Anniversary Tiga Tahun Jadian – (review) About Time

Gambar

I’m going to go into the bedroom and put on my new pajamas, and in a minute you can come in and take them off.

10 Februari 2011 adalah hari jadian saya dengan istri saya sekarang – May. Awalnya saya ga begitu nggeh sama hal-hal semacam ini. Cuma yang namanya wanita, pasti suka ulik-ulik momentum. Akhirnya di hari Kamis tiga tahun lalu dia menetapkan itu hari jadian kita. Saat itu kita sepakat untuk berumah tangga tahun 2011, tanggalnya belum dipastikan. Hanya memastikan tahun 2011 ini target kita nikah. Dan 9 bulan kemudian memang kita menikah. Jadi selain hari lahir yang menurut May harus dirayakan bersama, tanggal nikah dan tanggal jadian harus dilewatkan dengan istimewa. Jadinya semenjak Senin dini hari, saat jeda HT menonton bola Manchester United, si May udah nyamperin saya untuk mengucapkan ‘happy anniversary’. Dan Senin ini pun kita merencana apa saja yang harus dilakukan.

Pulang kerja, setelah Maghrib kita makan ke Resto Kita, sebuah rumah makan sederhana tapi nyaman. Berdua kita makan diterangi lampu redup dan sebatang lilin. Yaelah, makan kok ya di tempat remang gini. Kita pesan ayam sambel ijo, steak, spagetti dan milkshake vanilla. Menu besar menurut saya. Benar saja, sejam kemudian kita kekenyangan. Sampai mulas saking penuhnya ini perut. Jam 9 sampai rumah kita lanjut nonton film romantis. Saya pilih filmnya Rachel McAdams: ‘About Time’. Dari beberapa review katanya sih romantis. So, dengan perut kekenyangan kita menikmatinya berdua, kali ini tak ada camilan ataupun segelas minuman.

‘About Time’ bercerita tentang seorang pemuda bernama Tim Lake (Domhnall Gleeson) yang dikasihtahu oleh ayahnya (Bill Nighy) bahwa keluarganya mempunyai kekuatan untuk menjelajah waktu. Kekuatan ini turun-temurun jadi, kalau mau kembali ke masa lalu, tinggal di ruangan gelap, kepalkan tangan, pejamkan mata dan bayangkan waktu yang akan kita kunjungi. Memori orang-orang sekitar akan terhapus otomatis saat kita sampai di titik waktu kunjungan. Awalnya Tim mengira ayahnya bercanda, namun saat itu juga dia mencobanya dengan masuk ke dalam lemari dan ingin berkunjung ke malam tahun baru yang berantakan. Dan ta-da…, berhasil. Tim lalu memperbaiki momen detik-detik pergantian tahun tahun yang payah menjadi lebih baik (menurutnya).

Dari permulaan itulah dia lalu banyak merubah masa-masa yang salah dalam kehidupannya. Dari cinta pertamanya kepada Charlotte yang akhirnya kandas. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang gadis cantik yang berhasil memikatnya, Mary (Rachel McAdams). Tim hijrah dari kota Cornwall menuju kota London untuk mengejar karirnya sebagai pengacara. Di situlah dia bertemu Mary. Awalnya dia kaget saat tahu Mary sudah punya pacar, maka Tim pun menjelajah waktu saat Mary pertama kali bertemu pacarnya sehingga dia bisa mengubah keadaan (curang ya). Percobaan untuk membuat Mary jatuh hati akhirnya berhasil. Dalam sebuah adegan, Tim memutar waktu berkali-kali untuk membuat Mary terkesan.

Saat Tim dan Mary sudah jadian, tetiba muncul Charlotte, cinta lamanya. Godaan itu muncul saat Charlotte meminta mengantarnya pulang. Terlambat Charlotte! Dalam kebimbangan sesaat akhirnya Tim memilih Mary, dan malam itu juga dia melamarnya. Unik sekali cara Tim melamar Mary. Dia dengan santainya mengulang waktu agar lamarannya terkenang sempurna. Pokoknya kalau adegannya jelek Tim tinggal bilang: “permisi…” lalu masuk ke lemari. Setelah lamarannya diterima, Tim mengajak Mary pulang kampung ke Cornwall untuk diperkenalkan dengan keluarga besarnya. Melalui adegan romantis yang berkepanjangan, mereka menikah. Poster film yang memperlihatkan Rachel McAdams mengenakan baju merah di bawah hujan itu adalah scene pernikahannya. Setelah menikah, Tim mulai jarang menggunakan kekuatan menjelajahi waktu. Toh, dalam pernikahan ini semaunya berjalan bahagia. Sampai akhirnya pada suatu hari, adiknya Kit Kat mengalami kecelakaan setelah bertengkar dengan pacarnya. Lalu Tim menggunakan kekuatannya untuk kembali ke masa sebelum kecelakaan dan melarang adiknya keluar rumah. Seperti itulah, hidup terlihat begitu sempurna. Segala kesalahan bisa dirubah seenaknya sendiri.

Hingga pada akhirnya Tim berterus terang kepada Mary bahwa dia punya kekuatan bisa menjelajah waktu. Termasuk merubah momen saat dia merebutnya dari seorang pemuda. Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya. Apakah Tim benar-benar bisa merubah sejarah keluarganya? Ataukah dia akhirnya terjebak oleh waktu? Dalam sebuah adegan yang membuatku nyaris menangis, terungkap kenyataan cinta ayah-anak saat akhirnya mereka berdua bersamaan menggunakan kekuatan.

Well, dari segi cerita ‘’About Time’ termasuk film sci-fi yang ringan. Sepanjang 2 jam nyaris tak ada konflik yang membuat Tim depresi karena apanya yang membuat pusing, toh segalanya bisa diperbaiki. Dari segi ide, ini bukan original. Pernah ada sebuah film yang mengungkapnya, ada yang ingat ‘The Time Traveler’s Wife?’ Dari segi drama, mungkin yang membuat kita iri adalah dengan kekuatannya Tim bisa memperolah gadis pujaannya karena kalau gagal tinggal coba lagi. Saat kredit title muncul, si May berujar: biasa saja, terlalu sempurna untuk jadi nyata. Konfliknya kurang. Saya setuju. Mungkin Tim tak bisa merubah sejarah dunia tapi dengan kekuatannya segalanya jadi mudah. Maaf saja, hidup tak seperti itu.

Aniversary ketiga ini kita tutup dengan sakit perut, mules kekenyangan dan bolak-balik ke toilet. Yah, andai saya bisa kembali ke masa jam 6 pm tadi. Saya ga akan deh makan ayam sambel ijo.

Karawang, 100214

About Time

Director: Richard Curtis – Cast: Rachel McAdams, Domhnall Gleeson, Bill Nighy – Screenplay: Richard Curtis – Skor: 3/5

Advertisements

29 thoughts on “Anniversary Tiga Tahun Jadian – (review) About Time

  1. Andaikan hidup bisa seperti itu ya … Semua kesalahan bisa ditipeks dan ditulis ulang. Hidup jadi sempurna. Tapi mungkin bisa membosankan juga kali ya karena semua dipastikan bisa dikoreksi.

    Selama hari jadi ke-3. Semoga langgeng dan bahagia berdua selamanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s