Pekan Ke 26: Sassoulo Vs Lazio

Pekan Ke 26: Sassoulo Vs Lazio
PROBABILE FORMAZIONE (3-5-1-1):
Strakosha;
Wallace, De Vrij, Radu;
Marusic, Parolo, Leiva, Milinkovic, Lulic;
Luis Alberto;
Immobile.
LBP 0-3
Hanya berselang dua hari kita berjumpa lagi. Jadwal padat setelahlah ketemu Milan, setelahnya lagi sama Juve lalu kembali bersua di Eropa. Luar biasa ketat. Mental baja skuat Inzaghi ayo kamu bisa.
Arief
sassuolo v lazio 0-2
Immobile
XX
Luiz Agustino
Sassoulo 2 – 2 Lazio
Imobille
Rasa sesal di dasar hati.
Hilang tak mau pergi.
Haruskah aku lari dari kenyataan ini.
#no nani no party
DC
Sassu 0-1 Lazio
Immo
Main tandang di liga. Setelah beruntun kalah ini saatnya menang lagi. Hasil liga eropa memberi semangat baru.
Damar irr
Sassuolo 1-3 Lazio,immo
Kamulah satu satunya. Yang terbaik untukku. ,Maafkan aku selama ini yang sedikit melupakanmu.
Bgs
Sassuolo 1 – 5 Lazio, Immobile
Laga mudah. Menang mudah. Imooo hetrik mudah. Forza Elang
AW
Sassuolo 0-4 Lazio, Felipe Anderson
Lazio pesta lagi. Lazio menang lagi. Felipe Bale bikin sumringah lagi.
Kindly Myers Prayitno
Sassuolo 1-2 Lazio, Immo
Lazio hampir kalah. Mereka kaget dengan permainan cantik yang diperagakan si petruk. Tapi entah bagaimana mereka akhirnya tetep menang. Mungkin ini akibat Bala bantuan Dari dewa dewi amerika yang dibeli pakai kartu kredit titipan.
Siska
Sassuolo 1-4
Immobile
Tren positif harus dijaga. Immobile sedang ganas-ganasnya. Lewati Sassuolo pasti bisa.
Takdir
Sassoulo 0-2 Lazio
Savic
Analisis Yang terjadi di Eropa memberikan asupan gizi untuk lokal. Savic yang FIT akan jadi andalan utama. Tak peduli di kandang lawan, The Great tetaplah menggila.
Karawang, 250218

Iklan

Pekan Ke 25: Lazio Vs Hellas Verona

Pekan Ke 25: Lazio Vs Hellas Verona Prakiraan Formasi LAZIO 3-5-2: Strakosha, Wallace, De Vrij, Radu, Marusic, Sergej, Parolo, Lulic, Lukaku, Luis Alberto, Immobile. All. S.Inzaghi. LBP 3-0 Milan, Genoah, Napoli. Speechless. Saatnya kembali ke jalur kemenangan. AW Lazio 4-0 Hellas, Immobile Lazio jelas bakal ngamuk lagi. Main kandang harus menang lagi. Immobile nyekor lagi. Margot Robbie Prayitno Lazio 4-1 Hellas; gol Immo Hellas Verona akan tampil nothing to lose dan mereka akan mencoba mencetak gol dari menit pertama. Mereka tidak memiliki catatan bagus dalam pertemuan sebelumnya dengan Lazio dan selalu kalah dalam lima dari enam pertemuan terakhir. Kedua belah pihak akan tampil dengan sejumlah pemain kunci yang cedera dan itu membuat saya cukup yakin pertarungan justru akan seru demi sesuap poin. DC Lazio 5-1 Verona Main kandang. Lazio akan kembali setelah beberapa kali kalah. Immo golin Arief Lazio Vs Verona 2-0 Immobile Lazio tentu ingin bangkit pasca 3x kalah beruntun. Verona makin terpuruk di peringkat 19. Immobile akan kembali menjadi pembeda. Emas calciopoli Lazio 3 – 1 Verona Gol the one and only Luiz Nani. Jakarta kembali bergelora dengan piala presiden. Bagaimana dengan Roma? Tentu ga bisa berharap kepada Nani semata. Tim ibukota akan menjadi juara saat dipimpin seorang yang santun. Takdir Lazio 6-0 Hellas Goal Immobile Analisis Runtuh sudah semua optimis itu. Lazio kembali membumi. Gila, kalian pasti tak pernah menyangka tim yang separuh musim menjadi kandidat kuat juara dalam sebulan terbenam dalam kubang kekalahan. Empat dari lima laga terakhir berakhir bencana. Hellas Verona akan jadi tempat pelampiasan nafsu amarah skuat Inzaghi. Minimal setengah lusin gol bakal terjadi. Siska Lazio 5-0 verona Immo Lazio tidak pernah kalah dalam lima pertemuan terakhir melawan Verona. Dalam pertandingan nanti, Lazio jelas diunggulkan menang (dengan skor besar). Apalagi dengan hanya meraup hasil yg mengecewakan lima pertandingan terakhir, kemenangan adalah hal mutlak yg harus didapatkan Lazio. Bgs Laz 5 – 2 Hellas, Immo Lawan mudah. Menang mudah. Immobile hetrik mudah. Forzaaa Laz. Damar irr lazio 2-1 Hellas Verona. Immo Pekan yang melelahkan. Kekalahan beruntun Lazio akan terbayar lunas dengan bunga 20 persen jaminan bpkb malam ini. Dipastikan Inzaghi akan memakai skuad inti malam ini. Kemarin lapis ke 2 yang dipake di Europa League. Grande Lazio. Bisogna Vincere. Imoenk Lazio 4-1 Hellas Verona, Immobile Lazio bakal menggila lagi. Siapa aktor utamanya? Nani, Immobile orangnya. Setelah beberapa pertandingan dindoboskan oleh VAR, saatnya Laz bangkit. Karawang, 200218

Kelir Slindet – Kedung Darma Romansha

Kelir Slindet – Kedung Darma Romansha “Kamu mencintaiku? Lakukan sesuatu, Min! Besok kakakmu akan datang lagi, mungkin esok dia akan melamarku. Lakukan sesuatu, Min!” Saya menemukannya ga sengaja di Bus Taka, Taman Kota Galuh Mas – Karawang saat Minggu sore iseng pilih pilah. Dinikmati kurang dari 24 jam, dan dari sinilah saya tahu arti telembuk – pekerja seks komersial. Selesai baca, ada yang mengganjal. Ga tuntas, mungkin karena buku satu jadinya menggantung, apakah buku duanya telembuk? Segelnya masih terpasang, jadi saya tak tahu. Sebagai novel pemenang sayembara roman Tabloid Nyata 2014. Kisah cinta remaja dari Indramayu, katanya sih fiksi tapi dibuat senyata di sekitar kita, sekitar kehidupan di Pantura lebih pasnya. Tentang anak telembuk yang cantik berbibir merah kepudung yang memikat semua orang, termasuk kedua anak Pak Haji. Good idea, orang-orang yang tampak baik, tampak relijius menginginkan menikahi anak pelacur. Pusat cerita ada pada Safitri. Anak mantan telembuk yang punya bakat menyanyi – antara tarling (dangdut keliling) atau kosidahan (musik dengan vokal Islami), berwajah cantik, dan punya kepercayaan diri tinggi menghadapi masa depan. Baru berumur 14 tahun, sekolahnya tinggal setahun lebih untuk selesai, tapi romantikanya membuncah. Ibunya bernama Saritem (terdengar familiar?), di kampung sudah terkenal akan masa lalunya. Punya mimpi jadi TKW – Tenaga Kerja Wanita ke Arab Saudi, seperti warga sekitar yang pulang sukses secara materi membawa bergepok-gepok Dinar. Bapaknya, Safrudin lebih parah lagi. Cuek, hobi judi, mabuk dan nelembuk – biasanya itu memang kan satu paket. Keluarga berantakan, jelas bukan keluarga ideal. Apalagi Safrudin jarang pulang, kerjaan ga jelas, punya telembuk langganan Santi yang menambah panas suasana. Pak Haji Nasir (akan lebih banyak memakai kata Kaji – sesuai pengucapan daerah sana) memiliki tiga anak lelaki. Ia dikenal sebagai kaji nyupang – pesugihan dengan cara mistis. Pertama Musthafa lulusan pesantren dan sarjana Agama. Sekarang ia jadi guru ngaji di mushola ayahnya Mushola Nasir. Ia juga ngajar agama di Mts Negeri Terisi. Anak kedua Zaki digambarkan yang paling normal. Tapi Kedung dengan jeli ‘membuang’ karakter normal itu ke luar kota. Zaki sedang sekolah pesantren sehingga jarang disebut. Untuk jadi kisah bagus, memang harus mengumpulkan para karakter tak normal, para karakter pecundang, jadi sudah benar posisinya si anak baik dibuang sejauh mungkin. Anak ketiga seumuran dengan Safitri, Mukimin yang di pembuka kisah ia kesemsem, kepincut dan jatuh hati. Sering mengintip kecantikannya saat berlatih vokal kosidah, ia jadi ‘Romeo’ –nya cerita ini. Kenakalan remaja, dari mandi di sungai, main layangan, cari ikan, sampai bolos sekolah demi kesenangan di bawah terik matahari. Namun tak sampai di situ, ia seakan adalah bocah cabul yang dewasa sebelum waktunya? Ya, keadaan lingkungan berpengaruh, orang tua punya andil. Dan kisah cintanya tak seperti cinta monyet yang kita kira, nantinya. Walau secara harfiah gemetar jua berduaan dengan lawan jenis, berlidah kelu dengan kata cinta serta blank seisi kepala saat bergenggam tangan. Namun lingkungan membentuknya dewasa lebih cepat. Sedari pembuka saya sudah bisa tahu akan mengarah ke mana cerita ini nantinya. Kedung tak menutup-nutupi sifat asli para pelaku. Musthafa digambarkan guru ngaji yang tak biasa karena suatu ketika ketahuan ayahnya menyimpan buku cerita stensil, buku porno yang sebagian halamannya disobek – disimpan dan secara otomatis dinikmatinya. Novel ‘Cintaku Hilang di Ranjang’. Tentu saja kita tahu siapa pelakunya, karena Mukimin juga sama error-nya. Makin kelihatan jelas minornya karakter Musthafa karena nantinya digambarkan (secara otomatis) punya pikiran ngeres tiap lihat leher jenjang Safitri, dan tampilan (maaf) fisik, botak yang ditutupi rambut panjang serta berpeci. Sementara sang bungsu bersama genk-nya Casta, Kartam, Govar, Bagus, dan Kriting diluar sepengetahuan warga membuat janji temu di dekat pemakaman, dekat warung Sulistiowati yang di mana gosip dengan mudah tersambar bak api kena daun kering. Suatu ketika Sondak, menjadi mata rantai gosip sekaligus mata-mata untuk sang bos. Janji temu dua sejoli di pekuburan? Sungguh ide yang romantis kawan! Kombinasi kakak-adik ini nantinya menemui titik seru saat Musthafa melamar Safitri, Mukimin mengintip bersama begundalnya lalu berbuat nakal dengan merusak motor RX King sang kakak. Aneh, unik dan jenaka. Kalimat ironis diucapkan dengan nada frustasi, “Usiamu ini sangat rentan dengan hal-hal yang berbau maksiat. Apalagi pacaran, banyak mudharatnya. Saya datang ke sini justru untuk mengajakmu ke jalan yang benar. Diridhoi Alloh. Dan jelas ini sunah Rosul.” Cinta Safitri dan Mukimin mendapat rintangan. Walau kita tahu lamaran sang kakak ditolak, rasanya absurd: anak telembuk berjodoh dengan anak haji? Saritem yang sejatinya berharap anaknya mandapat kehidupan yang lebih baik dengan mantu yang lebih kaya, berharap menerima pinangan Musthafa, pupus saat tahu sang Kaji ternyata melecehkan. Ia muntap, marah-marah di depan rumahnya. Dikira stres, tapi ternyata ada kisah lama yang tersimpan. Apa itu, ada baiknya tak kuceritakan. Nantinya suaminya mengikuti juga berteriak-teriak depan rumah pak haji dengan membawa senjata tajam. Kenapa? Sama, sebaiknya disimpan agar kejutan lebih terasa syahdu saat kalian membacanya sendiri. Di tengah kerumitan kisah, muncul satu karakter yang diambil sudut pandangnya. Didi adalah murid ngaji Musthafa, ia satu angkatan Safitri dan sejatinya juga menaruh hati padanya, tapi minder mengingat pesaingnya bejibun. Dari orang tua yang lebih sederhana, ia menuturkan beberapa keberatan, beberapa pendapat yang lebih wajar, dan tak kusangka ia menjadi kunci sebagai penutup kisah. Ia memandang dunia lebih normal dan masuk akal. Pilihan yang sulit buat Safitri. Cintanya untuk Mukimin tapi sang ibu ingin Musthafa – nantinya datang lagi orang yang jua keluarga berada dengan tampilan agamis untuk memberi opsi lain. Wow, Safitri ini pasti lebih cantik dari Via Valen, lebih merdu dari Nella Kharisma. Cita-citanya memang jadi penyanyi terkenal sejak usia sembilan tahun, seperti pedangdut pertama yang terkenal Dede. Kalian kenal? Tidak? Saya juga! Mungkin memang saat di 90an Dede fenomenal laiknya Valen saat ini. Ia ingin nyanyi dangdut keliling karena lebih mudah dapat duit, bisa dapat saweran dari goyangan lelaki nakal. Ia dengan mudah mengalahkan kemolekan dan suara penyanyi lain. Namun dengan bernyanyi kosidah ia (akan) dapat pahala. Seperti kata ustadz-nya yang berujar, ‘hiburan sekaligus dakwah’. Di usianya yang ke 14 tahun ia harus memutuskan sesuatu yang sulit saat suatu hari ia bolos sekolah karena keadaan menjadi begitu sangat rumit. Ada apa gerangan? Indramayu. Sebuah kabupaten yang berada di jalur Pantura – Pantai Utara pulau Jawa ini memang unik. Setiap mudik naik bus yang berangkat dari Karawang/Cikarang sore hari, saat melewati malam harinya di Indramayu kalian akan melihat pemandangan yang seronok. Gadis-gadis berjajar berpakaian minim di depan rumah-rumah, warung kopi atau tempat nongkrong. Teman sekursiku pernah menyenggol perutku sembari berujar nakal, ‘Bob, lihat Bob jangan tidur dulu.’ Indramayu adalah kota santri, karena dari sanalah banyak lulusan pemuda-pemudi agamis. Indramayu juga kota dangdut, karena dari sana pula tarling populer menelurkan penyanyi dangdut skala Nasional. Maka tak heran, musik kosidah bersamaan dengan dangdut menyatu. Dan sang Penulis dengan jeli meramunya, jelas ini bukan sefiktif yang kita kira. Kedung kelahiran Indramayu, setting tahun 1990an, pas kan dengan usia kisah Kelir Slindet. Judulnya saya apakah salah tafsir? Kiranya kelir itu kelamin. Well, kelir menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (terbitan Eska Media Press – Tri Kurnia Nurhayati, S.S., M.Pd, 2005) berarti ‘tirai dari kain layar putih untuk memainkan wayang kulit; penutup kedok dan sebagainya untuk menutupi maksud yang sebenarnya; warna.’ Sedang slindet tak ada dalam kamus, dan tak akan ketemu artinya secara terbuka di novel ini. Kiranya semacam ungkapan seronok dalam dunia pelacuran. Namun entahlah, ada yang bisa jelaskan? Ending-nya menggantung. Nasib para karakter masih belum jelas. Bagaimana Safitri? Ke mana Mukimin? Dengan tutur Didi, akhir kisah memang tak tuntas. Karena ini buku satu, yah kalau diberi kesempatan melanjutkan baca saya dengan senang hati. Walau tak masuk prioritas, tapi tetap dibuat penasaran. Terdapat beberapa umpatan level sedang hingga berat. Dari ‘setan!’, ‘kirik sialan’, ‘celeng!’, ‘telembuk biuk’, sampai ‘koplok!’, ‘goblok’, ‘tahi’, ‘bangsat’, dan seterusnya. Fasih tenan, mantab jaya Lik. Nuansa misuh dengan segala seninya. Kelir Slindet memang menampilkan hiruk pikuk masyarakat apa adanya, nama-nama karakter yang sudah akrab di telinga, suasana yang terlihat wajar. Hanya sayang aja, namanya ROMAnsha. Coba kalau LAZIOsha, pasti kunilai lebih. Haha… punten buyut! ‘Bli adoh-adoh bakat sing bapa’, saya bacanya ikut medok. Saya jadi penasaran sama cerita legendaris Baridin dan Suratminah. Kelir Slindet | oleh Kedung Darma Romansha | GM 201 01 14 0014 | pertama terbit bentuk ebook dan POD oleh Penerbit Bentang / Mizan Publishing 2012 | copyright 2014 | Penerbit Gramedia Pustaka Utama | cetakan pertama, Maret 2014 | setter Ayu Lestari | desain sampul Diambil Dari shutterstock.com | ISBN 978-602-03-0356-7 | Skor: 4/5 Untuk Kedua orangtuaku dan tanah kelahiranku Karawang, 170218 – Katty Perry – Last Friday Night

The Festival Of Insignificance

Bulan Februari adalah bulannya Oscar. Setelah digempur baca 32 buku bulan lalu, sebenarnya kini saya sedang menurunkan kuantitas baca karena dikejar tonton-ulas film-film kandidat Academy Award. Masih setengah bulan, tapi aura baca ternyata masih membuncah. Apalagi tahun ini saya dapat kado istimewa karena buku-buku di Bus Taka, Taman Kota Galuh Mas ternyata sudah boleh baca-pulang, sehingga kini saya punya banyak sekali alternatif bacaan. Tapi tetap, budget beli buku bulanan masih diadakan. Bulan ini saya beli sembilan buku, lima diantaranya dari Penerbit Trubadu, empatnya beli langsung ke Penerbit Bandung ini – beli daring sih tapi tak lewat toko buku manapun, empat beli daring dari Paperbook Plane, Yogyakarta via Shoope yang free ongkir, satunya dari Gramedia. dua pinjam, sudah selesai lahap dan rasanya akan kontinyu. Festival Februari, bulan penuh cinta.

#1. The Last Song – Nicholas Sparks

Pengalaman pertama dari Sparks yang tak terlalu berkesan. Benar-benar kisah yang standar cinta-cintaan remaja. Aneh sekali, sukses diadaptasi film. Berarti di Amerika sono tak jauh beda di sini, best seller dan laris di bioskop belum tentu berkualitas. Kisah cinta ayah-putrinya sih Ok, bagus. Tapi saat cerita merajut antara Ronnie yang alay dan Willy yang borjuis menegenakan topeng warga biasa, semua klise. Dari keluarga broken home, mendapatkan pangeran kaya raya. Sederhana sekali. Sangat mengada dan yah, disampaikan dengan tuturan baca malas.

#2. Telembuk – Kedung Darma Romansha

Sebagai finalis Kusala Sastra Khatulistiwa 2017 buku ini memang sudah kuincar tahun lalu saat kandidat mengerucut. Sub title-nya sangat berani: ‘Dangdut dan kisah cinta yang keparat’. Tentang Indramayu yang pasti, ya wong Penulisnya kelahiran situ. Dangdut, dunia prostitusi, pemabuk, tukang kelahi. Buku pertama Indie Book Corner yang kubeli, dan akan baca.

#3. Kelir Slindet – Kedung Darma Romansha

Nah, saya menemukannya ga sengaja di Bus Taka, saat Minggu sore iseng pilih pilah. Dinikmati kurang dari 24 jam, dan dari sinilah saya tahu arti telembuk – pelacur. Selesai baca, ada yang mengganjal. Ga tuntas, mungkin karena buku satu jadinya menggantung, apakah buku duanya telembuk? Segelnya masih terpasang. Sebagai novel pemenang sayembara roman Tabloid Nyata 2014. Kisah cinta remaja dari Indramayu, katanya sih fiksi tapi dibuat senyata di sekitar kita, sekitar Pantura lebih pasnya. Tentang anak telembuk yang cantik berbibir merah kepudung yang memikat semua orang, termasuk kedua anak Pak haji. Good idea, review lengkapnya akan segera hadir di sini, sebelum kukembalikan tentunya.

#4. The Festival Of Insignificance – Milan Kundera

Pesta Remeh Temeh. Buku kedua Milan Kundera yang kubaca setelah Kitab Lupa dan Gelak Tawa. Kubaca kilat karena memang tipis. Masih bagusan Kitab Lupa yang rumit, padat dan benar-benar berbobot. Pesta Remeh terlalu singkat, kisah yang sederhana. Tapi Kundera tetaplah Kundera, jaminan kualitas. Buku pertama terbitan Trubadur yang beli-baca.

#5. Ignorance: Novel – Milan Kundera

Tahun ini saya meyakini Kundera akan meraih sesuatu yang prestise – feelingku sering meleset tapi sekali kena menjelma macam rudal, akan terus mengikuti, maka wajar saya kejar baca semua bukunya. Dialihbahasakan menjadi Kealpaan. Baru malam ini sampulnya dibuka Hermione, mari kita nikmati.

#6. Three Sisters – Anton Chekov

Buku pertama terbitan Kala Buku yang kubaca. Penerbit yang fokus ke teater? Setelah terpesona kumpulan cerpen: Kisah Cinta dari Rusia, novel 3 Tahun, kini saya melengkapi dengan naskah sandiwara. Tiga Saudari sudah lama sekali saya idamkan ke Bahasa Indonesia, dan terwujud baca bulan ini. Rilis istimewa tanggal 31 Januari 2018, saya selesaikan lahap 13 Februari. Waa… update. Beruntungnya kita hidup di era digital serba isntan, canggih dan luar biasa melimpah pilihan hiburan (baca).

#7. Ratu Sekop – Iksaka Banu

Salah satu kumpulan cerpen terbaik yang pernah kubaca. Finalis Kusala Sastra Khatulistiwa 2017. Terbitan Marjin Kiri yang lagi-lagi memuaskan. Benar-benar buku bagus ini, sebagian besar adalah cerpen yang sudah muncul di media cetak, hanya tiga dari 13 yang baru pertama rilis. Emang kualitas sih yang membawa keabadian. Kisah-kisah absurd dari era masa depan yang aneh di negara fiktif kita, pelukis nyentrik yang memburu mahakarya sampai sutradara kawakan yang menikahi aktris muda dalam film noir. Paket komplit yang meriah. Keren! Nantikan ulasan lengkapnya, segera.

#8. Potret Diri – Atasi Amin

Saya tak romantis. Tapi entahlah, buku-buku puisi mengalir satu per satu, perlahan memasuki rak buku keluarga. Potret Diri adalah kumpulan puisi terbaru yang kubeli. Dari Penyair kawakan Bandung Atasi Amin, buku pertama beliau yang akan kunikmati.

#9. The English Patient – Michael Ondaatje

Yup. Ini adalah dasar utama film pemenang Oscar yang itu. Filmnya luar biasa, keren. Ada adegan memilukan di gurun, ada adegan sunyi sedih dalam perjalanan. Itu dalam film, seni tulisnya semoga jauh lebih hebat. Dari Penulis yang sudah memenangkan Booker Prize, dengan setting pasca Perang Dunia Kedua. Rasanya sangat meyakinkan.

#10. Panggilan Telepon – Robert Bolano

Kumpulan cerpen lagi. Sejujurnya saya awam dengan nama ini. Karena saya sering dikejutkan sesuatu yang tak familiar, rasanya Penerbit sekelas Trubadur pastinya memilah buku berkualitas untuk dialihbahasakan. See…

#11. Roncean Syair Perempuan – Komunitas Penulis Perempuan Indonesia

Berarti ada dua buku kumpualn puisi dalam daftar ini. Mengangkat tema yang beragam, tentang perempuan. Benarkah unik? Semoga menarik. Ketelitian dan keapikan? Baiklah, sekali lagi, see…

Karawang, 140217 – Avril Lavigne – One of Those Girls

Pekan Ke 24: Napoli Vs Lazio

Pekan Ke 24: Napoli Vs Lazio
PROBABILE FORMAZIONE (3-5-1-1):
Strakosha;
Wallace, de Vrij, Radu;
Marusic, Milinkovic, Leiva, Parolo, Lulic;
Luis Alberto;
Immobile.
A disp. Vargic, Guerrieri, Patric, Bastos, Basta, Luiz Felipe, Caceres, Murgia, Crecco, Neto, Nani, Caicedo.
All. Inzaghi.
Dibuka sekarang deh. Napoli vs Lazio. Ditutup adzan magrib besok.
LBP
Napoli 0-3 Lazio
Kemenangan Juve semakin mempersulit keadaan. Napoli keok mereka di puncak, Lazio keok perseteruan tinggal mereka. San Paolo memang tak bersahabat. Semoga Magic Vargic muncul.
Bgs
Napoli 2 – 1 Lazio, insigne
NapLaz… Mudah sekali menebak siapa pemenangnya, kejadian hilangnya komentator ditengah laga akan terulang.(aduh).
DC
Napoli 2-0 Lazio
Callejon
Main di Naples. Kekalahan beruntun siap diterima Lazio.
Dan Napoli tetap di puncak.
Siska
Napoli 3-1 lazio
Mertens
Napoli sedang dalam kondisi prima. Berhasil menyapu bersih poin dalam lima pertandingan terakhir. Sepertinya tren kemenangan masih berlanjut saat ketemu Lazio.
Papa Win
Napoli 3-0 Lazio
Martens
Laga mudah bagi Napoli. Kekalah beruntun bagi Lazio. Turun klasemen deh.
Bob
Naples 4-0 Lazio
Laga latih tanding. 3 poin lagi. nyaman di pucuk
Arief
Napoli 2-0 lazio
Mertens
Napoli semakin mantap di puncak klasemen. Napoli tak terkalahkan di 45 partai home. Dries Mertens sekali lagi akan menjadi protagonis.
Fari
Napoli 3-1 Lazio
Hamsik
Mimpi Lazio untuk merangsek Naik ke atas akan gagal. Kenapa? Karena Hamsik akan menggila. Tapi Lazio akan coba melawan lewat Nani
Firman
Napoli vs Lazio 7-1
Gol: Insigne
Napoli berpeluang besar meraih kemenangan d partai ini, Mertens cs diprediksi akan melumat Gli Aquilotti dgn angka telak, demi mengamankan poin d capolista
emas calciopoli
Napoli 2 – 2 lazio
Gol Ciro
Kesalahan terbesar Inzaghi tidak memainkan Nani dari awal. Sudah dibayar dengan kekalahan dari Genoa. Para dewa kota Roma murka dan mengutuk Lazio tanpa kemenangan di partai berikutnya. glory glory mas nani
AW
Napoli 1-0 Lazio, Mertens
Bah, ini game ga butuh gol banyak. Napoli menang semarak. Lazio kembali blangsak.
CEO of the Year
Napoli 1-2 Lazio; Immobile
Jadi jika kalian tidak percaya dengan hari pembalasan itu nyata, tidak ada orang yang cukup gila untuk tidak percaya bahwa Lazio bisa membalikkan bursa dan menang di San Paolo. This is the time! Pertemuan pertama kita boleh diperkosa di kandang sendiri. Tapi inilah saatnya pembalasan itu. Ya, The judgement day is coming to Naples!
Takdir
Napoli 0-1 Lazio
Alberto
Analisis Kemungkinan the Great menang hanya 10%. Kecil sekali, mengingat Napoli lagi on fire dan the Great mengalami paceklik poin. Saat Lazio nge Hit dan diperbincangkan para expert, mereka langsung down. Begitu juga sebaliknya, saat diragukan beginilah mereka biasanya membuncah. Genoah berefek pertengkaran Simone dan Felipe Bale. Mereka yang tinggal harus memberikan yang terbaik untuk tujuannya, siapa yang merasa tidak nyaman bebas untuk pergi. Indikasi perpecahan seperti ini justru yang menguatkan Laziale. Luis Alberto langsung merespon ttd kontrak 2022 sebagai komitmen. Mengeratkan pegangan, 10% itu kuyakini akan meledak di San Paolo walaupun berskor tipis.
Mas Imoenk
Napoli 1-1 Lazio, Luis Alberto.
Seperti yang master bilang, meskipun cuma 10%, Lazio akan berusaha merebutnya. Ya, cuma 10%, gak lebih. Tapi bola itu bundar, 10% bisa menentukan hasil akhir.
Karawang, 100218

Lagu Terakhir – Nicholas Sparks

Steve: “Aku ingin kau tahu bahwa kau adalah anak lelaki terbaik yang bisa dimiliki seorang ayah. Aku selalu bangga padamu, dan aku tahu kau akan tumbuh dewasa dan melakukan banyak hal luar biasa. Aku sangat menyayangimu.
Buku pertama Nicholas Sparks yang kubaca. Drama percintaan bukan genreku. Kuputuskan baca karena pinjam aja, free. Ya. kalian bisa bilang filmnya sudah apa. Lantas kenapa tetap memilih baca? Medium tulis masih yang terbaik, masih yang paling nyaman. Saya belum menonton filmnya, awalnya memang tak berniat nonton sih. Tapi setelah baca?
Buku pinjaman dari bus taka Taman Kota Galuh Mas, Karawang. Butuh seminggu untuk menuntaskan ratusan halaman di tengah kesibukan akhir bulan. Hasilnya? Ternyata mengecewakan. Judulnya sudah spoiler, ketika halaman menyisakan tiga puluh halaman, dan Steve yang sekarat tak bisa menuntaskan tulis lagu yang dicipta, kita pasti tahu Ronnie akan menyelesaikannya. Dan ketika Will pamit, akan melanjutkan studi keluar kota, berjauhan dengan Ronnie apakah kalian percaya mereka pisahan? Sparks mencipta kisah ending yang terlalu sempurna untuk jadi nyata. Seakan Penulis remaja debutan yang menginigkan kisah-kisah Cinderella yang berakhir dipelukan sang Pangeran. Sayangnya itu mewujud, ya. Kisahnya klise, bahkan sebagian ditata dengan bahasa sinetron. Duh! Pengalaman pertama dengan Sparks yang buruk.
Jadi ceritanya so so. Di sebuah libur musim panas, Ronnie yang masih 17 tahun dan adiknya yang manis Jonas dikirim ibunya, Kim ke pantai Wrightville, Carolina Utara untuk melewatkan liburan dengan ayah mereka yang menyendiri. Orang tua mereka sudah bercerai, lebih dari tiga tahun, sudah tak berkomunikasi. Ronnie yang marah, karena sang ayah kabur tentu saja ngambek berat. Andai ia kini sudah 18 tahun, usia batasan untuk diperboleh mengambil keputusan sendiri karena sudah dewasa, tentunya ia akan jalan-jalan sama teman-temannya ketimbang menyepi.
Tokoh utamanya Veronica ‘Ronnie’ Miller. Ia marah diasingkan ibunya. Musim panas yang dirasa akan membosankan, punah saat dirinya mencoba membaur dengan orang sekitar. Berkenalan dengan warga sebaya, dan ehem – tentu saja, menemukan cinta. Bertemu Marcus yang suka atraksi api bersama Teddy dan Lance – gerombolan antogonis ceritanya – dan tampak jahat kala mencampakkan pacarnya Blaze. Blaze sendiri sebenarnya muak dengan Marcus tapi karena ia terusir dari keluarga dan ia kini sendiri tak beruang, ia tak punya banyak pilihan. Nantinya kita tahu, Blaze alias xxx pada akkhirnya punya batasan, dan terjadi salah pengertian karena Marcus yang jatuh hati sama Ronnie membuat suasana panas.
Ronnie mendapati sarang penyu di dekat rumah pantainya, telur penyu itu harus dilindungi. Karena penyu termasuk hewan langka, sehingga segera menghubungi lembaga konvervasi. Sayangnya tak kunjung tiba, padahal Ronnie melihat ada rakun yang siap melumat telur-telur itu. Maka ia pun memutuskan membuat tenda darurat, untuk bermalam di pantai di dekat sarang telur. Nah, saat esoknya petugas datang ia terkejut karena petugas yang datang adalah Will. Orang yang kemarin menabraknya, saat bermain voli pantai. Will ternyata hanya volunteer, seorang tenaga bantu. Ia sudah lulus sekolah, sembari menunggu melanjutkan kuliah ia membantu bisnis bapaknya di bidang rem permesinan. Maka saat mereka berdua berjumpa, ada rasa canggung, sedikit rasa benci, sekaligus ada cinta yang tak terkata. Hasilnya, mudah ditebak. Karena kita nantinya akan tahu, Will adalah anak orang kaya – dari keluarga Brexxx, Ronnie tampak seorang gadis istimewa yang membuat banyak laki terpesona. Yah, klise deh. “Aku adalah pemain voli garis miring montir garis miring relawan.”
Steve adalah seorang ayah yang kaku. Seorang pengajar les musik. Ia mahir main piano, tapi kini ia melepas segalanya. Menyendiri di rumah pantai, bekerja seadanya di bidang pertukangan, membuat jendela, pintu, furniture ala kadarnya. Berteman dengan Pendeta Harris yang mengayomi, kini Steve lebih banyak menghabiskan membaca Alkitab ketimbang kegiatan duniawi, termasuk memainkan tuts piano. Perubahan yang mengejutkan. Ronnie yang ngambek sudah tak mau main piano meminta, alat musik di ruang tengah untuk disingkirkan atau minimal disekat agar tak terlihat. Maka Steve membuat pembatas, memenuhi putri kesayangan agar tak menggangu. Yah, Steve tampak tak banyak marah, tak banyak omong dan pasrah seakan menanggung kesalahan masa lalu. Saat putrinya pulang malam-pun, ia hanya menyapa sweetheart dan bersikap bersahaja. Seakan begadang adalah rutinitas wajar. Steve menyayangi anak-anaknya lebih daripada hidupnya sendiri, tapi lebih dari itu, dia tahu Jonah juga membutuhkannya dan sekali lagi dia menyadari dia sudah gagal emnjadi ayah.
Jonah adalah adik yang sempurna. Karakter manis yang mengisi segala kemuraman kisah, bisa menempatkan diri saat kakak dan ayahnya saling berdiam diri. Mem-ceria-kan suasana, membuat ruang keluarga berwarna. Seakan anak berusia tujuh atau delapan tahun. Dewasa sebelum waktunya. Menghibur ayahnya dengan main layang-layang – ini lebih menyenangkan ayah ketimbang Jonas. Mengajak menghabiskan waktu untuk kegiatan bersama, diajari membuat jendela, pintu dan menyanyikan lagu-lagu kesukaan orang tua. Benar-benar anak yang manis.
Will di sini jadi pemuda impian setiap wanita. Manis, cerdas, setia, kaya, tampan, sangat baik – sebutkan kata-kata pujaan Gadis untuk dijdikan pendamping di pelaminan. Bagaimana bisa ada karakter sehebat ini, bahkan saat saya mengetiknya rasanya malah muak. Nyaris tanpa cacat. Maka saat tahu pacarnya xxx selingkuh, ia memutuskan sendiri. Saat menjadi tenaga sukarela lembaga konvervasi itulah, ia menemukan cewek istimewa di diri Ronnie. Maka kisah bak dongeng masa kini itu dicipta. Saya sudah menebak, apapun yang terjadi, konflik apapula yang disodorkan PASTI pada akhirnya mereka bersatu. Sangat biasa, sayang sekali Sparks benar-benar tak berfikir untuk merombak happily ever after tersebut. Lulusan Laney High School. “”Micahel Jordan bersekolah di sana.”
Kutemukan beberapa typo. Kiranya Penerbit sekelas Gramedia akan terbebas dari terlewatkan cek and recheck karena pastinya sudah melalui beberapa proof reading. Saya hanya tandai sebagian dan ingat halaman berapanya, karena ini buku pinjaman maka ga boleh kunodai pewarna segaris-pun. Berarti typo-nya lebih dari yang saya cantumkan berikut.
Kentang gorang – halaman 56. Kaian bersaudara? – h 103. Ronne – entah halaman berapa. Blazee – entah halaman berapa.
Dengan sudut pandang berubah-ubah sesuai dasar penceritaan, sebenarnya kisah ini berpotensi meledak andai tak klise. Yah, buku pinjam sih jadinya ga terlalu sedih. Hanya kecewa dan dirugikan waktunya saja. Tak kapok sama Sparks, apalagi beberapa novelnya sudah diadaptasi layar lebar jadi kalau ada lagi pinjaman masih siap melahap, yang pasti tak beli. Haha… Lagu Terakhir bukanlah buku pertama dan terakhir dari Sparks untukku.
Lagu Terakhir | by Nicholas Sparks | copyright @ 2009 | diterjemahkan dari The Last Song | 6 15 1 84 020 | Penerbit Gramedia Pustaka Utama | alih bahasa Hetih Rusli | editor Ruth Priscilia Angelina | cover Marcel A. W. | cetakan pertama, 2015 | ISBN 978-602-03-2120-2 | 520 hlm; 20 cm | Skor: 3/5

Karawang, 060218 – Sherina Munaf – Jalan Cinta

Pulang – Happy Salma

Kumpulan Cerita Pendek. Dibaca kilat saat senja menyapa di taman kota Galuh Mas. Tengah pekan saat jelang Gerhana Bulan Total. Rencana awalnya buku ke 31 yang dibaca tanggal 31 tahun ini adalah Dilan, tapi iseng santai di ayunan taman dengan buku ini justru langsung selesai. Happy sukses membuatku happy. Mungkin karena tipis, hanya 120 halaman tapi banyak juga kok buku tipis tak selesai baca, apalagi dalam sekali duduk. Penulis yang bisa menahan pembaca untuk penasaran sehingga terus terpaku jelas sudah separuh jalan untuk memukau.
Ini adalah Happy Salma. Yup, Anda ga salah baca. Happy yang itu, selebriti nulis buku? Yup. Kata pertama yang keluar setelah selesai baca adalah KEREN. Tante Happy bukan sekedar menulis kisah, tak apa adanya, tak Cuma narsis, tapi isinya juga OK. Ini jelas diluar dugaku. Ceritanya ngena banget. Selaput kejut yang dilepas bisa pas. Detail kecil yang harusnya disimpan, bisa ditahan. Daya kejutnya mungkin tak WTF ala Nolan – yah siapa juga yang berharap kelas berat, tapi jelas seorang pesohor di mana seni tulis bukan job utama bisa menulis cerita sebagus ini patut diapresiasi. Sangat patut dipuji. Herannya kumpulan cerpen ini dirilis tahun 2006, kenapa tak ada hype ya? Kenapa saya baru tahu setelah lebih dari sedekade? Berisi 8 cerita dengan problematika variatif.
#1. Pertemuan
Andai satu kalimat ending-nya ga gitu pasti ini cerita akan jatuh ke dalam kisah klise. Walau bukan sesuatu yang baru, tapi keberanian mengetik twist itu saja jelas sebuah keputusan yang berani. Di Depok, Cantik mencari kakaknya Yuli yang sudah lama tak dijumpai, di akhir jumpa ada riak yang menyakitkan, dendam, sakit hati, kesal. Ibunya rindu, ibunya ingin Yuli pulang. Berbekal alamat, ia menelusuri jalan. Dan sebuah pertemuan itulah terungkap kejutannya. Kak, mengapa kau ‘sangat’ berubah, sampai aku tak menemukan kata lain selain ‘sangat’ untuk menggambarkan perubahanmu.
#2. Ibu dan Anak Perempuannya
Ini juga ada kejut di akhir, dayanya memang ga besar tapi getarnya terasa, terasa ngilu. Ibu yang sakit-sakitan. Anak yang dulunya membandel, kini coba menebus dengan bakti tanpa pamrih apapun. ‘Bu, Arum janji, Arum tidak akan pernah berhenti untuk menjaga ibu.’ Dan saat klason terdengar di luar rumah, kita tahu ada yang janggal di narasi ini. Ibu adalah segalanya.
#3. Adik
Sang adik Kiki kini terasa berubah. Si kecil yang dulu ceria, suka berkicau, bandel, jahil, jenaka. Kini lebih banyak merenung, sedih dan kehilangan gairah. Secara naluri, kita menebak ada apa dengan Kiki? Dengan tutur kisah sudut pandang orang pertama sang kakak Nani Novianti, kita diajak mengenang masa lalu, tentang segala kesan indah. Rasanya merinding. Salam buat Emak dan Bapak. Ini bukan tentang Kiki.
#4. Perjalanan Jauh
Ini kali pertama akan kutapakkan kaki di Negeri Sakura. Benang merahnya tipis. Masa kini yang dalam perjalanan udara ke Jepang dengan kisah utama tentang menunggu ibu yang berbelanja. Kilas balik, bagaimana saat itu, saat masih kecil ia ditinggal sendiri. Sore yang dijanjikan pulang tak kunjung muncul sang ibu. Nunggu sampai kapan? Bukan, kalau kamu nebak sad ending, macam ibu tak pulang karena kecelakaan – klise sekali – kalian salah. Happy tak sedatar itu memutuskan apa yang terjadi pada tokohnya.
#5. Kenangan Singkat
Yang paling biasa dari daftar ini, konfliknya kurang. Di tanah Papua, sang penyanyi menghibur warga dalam rangka menyambut Pilkada. Lagu-lagu yang dimuntahkan Penyanyi Ibu kota tak bisa membuat penonton bersuka cita, justru dari penyanyi lain, penyanyi lokal yang bisa membawa aura membuncah karena lagu yang dibawakan lagu daerah yang lebih akrab. Saat jeda, ia berbincang dengan seorang anak asli Papua, Daniella. “Matamu, cantik!” Yah, judulnya tak bohong. Ini hanya kenangan singkat di Negeri Timur Indonesia. Tak ada kejutan.
#6. Pada Sebuah Pementesan
Ini tentang para siswa yang latihan sandiwara jelang pementasan sekolah. Laiknya anak-anak yang ceria, drama itu disambut ceria – sebagian besar. Namun tidak untuk Iska yang punya rasa judes sama Nadia si ratu merak. Sang pemeran utama si peri yang siap mengabulkan permintaan. Rina, teman kita antusias saat diajak walau dapat peran kecil. Iska yang kepalanya penuh dendam dan aura jahat merencana sesuatu. ‘Iska, ternyata kamu pintar menari juga ya. Mungkin kalau pementasan ini masih panjang, kamu bisa jadi sahabat peri’ Nah, kita bisa tahu ke arah mana pikiran Iska setelahnya. Hahaha…, ketawa jahat.
#7. Pulang
Jadi judul utama buku, biasanya yang terbaik. Biasanya. “Kapan menikah? Perempuan semakin bertambah umur hanya bisa dipilih bukan memilih.” Nar pulang kampung, kini tanah kelahiran, kampungnya itu berubah pesat. Tempat-tempat hijau dan alami masa lalu itu kini telah berubah banyak sekali. Semen dan beton menyulap kenangan menjadi buyar. Pohon ditebang, air sungai mengeruh, jalanan beraspal, cerobong asap pabrik menantang langit. “Ini tanah kita, Nar, tanah yang harus kita junjung.” Awalnya terlihat seakan mengenang kenang, tapi tidak. Ada gap, ada seteru lama antara Nar dan Bapak. Aku tidak ingin pulang, aku sedang patah hati. Bukan sedekar sakit hati, ada prinsip orang tua yang bisa terbengkokkan. Beranikah Nar?
#8. Umi
Penutup yang bagus, yang paling bagus. Kalau sudah takdir, mana bisa kita mengelak sekeras apapun yang kita coba, sekuat apapun daya dorong kita menampik kenyataan. Bangunan kuno, melajang hingga tua. Umi berumur panjang, ‘Aku ingin hidup seribu tahun lagi!’ Dalam kunjungan Ratih kepada orang yang pernah berjasa di masa kecilnya. ‘Kau lebih cantik dari yang kubayangkan.’ Awalnya dikira kunjungan biasa, Umi yang menua duduk di kursi memandang jendela dan terkadang terkikik, seram. Si Chairil itu cakap, sekali lagi seolah berteriak, ‘aku ingin hidup seribu tahun lagi’. Disambut saudara jauh Umi, Ratih terkejut karena kedatangannya tak sesederhana yang ia bayangkan. Tak seperti yang ia duga, dan pembaca kira. Lalu keris sakti warisan leluhur mengungkap segalanya.
Keksuksesan secara kualitas ini harusnya menjadi pemicu karya-karya tulis lainnya buat Tante Happy. Karena saya termasuk orang yang tak upadate kabar pesohor maka saya juga tak tahu apakah beliau sudah menelurkan tulisan berikutnya. Yang jelas kalau ada, rasanya layak diburu. Layak dinimati.
Pulang. Pulang Nak. Kapanpun, bila kau merasa sepi.
Pulang | oleh Happy Salma | cetakan pertama, November 2006 | editor Tim Koekoesan | penata sampul Iman Koharudin | ilustrasi Gilang Cempaka | fotografer Ojel dan Harry Syahrizal | Penerbit Koekoesan | ISBN 979-9545-2-5 | Skor: 3.5/5
Karawang, 040218 – Spice Girl – Viva Forever
Diulas santai di Ahad pagi yang gerimis ditemani secangkir kopi panas dan iringan kompilasi lagu akustik. Meyka dan Hermione masih pulas.