Superman Returns

 Gambar

Inilah poster Man of steel yang pertama kali rilis, terlihat keren. Tapi setelah terlihat keseluruhan ternyata ga juga. Tanpa jambul dan logo ‘S’ nya yang nyeleneh.

 

2006 menjadi tahun yang istimewa dengan dirilisnya film Superman Returns. Ketika proyek film akan dibuat saya sudah mewanti-wantinya. Poster film bonus dari majalah Cinemags (edisi pemanasan bulan Oktober 2005) berupa logo ‘S’ sudah terpajang jauh-jauh hari di pintu kos Ruanglain_31. Saat itu Cinemags adalah juara majalah film di Indonesia. M2, First ataupun ShowBiz tak tak ada gaungnya. Sayangnya di tahun-tahun tersebut Cinemags sering rontok lembarannya. Nah! Termasuk edisi Superman Return. Sayang sekali edisi wajib koleksi ini malah berantakan. Akhirnya beberapa yg lepas malah saya temple di dinding kos-an.

Kecuali Spongebob, saya bukan fan yang fanatic dan membabi buta men-judge sana sini sebelum dan sesudah rilis film. So ketika tahu Brandon Routh yang memerankan Superman era baru saya OK saja.  Apalagi Routh, ehemm… ganteng jadi rasanya ga akan banyak complain. Saat itu seingat saya Pixar sedang rilis Cars, sebuah film aneh tentang mobil yang bicara?

Dari beberapa sumber yang saya baca, bisa jadi fan berat manusia Baja tak bisa berpaling Christopher Reeves yang melegenda. Tapi banyak juga yang setuju bahwa amat pantas Routh meneruskan jejaknya. Jambulnya, suitnya, senyumnya, dan tentu saja kancut fenomenal tersebut. Terlihat sempurna. Kabarnya bahkan Routh sudah dikontrak untuk beberapa film lanjutan Return, sebuah garansi peran sebelum dirilis filmnya.
Pas hari H, saya yang jarang beli popcorn. Beli. Ga pernah beli soda, beli. Sejam seblum jam tayang sudah duduk di lobi 21 Lippo Cikarang menanti dan tak kemana-mana. Dan yang terjadi, terjadilah….
Filmnya luar biasa. Efek jutaan dollar yang digelontorkan membuatku terpukau. Saat itu 3D belum mewabah bung. Scene pas Superman menahan pesawat yang jatuh membuatku begidik, efek getar besi rangka pesawatnya membuatnya merinding. Saat itu saya menasbihkan inilah scene action terbaik yang pernah kutonotn di bioskop. Adegan Spidey vs Doc Oc di kereta yang sangat-sangat kupuja itu, lewat. Efek sound-nya juga membuat telingaku sampai kukorek-korek, ada semacam double sound di kana kiri yang membuatku mencari sumber suara. Katro. Bioskop turut bergetar.
Selain scene pesawat yang membuatku suka, jatuhnya Globe menjelang film berakhir juga memorable. Lalu pas Superman melayang di gudang lading mengingatkanku pada Mission Imposible, scene dua bencana yang dirancang Lex juga sangat bagus. Senyuman Routh yang cool yang akan membuat cewek pingsan. Dari banyak adegan memorable tersebut ternyata titik lemahnya ada di cerita. Untuk sebuah come back setelah lama vakum, cerita yang tersaji memang kurang greget. Endingnya pun, banyak yang bilang lha cuma segitu doang. Itu kata mereka, tapi menurutku tetap keren. Saya suka saja lihat Lex marah-marah di akhir film. Demi proyek ini sang sutradara melepas film penutup X-Men jadi Brian Singer tetap harus diapresiasi atas karya Superman Return.
Review yang saya terima ternyata tak sejalan dengan ke’wow’anku. Dollar yang didapat tak sesuai ekspektasi, membuat garansi Routh kembali dibahas. Dan benar saja, rencana sequel Man of Steel tahun 2009 akhirnya terkatung-katung. Bertahun-tahun kabar demi kabar kunanti yang kudapat adalah kecewa. Dan mungkin salah satunya gara-gara fenomena The Dark Knight akhirnya manusia baja dirombak dan di produseri Nolan yang mengejutkan saya adalah Routh didepak. Padahal dia sangat pas, nyaris sempurna malah. Kesalahan bukan di dia.
2013 datang, tanggal 13 Juni tiba. Walau hype-nya tinggi saya biasa saja. Rilis Man of Steel. Review mulai berterbangan. Saya tak peduli. Belum satu pun yang kubaca, paling kabar tomat busuk yang tak sengaja terlihat di twitter. Seperti kekecewaanku pada the Amazing Spiderman yang gagal deal dengan Raimi, untuk film paling diantisipasi movie mania tahun ini, bagi saya biasa saja. Sejujurnya nobar 16 Juni 2013 di Gandaria City nanti rencananya saya ga jadi ikut, tapi ternyata siang tadi si Zul bbm bahwa 2 tiket saya ternyata belum di-cancel. Saya lupa bilang ke dia saya mau nonton nanti-nanti saja sama si Mey ke Cikarang. Bukan kerena kancutnya ga terlihat lagi, bukan karena jambulnya yg hilang, bukan pula fisik Cavill yang berotot dan jauh dari kesan Superman yang saya bayangkan. Tapi kekecewaan kenapa Routh ga diberi kesempatan lagi-lah saya jadi menyambutnya biasa saja. Seperti kenapa Tobey berhenti, the Amazing Spiderman menurut saya jelek!
Well, saya tak mendoakan Man of Steel terpuruk. Saya hanya berharap tontonan yang bagus seperti Superman Return yang saya beri score 5 bintang. Ayo Zack Snyder kejutkan saya…
 

 

Karawang, 140613
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s