskan Teri. Slavi (David Meunier) sang kepala mafia tak terima, itu adalah pelecehan. Lalu McCall melihat jam tangannya, menghitung dengan cepat dan bak bik bug! Semua dibunuh. Dari sini kita tahu, McCall seperti McClean! “You’re gonna bleed out all over this funky floor, all over 9,800 Dollars.”

Cerita kemudian berlanjut, bahwa McCall mempunyai masa lalu yang buruk penuh kekerasan. Polisi mencari dalang pembantaian, dan bos Slavi dari Rusia mengirim pasukan untuk mencari McCall. Di tempat kerja dia berteman dengan security Ralphie (Johnny Skourtis) yang gendut dan beberapa karyawan. Dalam sebuah adegan, toko mereka dirampok, dengan todongan pistol sang kasir diminta menyerahkan uang dan cincin. McCall dengan kalem, meng-identify penjahat lalu membiarkannya kabur. Esoknya cincin sudah di meja kasir. Tanpa ada scene pembantaian kita tahu, apa yang terjadi. Di lain adegan, McCall meringkus dua polisi korup yang suka meminta uang upeti kepada pemilik toko. Setelah direkam, dia meminta mengembalikan uang tersebut kalau tidak video tersebut akan disebar. Dari sini saya berteriak, “wow it’s a real hero…”

Vladimir Pushkin (Vladimir Kulich) orang suruhan dari Rusia pelan tapi pasti mengetahui identitas McCall. Dengan penuturan yang ala petak umpet, kejar sana sini dan beberapa orang dekat diancam dan dibunuh. Akhirnya momen duel itu tiba juga. Bagaimana nasib Teri? Apakah identitas asli McCall akhirnya terungkap publik?

Dari awal sampai pertengahan film ini terlihat bagus dan catchy. Nyaris syarat semua film thriller ada, sayangnya menjelang akhir Fuqua kehilangan kendali. Susunan cerita yang rapi itu berantakan di penghujung kisah. Film ini hanya hampir bagus, ya hanya hampir. Rasanya terlalu sempurna jagoan unbeaten itu. Aksi-aksinya bagus, aktingnya Oke, sayang ending-nya salah eksekusi. Terlalu sempurna untuk dinalar jadi nyata. Kisah pihak berwajib menolong orang tertindas di Amerika terkenal dengan kutipan: “Odds against you? Need help? Call the Equalizer. 212 555 4200” dan McCall terlalu digdaya untuk mewujudkannya. Sebuah film yang nyaris wah. Nyaris saja…

The Equalizer | Director: Antoine Fuqua | Screenplay: Richard Wenk | Cast: Denzel Washington, Marton Csokas, Chloe Grace Moretz, Mellisa Leo | Skor: 3/5

Karawang, 040315

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s