Koneksi

Modem pertama saya adalah modem Smart warna hitam yg harganya Rp. 499 ribu. Waktu tinggal di kos Ruanglain_31, Cikarang koneksinya bagus. Isi pulsanya pun murah. Hanya dengan 50 ribu per bulan dapat 2 Gb, dan selama sebulan jarang habis karena kalau hanya dipakai online malam hari. Siangnya? Pakai internet kantor.

Oh sebelumnya lagi saya punya HP Smart yang buat modem. Dengan kecepatan 125kb, sewaktu kos di tingkat lantai satu koneksi lumayan kenceng. Dengan Rp. 49 ribu per bulan koneksinya unlimited. Sayangnya ketika pindah kos ke TLP06, Cikarang yang tak bertingkat, sinyal langsung lenyap. Ditambah lagi baterai HP melendung dikarenakan dicolok terus ke komputer sehingga charge jalan.

Ketika pindah ke Karawang sekitar dua tahun lalu, dua modem tersebut jadi busuk. Leletnya minta ampun, padahal hal tersebut hampir bersamaan dengan diluncurkannya iklan mereka ‘I hate slow’. Sungguh ironis, saat iklan itu lagi gencar-gencarnya saya malah dibuat jengkel karena koneksinya luar biasa slow. Akhirnya dua bulan lalu saya putuskan cari modem lagi. Sempat mau coba produk Bakrie yang Modem Easia Cirus yang gambar Spiderman, atas rekomendasi teman saya si Zul. Sayangnya setelah muter-muter se-Karawang. Dari Mal Ramayana, Mega, KCP sampai gerai-gerai sepanjang Kertabumi ga dapat. Yah, nyerah. Sepertinya itu modem special tiap wilayah beda karena CDMA. So, saya alihkan target ke modem biasa saja lalu saya isi nomor GSM.

Sempat trial modem Huawei dengan nonor 3. Modem tersebut untuk kakakku yang ada di Purwakarta, hasilnya sinyal lancar. Seminggu kucoba di Karawang, koneksinya bagus. Setelah modem saya kirim ke Purwakarta maka saya putuskan ikut memakai ini modem. Dengan bandrol Rp. 300 ribu saya membeli modem Huawei plus free perdana 3. Setelah dapat 500Mb free selama sebulan, nyatanya seminggu habis. Saya sempat isi ulang Rp. 5 ribu. Setelah itu ga pernah ku isi pulsa lagi karena saya otomatis dialihkan ke layanan ‘Always On’.

Saya bukan mau promosiin ini provider, tapi nyatanya memang sangat memuaskan. Saat pulsa saya habis, dan memang kubiarkan habis. Saya bisa akses 11 situs gratis. Jelas Twitter dan Facebook ada diantaranya. Enaknya ini nomor adalah saya di kantor PC nya ga bisa buka situs jejaring social karena memang di-block. Jadi saling mengisi. Ketika di kantor saya main-main ke blog, you tube, wiki, dll yang non-11 situs. Sampai di rumah ya tinggal main Facebook and Twitter. Hebat, adil. Bahkan di kantor ada wifi juga kalau mau.

Selain itu, untuk koneksi mobile, saya pakai BB paling murah yaitu Gemini. Dengan provider 3 juga, uang Rp. 69 ribu per 6 minggu sudah full service. Murah dan lancar. Sayangnya BB memang lemah di app world yang memorinya cepat habis karena semua app terinstal di device dan ga bisa ke MMC. Tapi tak masalah, karena tetap OK.

Overall, saya menyambung ke internet dengan banyak cara. Sejauh ini nomor 3 sangat memuaskan. Murah dan ‘always On’. Demikian curhat ga perlu saya, ini kulakukan hanya gara-gara tugas #30 Hari Menulis. Setidaknya kuota 1 tulisan sudah terlewati. Dan btw, setelah saya membeli modem Huawei saya menemukan ada modem si Bakrie yang beberapa waktu lalu saya cari-cari sampai sutris di tempat biasanya saya beli pulsa. Hidup memang tak bisa diprediksi kawan.

Karawang, 070613

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s