shift malam

Iklan

Orang Aneh

Sore itu saya sedang bersantai di teras rumah sepulang dari kerja. Ada seorang tamu yang tiba-tiba datang berkunjung. Setelah mengucap salam, kubukakan pintu depan.

“Pak Joko nya ada?” tanyanya.

“Anda siapa ya? “

“Saya Andri temannya Rudi, karyawan PT ABC. Saya diberi alamat sama Rudi untuk datang hari ini ke rumah pak Joko. Mau silaturahmi.”

“Oh Rudi yang bagian Maintenance?”

“Betul pak”.

Setelah saya persilakan duduk di teras rumah akhirnya saya membuka percakapan lagi.

“Anda siapanya Pak Rudi ya?”

“Saya itu dulu teman satu kos waktu di Bandung tahun 2007-an, nah si Rudi setelah sekitar setahun kos bareng dia dapat kerja di Karawang. Akhirnya dia pindah ke sini.”

“Hhhhmmm….”

“Seminggu kemarin, dia kasih kabar ke saya katanya di PT ABC ada lowongan kerja untuk bagian sopir. Makanya saya memberanikan diri datang kemari”.

“Oh gitu”.

“Ini surat lamarannya pak. Di dalamnya saya sudah masukkan juga surat paklaring saya yang berpengalaman sebagai sopir di beberapa Perusahaan. Saya juga pernah menjadi sopir pribadi oleh seoarang juragan mebel waktu di Bandung. Tapi menjadi sopir pribadi itu tidak enak pak, enakan jadi sopir Perusahaan. Kalau kerja lewat jam kerja sopir pribadi tidak pernah dihitung lembur. Saya kan harus menafkahi anak dan istri, jadi ya kalau kerja melewati jam normal harus dibayar.”

“Hhmmm…”

“Saat ini sih sebenarnya saya masih bekerja di Bandung, tapi karena beberapa waktu lalu istri saya melahirkan anak kedua dia ingin tinggal di Karawang sini biar bisa serumah sama orang tuanya. Ya otomatis saya harus mengalah untuk pindah kerja ke sini. Saya kan sayang keluarga. Bagi saya keluarga adalah segalanya.”

“Ya kalau belum dapat kerja yang baru jangan keluar dulu dari tempat kerja sebelumnya pak”.

“Oh pasti pak. Ini saya ijin sehari untuk ke Karawang, mau cari-cari kerja di sini. Saya itu orangnya sangat perhatian keluarga. Anak saya yang pertama usianya 5 tahun, saya maunya juga sekolah di sini biar bisa dijaga sama neneknya juga”

“Hmmm…”

“Masalah kerjaan saya berani jamin, saya orangnya rajin, jujur dan bisa diandalkan. Pernah di hari Minggu pas saya lagi liburan dengan keluarga tiba-tiba bos saya telpon untuk segera datang ke kantor, ada barang penting yang harus dikirim mendadak hari itu juga. Kalau orang normal pasti tidak mau kan? Lha wong lagi liburan. Saya tanpa pikir dua kali langsung meng-iya-kan. Coba pak, kurang apa saya?”

“Oh gitu.”

“Iya, saya juga orangnya tidak neko-neko pak. Tidak narkoba, tidak tato-an, tidak miras. Tapi kalau rokok ya kadang-kadang saja. tidak apa-apa kan pak?”

“Oh tidak apa-apa” sahutku.

“Apalagi sopir itu sering menunggu user kalau lama menunggunya kan bisa bosan juga…”

“Oh maaf pak sebentar,” potongku. Tiba-tiba saya ingat kalau tamu yang satu ini belum saya buatkan minuman. “Bapak mau minum apa? Kopi? Teh? Sirup?” tanyaku basa basi.

“Tidak usah pak, saya sebentar saja. sekali lagi, ini pak berkas lamarannya. Sebelumnya terima kasih ya pak Joko mau membantu…”

“Eh tunggu dulu pak..” potongku lagi. “Saya bukan pak Joko”, tambahku.

“Lho…, kenapa tidak bilang dari tadi. Saya mencari pak Joko buat menitipkan lamaran kerja?!”

“Perkenalkan, saya Anto tetangganya pak Joko. Rumah pak Joko ada di samping. Silahkan”, sahutku datar.

“Bapak ini bagaimana sih, saya sudah capek menjelaskan panjang lebar baru bilang kalau ini bukan rumahnya. !@#$%^&*()_+”

 

Karawang, 020413

#100HariMenulis