Menunggumu #nostalgia

Catatan: Ini adalah posting-an kedua yang saya nukil dari catatan Facebook. Tercatat di-publish tanggal 20 Juni 2011.

Gambar

Menunggumu # 19

“Saya datang lebih cepat agar kamu tak lama menungguku nanti”

“Maaf acaranya molor, ini belum selesai”

“Jadi jam berapa selesainya?”

“Paling jam 4.30”

“Oke, saya tunggu”

Detik berjalan, menit merangkak.

Menunggu adalah tinggal beberapa saat di suatu tempat dan mengharap sesuatu akan terjadi (datang).

“Sudah setengah lima nih”

“Maaf ternyata lebih lama dari yang kuduga”

“Saya sudah kesemutan menunggumu di sini. Pastikan saja jam berapa pulangnya”

“Hhhmmm.., ga bisa pasti sih masalahnya ini final brief”

“Trus gmana baiknya, saya pulang lagi?”

“Jangan. Tunggu jam 5 ya. Kamu sambil apalah, makan dulu, sholat dulu, atau ngapain”

“Sudah. Ya sudah 30 menit lagi ya” 

Detik berjalan, menit merangkak.

Menunggu adalah menantikan (sesuatu yg mesti datang atau terjadi).

“Saya tunggu 5 menit lagi, kalau ga segera datang saya pulang”

“Ya jangan 5 menit. Waduh belum selesai juga nih gmana ya?”

“Tadi katanya jam 5 sekarang hampir jam 5”

“Maaf saya belum bisa keluar sekarang, tanggung bentar lagi selesai”

“Oke 15 menit ga selesai saya pulang lagi”

Detik berjalan, menit merangkak.

Menunggu adalah mendiami, menghuni, menunggui.

“Oke, waktu habis. Saya pulang lagi saja”

“Tunggu sayang, ini sudah penutupan acara. Saya mau keluar ruangan sekarang.”

“Benar ya, cepatlah datang kaki saya sudah meng’akar’ menunggumu di sini”

“Okey, tunggu ya” ditutupnya telp untuk kesekian kalinya.

Detik berjalan, menit merangkak.

Menunggu adalah mengharap menanti sesuatu, dan bila lama itu sangat menjengkelkan.

Sambil menuggu dia keluar ruangan, kubuka makanan ringan yang tadi tertunda. Lalu ada sms masuk, segera saja kubuka. Ternyata dari dia, berbunyi:

“Maaf sayang, ternyata setelah brief selesai ada ujian apa yang disampaikan. Jadi mungkin 30 menit lagi baru bisa selesai. Tunggu saya ya”

“Aaaaggghhhhhh……”

Ruang TLP06 – Cikarang, 200611

Menunggu adalah sebuah kesetiaan.

Karawang, 301113

Iklan

28 thoughts on “Menunggumu #nostalgia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s