Pesta Oscar 2014: Mega Selfie, Photobomb, Poor Leo dan Tangan Hampa The Hustle

Gambar

(Ellen yang hari ini luar biasa)

Hari-H pesta Oscar tahun ini yang berlangsung Senin, 3 Maret 2014 (WIB), saya sudah mengantisipasinya jauh-jauh hari. Ini tahun kelima secara beruntun saya mengikuti pengumuman penganugerahan piala tertinggi di bidang film. Tahun ini kebetulan saya kena night shift, tahun lalu saya ‘sakit’, tahun lalunya lagi saya kerja di ruangan sendiri sehingga bisa curi waktu buat nonton, tahun lalunya lagi saya kena shift dan tahun lalunya lagi saya menganggur. Jadi apapun yang terjadi saya akan berusaha menikmati puncak acara Oscar. Saya ga punya tv kabel, dan ga punya tiket untuk nonton di bioskop Jakarta serta tak punya koneksi se-ngebut di kantor sehingga harus ke warnet buat streaming dan syukurlah, hari ini (sekali lagi) saya bisa meluangkan waktu 3 jam penuh dari jam 09:00 s/d 12:00 di depan layar komputer.

Setelah semalam begadang lihat bola final Capital One, Derby Madrid dan ketiduran saat jeda laga Sevilla, pagi jam 8 saya sudah siap-siap ke warnet. Saat sarapan sambil nonton kartun di tv di grup Whats App Football on Chat (WA-FoC) sudah ada yang kirim pesan Jared Leto menang best supporting actor. Wah red carpet ternyata sudah selesai, sambil mantengin time-line twitter teman-teman perkembangannya saya bergegas ke tempat pertunjukan. Saat saya akhirnya terhubung dengan Dolby Theatre, Hollywood lagu The Moon Song sedang berkumandang. Saya berarti saya belum banyak ketinggalan. Saat akhirnya Frozen diumumkan menyabet best animated lalu visual effect jatuh ke tangan Gravity, saya langsung tersenyum, 3 dari 3 prediksiku benar. Namun saat best supporting actress menyebut Lupita, akhirnya meleset. Setelah itu twitter crash, nge-hang tak bisa dibuka beberapa menit. Awalnya saya kira itu komputer saya tapi ternyata muncul berita kehebohan foto selfie Ellen yang membuat error. Karena ternyata foto tersebut mencapai 1 juta retweet.

Gambar

(Inilah foto yang menghebohan panggung)

Gravity melanjutkan pesta saat menang cinematography, 4/5. Original score terlepas dari Her, 4/6. Lagu Let It Go yang pasti menang membuat skor saya 5/7. Ditebakan ke 8 bencana dimulai. Adapted screenplay Captain Phillps tumbang, lalu untuk Original screenplay lari ke Her, 5/9. Dari sini saya mulai pesimis akan peluang Hustle, 2 kategori penting di naskah tumbang, sehingga masih dalam keadaan hampa.

Di big four kategori tertinggi, Alfonso Cuaron membuat saya terkejut. Yah walau tak terlalu amat sih, karena saya fan Harry Potter dan harusnya Alfonso sudah bisa pesta Oscar saat Prisoner of Azkaban. Kedudukan kini 5/10, separuh prediksi lenyap. Dengan kombinasi yang sekarang, saya sudah pasrah Hustle akan remuk, karena untuk akting Bale dan Amy peluangnya paling kecil. Dan benar saja, Cate menyisihkan Meryl. Saya belum nonton Blue Jasmine, sehingga tak bisa menilai penampilannya. Setelah long-speech Cate, kita disuguhkan kekecewaan penggemar Leo DiCaprio karena Matthew seperti prediksi menang best actor. Kegagalan Leo hari ini langsung memicu reaksi penggemarnya. di twittersampai di sini kedudukan 6/12. Namun saya sudah tahu, David O. Russel akan pulang dengan tangan hampa.

Saat Will Smith berteriak: “and the nominees are..” saya sudah tak konsentrasi lagi. Hanya dua film yang berpeluang akan mengangkat kategori tertinggi: Gravity atau 12 Years A Slave. Dan saat amplop dibuka lalu Smith pun berteriak untuk kemenangan 12 Years A Slave. Saat kamera mengarah ke kursi para aktor, Lupita, Chiwetel dan teman-teman 12 years terlihat girang sekali. Para cast and crew pun naik podium, Brad Pitt sebagai produsernya membuka victory speech. Acara-pun segera ditutup Ellen. Skor: 6/13. Gagal maning.

Berikut daftar pemenang Academy Award ke 86 (13 kategori utama):

Best Supporting Actor: Jared Leto – Dallas Buyers Club
Best Animated Feature Film: Frozen
Best Visual Effect: Gravity
Best Actress in a Supporting Role: Lupita Nyong’o – 12 Years A Slave

Gambar

(Lupita, datang – main – menang)
Best Cinematography: Gravity
Best Original Score: Steven Price – Gravity
Best Original Song: Let It Go – Frozen
Best Adapted Screenplay: John Ridley – 12 Years A Slave
Best Original Screenplay: Spike Jonze – Her
Best Director: Alfonso Cuaron – Gravity
Best Actress: Cate Blanchett – Blue Jasmine
Best Actor: Matthew McConaughey – Dallas Buyer’s Club
Best Picture: 12 Years A Slave

Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya menikmati Senin pagi Oscar dengan ceria. Dalam 5 tahun ini hanya film The Artist yang tebakanku benar di kategori utama. Sebenarnya memprediksi best picture itu gampang-gampang susah, asal jangan egois saja. Sayangnya saya masih saja ga mengikuti alur suara mayoritas pengamat film, saya tetap mempertahankan suk-ga-suka, puas-ga-puas setelah menontonnya. Tahun ini jelas 12 Years A Slave ada dalam pole position, lalu berdasarkan kisah nyata dan banyak adegan menguras emosi sehingga saat mereka menang, tahun ini dianggap predictable. Sementara saya menebak berdasar kepuasan sehingga Captain Phillips dan American Hustle lebih saya kedepankan. Apapun itu acara ini selalu membuatku bersemangat.

Gambar

(tetap semangat Leo)

Seperti final piala dunia yang wajib ditonton, puncak Oscar pun selalu kupantengin. Final piala dunia 2006 saya ga mau kerja lembur, final 2010 saya bolos kerja, final 2014 siapapun yang beradu saya pasti nonton. Seperti bola, prediksi sama harapan memang harus dibedakan, lebih sering tak berbanding lurus.

Saya bersyukur masih bisa menikmati Senin pagi anugerah piala Oscar. Terima kasih untuk Ellen yang membawakan acara dengan luar biasa meriah, mega-selfie nya jadi treding topic. Adegan pizzanya, adegan perinya, gaya ngemis-nya sampai nge-bully aktor-aktor besar macam Leo, Pitt sampai Jen-Law. Memang beda sih kalau sudah biasa nge-MC segalanya cair. Bandingkan dengan saat James Franco –misalnya, yang kaku. Lalu terima kasih untuk Benedict Cumberbath saat red carpet dengan photobomb-nya. Gila, seorang Sherlock, Khan, Smaug itu melakukan hal konyol-brilian di tengah acara. Keren sekali, saya sampai geleng-geleng kepala lihat fotonya. Terima kasih juga untuk kesabaran aktor favoritku Leo yang lagi-lagi gagal menang. Untuk keempat kalinya dia harus pulang dari academy dengan kekalahan. Semoga tak patah arang, dan jangan kapok untuk terus buat film bermutu. Mudah-mudahan segera pecah telur. Dan terakhir selamat buat 12 Years A Slave dan Gravity, hari ini adalah hari kalian. Tahun ini milik kalian, kalian pantas untuk berpesta. Untuk Osage County yang gigit jari, kalian tetap memenangkan hatiku. Untuk teman-teman grup ‘Gila Film’ (GF) dan ‘Football On Chat’ (FOC) baik versi FB atau WA yang sehari ini begitu riuh, semoga kecerian ini makin membuat persahabatan kita erat.

Gambar

(He’s Sherlock, he’s Smaug, he’s Khan, he’s going to crazy)

Untuk American Hustle yang punya 10 nominasi namun pulang dengan tangan hampa. Ironis, apa yang bisa saya sampaikan? Saya pun turut bersedih atas keterpurukannya, buat David tetap semangat. Masih ada tahun panjang buat mencoba lagi. Kalau bisa ajak Leo dalam cast-nya siapa tahu kalian berdua yang sering terjatuh akan menjadi kekuatan dahsyat. Sampai jumpa tahun depan.

Gambar

(Cast and Crew 12 Years berpesta)

Karawang, 030314

Advertisements

32 thoughts on “Pesta Oscar 2014: Mega Selfie, Photobomb, Poor Leo dan Tangan Hampa The Hustle

  1. udah mendunia sekali pokoknya jaman selfie selfie an hohaha.
    anyway, penasaran super sekali sama 12 years Sleve kenapa kayaknya jadi spotlight sekali di academy Award -___-
    ada review bung>?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s