Efek Membaca

“Apel adalah buah beracun dan katak bisa menjadi pangeran…”

Ini adalah bagian dari statement novel The Alchemist-nya Michael Scott (halaman 430). Di situ disebutkan bahwa (benih) apel yg dimakan dalam jumlah banyak mengandung racun. Di luar konteks benar salahnya, kita tak bisa menelan mentah-mentah segala yang kita baca. Di kasus ini saya teringat kisah nabi Adam As dan Hawa yang dilarang Allah untuk makan buah Khuldi (QS. Thahaa:120). Akibat melanggar laranganNya mereka akhirnya dikeluarkan dari surga. Bukan bermaksud bilang apel adalah turunan buah khuldi, gara-gara novel ini saya tidak doyan makan apel lagi.

“Lebih dari itu, aku mendengar suara langkah-langkah itu dengan amat nyaring. Saat kumbang kepik melangkah di daun, aku mendengar langkahnya bersuara keteplak-keteplok seperti langkah raksasa…”

Di novel The BFG karya Roald Dahl (halaman 43) para raksasa bisa mendengarkan suara di bawah normal manusia (20 Hz sampai 20 kHz), jadi tak mengherankan suara-suara infrasonic bisa diramu mereka untuk sesuatu yang tak bisa kita bayangkan. Namun jangankan kalian mempercayainya, menganggap pernyataan bahwa raksasa BFG yang tingginya 7 meter ada saja kalian tak percaya. Di Atlas selalu ada dua halaman kosong yang dimaktubkan oleh Dahl sebagai dunia yang tak bisa dideteksi manusia, di situlah raksasa-raksasa itu tinggal. Nabi Adam As tingginya 27,432 meter (hampir 30 meter) bandingkan dengan BFG!

{IW}:=?/∞

Di novel Interworld-nya Neil Gaiman lebih rumit lagi teorinya di mana manusia bisa berpindah antar dimensi hanya dalam sekejap atau ruangan di baliknya adalah isi pikiran itu sendiri pada titik diam? Untuk digaris bawahi, dunia jin dan manusia itu tolok ukur waktu rentangnya berbeda. Bukan bermaksud dunianya Joey, Jenzy, Jay (you named it!) itu jin, bukan! Hanya mengambil garis universe saja bahwa 1 menit di dunia kita tidak sama dengan 1 menitnya di sana.

Oh kala kita membaca novel karya Habiburrahman El-shirazy, novel beliau selalu ditulis dengan memasukan nilai-nilai agama, bahkan beliau mengatakan tokoh utama dalam novelnya ia gambarkan sebagai Al-Quran berjalan. Sehingga kita dapat mengambil nilai-nilai agama yang terkandung di dalam novel. Apakah kalian percaya novel Ayat-ayat cinta adalah 100% fiksi? Sementara dari dunia nyata (yang kita lalui) kang Abik benar-benar berkecimpung di Mesir sana.

Erised stra ehru oyt ube cafru oyt on wohsi” jelas sekali kalimat  ini adalah refleksi cermin dari kalimat “I show not your face but your heart’s desire”. Terdapat di novel paling fenomenal saat ini. Bayangan dalam cermin Tarsah adalah suatu yang bisa jadi kita artikan harapan, angan, mimpi, khayalan. Profesor Dumbledore benar cermin itu bisa membuatmu gila. Impian tak terealisai yang hanya dalam benak seperti benalu yang terus menjeratmu sampai tercekik.

Erised adalah penulisan terbalik dari Desire.

Sesuai dengan fungsi cermin itu sendiri, menunjukkan hal-hal yang paling diinginkan seseorang. Dan oleh Listiana Srisanti (penerjemah Indonesia seri Harry Potter), diterjemahkan menjadi Cermin Tarsah. Di mana Tarsah merupakan penulisan terbalik dari Hasrat. Desire.

Namun setiap pagi ketika Anda bersiap-siap melakukan aktivitas Anda yang bercermin, memandang wajah Anda, berdandan lalu pergi apakah Anda yakin bayangan yang Anda tinggal tersebut benar-benar “hilang” ataukah masih bersemayam hidup di dimensi lain untuk mewujudkan desire yang lain?

Well, sebagai penutup saya mengutip kalimat Tyler Durham dari novel Fight Club (halaman 94): ” Karena semua yang nyata kini tinggal cerita, dan semua setelahnya hanya tinggal cerita…”

Efek membaca cerita fiksi (oke kita spesifikasikan lagi novel) memang luar biasa. Khayalan kita bisa melalangbuana tak bertepi. Kalau Anda ingin jadi detektif silahkan baca novel-novelnya Agatha Christie atau Sir Arthur Conan. Sampai saat ini saya masih terheran-heran bagaimana cerita detektif bisa sedemikan hebat, walau ini hanya rekaan tapi setiap twist yang ditawarkan sungguh luar biasa. Eh bukannya sudah saya tutup ya? Efek membaca memang panjang, dan bersyukurlah saya dari kecil sudah dijejali buku oleh orang tua.

Hei Cullens, tunggu dulu kita belum membahas Twilight!

Krw, 25032013