(review) Kumpulan Cerita Pendek Karya Tofik Pram: Filosofi Nasgor

Gambar

Romantika itu tak harus lazim.  Apalagi ketika cinta bertemu realita.

Pasca nonton streaming laga replay piala FA antara Manchester City dengan Blackburn Rover kemarin, subuh-subuh saya dapat link kumpulan cerpen karya bung Tofik Pram yang di-upload di dokumen Google. Langsung saja saya unduh dan print out. Kamis ini kebetulan hujan menerpa sepanjang hari jadi waktunya tepat sekali untuk menikmati cerita sambil meresapi kopi.

Ada sepuluh cerpen dan berikut review singkat dari saya.

1. Filosofi Nargor

Dari kalimat pembuka cerita ini pasti komedi, karena berisi kalimat gombal dimana seorang lelaki merayu pacarnya di sebuah pos kampling. Adalah Salman si tukang kibul yang berhasil menaklukkan hati Ratri. Melalui acara first date yang sederhana mereka yang hanya makan nasi goreng keliling seperti menjadi pasangan paling bahagia sedunia. Hati Ratri leleh dengan kata-kata penuh filsuf Salman, rasanya hidup sederhana dengan cinta sepenuh hati akan bisa meruntuhkan dunia sampai akhirnya satu kata penutup dari Ratri (yang mungkin) akan membuat kita tertawa merobohkan segalanya. Haha.., cerita pembuka yang bagus.

2. Dua Pekan Aroma Kenanga

Rarasati divonis akan meninggal dunia karena sakit leukemia yang dideritanya. Pasangannya pergi setelah mendengar dan dalam duka itulah muncul seorang pecinta sejati bernama dokter Sena yang menyukai bunga kenanga. Rarasati yang menyukai bunga kenanga juga akhirnya pasrah mendekati maut. Namun dalam dua pekan itulah dia bisa merasakan cinta yang sebenarnya. Sepekan raga sepekan jiwa. Bunga kenanga menyatukan cinta mereka, maut takkan bisa memisahkan cinta ini.

3. Di Lapak Bawang

Siapa tak kenal Bambang? Seorang preman bertato bunga mawar (lebih terlihat seperti kol) itu selalu menarik iuran kepada para pedagang yang ada di pasar sebesar dua ribu setiap lapak. Bambang menerima warisan daerah kekuasaan dari bapaknya yang juga preman, yang juga bernama Bambang di usia yang relative muda, 18 tahun. Bambang adalah anak angkat yang nyaris mewarisi semua sifat kejam bapaknya. Sampai pada suatu hari datang seorang janda bernama Sri yang menempati lapak bawang yang membuatnya jatuh hati. Sebuah flash back akan membuat kita terharu asal usul Bambang. Akankah cinta Bambang akan bersambut? Tunggu dulu…

4. Hegemoni

Ratna takut suaminya, Idris yang membuat tato burung Phoenix di lengannya akan kenapa-kenapa karena seorang yang ber-tato di negeri ini berkonotasi negatif. Padahal berdasarkan histori tato dicipta bukan untuk itu, sejak ribuan tahun lalu tato sudah ada. Tujuan tato akhirnya bergeser karena di Indonesia sejak tahun 80-an kekuatan media membuat tato jadi teror dan bermakna sangar. Untuk itulah Idris yang lulusan sarjana seni rupa berusaha meruntuhkan hegemoni tersebut, namun di subuh itulah sebuah kekhawatiran yang selama ini menghantui Ratna terjadi. Secangkir teh hangat dan letupan meruntuhkan segalanya.

5. Bisma Termakan Sumpah

Bisma adalah maniak bakso, sejak kecil dia sudah jadi bakso addict. Bakso tak membuatnya gendut, tak membuatnya bodoh dan tak membuatnya sakit. Tak ada kata bosan untuknya untuk selalu melahap bakso. Selalu ada tapi dalam kehidupan ini. Bisma tumbuh cemerlang dan jadi orang yang pintar dalam pendidikan. Sampai keluar sumpah: “Hanya maut yang bisa memisahkan aku dengan bakso”. Pada suatu hari dia jatuh cinta pada seorang mahasiswi tempatnya kuliah. Akhirnya ada cinta yang bisa dibagi dengan bakso. Namun sebuah penuturan lembut tapi meyakitkan mengubah hidupnya sampai bertahun-tahun kemudian, cintanya ditolak sebelum diucap. Dan sebuah ending yang akan membuat kita trenyuh bertuliskan: “Bakso Urat Super Spesial Kartika“. Bisma termakan sumpah.

6. Demi Waktu

Bhre, seorang mahasiswa kere saat ini sudah di semester enam. Di dini hari yang sibuk dia dikejar deadline mengumpulkan makalah jam tujuh. Namun di kos-nya yang pengap berukuran 2×3 meter tersebut dia gagal menyelesaikan makalah Komunikasi Politik sesuai waktu. Dengan kondisi belum membayar kos dua bulan, dia dikejar pemiliknya agar segera melunasi kalau tidak dia terusir. Di rental komputer dia-pun hutang dan pagi ini dia menambah daftar kasbon-nya. Adalah Bram yang selalu jadi sahabat yang membantu finansialnya. Seorang yang kaya namun berotak dangkal. Akankah dia akan lulus sesuai target kuliah? Demi waktu! Eh wait…, ini bukan tentang itu. Ini cerita tentang cinta jadi harus ada wanitanya. Adalah Gendari yang akan menjadi konflik dengan sang waktu. Berjuta detik telah dimubazirkannya secara sadar.

7. Jatuh Cinta Berjuta Rasanya

Demi Zeus, Neptunus dan Pluto. Ini adalah kisah narsis seorang pemuda yang memiliki kisah cinta dengan wanita-wanita cantik. Total ada dua belas wanita telah menjadi pengisi hatinya, semuanya cantik dan menjadi dambaan kaum Adam. Walau tak tampan dan tak berdada bidang, seorang playboy ini akhirnya jatuh cinta juga. Cinta yang sebenarnya, bukan cinta pepesan kosong, celakanya wanita ini secara fisik biasa saja namun tetap menawan. Biasanya dia berhasil meluluhkan hati wanita, karena dia percaya kalau kita punya keyakinan maka kita pasti bisa. Namun kali ini dia ragu, dengan semangat siap gagal dia mendatangi rumah pujaan hati. Dengan cuaca hujan, hanya berdua karena penghuni kos pada pulang, eh bertiga kalau pemilik kos dihitung dan pulang sampai larut malam. Apa yang sebenarnya terjadi? Itulah rasanya orang sedang jatuh cinta. Jadi apa yang menahannya bisa selama itu mereka berduaan di sana? Jadi cintanya diterima dong? Haha, dia berbisik.

8. Untuk Hujan Pada Sepenggal Sabtu

Kuperingkatkan kalian, ini adalah kisah sedih, tentang sepasang kekasih yang akan berpisah. Jadi siapkan tisu kalian sekarang! Hujan di akhir pekan harusnya menjadi hal yang romantis, perjalanan Jakarta – Bogor ditempuh dengan motor matik-nya. Besok pujaan hatinya akan melanjutkan studi ke Belanda demi mewujudkan cita-citanya. Jadi malam ini adalah malam perpisahan sampai enam bulan ke depan. Malam yang panjang namun terasa singkat untuk sepasang kekasih. Larut malam memisahkan mereka, dia harus pulang. Sebuah adegan di bawah jembatan Cawang akan menuntaskan cerita ini, mungkinkah juga cinta mereka?

9. Foto Dalam Dompet Ruth

“Jika menyimpan secuil masa lalu itu adalah dosa, kelak surga akan sepi!”. Ruth kepergok pacarnya, dalam dompetnya ada foto lelaki lain. Dalam resto makan itulah sepasang kasih ini bertengkar hebat. Bima marah karena mereka sudah sepakat bahwa masa lalu harusnya dikubur dan dilupakan selamanya demi masa depan bersama. Dengan diiringi lagu Nat King Cole, Ruth dipaksa menjelaskan identitas foto lelaki di dompetnya. Miris, foto tersebut mirip Ruth. Saat kekecewaan besar melanda Bima akan kenyataan tersebut, dia juga harusnya sadar ini semua cerita tentang batang. Tak ada yang lain.

10. Malam Pertama

Asmana seorang pecinta seks tanpa cinta adalah petualang penikmat kupu-kupu malam. Baginya bersetubuh adalah kebutuhan pokok. Seorang kaya dan berfisik bagus serta kepiawaiannya bergombal ria berhasil menaklukkan banyak wanita. Namun ketakutannya akan penyakit kelamin membuatnya ingin tobat. Dia ingin menikah, apalagi ayahnya sudah berpesan, ibumu adalah seorang perempuan juga jadi jangan kau sakiti perempuan. Akhirnya niat menikah itu kesampaian, seorang sekretaris baru Perusahaan bernama Laksmi yang terlihat kiyis-kiyis dan berpenampilan sopan itu berhasil dipikatnya. Singkat cerita di malam pertama itu kebiasaan membayar setelah bercinta reflek terjadi. Mati aku! Namun ‘malam pertama’  ini seperti membaca cerita versi panjang situs ketawa.com di kategori dewasa. Bukan Laksmi yang terkejut, tapi Bima yang (harusnya) shock.

Well, kumpulan cerpen berjumlah 180 halaman ini selesai juga kulahap cepat dalam sehari. Saya yakin bung Tofik Pram tak secepat ini membuatnya. Hehe… Sub-judul: ‘Kumpulan Cerita Cinta Tak Biasa’ ini memang tak bohong. Terima kasih telah berbagi. Yang mau ikut melahap silakan, saya rekomendasikan!

Link untuk ‘Silaken Koplak Sejenak’: http://tofikpr.wordpress.com/2014/01/15/silaken-koplak-sejenak/

Karawang, 170114

Advertisements

30 thoughts on “(review) Kumpulan Cerita Pendek Karya Tofik Pram: Filosofi Nasgor

  1. Terima kasih sudah direview. Jempol. Dan semoga kita semua tak pernah terkejut oleh banyaknya kemungkinan yang sangat mungkin terjadi dalam hidup, di luar perhitungan sebab-akibat dialektis. Salam 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s