(review) Walking With Dinosaurs: 3D Yang Menakjubkan

Image

Tanggal 27 Desember 2013 lalu saya berkesempatan menonton film bareng keponakan di Solo  Square, libur lima hari akhirnya kuputuskan mudik. Ponakanku Winda yang berumur tujuh tahun baru saja menerima rapor dapat rangking dua. Minta hadiah sepatu dan jalan-jalan ke Solo Square, akhirnya sekalian ke XXI. Daftar putar yang paling logis buat anak SD ya ‘Walking with Dinosaurs 3D’. Bercerita tentang seorang paleontologist bernama Zack yang menggali situs purbakala bersama dua ponakannya Ricky dan Jade.  Saat Ricky ditinggal di mobil tiba-tiba muncul seekor burung gagak yang bisa bicara bernama Alex yang bercerita tentang petualangan dinosaurus puluhan juta tahun lalu.

Diceritakan Alex (narrator) bahwa dulu ada kawanan patchyrhinosaurus yang bermigrasi untuk menghindari  musim dingin.  Kawanan dipimpin oleh seorang leader yang paling kuat. Patchy dan Scowler dua bersaudara, anak sang leader akhirnya mengalami sebuah musibah yang akan mempengaruhi perjalanan hidupnya. Patchy yang mempunya cacat mempunyai lubang di tanduknya, jatuh hati kepada Juniper. Mereka akhirnya terpisah dari kawanan karena selama perjalanan mereka selalu dihadang oleh dinosaurus jenis karmivora (pemakan daging) dan omnivora (pemakan segala). Akankah mereka bisa kembali bersatu dengan patchyrhinosaurus yang lain ataukah perjalanan penuh resiko ini akan mengakhiri semuanya?

Secara keseluruhan film ini sangat ringan, sangat cocok buat anak-anak. Ga usah mikir jauh-jauh, duduk dan nikmati sajian yang ada. Karena tujuan utama saya memang untuk menyenangakn ponakan maka saya tak akan complain dengan suguhan yang ada. Durasinya satu setengah jam terasa sebentar untuk sebuah film 3D. Film ini diangkat dari serial documenter tv BBC tahun 1999. Film yang lebih mengedepankan edukasi ketimbang script. Mengajak kita mengenal dinosaurus. Jadi jangan berharap banyak terhadap ceritanya.

Tampilan 3D yang menakjubkan. Saya sempat terkesan untuk beberapa adegan. Saat Alex terbang melintas seperti di depan kita. Saat kawanan berlari, derumannya tampak nyata. Adegan paling menakjubkan adalah ketika Patchy jatuh hati kepada Juniper di mana dalam suasana ceria banyak kupu-kupu berterbangan di sekitar kita, benar-benar tampak di depan mata kita. Mengingatkanku pada adegan Sully yang tersesat di dunia Pandora lalu binatang mirip ubur-ubur mengelilinginya. Menakjubkan,  3D nya semenakjubkan Avatar. Pilihan bagus buat mengajakan seluruh keluarga, karena kapan lagi kita bisa melihat binatang dinosaurus tampak keluar layar dan menampol mata kita?

Karawang, 311213

Iklan

26 thoughts on “(review) Walking With Dinosaurs: 3D Yang Menakjubkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s