HP yang pernah mewarnai hidupku

Membicarakan masalah HP yang pernah saya pakai sebenarnya menguak sejarah perjalanan hidup di masa lalu. Setiap HP punya kenangan tersendiri. Semuanya mempunyai kisah pahit manis yang indah untuk diingat. Paling puas memakai HP N-Gage QD, walaupun saya bukan gamer sejati, tapi saya sangat suka dengan fitur dan bentuk fisiknya. Ya, semua HP yang saya pegang sampai sekarang tak ada yang lebih hebat dari N-Gage QD. Nomor HP saya sebenarnya jarang sekali ganti. Tercatat saya setia pada 3 provider. Pertama saya memakai nomor XL yang di tahun 2004 tergolong nomor elit karena sinyal bagusnya dan tarif mahalnya. Nomor tersebut hilang di tahun 2007 dicuri orang.  Lalu saya punya nomor IM3 di tahun 2007 sampai sekarang masih saya pakai, terakhir saya coba 3 di tahun 2008 dan masih setia sampai sekarang. Pernah coba sesekali nomor lainnya, cuma untuk telp keluarga atau teman agar murah tapi ya berakhir di tempat sampah.

Nah dari nomor tersebut saya menjelajah waktu muda dengan beberapa HP. Ok, berikut sejarah HP saya runtut dari yang pertama saya punya sampai yang terbaru.

1. Nokia 3200

Gambar

Di tahun 2004 HP Nokia ini termasuk bagus. Ringtone polyphonic-nya sudah membuatku ceria.  Body-nya transparan jadi bisa diganti-ganti warna dasar sesukanya. Pernah saya pasang kertas gambar, saya kasih daun kering atau sekedar wajah pesepakbola. Salah satu HP dengan design terbaik menurut saya. Sayangnya keypad-nya ga nyaman. Bentunya bulat-bulat, untuk mengetiknya harus jeli. Zaman dulu masih pakai infra red, jadi untuk memindahkan data music atau gambar kedua HP harus diciumkan. Saya termasuk orang yang mudah terpana, waktu itu saya takjub. Hebat sekali memindahkan data hanya cukup disinggungkan, tanpa kabel. **ditabokbluetooth. Walaupun saya suka sama ini HP, sayangnya hanya setahun memiliki. Karena waktu itu lagi booming HP baru untuk para Gamer.

2. N-Gage QD

Gambar

Inilah HP yang membuat saya berpaling dari model klasik 3200. Saya sama bareng Ikhsan, teman saya yang sama-sama gamer akhirnya ke Ruko Roxy Jakarta untuk tukar tambah. Harganya masih Rp 2 jutaan waktu itu. Dengan perhitungan ngasal, saya yang sudah kebelet pengen QD akhirnya melepas 3200 dengan bandrol yang murah. Selanjutnya hari-hari saya benar-benar dimanja sama ini HP. Hampir semua game klasik bisa dimainkan, mulai dari Mario Bross, Street Fighter, Virtua Fighetr, Fifa sampai Aspalt. Benar-benar memukau. Kakak QD yang lebih ramping tapi lebar sebenarnya labih bagus, karena ada fitur Radio FM. Sayangnya ketika menerima telpon HP-nya dipasang miring kayak kuping gajah.

Dulu saya ga ada niat untuk menggantinya, saya mau pakai selamalamalamalamanya. Walau di awal tahun 2007 saya beli HP baru lagi tapi tetap saya pakai ini QD. Sampai akhirnya pada suatu Jumat kelabu, terjadi pencurian di sederet kos yang mekenyapkan QD-ku. Kejadiannya ga terdeteksi dengan jelas. Waktu itu Jumat siang pas sholat wajib. Sederet kosan kemalingan, kosan yang laki saja jadi disinyalir pencuri sudah paham lika liku TKP. Pulang sholat saya masih belum ‘nggeh’ kalau kecurian. Tapi agak janggal karena kos tetap terkunci, sementara lemari baju saya berantakan. Malamnya saya beli novel Harry Potter 7 dan nonton film the Golden Compass, pulang larut. Nah pas mau buka itu QD kok ga ada di lemari. Akhirnya setelah saya obrak abrik, positif hilang. Saya berteriak, “Tiiiidaaaaak!” tetangga kos heboh, eh saya jadi merasa orang yang masih beruntung karena tetangga pada kehilangan uang, HP, dompet beserta kartu saktinya. Bye bye my best HP.

3. Motorola C115

Gambar

Saya mempunyai HP ini hadiah dari kampus. Salah satu syaratnya saya harus daftar pasca-bayar kartu Indosat Mentari / Matrix. Diluardugaanku HP jadul ini sangat bermanfaat dan terkesan. Karena memakai nomor yang gonta-ganti, maka ini HP settingnya berubah-ubah. HP yang mirip fisik Doraemon ini, menyiman banyak kenangan selama perjuangan kuliah. Selain bandel karena sering kebanting, HP warna biru ini ringtone monokrom-nya enak didengar. Mungkin karena biasa jadinya, ga ada masalah. Sayang saya harus berpisah karena waktu itu, dipinjam pacar dan tak kembali. Katanya HP nya digadai buat bayar pulsa Rp. 50 ribu di counter. Sialan, HP klasik keren seperti itu cuma seharga gocap.

4. Nokia 6100

Gambar

Saya selingkuh dari N-Gage QD dengan membeli Nokia 7610 warna perak-merah di kanan kirinya. HP ini sangat rawan rusak. Sudah tak terhitung berapa kali ini HP di-instal ulang gara-gara mati. Walaupun begitu saya sangat sayang ini HP karena termasuk yang paling lama saya miliki. Dari tahun 2007 sampai sekarang ini HP masih ada dan masih nyala. Memori eksternalnya kalau dipasangkan 1Gb lemot, tapi kalau dikasih 256mb terasa kecil. Paling suka sama game Skyforce-nya. Ada 2 versi yang original sama Reloaded. Keduanya sudah tamat yang level beginner dan medium. Tapi yang level Hard belum. HP ini saya sebut juga HP clurit, karena ketika online di Facebook seringkali tulisan yang saya posting, baik status ataupun kementar terpotong. Entah mengapa bisa begitu, saking cintanya saya ga rela ini HP rusak dan tergeletak. Sehingga tahun lalu tetap saya servis dan sekarang masih OK, saya pasang nomor IM3.

5. Nokia 3220

Gambar

Ini adalah satu-satunya HP yang saya beli dalam kondisi second hand. Saya membelinya karena kangen dengan Nokia 3200 yang mana ini lebih berwarna kanan kirinya. Dan kakak saya mempunyai model ini, jadi saya pengen punya juga. Mungkin pembelian paling gagal yang pernah saya lakukan. Bayangkan saja, setelah beli HP ini tidak saya pakai. Hanya jadi pajangan di kos dan parahnya lagi, belum genap setengah tahun baterainya nge-drop karena keseringan di-charge. Baterai hamil tersebut saya ganti dengan yang baru tapi KW, tapi tetap saja mengecewakan. Saya serasa ditipu penjualnya. Asem! Sampai sekarang masih ada di rumah, tergeletak tak berguna. Pelajaran berharga dari HP ini adalah, jangan mudah percaya kata-kata manis penjual. Belilah selalu yang baru dan bergaransi resmi. Kalau ingat ini HP rasanya pengen tak banting ke muka penjualnya. Ups!

6. Blackberry Gemini Curve

Gambar

Baru tahun lalu membelinya, seminggu sebelum ulang tahun di bulan September. Sebenarnya saya malas meng-upgrade dengan teknologi yang maikin maju ini termasuk masalah HP. Cuma masalahnya Nokia Cluritku sudah tua dan sering tewas tanpa alasan. Akhirnya istri mengusulkan beli BB. Saya minta yang paling murah yang penting baru. Dan datanglah smart phone pertama di saku-ku. Satu bulan pertama sungguh mengecewakan, BB sering kali loading hitam. Lemotnya minta ampun, apalagi kalau online Facebook dah mending ga usah sekalian. Sampai sekarang kalau online mending via browse. Tapi setelah saya selidiki ternyata BB mempunyai kelemahan bahwa install harus di device-nya ga bisa di external memory. Huuu, pantas saja lemot. Jadinya app yang sudah saya download satu per satu saya saring dan yang kurang berguna saya buang. Keunggulannya mungkin hanya kontak BBM yang ternyata teman saya sudah sangat banyak yang memilikinya. Sayangnya bulan depan kabarnya BB melepas fitur unggulannya ini ke pesaing mereka, android. Duh! Kalau gitu sudah ga istimewa lagi dong.

Well, itu saja sejarah yang terekam di kehidupan saya sejauh ini tentang teknologi bernama HP. Sebenarnya hanya empat hal yang kuharapkan dari sebuah HP sampai sekarang. Pertama jelas buat telpon lancar. Kedua buat sms / bbm / semacamnya yang kirim dan terima pesan bisa sampai sehingga tidak terjadi miss. Ketiga, game. Ini cuma modus tambahan saja. Dan yang terakhir buat online nyaman. Dan sejauh ini nomor 3 berkombinasi dengan BB sungguh memuaskan.

Karawang, 250613

Advertisements

8 thoughts on “HP yang pernah mewarnai hidupku

  1. No. 1 Nokia yg gitu sy pernah punya juga.. lalu jadi pencinta siemen dan soner.. soner ganti2 deh.. dan gak pernah punya BB tapinya..
    Ohh jadi baru tau BB mempunyai kelemahan bahwa install harus di device-nya ga bisa di external memory.. gitu toh.. TFS

    • Saya pernah pakai soner selama 1 tahun, jatah dari kantor. Asyik juga, fiturnya bagus, designya unik. Sayangnya ya punya kantor cuma pemakai.
      Sekarang sudah diganti semua HP kantor jadi Nokia Asha.

  2. klo saya siih lebih suka hp mito 282,awal pertama kali daftar facebook melalui hp mito. dn trus di gantii sama android samsung galaxy young gts5630 inilah hp smartfone yg pertama saya miliki. tapi sayang nya saya jual dn ganti lagi sama hp samsung galaxy chat..

  3. Pas masih suka main game saya beli N-Gage QD. Tapi gara2 nonton film “The New Police Story”, yang di situ Jackie Chan pegang Hape model daun stylis itu, sy jadi ikutan ganti HP Nokia 7600. Hahaha. Korban film 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s