Positif

Gambar

Mau berbagi kabar bahagia buat teman-teman blogger. Setelah menunggu setahun akhirnya istri saya, si May positif hamil. Kabar bahagia ini langsung kita sampaikan kepada ibu, orang yang paling kita cintai di dunia ini.

Kita sudah program tepat di ulang tahun (alm.) Najwa, di bulan November kita ke dokter kandungan untuk konsultasi. Hitungan kasarnya adalah plus/minus 14 hari setelah haid pertama. Kata dokter Sitorus, Sp.Og masa subur seorang wanita itu (rata-rata) sekali (diartikan sehari) dalam satu bulan. Jadi kita tak tahu pasti di hitungan keberapa wanita mencapai puncak suburnya. Setiap wanita berbeda, apalagi bila haidnya tak teratur. Sementara laki-laki setiap hari menghasilkan jutaan sperma. Jadi selama seminggu di 14 hari yang dimaksud, pasangan harus berusaha memadu kasih. Selelah apapun, mau ga mau, mood ga mood, keduanya siap ga siap. Kata beliau: Harus!

Nasehatnya lalu saya ikuti di bulan Desember. Dan benar saja tepat di pergantian tahun, saya ingat sekali waktu itu. Di pagi hari setelah bangun tidur kita test-pack. Hasilnya positif, muncul dua garis di alat test kehamilan. Betapa gembiranya kita, ibu yang kita hubungi langsung bilang: β€œAlhamdulillah”. Saya langsung mencium kening May. Karena ini tanggal 1, tanggal merah maka kita ke dokternya Β keesokan hari untuk memastikannya.

Kini sudah 3 bulan jalan, perkiraan lahir di bulan Agustus. Pas seperti perencanaan. Program anak kedua ini memang sengaja kita rancang untuk bintang Virgo. Program juga sudah dihitung, setelah May wisuda bulan November, biar pikiran ga bercabang ke kuliah. Dalam tiga bulan ini May sering muntah-muntah. Serba bingung saya, rumah berantakan marah, berdebu. Saya pel dan bersihkan sampai pasang pewangi di setiap ruang. Eh marah juga, alergi wangi! Semua dibuang pewanginya. Di kamar mandi, wangi sabun juga bikin mual. Di sakunya ke mana-mana sampai menyimpan kulit jeruk buat menghalau bau, bahkan sabun mandi ku ditutupi kulit jeruk juga. Repot deh.

Setelah dinyatakan positif, May saya bebaskan pekerjaan rumah. Biar saya yang mencuci baju, piring, setrika, sampai bersih-bersih. PRT dadakan. Pokoknya dijaga, kalau mau bantu yang ringan-ringan saja. Apalagi kalau lihat dia muntah-muntah, pengennya nemeni terus.

Nyidam-nya juga aneh-aneh. Cari makanan yang ga ada di rumah. Pengen semangka, padahal di kulkas ada melon. Kelar dibeliin semangka, hanya disentuh dikit. Pengen es kelapa, dibeliin es kepala. Eh minta yang kelapa muda. Pengen bakso, saya bikinin mie rebus rasa bakso seperti yang di iklan tv ga mau. Aneh-aneh lah. Yang paling sabar itu orang tua May. Pengen makan apa saja dibeliin. Inilah seninya ibu hamil.

Kami menikmati momen-momen ini. Mudah-mudahan lancar sampai persalinan. Ibu dan bayi sehat. Amin.

Karawang, 130214

Iklan

82 thoughts on “Positif

  1. Barakallah mas… suami harus ekstra sabar kalau istri lagi aneh2… Kalau saya jadi sensitif, ga bisa dibilangin agak keras, langsung bercucuran air mata. Hehe… pernah ditanya mau makan apa? saya bilang ga tau. Terus suami bilang: masa tiap mau makan ga tau terus. Langsung mewek. πŸ˜€
    Semoga sehat selalu…

  2. Selamat ya Pak. Semoga ibu dan baby sehat terus sampai melahirkan dan babynya tumbuh dan besar juga sehat dan bahagia. Doakan saya segera nyusul hamil juga yaaa…. πŸ˜‰

  3. Waah… selamat, Mas! Jadi pas 14 hari kemarin berjuang terus menerus ya mas, meskipun capek :p

    Kalau lagi hamil begitu, memang sebaiknya istri jgn melakukan pekerjaan yg berat-berat, ya.Itu berarti saatnya menjadi suami siaga, hehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s