Ceramah Jumat

Kenapa ya ceramah sebelum sholat Jumat selalu membuat kantuk? Sebegitu membosankankah? Padahal hari ini saya terlambat istirahat karena sedang cut off penggajian jadi saat duduk di masjid jam 12:15. Selesai ceramah sekitar jam 12:30 jadi waktu yang saya cerna untuk mendengarkan ceramah hanyar ¼ jam. Dengan waktu sesingkat itu saya tetap tertidur, tetap sambil duduk tentunya. apakah ada yang salah? Karena memang hampir setiap Jumat saya tertidur.
Saya sempat membayangkan andai ceramah Jumat dibuat lebih fun macam stand up comedy, tapi tentu isinya religi. Pastinya yang Jumatan pada semangat berangkatnya, dan dijamin saat iqomat seblum mulai sholat matanya pada fresh. Namun saya teringat ada hadist yang menjelaskan kita dilarang bersuara selama khotbah berlangsung. Jadi ga boleh tertawa ya? Atau alokasi waktu dibalik, ceramah 10 menit, sholatnya 20 menit. Banyak sekali kan surat panjang, tinggal pilih. Atau ceramahnya lebih condong ke motivasi layaknya Mario Tegar. Pasti menarik, salam superrr…
Saya sendiri belum pernah mengisi ceramah Jumat. Walaupun dulu sempat aktif di Reisma Baja pas di kampung, tapi setelah lulus sekolah langsung merantau. Memang beda rasanya jadi anak kos dan dengan seatap dengan orang tua. Pas ngekos, dimana waktu ku adalah milikku sepenuhnya kita sendirilah yang mengatur. Jadi tak ada yang mengajak aktif ke masjid. Lingkungan memang sangat berpengaruh membentuk karakter. Makanya saat mudik trus Jumatan, saya kagum sama teman-teman seangkatan pada isi ceramah. Rasanya berjalan mundur keimanannya.
Paling banter mengisi ceramah kultum di jeda taraweh dan witir kala Ramadhan tiba. Jadi ya belum tahu rasanya di atas mimbar saat Jumat. Saya pernah baca, di sebuah pesantren katanya seluruh isi ceramah menggunakan Bahasa Arab. Wah hebat ya! Saya tak berani membayangkan seandainya saya di sana, betapa nyenyaknya.

(kelar sholat Jumat pasti ngopi, biar kembali fresh untuk beraktivitas)
Karawang, 141114

Iklan

13 thoughts on “Ceramah Jumat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s