Torres

Gambar

Fernando Torres telah mengalami pahit manis dalam perjalanan di karir sepak bola. Saat pindah ke Chelsea awal tahun 2011 saya terkejut. Tampil mempesona dengan Atletico dan Liverpool, Roman Abramovich berani menggelontorkan uang mahal untuk memboyongnya ke London. Menjadikannya pemain termahal di English Premier League (EPL). Saya segelintir orang yang ga setuju.

Bukan sebuah jaminan ketika seorang pemain bagus nantinya bisa tampil OK di tempat baru dengan harga wah. Saya masih sakit hati sama Andriy Shevchenco. Apalagi Chelsea nyaris selalu membuang striker muda berbakatnya. Dari Mikael Forssell, Carltone Cole sampai yang terbaru, Daniel Sturridge. Benar saja sekarang si Keling sudah resmi menjadi pemain the Reds dan tampil menawan bersama Suarez.

Nah, kasus Torres ini salah satu efeknya membuat rekrutan bagus Lukaku kini terancam lepas. Setahun di West Brom, kini dipinjamkan lagi ke Everton.

Kekhawatiran saya terbukti di awal Torres bergabung. Dengan bandrol 50 juta, el Nino tampil sangat buruk selama setengah tahun awal dia hanya menceak satu gol ke gawang West Ham. Dan membuat Don Carlo dipecat karena nir gelar. Di musim baru 2011/2012 ketajamannya masih tak kunjung ketemu sehingga menimbulkan inkonsisten di klasemen, AVB you’re fired! Salah satu momen besar Torres makin jadi bahan ledekan adalah laga kontroversi mengahadapi MU saat Chelsea mendapat 2 kartu merah, gol off side Chicarito dan momen Torres gagal menceploskan bola ke gawang saat De Gea sudah dilewati. Miris.

Di tengah kapal pecah, sang pelatih intern Di Matteo diluarduga bisa membuat Chelsea merebut juara Champions. Gelar yang diidam-idamkan oleh sang pemilik. Di suatu momen semi-final, Torres melakukan troll football yang akan dikenang lama, di mana dia mengecoh Valdes saat pasukan Barca kocar-kacir mengahadapi counter attact. Saat itu saya mengklaim, 50 juta-nya lunas.

Di Musim 2012/2013 lagi-lagi dia melempem, bahkan saat Chelsea sekali lagi mengganti pelatih di tengah musim dengan menunjuk Rafa, mantan bosnya di Liverpool dia ga kunjung menemukan sentuhan emasnya. Yang tak terlupa jelas saat di final Europa League dia men-troll kiper lagi untuk mengantar Chelsea juara. Menjadikannya klub pertama Inggris yang bisa menyandingkan gelar Winners, EL dan Champions.

Kini di musim keempatnya bersama the Blues Torres masih belum bangkit. Giliran Eto’o dan Ba yang menjadi partnernya di depan. Moga bisa kembali gahar dengan banyak gol tercipta.

Seperti yang saya bilang, 50 juta-nya sudah lunas. Saya anggap Torres adalah jimat Chelsea. Memang di jarang cetak gol tapi saat dia melakukannya itu adalah gol hebat penentu gelar seperti yang terakhir terjadi Minggu lalu. Gol bejan-nya ke gawang City itu akan krusial di akhir musim.

Karawang, 291013

Iklan