(review) The Giver: Kearifan Yang Menyakitkan

image

“Betapa musik adalah anugerah terindah untuk umat manusia, selain cinta.”
Bersamaan dengan hari saya menonton PK saya membawa pulang 3 novel, dan the Giver adalah salah satunya. Menjadi buku pertama yang kubaca, libur akhir tahun menyelesaikan dengan cepat karena hanya 200 halaman. Novel terbitan baru Gramedia ini ternyata pertama rilis tahun 1993, sudah dua dekade.
The Giver bercerita tentang sebuah dunia masa depan di mana masa itu tak ada perbedaan. Semua sudah diatur, tak ada warna, emosi, cinta. Tak ada perang, dendam, kelaparan, sakit. Terlihat sempurna, segalanya dikelola sedemikian rupa agar terkendali dan teratur. Bahkan tak ada nama yang sama. Adalah Jonas, karakter utama yang berusia 11 tahun. Dalam komunitas saat usia 12 tahun akan menentukan tugas apa yang akan diterima sesuai kemampuan masing – masing setelah diamati oleh komite. Setelah usia 12 tahun dianggap dewasa, mereka tak akan tahu dan tak peduli umurnya berapa. Dalam tiap keluarga ada 2 orang anak, laki-aki dan perempuan. Jonas memiliki Adik bernama Lily. Bukan keluarga kandung karena mereka dipilihkan oleh komite.
Saat hari H pengumuman tugas. Asher teman Jonas duduk di nomor 4, sedang Fiona gadis cantik yang akrab dengannya duduk di nomor 18. Jonas ada di sampingnya nomor 19. Satu per satu anak Dua Belas dipanggil Tetua untuk menerima tugas. Asher yang ceroboh menjadi Asisten Direktur Rekreasi, Fiona yang telaten mendapatkan tugas Pengurus Lansia, saat detik-detik akan dipanggil maju ke depan Jonas gugup. Namun dia terkejut karena setelah Fiona, langsung loncat ke nomor 20. Dirinya tak dipanggil Tetua? Ada apa? Jonas ketakutan, apa salahnya?
Setelah angka terakhir diumumkan, Tetua baru memanggilnya. Ternyata dia dapat tugas istimewa, tugas ini pernah diberikan kepada Dua Belas yang lain 10 tahun lalu, seorang wanita namun gagal. Kini kehormatan itu diberikan kepada Jonas sebagai sang Penerima. Dia akan dilatih khusus setiap hari setelah sekolah di pavilium.

“Aku memulai pelatihanmu dengan ingatan yang menyenangkan. Kegagalan sebelumnya memberiku kearifan untuk melakukan itu. Ini akan menyakitkan, tapi sekarang belum. Belum menyakitkan”.

Dia mendapat tugas menerima ingatan dari the Giver (sang Pemberi) yang sudah tua. Jadi dalam komunitas hanya ada seorang Penerima, setiap memori yang disalurkan akan berpindah. Ada 8 aturan dalam menjalankan tugas, salah satunya no 8 yaitu diperbolehkan berbohong. Melalui punggung yang diusap, Jonas melewati masa-masa yang tak terbayangkan olehnya. Bahwa benda itu berwarna. Apel yang beberapa waktu lalu terlihat aneh ketika dilempar ternyata berwarna merah. Dulu ada salju yang turun dari langit. Ada hangat matahari. Dan seterusnya dan seterusnya… Satu per satu ingatan sang Pemberi disalurkan. Awalnya menyenangkan tapi kemudian saat sesi ingatan perang, gajah yang sedih dan memori seram lainnya dia mulai ketakutan. Lalu apakah ini yang membuat sang Penerima 10 tahun lalu menyerah dan minta Pelepasan?!  Ternyata bukan, hanya bertahan 5 minggu Rosemary sang Penerima gagal karena memori kesepian. Jelas wanita paling takut akan kesepian. Perlahan tapi pasti Jonas mengetahui rahasia-rahasia Komite. Rahasia dunia luar. Dan puncak kejutan cerita ini adalah saat dia tahu arti Pelepasan. Gabriel, seorang anak 1 tahun yang gagal dipilih diberi kesempatan setahun lagi dirawat keluarga Jonas sebagai tamu untuk dipilih tahun berikutnya. Nyatanya masih gagal sehingga akan Dilepas. Jonas yang terkejut (begitu juga saya) arti Pelepas memutuskan melakukan pemberontakan. Malam itu jelang Desember dan Jonas memutuskan kabur. Berhasilkah?!
Cover novel ini pas banget, menggambarkan isi cerita dimana seorang anak laki-laki menginjak apel yang telah digigit warna merah menghadap dunia luar. Dia berdiri membelakangi orang-orang yang seragam, berwarna sama. Sayang ada beberapa typo terjemahan. Di belakang, di akhir cerita akan ada pidato penerimaan penghargaan Newberry. Ini novel young adult, namun ada beberapa adegan yang membuatku ngilu dan menitikan air mata. Secara keseluruhan, novel ini layak koleksi. Premis cerita tentang dunia terasing yang dimodifikasi Tetua lalu setiap anak mendapatkan tugas mengingatkan ku pada cerita City of Amber. Lina Mayfleet sang messager akhirnya memutuskan mencari dunia luar yang lebih menjanjikan, setelah tahu bahwa kota yang mereka tinggali terbatas.
Endingnya menggantung, karena memori dibagi dengan Gabriel dan Jonas akhirnya memiliki kenangan tersendiri. Akankah komunitas bertahan? Bagaimana nasib Jonas selanjutnya? Apa tindakan komite saat hari H pengumuman dan ada warga terpilihnya menghilang? Sepertinya saya sudah tak sabar menanti seri berikutnya. Mudah-mudahan bagus.

The Giver | Penulis: Lois Lowry | Penerjemah: Ariyantri Eddy Tarman | Tahun terbit 1993 | Diterbitkan di Indonesia oelh: PT. Gramedia Pustaka Utama | Cetakan pertama, Agustus 2014 | 232 hlm; 20 cm | Skor: 4/5
Karawang, 291214
Soton 1-1 Chelsea

Iklan

Boxing Day Part II

image

Boxingday part II. Tebak skor akhir Soton versus Chelsea. Dan salah satu pencetak golnya. Pulsa 5 ribu akan ngandang kalau skor akhir 1-2. Sertakan analisa minimal 3 kalimat. Kuis ditutup besok siang jam 01:02 pm. Good luck foc-er!
LBP 1-2 all
Analisa: Anak asuh Ronald Koeman langsung menggebrak di awal laga. Bermain di kandang membuat mereka memiliki percaya diri tinggi. Babak pertama mereka unggul 1 gol. Namun di paruh kedua the Blues menaikkan tempo permainan dan berhasil membalikkan keadaan.
Erwin 2-1 Pelle
Analisa: Mental Soton kembali menguat setelah kemenangan tandang di laga Boxing Day.
Kemenangan kandang sudah diincar pasukan Koeman setelah rentetan hasil buruk.
Kemenangan kandang jadi hadiah Natal untuk fans Soton.
Aditya 2-2 Costa
Analisa: Pertandingan yang bakal berjalan ketat, Soton yang udah kembali ke trek bakal tetap bermain terbuka dengan motor Graziano Pelle + Sadio Mane dan Chelsea pun berusaha mendominasi lapangan tengah dengan Fabregas + Oscar sebagai motor serangan, Costa akan kembali jadi pembeda dengan gol berkelas ala striker murni.
DC 0-2 Hazard
Analisa: Kemenangam Chelsea bakal brrlanjut. Tetapi kali ini dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi untuk mencapainya karena Soton bermain kandang. Itu kemaren harusnya bisa 3 gol Chelsea. Kipernya WH menggagalkan pulsa saya.
Saha 0-1 Costa
Analisa: Kematangan Mou dalam menghadapi festive season akan kembali memegang peran. Tidak ada opsi, kemenangan wajib diraih demi tetap menjaga jarak dengan MC. Skor tipis akan menggambarkan ketatnya laga, minim peluang.
Imunk 2-0 Pelle
Analisa: Berlaga dikandang sendiri membuat pasukan Soton tampil kesetanan. Laga buruk di awal bulan Desember (Desember kelabu) mengharuskan mereka meraih kemenangan di laga nanti. Kedua tim yang agaknya kelelahan, bermain dalam tempo lambat. Tapi dukungan dari suporter tuan rumah membuat pasukan Soton memenangkan laga kali ini.
Widi 3-3 Costa
Analisa: Untuk membuktikan kualitas Soton, Peluang ini haruslah dimanfaatkan oleh Southampton yang akan bermain tanggal 28 Des nanti di hadapan publiknya sendiri. Sudah masuk 4 besar dan terpaut 3 poin dari MU. Sepertinya Soton yakin dan bisa memberikan perlawanan sengit kepada Chelsea dan akan berupaya mendekatkan jarak dengan MU. Draw diyakini akan menjadi hasil yang adil untuk keduanya.
Zul 1-3 Costa
Analisa: Jalan terjal akan dihadapi Chelsea pada pekan ini, Soton kembali pada peforma terbaiknya setelah menang telak di boxing day. Ini ujian sebenarnya bagi Chelsea, menang berarti puncak klasmen akan dipegang di akhir tahun ini.
Jokop 1 – 1 Costa
Analisa: Duel team papan atas. Soton lagi kerasukan dan chelsea lagi naik daun. Berbagi angka cukup untuk kedua team.
Deni 0-1 Hazard
Analisa: Duel seru dan menarik akan terjadi, yang pasti Soton bakal main menyerang di kandangnya, sehingga barisan bek Chelsea bakal dibombardir habis-habisan. Dengan sedikit agak bertahan, Chelsea kemungkinan bisa mencetak goal disaat serangan balik aja. Dengan demikian kemungkinan kemenangan dengan skor tipis 1-0 bakal diraih Chelsea… 🙂
Huang 0-0
Analisa: Meski Mou terkenal sebagai pelatih optimis, namun bertanding 2 kali dalam 3 hari sedikit banyak membuatnya khawatir akan kebugaran anak-anak asuhnya. Pertandingan akan berjalan hati-hati demi menghemat stamina. Skor kacamata cukup adil meski di saat bersamaan city akan membuat jarak menjadi 1 poin saja. 😙
Karawang, 281214
Pray For Air Asia QZ8501